NovelToon NovelToon
Terbukanya Mata Batin Nathan

Terbukanya Mata Batin Nathan

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Mata Batin / Hantu
Popularitas:4.1k
Nilai: 5
Nama Author: Selya

Nathan Dwi herlangga atau yang biasa dipanggil Nathan adalah anak dari sepasang suami istri Ibu Dewi dan Pak Rama yang tinggal di gubuk sederhana.Semenjak Nathan lahir tidak ada tanda-tanda menunjukan kalau dirinya punya mata batin.Namun seiring berjalan nya waktu Mata batin Nathan terbuka saat ia menginjak usia 7 tahun.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Selya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Memulai Renovasi Rumah

 Pagi itu disambut dengan semilir angin yang berhembus masih sangat segar karena udara belum sepenuhnya tercemar.Pak Rama sudah ada di depan rumahnya yang akan di renovasi.Kemarin sudah di robohkan semua rumah yang terbuat dari kayu dan pagar.Matanya tertuju pada barang-barang material yang akan dipakai untuk membangun rumahnya,seakan masih tidak percaya sebentar lagi akan punya rumah yang bagus dan nyaman.

 Pagi-pagi sekali pak Rama datang,menunggu tukang yang lain datang.Selang satu jam para tukang yang sudah di perintahkan oleh pak Rama datang ke tempat.

"Pagi kang,pagi sekali Akang sudah ada disini"ucap Seno,salah satu tukang yang juga teman dekat Pak Rama.

"iya Seno,suruh anak buah mu kerja yang bener,awas kalau rumahku jadinya gak bagus"ucap pak Rama dengan nada bercanda.

"Ah akang meragukan kemampuan saya yah"jawabnya sambil tersenyum.

 Mereka pun mulai bekerja,sementara Dewi dan mbak Sari akan pergi ke pasar untuk berbelanja.Kali ini Dewi pergi ke pasar di temani mbak Sari,rupanya Dewi masih trauma dengan kejadian beberapa hari silam yang menimpanya.

 "Mbak temenin aku ke pasar ya"ujar Dewi

"iya mbak temenin,nanti kita gantian gendong Nathan biar kamu gak capek"ujar mbak Sari.

 Sebelum pergi ke pasar Dewi,Nathan dan mbak Sari mampir dulu ke rumah Dewi yang sedang direnovasi.Kebetulan salah satu tukang akan merobohkan pohon mangga di depan rumah itu karena di anggap menganggu.Namun,Nathan berteriak kepada tukang itu.

"jangan-jangan itu rumah kakek"Teriak Nathan sambil menunjuk ke arah pohon mangga itu .

"kenapa pohon nya gak boleh ditebang Nathan?"Tanya Dewi pelan.

"itu rumah kakek Bu,kakek jadi sedih rumah nya mau di tebang"ucap Nathan yang semakin hari semakin pintar bicara nya.

 Dewi pun memanggil suaminya."Mas Rama sini Dulu bentar"Teriak Dewi.

"Ada apa wi ?kok seperti ada yang penting"Tanya Pak Rama.

"Sebaiknya biarkan saja pohon mangga itu di situ,Anak kita gak izinin pohon itu di tebang katanya itu rumah kakek"Ujar Dewi berbisik pada pak Rama.

Pak Rama menuruti ucapan Nathan.Pohon mangga itu akhirnya tidak jadi di tebang,bagi pak Rama sekarang Nathan adalah segalanya.Walaupun bagi orang lain itu hanyalah ucapan anak kecil semata yang di ragukan.Akan tetapi Pak Rama sangat yakin kalau ucapan anaknya itu benar.

Dewi dan mbak Sari melanjutkan perjalanan nya menuju pasar.Mbak Sari penasaran dengan Nathan akhir-akhir ini,mbak Sari pun memberanikan diri bertanya pada Dewi.

"Wi anakmu indigo toh"Tanya nya pelan.

"Jangan kasih tau siapa-siapa mbak,aku juga belum yakin,mungkin anak sekecil ini masih suci jadi bisa lihat makhluk halus"jawab Dewi meyakinkan mbak Sari.

"oh yasudah wi.Yang penting jangan sampai lengah lagi kamu harus waspada dalam menjaga anakmu"tutur mbak Sari.

.

.

.

Hari Demi hari Renovasi rumah hampir 20% jadi.Ada tetangga yang memuji ada juga yang iri dengki.Namun sepasang suami istri itu sama sekali tidak menghiraukan nya.

Setelah pembangunan rumah selesai.Tinggal memikirkan untuk mengurus sawah-sawah milik mereka sekarang.Jadi tidak perlu jadi kuli sawah lagi.Sekarang malah beralih jadi juragan.

Dewi tidak menyangka rumahnya akan jadi sebagus itu,ya dengan Dana lumayan banyak,jadi Dewi dan pak Rama bisa memiliki rumah yang paling bagus di kampungnya.

"Wah sekarang jadi juragan ya wi,senangnya melihat kamu yang dulunya susah sekarang jadi hidup bahagia"puji Sutirah tetangga sebelah rumah Dewi.

"makasih pujian nya Bu Tirah, ini semua berkat kehadiran Nathan yang membawa rezeki untuk kami"jawab Dewi .

Akan tetapi ada tetangga yang dengki kepada Dewi dengan menjelek-jelekkan Dewi di depan semua orang."Halah paling pake pesugihan itu,mana mungkin ada orang kaya secara instan"Teriak tetangga yang dengki pada Dewi.

"Mana mungkin Dewi seperti itu,dia anak baik"bela Sutirah.

Dewi pun segera pergi meninggalkan kerumunan tetangga,karena Dewi merasa sakit hati mendengar tuduhan para tetangga terhadapnya.Sebenarnya Dewi mau berkata jujur kalau semua ini adalah warisan dari kakeknya tapi percuma saja,tetangga yang dengki akan tetap menilai Dewi buruk walaupun Dewi sudah berusaha jujur.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!