Gayatri Milenial
Aku adalah anak SMA yang telah beranjak dewasa. Namaku adalah Dyah Ayu Gayatri Srinarendra Rajapatni. Terlihat dari nama yang kusandang, aku sedikit yakin tentang satu hal. Kedua orangtuaku mendapatka
0
0
Kopi Dengan Sebaris Puisi
Sore itu, awan kelabu mengadu pada alam yang membeku. Hujan merebak menikam bumiku. Pagi sekali aku bangun, jam 04:05 mata mulai terbuka namun telingga masih marah pada suara-suara yang mencengkam. Pe
0
0
Setangkai Bugenvil Untuk Ibu
Sang fajar mulai mengintip malu-malu di ufuk timur. Siap menghapus jejak-jejak semalam akibat guyuran hujan. Burung-burung mencericip, saling berebut dahan untuk bertengger. Anak ayam menciap-ciap men
0
0
Satu Detik Pematah Senja
Semesta begitu kejam dan dengan mudahnya mematahkan berbagai perasaan. Ketika bahagia datang maka ia selalu mengingatkan lagi tentang luka. Pahitnya kehidupan harus ditelan paksa dan meyakinkan bahwa
0
0
Tree House and Memories
Sinar matahari dari jendela begitu cerah, mengusik tidur Alexa. Dia enggan membuka matanya, namun sinarnya terus menyinari Alexa. “Alexa … Ayo turun dan sarapan, sayang” Panggil ibu Alexa dengan keras
0
0
Pulang
“Farah, beliau sudah tiada,” sebuah pesan singkat Whatsapp dari ibu yang muncul di layar notifikasi. Menunjukkan pesan tersebut tiba pada pukul delapan malam, sedangkan sekarang sudah menunjukkan hamp
0
0
Ibu Kembalilah ke Rumah
Perkenalkan namaku Ayunda Dias. Aku terlahir dari keluarga yang kurang beruntung. Aku memiliki seorang adik laki-laki Niko namanya, ia masih duduk di bangku sekolah dasar tepatnya kelas 3 sd. Sedangka
0
0
Pulang
Sejuk pagi hari, harum embun membuat kehidupan di desa begitu menenangkan dan damai. Berdiri di sana, di puncak gunung yang melihat matahari terbit seperti harapan yang ingin dia wujudkan, dia adalah
0
0
Malam Terakhir bersama Ayah dan Bunda
Aku adalah Ainun, anak pertama sekaligus anak tunggal ayah dan Bunda, aku berasal dari keluarga yang sangat berkecukupan dan juga harmonis. Ayah dan bundaku tidak pernah bertengkar apalagi memarahiku,
0
0
Different (Part 2)
BRUG! “Nah, sudah, nak.” Pak Tukiran tengah memasukan kursi roda Keyzie ke bagasi. Yaps, anak itu sudah di dalam mobil kursi tengah sembari mendengarkan alunan berdentum yang mengalir sangat indah di
0
0
Keluarga dan Arti
Dari awal aku menyadari bahwa hidup tidaklah seindah yang dibayangkan. Dan aku tahu bahwa keberadaanku di dunia bukanlah sesuatu yang diharapkan. — sejak menginjak masa pubertas, aku begitu paham apa
0
0
Karena Mangga
Apakah salahku ini ya rab, apakah karena dosa-dosaku padamu atau salah tingkahku pada orangtuaku sehingga membeli mangga saja pun tak boleh. Ara adalah anak laki-laki dari satu saudara, dia adalah seo
0
0
Kakek dan Nenek Membenciku
Cerita ini diangkat dari sebuah kisah nyata dari seorang anak yang bernama Savana. Ia adalah seorang anak korban dari perpisahan orangtua. Karena perpisahan kedua orangtuanya ia dan adik perempuannya
0
0
Aku dan Sepeda Ayahku (Part 2)
Tim ronda dan warga yang bangun dari tidur hendak membantu untuk mengamankan daerah tersebut dari rampok, dibuatnya berdecak kagum, jantung mereka seakan dibuat hampir copot oleh aksi heroik yang dila
0
0
Kenangan Manis
Kami sekeluarga akhirnya sampai di tempat tujuan. Dengan perjalanan memakan waktu kira-kira 4 jam itu aku lelah dan tentu saja ayahku yang menyetir juga kelelahan. Tempat ini tidak banyak berubah mung
0
0
Usaha Yang Tidak Mengkhianati Hasil
Rumah sederhana dengan dinding bambu yang dianyam itu terlihat sepi… seperti tidak ada suatu tanda-tanda kehidupan manusia di dalamnya. Hanya ada suara yang menggema dari mulut beberapa ekor jangkrik
0
0
Merahnya Hari Itu (Part 2)
Setelah waktu yang lama dilarutkan dalam diam. Mobil mereka sampai di depan pemakaman umum. Walau heran namun Joe yakin ini adalah jalan yang Linn minta. “Disini?” Linn menjawab singkat “Iya, tolong t
0
0
Jangan Pernah Melepaskan Tanganku (Part 1)
Hari ini adalah masa pertama kali aku masuk sekolah di smp 2 bakhtari. Di awal sebelum masuk para tim sekolah dan osis mengadakan MOS (masa orientasi siswa). Kegiatan itu dilakukan pada tanggal 12 jun
0
0
Mutiara Air Mata
“Hidup bukan untuk disia-siakan. Hidup itu untuk diperjuangkan. Sesulit apa pun Tuhan memberikan ujian, maka jalanilah dengan tegar. Jika kamu sudah tidak mampu, maka berdoalah dan minta pertolongan p
0
0
Tuhan, Aku Lelah!
Rangga mendekap kaleng racun serangga yang isinya nyaris habis tak bersisa, sementara itu seekor kecoak di hadapannya menari gembira. — Hari ini adalah awal semester ganjil. Rangga melangkahkan kakiny
0
0