NovelToon NovelToon
Pendekar Muda

Pendekar Muda

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Anime
Popularitas:553
Nilai: 5
Nama Author: Rhin Pasker

Seorang anak yatim yang tumbuh tanpa arah…
kembali sebagai sosok yang tak bisa diabaikan.
Bima pemuda sederhana dengan senyum tenang, pulang ke kampung halamannya setelah bertahun-tahun merantau. Ia hanya ingin hidup damai… membuka tempat latihan, dan menjalani hari seperti orang biasa.
Namun kampung itu… sudah berubah.
Di balik senyapnya desa, kekuasaan gelap mengakar. Orang-orang tak lagi bebas. Ketakutan bersembunyi di setiap sudut.
Dan tanpa ia sadari…
kepulangannya justru mengusik sesuatu yang seharusnya tetap terkubur.
Diserang tanpa alasan. Diawasi tanpa henti.
Bahkan darahnya sendiri… menginginkan kematiannya.
Tapi mereka melakukan satu kesalahan besar.
Mereka mengira Bima masih belum bangkitkan yang ada dalam dirinya.
Padahal…
di balik sikap polosnya, tersembunyi kekuatan yang besar dalam dirinya yang sedang terkunci.
Saat kegelapan mulai bergerak…
dan para pemburu datang mengincar…
Bima tidak lagi berlari.
Ia berdiri.
Dan untuk pertama kalinya, dunia akan melihat kembangkitan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rhin Pasker, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kembali ke kampung halam

Bima adalah anak yatim piatu, saat usianya 10tahun dia di tinggal wafat oleh kedua orang tuannya

Saat berusia 17thn dia pergi merantau, 5tahun kemudian dia pulang ke kampung halamannya

Dengan bekal yang dia punya sudah cukup untuk hidupnya beberapa tahun kemudian

Karna di perantauan Bima pernah belajar ilmu beladiri, Bima berencana ingin membuka tempat Latihan di kampungnya

5tahun yang lalu, saat Bima Pergi merantau dia melihat seorang kakek tua yang tertidur di pinggir jalan,

Bima mengira kakek itu pingsan, segera bima menggendong nya dan berniat membawa kakek itu kerumah sakit,

"Kakek bertahanlah aku segera membawa mu kerumah sakit,

Seketika kakek itu terbangun,

"Hei cuk kau sedang apa?

setelah itulah mereka berdua mulai akrab, karena melihat bima anak yang baik, kakek pun berencana mengajari bima ilmu beladiri.

Kembali ke masa Sekarang...

Bima memasuki kampung halamannya,

Bima masih berjalan menyusuri kampungnya, dan dia berkata dalam hatinya "tidak ada yang berubah sama sekali masih sama" dia tersenyum tipis

Berapa saat kemudian dia berpapasan dengan beberapa orang yang tidak dia kenal, Mereka adalah Prema di kampung itu ada beberapa orang yang berbadan kekar ada yang penuh luka di wajahnya ada juga beberapa ada tato di lengan dan sekujur tubuh mereka.

Bima yang masih baru kembali kekampungnya tidak mengetahui bahwa mereka adalah preman yg masuk ke kampung nya 4thn lalu dan berkuasa di kampungnya,

Dengan sikap polosnya Bima berkat "permisi" dengan sikap sopannya dan senyum tipis di wajahnya

Saat itu Bima masih berjalan dengan santai

Para preman itu berbisik "siapa anak muda itu?

"Apa perlu kita hadang dia"

Preman lain berkata

"Tidak usah sepertinya dia baru masuk di kampung ini"

Mereka tidak mengenali alam karna Mereka masuk kampung setelah 1thn Bima pergi

Bima sampai di rumahnya, Rumah Bima berada jauh dari pemukiman warga

Rumah bima dekat dengan sungai, Rumah yang ditinggalkan oleh kedua orangtuanya sebelum wafat

Bima mengingat masa kecilnya bersama kedua orangtuanya, saat dia sedang duduk tenang seketika datanglah beberapa orang membawa tongkat kayu dan Sajam.

Bima kebingungan, dan dia bertanya kepada Mereka "ada apa ini?

Mereka menjawab "Kau Bima?

Bima menjawab "ya

sekita Mereka melempar tongkat kayu ke arah Bima,

Bima mengelak lemparan itu dia masih kebingungan dan masih bertanya-tanya dalam hatinya sebenarnya"ada apa ini?

"kenapa mereka benyerangku tiba-tiba"

Karna berniat membunuhnya, Bima pun terpaksa melawan mereka, dalam sekejap mereka semua di lumpuhkan

sampai para preman itu kebingungan "kapan dia menyerang kita"

karna meresa bima tidak bisa di lawan mereka segera kabur

Bima masih kepikiran "kenapa mereka mau membunuhku?

di situ bima belum ada curiga sama siapapun, karna pikirannya masih polos

Para preman yang menyerang Bima barusan adalah suruhan, saudara dari ayahnya Bima yaa itu pamannya sendiri, pakTono

dia tidak menyangka bima akan kembali ke kampung itu.

Dulu dia sengaja menyuruh bima pergi merantau dengan berbekal tekad saja, Tampa memberikan dia uang sepersen pun

padahal orang tuanya Bima banyak meninggalkan dia Tanah warisan termasuk rumah yang dia tinggalin sekarang

Karna kembalinya Bima membuat dia was-was, takut Bima menuntut haknya.

Pamannya memarahi para preman itu,

"kalian tidak becus aku membayar mahal bukan untuk kalian gagal, aku tidak mau tau jika kalian tidak bisa membunuh anak itu kalian kembalikan uang yang ku berikan"

Dengan nada marah dia mengusir preman-preman itu "pergi kalian semua bikin sakit mata saja"

Para preman yang sudah babak belut tadi kebalik ke markasnya dan melaporkan ke bosnya,

lapor bos kami gagal melaksanakan misi, pak Tono meminta kembalikan uangnya.

Bosnya berkata "apa?

"kalian tau kata apa yang paling pantang ku dengar, kata-kata gagal tidak ada dalam kamus ku.

"maaf kan kami bos, anak itu benar-benar jago sepertinya dia paham ilmu beladiri.

"aku tidak mau tau, kalian selidiki anak itu baik-baik jangan sampai kedatangan dia mengacau posisi kita di kampung ini.

"siap bos"

"dan kalian berdua, terima hukuman karna sudah gagal menjalankan tugas yang ku berikan,

kalian bawa mereka beri mereka pelajaran

"baik bos

Setelah itu bos dari para preman itu menugas kan beberapa Prema untuk mengawasi Bima dan berapa lainnya menemani dia ke rumah pak Tono,

"hei Tono, kudengar kau meminta kembali uang yang kau berikan

Tono menjawab"yaa kenapa, apa kau pikir setelah kinerja kalian yang buruk bisa mengambil uangku seenaknya

Tanpa basa-basi Tono langsung di hajar hingga babak belut

"ayo kita pulang"

"baik bos"

Disis lain para preman yang di tugaskan untuk mengawasi Bima masih terus memantau,

Bima lagi sibuk beberes, karna ada beberapa barang yang perlu dia pindahin dia perlu bantuan

karna kepekaannya yang cukup tajam, Bima merasakan ada beberapa orang di luar rumahnya sedang berdiri di balik pohon.

Bima yang polos menggap mereka hanya duduk berteduh di bawah pohon itu, dengan senyuman tipisnya dia menyatakan para preman yang sedang bersembunyi di balik pohon.

"hai bang lagi, bisa minta tolong sebentar

Sontak para preman itu kaget "apa dia sedang berbicara dengan kita?

Bima terus melambaikan tangan, "sini dulu sebentar

"sepertinya dia memang memang kita.

"apa mungkin dia curiga

"ayo kita samperin dulu, klau memang dia curiga kita langsung hajar dia

dengan senyuman polosnnya bima mengapa para preman itu, "hai bang namaku bima, apa aku bisa minta tolong

Dalam hati Prema-praman itu berkata"oooh mau minta tolong

Karna melihat para preman itu melamun Bima kembali bertanya "bang bisa nggak nanti aku kasih uang rokok.

dengan serentak mereka menjawab

"bisaaaa"

seharian penuh Mereka membantu Bima, bima membuat mereka kopi mereka bercanda bersama.

Mereka sampai lupa tugas yang di berikan bos mereka, karna ke asikan mereka sampai lupa waktu "waduh sudah jam berapa ini, kami pulang dulu yaa

"iya bang jika ada waktu mampir lagi yaa.

"iya dek Bima.

"sampai jumpai lagi dek Bima.

"eh bang tunggu ini untuk uang rokok nya

"terimakasih dek Bima

Mereka pulang dengan bahagia sambil memuji Bima, tanpa Meraka tau bosnya sedang menunggu mereka lama

"hei kalian sudah jam berapa ini.

dengan raut wajah marah bosnya bertanya kepada Mereka.

Dengan santai permen bernama Andi menjawab, "kami habis dari rumahnya bima bos, dia anaknya baik sekali .

"kami membantu di membersikan rumah, dia juga kasih kami upah untuk rokok

dengan polosnya dia memperlihat uangnya, Tampa dia sadari. bosnya sedang marah

'"andiiiiii"

dengan suara yang keras bosnya meneriaki nama Andi, dan dengan polosnya Andi menjawab sambil tersenyum

"iyaa bos.

Teman-temannya sudah gemetaran, kalian Tampa Andi supaya dia sadar

setelah di tampar baru lah Andi sadar bosnya sedang marah.

"siap yang mau lapor duluan

Andri yang pergi bersama Andi dan yang lainnya mulai melaporkan keadaan Bima dengan panjang lebar

"begituan ceritanya bos, dia sepertinya sama seperti anak muda biasa lainnya.

"baiklah awasin terus dia, kalian berpura-pura lah jadi teman dia

"baik bos

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!