Kisah Rumah
Rumah, ini kisah tentang sebuah rumah. Ketika malam tiba tempat ini seakan mati, gelap gulita tanpa cahaya. Menjelang pagi, saat matahari mulai menerpa, tempat ini kembali hidup. Suasana rumah mulai h
0
0
Telapak Tangan
“Rasya!” Iyan bangkit menghampiri adik laki-lakinya itu, wajah sang adik yang dipenuhi lebam ingin dia gapai, namun untuk kesekian kalinya Rasya menepis tangan itu. Tanpa banyak bicara Rasya pergi men
0
0
Dia yang Disana
“huuf” keluhku, saat mendengar bell pelajaran berakhir. Hari ini seperti hari kemarin. kami siswa kelas 3 beberapa bulan lagi akan mengikuti ujian nasional. Maka karena hal itu SMA kami menambah jam p
0
0
Terima Kasih Mama
Mama adalah sosok wanita yang sangat aku sayangi dan mempunyai peran penting dalam hidupku. Tanpa adanya sosok mama, Theresia tidak mungkin dilahirkan ke dunia ini. Mama merupakan anugerah dan hadiah
0
0
Dia Yang Telah Pergi
Dia yang pergi tanpa permisi, telah melenggang melintasi tujuh purnama. Meninggalkan janin yang berkembang di dalam rahim. Dia pria 35 tahun, sudah sepuluh tahun lebih hidup bersamaku. Dalam susah, se
0
0
Paradoks Scrodinger’s Cat Dalam Logika Masa Depan
Aku duduk terpaku di dalam kamar. menyendiri memikirkan masa depan. Lulus dari sekolah menengah atas bukan solusi untuk melarikan diri dari tugas dan mata pelajaran. justru awal dari pelajaran yang se
0
0
Mimpi Ini Nyata?
Tatapan penuh perhatian yang beliau berikan kepadaku. Ucapan nasihat yang beliau lontarkan. Motivasi serta dukungan beliau dalam menuntunku. Genggaman tangan beliau yang menuntunku melihat dunia luas
0
0
Tak Lagi Sama
Hai aku Tasya, aku lahir pada tanggal 21 April 2008, aku tinggal di rumah ibu dan ayah, rumahku bercat putih. Aku terlahir dari keluarga yang bisa dikatakan mampu, aku hidup bahagia dengan apa yang ak
0
0
Suami Tak Direstui (Part 2)
Setamat SMA Budi melanjutkan kuliahnya ke Jakarta. Sementara Tini tidak berminat lagi untuk melanjutkan kuliah. Dia lebih suka mengambil beberapa kursus keterampilan saja, dengan harapan dia bisa mene
0
0
Suami Tak Direstui (Part 1)
Tini bertengkar lagi dengan emaknya. Kali ini bukan hanya kata-kata kasar dan sumpah serapah saja yang meluncur dari mulut tua emaknya, tapi gagang sapu yang dipegang emaknya melayang juga kearah Tini
0
0
Niscaya
“Hidup itu harus dijalanin Dar. Semua hal yang terjadi dihidup kita pasti ada alasannya. Jadi gapapa Dar, ga harus sekarang” Ucap Rama melalui telfon. — Menyiapkan diri untuk mandi, setelah malam panj
0
0
Takdir Yang Bertindak
Jumat adalah hari yang terasa sangat damai. Keluarga kecil yang tidak lengkap ini, duduk bersama di depan sebuah layar sembari mengikuti ibadah daring yang ditayangkan lewat youtube. Akhirnya ibadah i
0
0
Kakakku Sahabatku
Di suatu perumahan, sebuah keluarga yang terdiri dari Ayah, Bunda, Kakak yang sering dipanggil Rere dan Adik yang sering dipanggil Adeline. Banyak orang yang menyebut keluarga ini sangat harmonis, Kar
0
0
Kehilangan
Tatapannya jauh ke depan, sesekali nafasnya beradu dengan dinginnya suasana pagi. Untung saja kali ini Iren masih bisa duduk di Transjakarta. Mengingat kemarin terpaksa Ia harus berdiri sepanjang rute
0
0
Si Kecil Yang Hebat
Perkenalkan, namanya Adinda Syifa Atsaniyah, umurnya baru berusia lima tahun waktu itu. Cerita dimulai dari Syifa saat masuk sekolah Sd. Syifa tinggal bersama neneknya dari mulai usianya dua tahun, ka
0
0
Kereta Favoritku
Berjalan kaki menuju sekolah, aku berpikir betapa membosankannya hidup ini. Bangun pagi, sekolah, belajar, pulang, belajar, tidur, ulangi. Sungguh kehidupan yang menyedihkan, kami juga tidak diperbole
0
0
Bagas Anak Yatim Yang Sukses
Bagas adalah seorang anak dari ibu penjual kue keliling. Ia tinggal di rumah berbilik bambu di tepi sungai. Jika hujan deras, atapnya akan bocor dan harus ditampung dengan ember. Bagas tinggal bersama
0
0
Pecahan Kaca (Part 2)
Jidan segera menyingkirkan tangan si Pemilik Supermarket dari rahang Hasta. Ia menarik Hasta kemudian menaik di motornya, secepat mungkin mereka pergi menjauh dari supermarket terkutuk itu. Di perjala
0
0
Pecahan Kaca (Part 1)
Hasta, lelaki tanggung itu tengah duduk di lobi sekolah beralaskan keramik marmer. Termenung memandang pagar sekolah, pagar yang dianggapnya sebagai pintu evakuasi. Umpatan tatkala menjadi tasbihnya,
0
0
Impian
Fatimah, gadis cantik yang usianya baru menginjak dua belas tahun. Fatimah baru saja lulus dari Sekolah Dasar, atau kerap disebut SD. Ia akan melanjutkan sekolahnya ke jenjang yang lebih tinggi, yaitu
0
0