NovelToon NovelToon
Olaf & Cyntaf

Olaf & Cyntaf

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan di Sekolah/Kampus / Cinta Seiring Waktu / Romantis
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

"Orang lama menang karena sejarah, tapi orang baru menang karena masa depan."

Azeant Apolo-valerio kehilangan cintanya, namun menemukan kembali harga dirinya. Kata "Putus" dari Claudia Astor seharusnya menjadi akhir, namun bagi pewaris tunggal keluarga Valerio ini, itu hanyalah sebuah awal dari pembebasan.

Apolo adalah pria yang hidup dalam presisi rumus teknik, namun ia gagal menghitung variabel ego seorang wanita yang hanya haus akan validasi.

Segalanya berubah saat sebuah notifikasi dari aplikasi kencan masuk, membawa nama Veronica Brooklyn.
Gadis itu adalah anomali; dia tidak memuja ketampanan Apolo, malah menantangnya dengan kejujuran yang Brutal.

Veronica hadir bukan untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Claudia, melainkan untuk menciptakan standar baru yang tak pernah Azeant Apolo-valerio bayangkan sebelumnya.

Apolo belajar bahwa terkadang, orang yang datang paling akhir adalah satu-satunya yang layak menjadi yang pertama.

🦋
Selamat Membaca 🌷

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#20

Dentuman bass dari musik techno mengguncang dinding-dinding eksklusif "The Vault," sebuah klub malam bawah tanah di jantung Manhattan yang hanya bisa dimasuki oleh mereka yang memiliki nama atau saldo bank tak terbatas.

Cahaya laser berwarna biru elektrik dan merah darah membelah kabut asap tipis, menciptakan atmosfer yang gila sekaligus melankolis.

Di meja VVIP paling pojok, lima pria yang kini telah bertransformasi dari mahasiswa menjadi penguasa industri duduk mengelilingi botol-botol minuman mahal.

Azeant Apolo-Valerio, yang hari ini genap berusia 24 tahun, duduk di tengah dengan kemeja hitam yang dua kancing teratasnya terbuka.

Rahangnya lebih tegas, tatapannya lebih dingin, dan aura "Valerio"-nya kini telah menyatu dengan karisma seorang pria dewasa yang sudah kenyang melihat pahitnya dunia.

"CEEERRRSSS!" teriak Dorian sambil mengangkat gelas kristalnya tinggi-tinggi. "Untuk usia 24 tahun Azeant! Untuk kembalinya sang Valerio ke New York!"

Dentingan gelas-gelas kristal itu terdengar nyaring di tengah kebisingan musik.

Sander, Gavin, Dorian, dan Ailen menatap sahabat mereka dengan pandangan yang sulit diartikan.

Tiga tahun lalu, rahasia besar Azeant pecah berkeping-keping. Mereka semua akhirnya tahu siapa sosok "Vea" yang selama ini disembunyikan Azeant dengan begitu rapat.

Mereka terkejut, tak percaya bahwa gadis pendiam dan pintar dari Manajemen, Veronica Brooklyn, adalah wanita yang sanggup membuat seorang Valerio bertekuk lutut sekaligus hancur lebur.

Tiga tahun lalu, tepat setelah hari wisuda yang seharusnya menjadi hari paling membahagiakan, New York digemparkan oleh berita hilangnya putra mahkota Valerio.

Azeant melarikan diri ke luar negeri—Jerman, Inggris—melepaskan segala tanggung jawab dinasti Valerio hanya untuk mencoba membunuh ingatan tentang aroma lavender.

Sementara di New York, sebuah pernikahan mewah tetap terlaksana. Andrew, pria yang disebut Veronica sebagai anak ibu panti, ternyata adalah putra dari salah satu donatur terbesar di panti asuhan tersebut—sebuah aliansi yang mengamankan masa depan panti dan status sosial Veronica.

Ailen dan Theana hadir di sana. Mereka melihat Veronica dalam balutan gaun putih, tampak anggun namun dengan mata yang seolah-olah telah kehilangan cahayanya.

"Kau terlihat lebih hidup sekarang, Pol," celetuk Gavin sambil menyulut rokoknya. "Pelarianmu ke Eropa tidak sia-sia, sepertinya."

Apolo hanya tersenyum tipis, sebuah senyuman yang tidak mencapai matanya. Ia menyesap whiskey-nya, membiarkan cairan panas itu membakar tenggorokannya. Ia pikir tiga tahun sudah cukup untuk menghapus jejak Veronica. Ia pikir dengan menjauh ribuan mil, ia bisa melupakan bagaimana rasanya memiliki wanita itu.

Namun, Ailen, yang duduk tepat di samping Azeant, tampak gelisah. Ia melirik Theana yang sedang berdansa tidak jauh dari mereka, lalu kembali menatap Azeant dengan tatapan yang sangat serius.

"Kau harus tahu sesuatu, Brother..." ucap Ailen, suaranya berusaha menembus bisingnya musik.

Azeant tidak menoleh, ia hanya memutar-mutar gelas di tangannya. "Jika ini soal harga saham atau ekspansi Valerio, simpan untuk besok di kantor, Ai."

"Ini soal putranya. Putra Veronica," lanjut Ailen.

Gerakan tangan Azeant membeku. Nama itu masih bertindak seperti sengatan listrik di sistem sarafnya.

"Putranya sama sekali tidak mirip dengan suaminya, Andrew. Aku dan Theana mengunjungi mereka bulan lalu di kediaman baru mereka di pinggiran kota," ucap Ailen pelan namun tajam.

Azeant akhirnya menoleh. Matanya berkilat tajam, menatap Ailen dengan intensitas yang mengerikan.

"Lalu? Genetik bisa sangat lucu, Ai. Tidak ada urusannya denganku."

"Aku serius, Pol," sahut Ailen, tidak mundur sedikit pun. "Aku malah berpikir, anak laki-laki itu... dia adalah replika kecil darimu. Garis rahangnya, bentuk hidungnya, bahkan tatapan matanya yang dingin saat dia tidak suka diganggu. Dia mirip sekali denganmu."

Azeant tertegun sejenak, sebelum akhirnya terkekeh pelan. Sebuah tawa yang pahit dan skeptis. "Kau membual, brengsek. Kau hanya terlalu banyak minum."

"Aku tidak membual!" sela Ailen tegas. "Aku bahkan sering mengatakan hal ini pada Theana. Dan kau tahu apa yang gila? Theana, dengan sifatnya yang tidak punya rem itu, pernah bertanya langsung pada Veronica saat Andrew tidak ada di ruangan. Dia bertanya, 'Kenapa anakmu lebih mirip Apolo-valerio daripada suamimu sendiri?'"

Azeant meletakkan gelasnya dengan suara brak yang cukup keras di atas meja marmer. "Lalu apa jawabannya?"

"Veronica hanya tersenyum," Ailen menarik napas panjang. "Dia menjawab, 'Mungkin karena saat pembuatannya, aku terlalu merindukan Azeant.'"

Hening.

Meja VVIP itu mendadak terasa seperti berada di ruang hampa udara. Musik klub yang menggila seolah menghilang dari pendengaran Azeant.

Kata-kata itu—terlalu merindukan Azeant—menghantam dadanya lebih keras daripada hentakan bass mana pun. Ia teringat malam terakhir mereka. Ia teringat bagaimana ia tidak memakai pengaman. Ia teringat bagaimana Veronica bersikeras bahwa pilnya aman.

"Mana fotonya? Tunjukkan padaku!" tuntut Azeant, suaranya kini penuh dengan urgensi yang tak tertahankan.

Ailen menggelengkan kepala dengan menyesal. "Tidak ada. Veronica sangat protektif. Dia jarang memposting foto putranya di media sosial. Bahkan di akun pribadinya pun, wajah anaknya selalu ditutupi atau diambil dari samping. Theana mencoba memotretnya diam-diam kemarin, tapi Veronica seperti tahu. Dia bermain sangat aman."

Azeant menyandarkan punggungnya, napasnya mulai tidak beraturan. Pikirannya melayang pada hitungan waktu.

Tiga tahun yang lalu... dua bulan sebelum wisuda... penyatuan kasar di malam perpisahan itu...

"Dia gila," bisik Azeant pada dirinya sendiri. "Dia benar-benar gila jika dia menyembunyikan hal sebesar ini."

"Atau mungkin dia hanya mencoba melindungimu, Pol," tambah Dorian yang sejak tadi menyimak. "Menikah dengan Andrew adalah perlindungan terbaik yang bisa dia buat."

Azeant menutup matanya rapat-rapat. Selama tiga tahun ini ia membenci Veronica karena menganggap wanita itu mengkhianati nya demi panti asuhan. Namun sekarang, sebuah kemungkinan baru yang jauh lebih mengerikan muncul: bagaimana mungkin Veronica mengorbankan seluruh hidupnya dan cintanya?

"Di mana dia tinggal?" tanya Azeant, matanya terbuka dan kini penuh dengan tekad yang dingin.

"Azeant, jangan gegabah—"

"KATAKAN DIMANA DIA TINGGAL, AILEN!" bentak Azeant, membuat beberapa orang di meja sekitar menoleh takut.

Ailen terdiam, lalu ia mengeluarkan secarik kertas dari saku jasnya. Sepertinya ia memang sudah menyiapkan ini untuk Azeant.

"Dia di Connecticut. Sebuah mansion mewah yang jauh dari keramaian. Andrew jarang ada di rumah karena bisnisnya di luar kota."

Azeant menyambar kertas itu. Tanpa pamit, tanpa menoleh lagi pada sahabat-sahabatnya, ia melangkah keluar dari klub dengan langkah lebar.

"Selamat berburu, Brother," gumam Gavin sambil mengangkat gelasnya ke arah punggung Azeant yang menjauh.

Di luar, udara malam New York terasa menusuk tulang. Azeant masuk ke dalam mobilnya, mencengkeram kemudi hingga buku-buku jarinya memutih. Tiga tahun ia lari, dan ternyata ia lari dari darah dagingnya sendiri.

"Veronica Brooklyn... kau pikir kau bisa bermain aman denganku?" desisnya.

Mobil itu menderu, membelah kegelapan malam menuju Connecticut.

1
Xiao Ling Yi
Dia itu perwakilan perempuan paling nyebelin sedunia
Ros 🍂: hihi🤭
total 1 replies
ren_iren
semangatt kak nulisnya, ceritamu selalu tak tunggu 🤗
Ros 🍂: ma'aciww ya kak. author tunggu masukannya 🫶
total 1 replies
Wifasha
kok gk da,ngulang lg nih bca nya dri awal
Ros 🍂: Maaf ya kak 🫶 cerita nya sudah direvisi, Dan mulai dari awal lagi. dan dengan cerita yang berbeda 🙏🏼🥰
total 1 replies
❥␠⃝ ͭ🍁YW💋🆂🆄🅼🅰🆁🅽🅸👻ᴸᴷ
Bagus lh, ngaku sendiri 🤣🤣🤣
Ros 🍂: Reader silent Silent 🤣🤣🤭
total 3 replies
❥␠⃝ ͭ🍁YW💋🆂🆄🅼🅰🆁🅽🅸👻ᴸᴷ
B.... ehhh ini aja, Ade, lebih manis, Pemain 🤣🤣🤣
❥␠⃝ ͭ🍁YW💋🆂🆄🅼🅰🆁🅽🅸👻ᴸᴷ: Logan, 2 kali kena Karma ya, De 🤣🤣🤣
total 2 replies
❥␠⃝ ͭ🍁YW💋🆂🆄🅼🅰🆁🅽🅸👻ᴸᴷ
wkwkwk menang di 'card' juga sih 🤣🤣🤣
❥␠⃝ ͭ🍁YW💋🆂🆄🅼🅰🆁🅽🅸👻ᴸᴷ: 'Black', yg keluar, auto kalah smua y, De, temen² Apolo itu 🤣🤣🤣
total 2 replies
❥␠⃝ ͭ🍁YW💋🆂🆄🅼🅰🆁🅽🅸👻ᴸᴷ
Kiwww Kiwww Visual di lempar ke 'Arena' ini 🤣🤣🤣
❥␠⃝ ͭ🍁YW💋🆂🆄🅼🅰🆁🅽🅸👻ᴸᴷ: Hi hi Fav ya, De 🤣🤭🥳
total 2 replies
❥␠⃝ ͭ🍁YW💋🆂🆄🅼🅰🆁🅽🅸👻ᴸᴷ
Ht², jgn sampe hangus 🤣🤣🤣
❥␠⃝ ͭ🍁YW💋🆂🆄🅼🅰🆁🅽🅸👻ᴸᴷ: Hi hi 🤣🤣🤣
total 4 replies
❥␠⃝ ͭ🍁YW💋🆂🆄🅼🅰🆁🅽🅸👻ᴸᴷ
Biasaa, cwo msh kudu dgetok martil dulu baru sadar-sesadarny 🤦🤦🤦
Ros 🍂: Mari kita getok Bersama Kak 🤭🤣🤣🫣
total 1 replies
❥␠⃝ ͭ🍁YW💋🆂🆄🅼🅰🆁🅽🅸👻ᴸᴷ
Awas y, jgn nyesel udh putusin Apolo
Ros 🍂: iyaa kak 🫶🥰
total 3 replies
ren_iren
selalu menyukai debaran tulisan yg kau ciptakan kak.... serasa diriku masuk ke ceritanya liat adegan2 mereka yg malu2 meowwww... 😂🤣
Ros 🍂: ma'aciww ya kak 🫶😍 semoga suka cerita nya🥰
total 1 replies
ren_iren
gasssss bacaa bacaaa....... 🤗
ren_iren: always kak 🤗
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!