NovelToon NovelToon
Bukan Wanita Lemah

Bukan Wanita Lemah

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Romansa Fantasi
Popularitas:3.8k
Nilai: 5
Nama Author: na4vR

Maura, seorang gadis yang terpaksa harus menikah dengan seorang pengusaha muda yang ternyata adalah bos tempat dimana dia mencari nafkah.
semua berawal dari minuman, Maura yang saat itu sedang memergoki ke kasihnya sedang berselingkuh dan bercinta dengan sahabatnya sendiri sungguh sangat frustasi dan memutuskan untuk pergi ke club dan meminum alkohol di sana.
tetapi sayangnya itu justru membawa pengaruh buruk untuknya, akibat mabuk dia salah masuk apartemen.
Bukannya melakukan hubungan terlarang, Maura justru menghajar pria tersebut hingga dia berakhir di penjara.
untuk bisa keluar dari sel tahanan tersebut, Jo memberikan syarat, yaitu harus menjadi kekasih sekaligus calon istri penggantinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon na4vR, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part. 8

"Kenapa? Tumben banget Lo stres?" tanya Frans yang sudah mengubah gaya bicaranya karena hapal betul jika Joe mulai bicara santai.

Joe tidak langsung menjawab, pria itu menatap sebentar asistennya. Tak lama kemudian ia kembali menghela napas panjang, sungguh kali ini dirinya benar-benar pusing memikirkan masalah yang sedang ia hadapi.

"Gue lagi ada masalah sama Luna, Frans!! Gue udah mohon sama dia agar bisa pulang kali ini aja.. Tapi!! Luna tetap dengan pendirian nya, seperti yang pernah gue bilang sama Lo!!"

"Kalau sampai gue gagal bawa calon istri ke hadapan Mama sama Papa, perusahaan akan di ambil alih sama mereka.. Gue bingung harus gimana lagi."jawab Joe dengan wajah kusutnya.

Kali ini Frans paham apa yang membuat bosnya terlihat sangat tertekan, rupanya perihal ulang tahun. Joe memang pernah memberitahunya masalah perusahaan yang akan di ambil alih jika pria itu tak kunjung memperkenalkan calon istrinya.

Jujur saja, dirinya pun sedikit bingung dengan pemikiran orang tua bosnya. Hanya karena perihal gagal memperkenalkan calon istri, perusahaan yang sudah di bangun susah payah itu harus di ambil alih. Terkesan kejam sebenarnya tapi semua orang tua memang memiliki cara masing-masing untuk mendidik anaknya.

"Gue harus gimana, Frans? Gue gak rela perusahaan yang udah gue rintis di ambil gitu aja sama Papa.. Lo tau sendiri gimana cerdiknya Papa? Hadeeeh stress Gue, Hans!!" Joe menjambak rambutnya frustasi.

Frans sempat meringis pelan kala Joe menjambak rambutnya dengan keras, membuat tatanan rambut yang semulanya rapi, kini berantakan.

"Lo ada solusi gak?" tanya Joe karena kesal sedari tadi sahabatnya itu diam terus.

Frans tidak langsung menjawab, pria itu malah terdiam untuk sesaat. Setelah sekian lama berpikir, ia segera mengutarakan apa yang ada di kepalanya.

"Kalau menurut gue, Lo jelasin aja pelan-pelan.. Gue sih yakin orang tua Lo ngga mungkin sejahat itu,. Lagian perusahaan ini di rintis pakai duit pribadi Lo!! Kenapa mereka harus ikut campur sejauh itu?"

Joe berdecak kesal. "Iya, perusahaan ini emang pakai duit gue.. Tapi, tujuh puluh persennya pakai tabungan gue itu dari orang tua gue, sama aja pake duit mereka!" kesal Joe sambil menatap jengah asistennya.

Frans seketika terdiam, benar juga!! Melihat bosnya itu yang kesal, Frans hanya bisa tersenyum canggung.

"Tapi gue yakin banget orang tua Lo pasti ngerti posisi Lo, "balas Frans yang masih tetap percaya jika orang tua bosnya itu tidak mungkin sejahat itu.

Lagi-lagi Joe berdecak kesal, ia pun sempat berpikir demikian. Tapi mana mungkin ibu nya seperti itu, orang di keluarga besar. Ibunya lah yang paling di takuti, baik oleh para adiknya. Bahkan para keponakannya, wanita itu tidak pernah pilih-pilih. Mengambil keputusan saja bisa sendiri.

"Gue yang lebih kenal sama orang tua gue!! Tahu betul dengan sifat mereka, Lo lupa atau gimana? Lo aja pernah kena semprot habis-habisan sama Nyokap gue, kan!!"

Lagi-lagi Frans meringis, ia ingat betul dulu dirinya pernah di semprot habis-habisan oleh Adistia kala wanita itu melihat hasil kerjanya yang banyak typo nya. Bayangkan saja, padahal sosok Adistia yang selama ini ia kenal memiliki hati yang lembut.

"Ada solusi yang lebih baik, kah? Yang intinya jangan menyuruh ku memohon, karena itu tidak akan mungkin ada perubahan."

Sejenak Frans terdiam, kembali memikirkan apa yang bisa dirinya bantu untuk menyelesaikan masalah yang di hadapi atasan yang juga merupakan temannya. Karena saran-saran yang sudah ia berikan tidak di dengarkan, membuatnya bingung hendak memberikan saran seperti apa lagi.

Namun, secara tiba-tiba Frans teringat dengan salah satu film yang ia pernah tonton, di mana salah satu perempuan menggantikan posisi sahabatnya lantaran tidak mau dijodohkan.

Teringat dengan film tersebut, tiba-tiba muncul ide dari dalam otak pria itu kala mengingat seorang gadis gila yang pernah Joe ceritakan.

Waktu itu Joe datang ke kantor, Frans tentu bertanya-tanya ada apa dengan wajah atasannya itu. Begitu mendengar cerita yang di sampaikan Joe, alih-alih kasihan. Ia malah tertawa terpingkal-pingkal.

"Joe, gue ada solusi buat masalah lo ini.. Hnmm tapi gue ragu lo bakal setuju."Frans terlihat sedikit ragu, tetapi respons Joe justru mengangguk antusias.

"Apa?"

"Ini saran aja sih!! Kalau menurut gue, gimana kalau lo nyari pengganti Luna? Bawa cewek lain aja ke pesta ulang tahun lo nanti."

Joe yang mendengarnya sontak melotot, segera saja pria itu melayangkan protes pada ide gila asistennya itu. Bisa-bisanya memberikan saran yang sangat aneh.

"Lo gila, Frans? Masa nyuruh gue buat cari cewek lain? Luna mau di kemanain? Ya kali putus cuma karena masalah ini doang."

"Ngga gitu maksudnya, bro!!" sangkal Frans, ini penjelasannya yang sulit di mengerti atau memang otak Joe yang bermasalah?

"Aih..terus gimana?"

Frans mendengus kesal, pria itu berusaha memutar otaknya, berpikir bagaimana caranya memberikan pengertian pada atasannya itu agar penjelasan mudah di mengerti. Tak lama kemudian pria itu menatap bosnya dengan tatapan serius.

"Jadi gini, Joe.. maksud gue!! Kenapa lo ngga coba cari cewek yang bisa menggantikan Luna buat jadi gandengan lo selama pesta itu berlangsung? Lo bisa sewa cewek buat temanin lo ke pesta itu nanti... Bukan untuk jadi pacar benaran, cuma sandiwara doang!! Dengan begitu, Nyokap lo gak akan mungkin ambil alih perusahaan Lo."

"Menyewa perempuan?" cicit Joe

"Yups, benar banget!! Lo bisa sewa cewek mana aja yang bisa di ajak bernegosiasi.. Lo cuma perlu keluarin duit dikit doang kok!!"

Joe terdiam, mencoba mencerna dengan baik saran yang baru saja di sarankan asisten sekaligus sahabat baiknya itu.

Ada benarnya juga sih!! Saran Frans, pikirnya.

"Lo yakin? Gue takutnya saran lo ini justru bikin nambah masalah."

"Gue tau kalau saran yang gue berikan ini sedikit sesat, tapi apa salahnya di coba dulu!! Lo bayangin kalau seandainya lo datang gak bawa pasangan ke sana? Perusahaan akan di ambil alih sama Bokap dan Nyokap lo? Emang lo mau?"

Mendengar pertanyaan asistennya, dengan polos Joe menggeleng.

"Nah, maka dari itu!! Lagian ini cuma untuk sementara aja.. Nanti setelah pesta berakhir, lo udah ngga sama cewek itu lagi!!. Nah kalau nanti Luna udah pulang, lo tinggal bilang aja.. Kalau lo udah putus sama cewek yang lo bawa waktu itu."

Kali ini Joe kembali terdiam, pria itu mengetuk-ngetuk jarinya di atas dagu. Sebenarnya ada benarnya juga saran dari asistennya itu.

Tinggal perkenalkan Luna nantinya jika sudah pulang, kemudian membuat alasan jika dirinya kurang cocok dengan cewek yang kemarin. Simple memang, tapi berdosa sebenarnya karena membohongi orang tua.

1
Retno Palupi
paling Luna dah punya pacar lagi
Ig:@Na4vR27: kita tggu cerita berikutnya ya kaa🤗
total 1 replies
Retno Palupi
sayang kuenya 🤭
Ig:@Na4vR27: hahaha iya lagi🙏😍
kaka tx udh mampir😍 smoga suka ia kaa🤗😍
total 1 replies
mama Al
hai aku mampir
Ig:@Na4vR27: tx kaka😍 semoga syukaa😍🤗
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!