Kenangan Manis
Kami sekeluarga akhirnya sampai di tempat tujuan. Dengan perjalanan memakan waktu kira-kira 4 jam itu aku lelah dan tentu saja ayahku yang menyetir juga kelelahan. Tempat ini tidak banyak berubah mung
0
0
Usaha Yang Tidak Mengkhianati Hasil
Rumah sederhana dengan dinding bambu yang dianyam itu terlihat sepi… seperti tidak ada suatu tanda-tanda kehidupan manusia di dalamnya. Hanya ada suara yang menggema dari mulut beberapa ekor jangkrik
0
0
Aku dan Sepeda Ayahku (Part 2)
Tim ronda dan warga yang bangun dari tidur hendak membantu untuk mengamankan daerah tersebut dari rampok, dibuatnya berdecak kagum, jantung mereka seakan dibuat hampir copot oleh aksi heroik yang dila
0
0
Merahnya Hari Itu (Part 2)
Setelah waktu yang lama dilarutkan dalam diam. Mobil mereka sampai di depan pemakaman umum. Walau heran namun Joe yakin ini adalah jalan yang Linn minta. “Disini?” Linn menjawab singkat “Iya, tolong t
0
0
Tuhan, Aku Lelah!
Rangga mendekap kaleng racun serangga yang isinya nyaris habis tak bersisa, sementara itu seekor kecoak di hadapannya menari gembira. — Hari ini adalah awal semester ganjil. Rangga melangkahkan kakiny
0
0
Mutiara Air Mata
“Hidup bukan untuk disia-siakan. Hidup itu untuk diperjuangkan. Sesulit apa pun Tuhan memberikan ujian, maka jalanilah dengan tegar. Jika kamu sudah tidak mampu, maka berdoalah dan minta pertolongan p
0
0
Jangan Pernah Melepaskan Tanganku (Part 1)
Hari ini adalah masa pertama kali aku masuk sekolah di smp 2 bakhtari. Di awal sebelum masuk para tim sekolah dan osis mengadakan MOS (masa orientasi siswa). Kegiatan itu dilakukan pada tanggal 12 jun
0
0
Merahnya Hari Itu (Part 1)
Tangan seputih susu itu memasukan Macaron ke dalam toples mini bercorak stroberi. Dengan teliti gadis itu menyusun Macaron sesuai dengan warnanya. Merah, hijau, kuning, biru dan coklat. Macaron itu se
0
0
Jangan Pernah Melepaskan Tanganku (Part 2)
Aku langsung lari ke dapur aku segera membuatkan jus apel 2. “Non.. tumben tumbenan buat jus sendiri”. Gurau bibi padaku. Aku hanya tersenyum malu dan aku bilang sama bibi “bi itu pacar baru aku.. nam
0
0
Oase
Tuhan telah memberikan kebahagiaan, dan kesedihan kepada setiap orang di dalam kehidupan. Semua hanya bagaimana kitaa akan merasakan keduanya, keindahan yang akan berbeda dari keindahan-keindahan sebe
0
0
Ketika Harus Memilih
Selamanya selagi nafas masih dikandung badan kita akan terus dihadapkan pada suatu keadaan dimana kita harus memilih. Seperti ketika aku lebih memilih untuk menikah dengan Heru yang hanya pegawai bias
0
0
Goodbye Father
Hai, namaku Lisa violita. Aku biasa dipanggil Lisa. Aku memiliki ayah yang hebat. Ayahku sangatlah tampan dan memakai kacamata. Pekerjaan ayahku adalah pegawai kantor. Aku sangat bangga memiliki ayah
0
0
Motor Matic Rosa
Rosa mengamuk. Pecahan gelas dan piring berserakan di lantai. Berlarian saling menjauhi. Tak tentu arah. Semacam mozaik yang minta untuk dirangkai ulang. Tapi lebih sulit ketimbang merangkai puzzle, m
0
0
Mimpi Baru
“Kak, papa bawain makanan kesukaan tuh buat buka nanti” papa meletakkan makanan yang ia bawa di dalam piring, lantas beralih ke depan tv. “Iya, makasih pa,” jawabku. Keluargaku tinggal di sebuah kota
0
0
Maafkan Putramu
Tuhan, Aku manusia yang tidak mempunyai kebaikan apapun. Kebaikan yang pernah aku lakukan dikit demi sedikit terkikis oleh keburukan yang sengaja maupun tidak sengaja kulakukan. Kebaikan yang telah ak
0
0
My Father My Hero
“Is, nanti sore ke rumahku ya?” sebelum berangkat ke sekolah, kubaca sebuah pesan singkat dari Septi, sebelumnya Septi mengatakan kepadaku kalau mama papanya memang tidak ada di rumah setiap Kamis sor
0
0
Wedang Kopi
Nama saya Risqi Dwi Setyo Aji tapi entah kenapa orangtua gue manggil eri!! Gak nyambung banget sih dan Dari kecil sampe gede gue gak pernah ngerti kenapa gue dipanggil eri dan temen temen gue juga ngi
0
0
Pelukan Terakhir Untuk Kakak
Malam itu hujan turun, tetes demi tetes air jatuh membasahi wilayah ini, hujan itu turun lumayan deras, ‘tes’ sesuatu menetes dari hidungku, “ah darah lagi, kenapa kau harus menetes sih, mengganggu an
0
0
Wanita Yang Kupuja
Tepatnya sudah satu bulan aku di sini. Di sebuah kota yang jauh dari rumah dan jauh dari ibu dan ayah. Hari ini hari minggu. Kakak tertuaku yang berusia 3 tahun lebih tua dariku mengajakku jalan-jalan
0
0
Seminggu 1/2 Hari
Jam menunjukkan pukul 7 pagi, aku bergegas ke kantor karena takut kesiangan, sarapan yang aku buat sedikitpun nggak sempet aku sentuh. Suamiku yang berdiri di cermin melihatku krasak krusuk “kamu ngga
0
0