Ibu, Putrimu Rindu
Aku anak ketiga dari tiga bersaudara, dan anak perempuan satu-satunya, jadi wajar kalau aku sangat disayangi oleh mereka, paling dimanja, dituruti semua keinginannya, diperlakukan bagai seorang ratu.
0
0
Sesal Yang Tak Terobati (Part 2)
Tak lama kemudian, ayah dan ibu datang ke kamarku. “Ayah pergi dulu, pikirkanlah matang-matang perkataan ayah tadi.” Ayah hanya mengucapkan itu dan pergi. Ibu pun mengikuti ayah dan itu terakhir kali
0
0
Menjadi Tua
Menjadi tua itu benar-benar menyebalkan, rutukku dalam hati sambil melihat lampu ruang operasi itu. Didalam sana tergeletak lelaki tua yang harusnya kudampingi sampai masuk ke ruang itu. Seseorang yan
0
0
Runtuhan
Seperti biasa, hari yang sudah lama aku tunggu tunggu adalah hari sabtu, dimana aku bisa bersantai dengan keluargaku, menonton tv dan main game sepuasnya, tidak banyak hal yang kulakukan saat hari sab
0
0
My New Life
Namanya sisca, gadis berbadan mungil, periang, cantik, pintar dan ramah kepada semua orang. Dia tinggal di rumah sederhana. Tetapi dia tidak sedih karna hal tersebut, dia tetap riang dan sangat akrab
0
0
Vanilla Untuk Ayah
Banyak yang bilang surga kita dibawah telapak kaki ibu. Lalu bagaimana dengan Ayah? Ayah juga turut andil dan mempunyai peran untuk keluarganya, anak istrinya. Mempunyai peran yang sangat penting bahk
0
0
Sayap Sayap Patah
Enam belas tahun silam, aku ditemukan oleh seorang wanita, yang sekarang menjadi ibu angkatku, dalam keranjang bayi di pinggir jalan. Keranjang itu ditemukan bersampingan dengan seorang pria yang suda
0
0
Rinjani Dalam Tulisan
Pagi yang manis. Udara dingin bercampur dengan aroma tanah basah yang menyejukkan. Kulirik jam dinding kecilku, pukul 7 pagi. Hampir saja aku kesiangan. Aku bergegas bangun dan mengambil handuk hijau
0
0
Nek, Wulan Janji
Suara adzan subuh terdengar lantang. Alarm yang disetting setiap harinya dan di jam yang sama ikut menggugah Wulan dari tidurnya. Ia pun bergegas berdiri dari ranjangnya dan bersiap untuk shalat berja
0
0
Gaya Hidup Mutub
“Hidup kok gini gini aja ya, kayak enggak ada perubahannya sama sekali.” Ucapan itu diarahkan Mutub ke Sahat, dengan tujuan Sahat benar-benar merubah semua gaya hidup minimalisnya ke arah para selebri
0
0
Temanku Tak Terlihat
Ayu, Si Anak Lucu “Aduh, lucu banget anaknya”, “Sini yuk gendong Tante” Jika aku bisa berteriak tidak, tentu aku sudah melakukannya saat itu. Tetapi aku tidak sampai hati mengucapkannya. Terbawalah ak
0
0
Permintaan Kesekian
“Pak aku takut” kataku sambil meraba-raba dinding untuk duduk di samping bapak di atas kursi panjang di samping jendela ruang tamu beralas rumah panggung. “Sini-sini” jawab bapak lalu tertawa seakan m
0
0
Pulang
Sudah memasuki Desember akhir, suasana liburan mulai terasa, ada orang yang memilih untuk menghabiskan liburan dengan bersantai di rumah dan ada yang memutuskan jalan jalan dan berkumpul Bersama kelua
0
0
Jarak (Part 1)
Haii… Namaku Alesa, aku adalah anak dari pasangan Nur dan Aditya. Aku punya satu kakak perempuan bernama Mayang. Bagiku keluarga adalah nomor 1. Apapun yang kulakukan semuanya hanya untuk membuat kelu
0
0
Dia Ibuku
Suara jangkrik dan hembusan angin kini mendominasi pendengaranku, dingin! Hawa dingin serasa menusuk-nusuk lapisan kulitku. Tubuhku hanya terbalut kaos polos serta celana trening yang aku gunakan. Aku
0
0
Hujan Desember
“Nduk, masuk.. sudah sore, hampir gelap, nanti kamu sakit..” Suara Bapak membangunkan lamunanku. Entah kemana pikirku mengawang-awang. Kulirik jam dinding, sudah pukul 6 sore. Suara adzan maghrib terd
0
0
Segalanya (yang harus kau ketahui) tentang Aku dan Ibuku
Aku melangkahkan kaki dengan Langkah kecil. Jalan setapak yang basah mengotori sepatu kets putihku. Aroma tanah basah begitu membuatku candu. Disekelilingku, manusia-manusia terus bergerak seolah tanp
0
0
Kata Terakhirku (Part 1)
Di minggu pagi ada dua gadis yang sangat cantik-cantik di depan halaman rumahnya yang sedang melakukan pemanasan untuk lari pagi keliling komplek. Mereka adalah dua orang yang berkakak adik yang berna
0
0
Kata Terakhirku (Part 2)
Jam menunjukkan waktunya pulang sekolah, semua siswa bergerombol keluar gerbang dengan tergesa-gesa. Beda dengan Selang beberapa jam akhirnya putri dan papah randy sampai di depan rumah, putri langsun
0
0
Mama, Aku Sayang Kamu
Brak! Aku membanting pintu dengan kesal, mama mengingkar janji untuk pergi ke taman. Alasannya cuma karena harus membuat presentasi buat kerjanya. Mamaku itu super sibuk, papaku ngga terlalu sibuk. It
0
0