Tetes Darah Terakhir
Hari ini adalah hari dimana Joni mendapatkan sebuah gelar di kampus tercintanya, ia berhasil menjadi lulusan terbaik di angkatannya. Ia berhasil lulus di fakultas hukum meneruskan perjuangan ayahandan
0
0
Aku dan Sepeda Ayahku (Part 1)
Namaku Yusuf bin Ronie, Aku lahir pada tangal 14 Mei 2000 tepatnya sekarang aku berumur 16 tahun. Ayahku bernama Supratman bin Ronie dan Ibuku bernama Yirum Setiowati binti Ribka, mereka menikah pada
0
0
The Greatest Fear
Petang itu aku sangat gembira. Senyum senantiasa mengembang di bibirku. Bagaimana tidak, pihak HRD mengabari bahwa Hasna Lestari lulus dalam psikotes dan interview di salah satu perusahaan di Bekasi.
0
0
Different (Part 1)
Embun itu terus membuat tatapan Keyzie kosong, French toast yang dilapisi selai cokelat hazeulnut impor yang dibeli Papa-nya ketika berkunjung ke Australia tak kunjung habis, angin yang memakan kehang
0
0
Sudut Pandang Tuhan
“Ahh berantakan semuanya, semua gara-gara kamu jadi istri nggak becus…! Coba kemarin papa nggak ngursin acara perpisahan kamu pasti nggak bakalan begini. Nangis lagi…!!! Bisanya cuma nangis aja.” Bent
0
0
Karir
Namaku ayu, manusia normal seperti perempuan pada umumnya, suka ngrumpi, mencari banyak kenalan, hangout saat sepi kerjaan, rutin setiap hari update story whatsapp, masak dan bersih-bersih sudah menja
0
0
Hutang dan Janji
“Assalamualaikum” Terdengar suara salam dari balik pintu, tepat setelah Sakila melakukan gerakan salam ke kiri, dengan masih terduduk di atas sajadahnya lengkap dengan mukena yang masih melekat di tub
0
0
Kupu Kupu
Aku punya satu kupu-kupu, Parasnya sangat indah. Karena aku hanya memiliki satu kupu-kupu, maka kupu-kupu itu sangat berharga bagiku. Parasnya memang sangat cantik, tetapi dia lemah, dia selalu ingin
0
0
Liburan Santai di Pantai
Hari ini hari Minggu, hari dimana aku biasa tidur tiduran. Akan tetapi, aku terbangun dari tempat tidurku. “Kringgg… Kringgg… Kringgg” bunyi alarm akhirnya membangukanku dari tidurku. Aku pun terbangu
0
0
Sesal Yang Tak Terobati (Part 1)
“Maafkan aku ayah.” ucapku dalam hati. Orang-orang mulai meninggalkan pemakaman ini satu persatu, mereka berusaha tersenyum ketika menyalamiku. Sebagian orang memeluk dan menepuk-nepuk pundakku berusa
0
0
Ketika Ibuk Pulang
Saya akhirnya bertemu Ibuk. Setelah sekian lama. Saya rindu sekali. Setelah sekian lama. Beliau berada tepat di hadapan saya. Setelah sekian lama. Saya masih sama. Masih tetap jadi putri mungilnya. Sa
0
0
Senyuman Hitam Dibalik Ketidakadilan Semesta
Tangis haru menyeruak memenuhi kediaman rumah john. Semua orang sangat sedih atas kepergian john. John adalah sosok laki-laki yang selalu berusaha untuk membuat orang-orang disekitarnya merasa bahagia
0
0
Malaikat Moga Bersayap
Beberapa tahun yang lalu aku datang ke bumi, melangkah menyusuri daerah pedesaan di timur. Dan di ujung jalan kutemui rumah di sebelahnya sebuah kebun. Dan kutemui seseorang yang bekerja sampai kelela
0
0
Usaha dan Cita Cita
Pukul 3 pagi, ayam-ayam telah berkokok dengan bersautan, Mak rum segera bergegas bangun dari tempat tidurnya dan melangkahkan kakinya ke ruangan samping beliau tidur untuk membangunkan suaminya Pak Ha
0
0
Sepucuk Surat dari Bapak (Part 1)
“Plak…!!” Begitu kerasnya tamparan yang mendarat di pipiku, kepalang bukan main sakitnya, terasa perih, panas dan pegal tentunya. Pipiku langsung merah lebam. Tapi aku tidak peduli dengan kondisi fisi
0
0
Aku Benar dan Kamu Salah
Aku berteman dengan siapa aja kok? Watak peduli sesama Watak mmbagus watak “saya benar” Mungkin awalnya biasa, tapi dari situ dimulainya cerita Kita cinta karena sering jumpa Bukan salah kita, tapi sa
0
0
Pesona Keabadian Rindu (Part 1)
“Cinta adalah perasaan yang mesti ada pada tiap-tiap diri manusia. Ia laksana setetes embun yang turun dari langit, bersih dan suci. Cuma tanahnya lah yang berlain-lain menerimanya. Jika ia jatuh di t
0
0
Lika Liku Kehidupan
Ketika mulut tak sanggup lagi untuk berbicara, disanalah hati yang berucap sambil mengeluarkan setetes air mata. Hidupku yang awalnya bahagia, karena kehadiran seorang ibu.. Kini ibu pergi untuk selam
0
0
Kado Malam Natal
Tulang-tulang di badan terlihat menyembul seperti mau copot dari kulit, karena saking kurusnya. Tiap sore badan yang hanya seberat empat puluh kilogram itu harus memikul berpuluh-puluh karung beras ke
0
0
Kopi Dengan Sebaris Puisi
Sore itu, awan kelabu mengadu pada alam yang membeku. Hujan merebak menikam bumiku. Pagi sekali aku bangun, jam 04:05 mata mulai terbuka namun telingga masih marah pada suara-suara yang mencengkam. Pe
0
0