NovelToon NovelToon
Si Kembar Milik Tuan Asisten

Si Kembar Milik Tuan Asisten

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Nikahmuda / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:2.3k
Nilai: 5
Nama Author: Nouna Sagitarius

Karena kecerobohan nya sendiri seorang pria dewasa menarik tangan seorang gadis yang sedang berjalan dan dia membawanya ke suatu tempat.
Apakah yang terjadi kepada gadis malang itu?
ayok baca ceritanya hanya di noveltoon.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nouna Sagitarius, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

9

Tidak mau kehilangan jejak lagi Arkan Pun mengikuti mobil yg di kendarai oleh khanza dengan pelan -pelan dari arah belakang dia ingin tau di mana tempat tinggal Khanza ,setelah tau tempat tinggal Khanza dia segera menjalankan mobil nya dan meninggalkan tempat tersebut.

Sesampai nya di kamar hotel Arkan langsung merebahkan diri di kasurnya tanpa menganti pakaian nya. Dia masih mengingat tentang kejadian tadi dan kemarin seakan memori itu berputar di memori otak nya.

Tidak bisa di biarkan dia harus bertanya ke pada Khanza tentang semuanya dia merasa gelisah tentang semua kejadian yg terjadi dan meminta maaf.

Pagi menyapa kebetulan hari ini adalah weekend jadi dia ada waktu selama dua hari untuk mencari tau tanpa membagi waktu dengan pekerjaan kantor lagian bos sedang berada di rumah bersama istri nya.

Pagi-pagi sekali dia ke toko roti itu bahkan toko pun belum di buka,setelah menunggu satu jam lamanya akhirnya toko pun di buka dan orang yg dia tunggu belum datang,tapi dia tetap akan masuk biar menunggu di dalam saja sambil ngopi.

" pesan apa pak?".

"Kopi satu.. tapi jangan terlalu manis?".

"Baik mohon tunggu sebentar?".

Beberapa menit berlalu akhirnya pesanannya datang dan dia mengucapkan terimakasih setelah itu dia menyeruput kopinya menikmati rasa kopi itu .

Hampir dua jam dia duduk dan sudah menghabiskan 3 gelas kopi dan dua potong roti bahkan karyawan toko itupun heran melihat nya. Karena baru kali ini dia melihat orang itu datang ke toko. Saat dia ingin bangun dan meninggalkan toko roti itu tak sengaja pandangan nya tertuju ke pintu masuk dan melihat seseorang yg sudah lama dia tunggu.

Khanza berjalan melewati meja Arkan yg sedari tadi melihat nya sebenarnya Khanza kaget melihat Arkan pagi-pagi sudah berada di toko rotinya tapi dia berusaha bersikap tenang apalagi urusan di antara mereka sudah selesai.

Melihat Khanza berjalan melewatinya Arkan buru-buru bangun dan menyusul langkah Khanza, persetan dengan tatapan orang-orang yg penting rasa ingin tahunya segera mendapatkan titik terang.

"Khanza,,,".panggil Arkan dan mencekal lengan nya,sehingga dia menoleh dan melihat tangan nya di cekal oleh Arkan ,Arkan yg menyadari tatapan Khanza di tangan nya pun melepaskan.

"kenapa?."

"Apakah kita bisa bicara?."

"Maaf kita tidak sedekat itu, lagian anda ingin bicara apa?."

Deg.!!

"Khanza..."panggil nya lirih...

"Kalau anda sudah selesai makan dan minum kopi langsung saja bayar ke kasir dan pintu keluar nya disana, terimakasih sudah datang berkunjung." kata Khanza tanpa basa -basi karena sudah tidak ada lagi yg harus di bicarakan.

"Khanza dengarkan saya sebentar, oke saya ingin minta maaf karena perlakuan saya dulu."kata Arkan yang langsung pada inti nya.

"Maaf untuk apa..?,dan kita tidak sedekat itu."ucap Khanza.

Setelah mengatakan itu dia segera meninggalkan Arkan menuju ruangan nya.

Tiba di ruangan nya Khanza langsung menjatuhkan tubuh nya bohong kalau dia tidak merasakan sakit hati atas perlakuan Arkan dulu, wanita mana yg tidak sakit hati ketika suaminya meninggalkan nya pas di hari pertama mereka telah sah jadi suami istri, wanita mana yg tidak sakit hati melihat orang tuanya di cibir oleh para tetangga bahkan keluarganya pun ikut mengucilkan dan wanita mana yg tidak sakit hati ketika anak yg dia besarkan di ejek oleh teman temannya tidak memiliki ayah semua beban dia simpan sendiri dia berusaha mengalihkan semua kepahitan yg menimpanya hanya untuk menjaga mental anak-anak nya. Dia tidak sekuat itu dia juga sama seperti wanita pada umumnya yg lemah dan tak berdaya. Dia menutupinya dengan caranya sendiri.

" Kenapa kamu datang lagi setelah semuanya mulai membaik hiks hiks hiks...." Ucapnya menangis sambil memukul dadanya.

" Anak -anak ku tidak membutuhkan sosok ayah brengsek sepertimu, kenapa harus kembali muncul hiks..hiks hiks." Kembali dia menangis terisak-isak.

"Hiks,,hiks,,hiks ". siapa saja yg mendengar tangisan nya pasti akan merasakan sesak.

Tanpa di sadari oleh Khanza ke dua anaknya mendengar semua yg di ucapkan oleh nya tadi sehingga membuat ke dua pun ikut meneteskan air matanya.apalagi mereka mendengar ucapan mamanya tentang ayah. Berarti kemungkinan yg membuat mamanya menangis pilu adalah sang ayah tapi di mana orang yg di sebut ayah itu berada. Kapan mereka bertemu sedangkan mereka selalu bersama mamanya apakah waktu mereka sekolah atau sebelum mereka datang.

"Farah tidak mau punya ayah, ayah jahat sudah bikin mama menangis."ucap farah yg menangis di pelukan adik nya.

"Sudah kak memang kita tidak punya ayah, kita hanya punya mama sudah jangan nangis lagi."ucap Fadil yg mencoba menenangkan sang kakak padahal dia juga meneteskan air mata nya.

"Kasian mama kalau dia melihat kita di sini." ucapnya lagi yg mengajak sang kakak.

Sedangkan Arkan yg melihat anak-anak kembar yg mengganggu pikirannya itupun mulai mendekatinya.

"Hai.....?."sapa Arkan mencoba ingin mendekati ke dua anak tersebut walaupun mereka sudah pernah bertemu.

Tapi sayang ke dua anak itu memandangnya dengan tatapan sinis.

" Kenapa kalian memandang paman dengan tatapan sinis, emang paman ada salah sama kalian?."Tanya Arkan lagi mencoba ingin mendekatkan diri.

" Kita tidak kenal sama paman jadi paman tidak usah sok kenal!,Kalau sudah selesai makan roti nya, pintu keluar di sana dan jangan lupa untuk membayar karena ini bukan tempat beramal nanti mamanya kami akan bangkrut karena paman makan gratis." Ucap nya yg tak kalah sinis.

"Apa kalian sudah lupa sama paman?."kata Arkan.

"Tidak,,,!." jawab Fadil.

"Farah ingat tapi kali ini Fara pura-pura lupa karna kami sedang Sedih."setelah mengatakan itu  si kembar langsung menuju ke tempat permainan, meninggalkan Arkan yg melongo karena baru kali ini dia mendengar dan melihat seorang anak yg bermulut pedas dan bermuka sinis.

Tapi Arkan tidak tinggal diam dia kembali menyusul ke dua anak itu.

" Kenapa kalian bisa leluasa keluar masuk di toko ini? Apa kalian tidak takut di culik?." Tanya Arkan.

" Kenapa harus takut tempat ini aman!" Ucap Farah yg meninggikan suaranya.

"Ya,,,karena paman tidak melihat orang tua kalian yg menemani?." ucapnya pura-pura.

"mama kerja di sini." jawab Fadil.

"Oh,,,kalau ayah kalian kenapa tidak temani kalian?." tanya nya yang mencoba cari info.

"Ayah kami tidak ada, ayah kami sudah pergi." ujar nya.

" Jangan bicara sama orang asing kamu lanjut bermain saja...."ucapnya tapi tatapan nya mengarah ke Arkan.

"Dan untuk paman tidak perlu menanyakan tentang apapun yg kami tidak bisa menjawab nya, kita tidak kenal!."telak ucapan Farah membuat Arkan mati kutu. Tidak ada yg harus di salahkan karena semuanya berawal dari dirinya sendiri.

" Maafkan paman."ucapnya yg masih berdiri di samping tempat permainan.

" Paman kami risih melihat paman berdiri di situ boleh paman pindah nanti orang-orang akan mengira kalau paman adalah ayah kami."ucap farah telak yg membuat Arkan mati kutu, sesakit inikah rasanya tidak di akui oleh anak sendiri. Yah...,Arkan mengklaim bahwa kedua anak kembar tersebut adalah anaknya tanpa melakukan tes DNA dia sudah tau karena wajah mereka mirip apalagi sifat nya Farah sangat mirip dengan nya.

"Paman akan menunggu sampai orang tua kalian datang."ucap Arkan yg ingin memancing Fadil walaupun setiap kata yg keluar dari mulut sang bocah itu tajam

" Tidak perlu kami tidak butuh orang asing jadi paman silahkan pergi." Kata Fara mengusir Arkan dengan pandangan sinis.

Maaf kalau masih ada kata -kata yg kurang pas dan masih ada typo.

Jangan lupa like dan komen agar author semangat nulis nya

...🌷ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ🌷...

1
Teh Euis Tea
benar kt Khanza klu ga di nafkahin lahir bathin dan istri tdk ridho maka jatuh talak 1
Rohmi Yatun
cerita yang menarik 👍
Dew666
👑👑👑
Teh Euis Tea
saling kenallah kan mereka suami istri
Teh Euis Tea
jgn salahkan mereka klu bermulut pedas itu turunan dari km Arkan
Teh Euis Tea
ada aj halangan mau ketemu istri yg hilang
Teh Euis Tea
ngelakuin sekali klu tokcer mah langsung jd arkan, apa lg klu ke2nya subur langsung jadi itu
Teh Euis Tea
mungkin itu istrinya arkan
Teh Euis Tea
jgn2 itu anak bosnya klu ga anak arkan
Isabela Devi
asisten masa Uda ketemu anaknya ga bisa mengenalnya
tia
lanjut thor
Supryatin 123
baru mampir thor❤️❤️ Lnjut thor 💪💪
Dew666
💃💃💃💃
Nouna Sagitarius: Masya Allah tabarakallah...
terimakasih kak bintang nya🙏
total 1 replies
Soraya
mampir thor lanjut
Teh Euis Tea
hadir baca thor, baru bab 1 tp sudah penasaran, bos sm asisten sama2 di tinggal istri kabur😁
Ma Em
Mungkin Dika dulu menyakiti hati istrinya makanya sang Ayah menyembunyikan nya .
Isabela Devi
knp ayah yg sembunyikan istri Dika
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!