NovelToon NovelToon
Reinkarnasi Dokter Bedah Jenius Di Dunia Hybrida

Reinkarnasi Dokter Bedah Jenius Di Dunia Hybrida

Status: sedang berlangsung
Genre:Dunia Hybrid / Satu wanita banyak pria / Fantasi / Reinkarnasi / Dokter Genius / Harem
Popularitas:4.5k
Nilai: 5
Nama Author: Lorong Smartphone

Lilyana Cooper, ialah seorang dokter bedah jenius dengan tingkat keberhasilannya dalam mengobati pasien 99% membuatnya diagung-agungkan sebagai dewi penyembuh oleh orang-orang.

Akan tetapi dalam 1% itu ialah hasil dari kegagalannya, entah kutukan atau apa tetapi ia selalu gagal mengobati orang yang ia sayang, termasuk suaminya sendiri.

Ditengah keterpurukan dan kehilangan orang yang ia mata cintaku, setelah ia gagal menyelamatkannya, tiba-tiba dia terbunuh saat sudah menyelamatkan seseorang ditangan seorang anak kecil, membuatnya langsung mati di tempat berdampingan dengan jasad suaminya.

Bukannya menyusul suaminya dan mati tetapi ia malah terlempar ke zaman kuno dimana semua penduduknya yaitu ras beasthuman, dan ia terlahir kembali sebagai salah satu penduduk disana, sebagai manusia setengah binatang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lorong Smartphone, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cinta antara keadaan

"Apakah benar ini Mrs, Cooper? Suami anda Mr. Cooper mengalami serangan jantung mendadak, saya memberitahukan karena butuh tanda tangan walinya segera untuk menjalankan operasi darurat pencangkokan jantung."

.

.

.

.

.

.

.

.

.

"Hah, hah, hah.....

"Serangan jantung?"

"Benar, saya tidak tahu mengapa ini bisa terjadi karena ada kemungkinan komplikasi yang disebabkan Amyothropic Lateral Sclerosis (ALS) yang dideritanya semakin parah hingga ia kesulitan bernapas dan terjadilah penyempitan oksigen mendadak membuatnya tidak bisa bernafas dan terjadilah serangan jantung, saya menemukannya tepat saat ia tiba-tiba tidak sadarkan diri saat berada di ruang kantor rumah sakitnya."

Berlari, terus berlari mencoba untuk sampai ke tujuan, dahinya terus dialiri bulir-bulir keringat yang deras, nafasnya tersengal-sengal akibat udara menyempit saking terus berlari melebihi batas energi normal yang dimilikinya, dengan jas putihnya yang masih terpakai menjadi berantakan, bahkan high hill yang dipakainya patah, tapi ia tidak memperdulikan semua itu, langkahnya terseok-seok bahkan sesekali tersandung berusaha sampai tujuan tanpa memperdulikan padangan bertanya-tanya orang-orang.

Saat ia akhirnya sampai di ruang ICU yang dan ternyata langsung ditunggu oleh dua orang perawat yang bertugas.

"Dokter Lily?! Akhirnya anda datang, suami anda tiba-tiba drop dan harus melakukan operasi darurat, kita butuh tanda tangan anda persetujuan prosedur operasinya."

"Bagaimana kondisi suamiku?" tanyanya dengan nafas tersengal-sengal, wajah memerah berusaha menetralkan nafas, tubuhnya sedikit gemetar akibat berusaha menenangkan diri.

Kedua perawat yang sedang dari tadi duduk diam menunggu dengan cemas akhirnya terbelalak setelah akhirnya kedatangan orang yang keduanya tunggu-tunggu, menatapnya khawatir dan iba, saling melirik kemudian hanya menunduk tanpa bisa menjawab lebih.

"Kita tidak tahu hal pastinya, saya tidak bisa menjawab lebih....

Tanpa memperdulikan semuanya wanita yang disebut Lily, lebih tepatnya Lilyana Cooper itu langsung menganti memakai baju perlindungan baju khusus Scrub Suit dengan tergesa-gesa, langsung masuk tanpa basa-basi ke dalam ruang operasi.

"Tunggu! Anda mau kemana?! Di dalam tidak ada boleh yang masuk selain staf dan para dokter yang bertugas---

Begitu pintu terbuka keras menampilkan wajah dokter dan perawat kaget, marah karena instruksi tiba-tiba, sebelum sempat seorangpun berbicara, mereka terdiam begitu mendengar suara akrab di telinga mereka.

"Aku yang akan mengambil alih ruang operasi mulai sekarang, kalian semua diam dan dengarkan instruksiku, tidak ada penolakan."

Dokter utama yang bertugas untuk menjalani operasi tersebut saling melirik dengan perawat kemudian menghela nafas dengan enggan mundur memberi jalan, dia tentu saja merasa keberatan tugasnya diambil alih oleh seseorang tiba-tiba merasa kemampuannya dipertanyakan, tapi apa dayanya? Orang yang ada di hadapannya ini mampu menjalani operasi dengan tingkat keberhasilannya 89%, bahkan sebagus apapun kemampuannya tidak bisa sebanding dengan wanita muda yang ada di hadapannya ini.

"Beri jalan..."

Membuat para perawat terbelalak bingung dan cemas walaupun tau betul kemampuan dokter yang tiba-tiba menerobos itu, tapi pertama kalinya mereka melihat seorang dokter terlibat langsung menangani kelurahannya sendiri, semua dokter yang memiliki siapapun keluarga yang sakit pasti menyerahkan pada dokter lain untuk mereka tangani karena takut dilanda kesedihan, tidak bisa bersikap jernih dan beresiko

"Tapi Dokter! Ini beresiko---

"Biarkan, lagipula kondisinya...." Dokter yang bertugas untuk menjalani operasi tersebut terhenti tiba-tiba karena tidak sanggup menjelaskan kalimat akhir tentang kondisi pasiennya sebenarnya, menunduk kaku dan iba.

Lilyana hanya diam melangkah maju tanpa menghiraukan suara-suara yang menganggunya, bahkan tidak terdengar karena fokusnya pada seorang pria yang terbaring tidak sadarkan diri di ranjang dengan ditemani monitor jantung di sampingnya, wajahnya pucat, mata tertutup, nafasnya sedikit tersengal-sengal begitu lemah, dengan selang intubasi yang masuk ke dalam mulutnya dan tubuhnya terbaring lemas memakai pakaian yang hampir tidak menutupi badannya yang begitu kurus bahkan terlihat tulang.

Langkahnya tiba-tiba goyah hampir tidak berpijak melihat keadaan suaminya yang begitu memprihatinkan, matanya merah berkaca-kaca hampir saja mengeluarkan suara atau tangisan, sebelum akhirnya menarik nafas menenangkan diri.

"Bagaimana keadaannya?"

Seorang dokter yang bernama Albert Valop, akhirnya maju menghembuskan nafas dengan lemah menjelaskan.

"Mr. Cooper ditemukan tidak sadarkan diri di ruang kerjanya, saya menebak ini terjadi akibat penyakit Amyothropic Lateral Sclerosis (ALS) yang dideritanya memburuk drastis, saluran udaranya tersumbat sehingga ia kesulitan bernafas dan terjadilah serangan jantung di tempat waktu itu secara mendadak."

Langkah kaki wanita itu terdiam lagi, berkali-kali menggigit bibir mengepalkan tangan menahan penyesalan yang begitu banyak, berkali-kali pikirannya kabur memaksanya untuk menangis keras dan menghamburkan pelukan memeluk pria yang ia cintai.

"Penangan awalannya?"

"Nihil,.. kondisinya memburuk, awalnya kami ingin melakukan operasi pencangkokan jantung segera, tapi kondisinya terlalu---

"Tekanan darah?" tanpa memperdulikan ucapannya Lily mulai memakai sarung tangan sembari mengambil jarum jahit dan beberapa anestesi, matanya memerah dan sayu, membuat dokter yang bernama Albert dan dua perawat yang bernama Tania dan Eva melihat keraskepalaannya hanya bisa pasrah dan ikut berkerjasama.

"Tekanan darah 100/80, detak nadi 65, agak buruk."

Lilyana hanya bisa meremas jari merasa cemas, pertama kalinya merasa tidak percaya diri dengan kemampuannya.

"Kita mulai prosedurnya, dokter Albert tolong bantu aku di samping dan ikuti instruksiku, dan kalian semua berikan apapun yang dibutuhkan."

"Baik!"

Albert, dokter paruh baya itu hanya bisa mengangguk tegas. "Pasien tidak sadarkan diri sejak 68 menit lalu, kemungkinan akan sadar dalam waktu lama."

"Ventilator terpasang, selang intubasi terpasang, saluran oksigen 78%, jalur nafas mulai memasuki kondisi normal."

Seketika bunyi alat bedah terdengar saling bergesekan terdengar lembut memenuhi keheningan udara, suara daging dan pisau bertabrakan menciptakan suara robekan daging mengudara.

"Tulang sternum terbuka, Retrakto dipasang, Rongga Toraks sudah terlihat jelas."

"Siapkan mesin Cardiopulmonary Bypass."

"Sudah dok!"

"Lanjutkan Kanulasi pada Aorta dan Vena Cava, alihkan aliran darah pada mesin Bypass."

"Baik!"

"Sekarang hentikan fungsi denyut jantung pasien dengan Kardioplegia."

"Kardioplegia diberikan!"

Suara detak jantung berhenti, berubah digantikan dengan degungan lembut mesin Bypass."

"Jantung sudah dalam kondisi henti kontrol Dok."

"Kita mulai Eksisi, lepaskan jantung yang rusak dengan hati-hati, perhatikan atrium kiri dan kanan, arteri pulmonalis dan Aorta."

"Jantung pasien berhasil terangkat."

"Donor jantung sudah siap, waktu iskemia masih dalam batas aman."

"Bagus, kita mulai implantasi donor jantung, satukan atrium kiri terlebih dahulu."

"Penjahitan anastomosis atrium kiri selesai... lanjut atrium kanan."

"Tekanan stabil melalui mesin Bypass."

"Sekarang sambungkan arteri pulmonalis lalu aorta."

"Kita mulai reperfusi, lepaskan klem aorta."

"Aliran darah kembali."

"Dok jantungnya berdetak! Irama sinus kembali normal."

"Tekanan darah mulai naik, 78/90, 89/100...

"Kita pantau, siapkan defibrilator dan obat inotropik."

"Fungsi jantung stabil, kita mulai melepaskan mesin Bypass secara bertahap."

"Pasien mempertahankan sirkulasi sendiri."

"Semua sambungan pembuluh darah utama selesai dok."

"Kita mulai reperfusi lepaskan klem aorta secara perlahan."

"Aliran darah kembali.."

"Dok detak jantung kembali normal, irama sinus kembali."

"Fungsi jantung stabil, kita mulai melepaskan mesin Bypass secara bertahap."

"Kita lanjutkan penutupan, pastikan tidak ada pendarahan, lakukan hemostasis."

"Drain Toraks terpasang, tidak ada pendarahan aktif."

"Tutup sternum dengan kawat bedah lalu jahit jaringan dan kulit."

Jari-jarinya yang lentik dengan terampil memainkan pisau bedah, saat area jantung terlihat dengan cepat ia memutuskan semua arteri nadi dan saraf jantung lama yang terhubung mengantikan dengan jantung baru, setelah jantung baru terpasang, Aorta, vena, saraf kembali terpasang, dengan cepat dan lihai kembali menjahit area kulit yang terbuka sehingga perlahan kembali tertutup seperti sedia kala.

"Operasi selesai! Dua jam tiga puluh menit."

"Transplantasi berhasil."

......................

Penjelasan singkat :

Scrub suit : Pakaian steril yang dikenakan oleh tim bedah sebelum melakukan operasi.

Selang intubasi : Tabung yang dimasukkan ke trakea untuk membantu pernapasan pasien selama operasi.

Ventilator : Mesin yang membantu pasien bernapas selama operasi.

Sternum terbuka : Tulang dada yang dibuka untuk mengakses jantung.

Retraktor : Alat yang digunakan untuk membuka dan menahan jaringan atau tulang yang dibuka.

Rongga Toraks : Ruang di dalam dada yang berisi jantung, paru-paru, dan struktur lainnya.

Mesin Cardiopulmonary Bypass : Mesin yang mengambil alih fungsi jantung dan paru-paru selama operasi, memungkinkan jantung berhenti berdetak.

Kanulasi : Proses memasukkan kateter ke pembuluh darah (Aorta dan Vena Cava) untuk menghubungkan pasien ke mesin Cardiopulmonary Bypass.

Aorta dan Vena Cava : Pembuluh darah besar yang dihubungkan ke mesin Cardiopulmonary Bypass.

Tulang sternum : Tulang dada yang dibuka untuk mengakses jantung.

Kardioplegis : Proses menghentikan jantung berdetak dengan menggunakan larutan khusus untuk melindungi jantung selama operasi.

Waktu iskemia : Waktu ketika jantung tidak menerima aliran darah (dan oksigen) selama operasi.

Anastomosis : Proses menghubungkan pembuluh darah atau struktur lainnya selama operasi.

Reperfusi : Proses mengembalikan aliran darah ke jantung setelah operasi selesai.

Obat inotropik : Obat yang digunakan untuk meningkatkan kekuatan kontraksi jantung setelah operasi.

Hemostasis : Proses menghentikan perdarahan selama dan setelah operasi.

Drain Toraks : Selang yang dipasang untuk mengeluarkan cairan atau udara dari rongga toraks setelah operasi.

Sternum : Tulang dada yang ditutup kembali setelah operasi selesai.

1
Musdalifa Ifa
semoga Lily tidak apa"
Sraine Annase
maaf kak lagi sibuk juga pasca lebaran sama nunggu kontrak juga, 😓 insyaallah deh sehari sekali bisa up
Musdalifa Ifa
jangan lama-lama up nya Thor🙏
Musdalifa Ifa
ada manusia lain yg melintas dunia binatang yah
Musdalifa Ifa: iya Thor seru, semangat up yah 💪
total 2 replies
Sraine Annase
siap kak😁 mungkin akan update dua hari sekali, saya akan usahain biar cepet2, soalnya butuh 1 jam lebih buaat bikin satu chapter 😭
Musdalifa Ifa
rajin dan semangat up Thor ceritanya bagus 👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!