mantan tim keamanan negara yang bernama Darren mengundurkan diri tinggal ditengah hutan, dirinya dikabarkan oleh sahabatnya bahwa presiden hilang. akhirnya Darren dan tim khusus dibawah naungan Samuel menyusun rencana untuk membebaskan presiden Roland dari jeratan musuh. masalah cinta, konspirasi, serta manipulasi diungkapnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daisy Puppy 1412, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
the return of Mr Darren
...Sean yang mendengar celotehan Mega langsung terdiam tak banyak bicara lagi, “kenapa jadi hening begini suasana” ucap Sandy sungkan....
...“Pada capek ngomong San” celetuk Mega melihat kaca spion dalam mobil yang memantulkan wajah Sean yang berada di kursi paling belakang bersama Jack....
...Darren yang duduk di kursi depan bersandingan dengan Hans hanya terdiam dengan ekspresi datar, “gimana pak dengan aksi kita tadi?” Tanya Hans Semangat....
...“Bagus, saya akui kalian kerjanya totalitas. Malam ini saya akan traktir kalian makan malam” ucap Darren sedikit tersenyum....
...“Tapi wanita yang bapak suruh tadi siapa pak sebenarnya?” Tanya Mega penasaran....
...“Nanti juga kamu bakalan tahu” jawab Darren....
...“Terus tim keamanan juga sebenarnya sudah di tumbangkan sebelum kita beraksi itu juga termasuk dari bagian kita atau gimana, tapi kalau bagian dari kita kenapa mereka gak ngenalin aku ya?” Ucap Sean....
...“Mereka bukan bagian dari tim keamanan atau bagian dari kita” ucap Darren....
...“Berarti ada yang sama seperti kita tapi dalangnya beda?” Ucap Jack berfikir....
...“Bisa dibilang begitu” ucap Darren singkat....
...“Tapi siapa orangnya?” Tanya Hans kembali....
...“Besok kita bahas di markas” ucap Darren....
...“Siap pak” ucap semua serentak sambil tertawa....
...“Aku tahu itu Patrick dan anak buahnya, orang yang sudah menembak mati orang tuaku” ucap Darren dalam hati sambil mengingat-ingat mata Patrick yang terlihat jelas saat menembak mati orang tuanya walaupun dirinya memakai cadar (kain sorban yang menutupi wajah Patrick), mata Patrick yang seakan berekspresi mengejek kehancuran Darren saat menembak orang tua Darren sampai meninggal....
...Darren kembali teringat saat dirinya berulang tahun lalu orang tuanya mengambil suguhan yang disiapkan mereka di rumah untuk dibawa ke halaman belakang, suara tembakan dua kali yang membuat Darren berlari masuk rumah dan mendapati kedua orang tuanya sudah terbujur kaku. Dirinya melihat pria gagah dengan penutup wajah (sorban/ cadar) ada tato serigala hitam yang berada di atas telapak tangannya. ...
...“Tato itu sama dengan tato pria itu” ucap Darren dalam hati mengingat saat dirinya berada di ruang jamuan dia melihat Patrick yang sedang menggunakan HT, nampak jelas ada tato di atas telapak tangannya....
...“sorotan matanya juga sama dengan dia berarti orang yang membunuh orang tuaku adalah Patrick, lalu apa hubungan Patrick dengan Alexo? Atau mungkin dengan Helim?” Ucap Darren yang bertanya-tanya dalam pikirannya sendiri....
...Tak lama Hans menyenggol tangan Darren menggunakan minuman kaleng yang di bawanya, “buat bapak” ucap Hans menyodorkan minuman kaleng untuk Darren....
...“Terima Kasih” ucap Darren....
...Setelah Darren dan timnya makan malam, Darren memutuskan untuk pulang kerumah orang tuanya “Hans turunin saya di jalan depan” ucap Darren....
...“Loh ini kan bukan kawasan apartemen bapak?” Tanya Hans kebingungan diikuti dengan tim yang berada di belakang kemudi....
...“Ini jalan menuju rumah orang tua saya, saya mau kesana. Turunkan saya di depan saja, nanti masuk komplek nya biar saya jalan kaki”....
...“Baik pak”....
...Hans memberhentikan mobilnya di tepi jalan, Darren turun dengan memakai jaketnya “terimakasih ya, kalian pulangnya hati hati” ucap Darren mengingat kan....
...“Sama sama pak” ucap anggota tim serentak....
...Saat Darren berjalan ke arah komplek rumahnya, dia mendapati ada sosok wanita dari kejauhan yang berlari sambil meminta tolong diikuti dua pria berandalan. “Tolong tolong” teriak Clara. wanita itu adalah Clara mantan kekasih Darren....
...Darren berdiri terdiam di tengah jalan melihat sekitar, dirinya melihat Clara yang masuk bangunan kosong untuk bersembunyi (dirinya tidak tahu kalau wanita itu adalah Clara). Darren yang tak ingin ikut campur mencoba untuk tak peduli namun dirinya teringat oleh adik perempuannya yang dianiaya oleh penjahat saat disekapnya dulu....
...Clara terus berteriak meminta tolong namun tak ada sahutan, hingga kedua pria itu menemukannya lalu menyobek bajunya yang dengan cepat pria itu memeluknya ingin melecehkannya, Clara menendang selakangan pria itu hingga tersungkur di lantai, pria yang satunya menarik tangannya namun Clara menggigit tangan pria itu sampai membekas....
...Clara keluar dari bangunan kosong, ia berlari tak tentu arah hingga akhirnya kakinya kesandung yang membuatnya terjatuh namun hal itu tak terjadi karena badan Clara ditangkap oleh Darren. Clara jatuh dipelukan Darren, Clara terperangah melihat Darren yang dia cinta berada di hadapannya saat ini “Darren” ucapnya pelan sambil berdiri tegak melepas tangan Darren yang masih memegang lengan Clara....
...“Wanita brengsek” teriak dua pria itu....
...Clara mencoba bersembunyi dibalik badan kekar Darren, “hey bung serahkan cewek itu ke kita” ucap salah satu pria itu....
...“Kalau aku gak mau gimana?”....
...“Kamu mau dia juga, kalau gitu kita bisa joinan. Aku yang pertama, temanku yang kedua dan kamu yang terakhir, gimana?”....
...“Aku mau dia semua”....
...“Rakus juga ya kamu tapi sayang dia santapan kita malam ini” tawa pria itu....
...“Lebih baik kalian pergi, biarkan malam ini dia sama aku”....
...“Gak bisa, kita duluan yang Nemu gadis ini seenaknya aja kamu mau ambil”....