NovelToon NovelToon
Kediaman Jenderal Jatuh Karena Berkhianat

Kediaman Jenderal Jatuh Karena Berkhianat

Status: sedang berlangsung
Genre:Poligami / Penyeberangan Dunia Lain / Fantasi Timur
Popularitas:8.6k
Nilai: 5
Nama Author: noerazzura

Di hari ulang tahun nyonya yang ke 35, kedatangan jenderal menjadi kabar yang sangat membahagiakan.

Siapa sangka, bukan hadiah yang dia dapatkan. Namun kedatangan seorang wanita muda seusia putra sulungnya. Dan bukan ucapan ulang tahun yang jenderal katakan pada nyonya, tapi keinginannya menjadikan wanita itu sebagai istri keduanya.

Tanpa jenderal sadari, nyonya yang selama ini menciptakan hal-hal luar biasa untuk membantunya naik pangkat dan disegani itu, sama sekali tidak berasal dari tempat ini. Dia datang dari masa depan, dan karena jenderal telah berkhianat, sesuai janji mereka ketika menikah dulu, nyonya akan pergi meninggalkan jenderal.

Nama besar yang diperoleh atas dukungan nyonya, tidak mungkin akan bertahan ketika sang nyonya meninggalkannya bukan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noerazzura, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8. Shen Meiren mulai Terkenal

Beberapa hari berlalu, di pengadilan beberapa menteri sungguh menggunjing masalah jenderal yang tinggal di kediaman jenderal. Alasannya tentu saja tersebar nyata, jika jenderal datang bersama seorang wanita genit yang hamil anaknya.

Tentu saja yang menyebarkan rumor itu adalah warga yang tinggal dekat kediaman Jinxi. Lagipula mereka selalu berpihak pada nyonya jenderal yang mensejahterakan mereka. Jadi kabar itu sungguh merugikan jenderal di pengadilan.

"Sebaiknya bujuk istrimu ke jenderal, ha ha ha!"

"Iya benar, bukannya setelah pulang perang harusnya mengadakan jamuan kemenangan. Masa iya kita di undangnya di kediaman samping?"

"Ya mau gimana? putri Chenping adalah adik kesayangannya kaisar. Sekali mengadu, tamatlah riwayatmu!"

Tangan jenderal terkepal kuat. Semua jenderal lain yang tingkatnya bahkan di bawahnya berani mengejeknya. Belum lagi para perdana menteri yang memang tidak suka pada keluarga Lu.

Dengan menghentakkan hanfu-nya, jenderal berlalu dari orang-orang yang mengejek dan menyindirnya itu.

Begitu naik kereta kuda, ajudannya Du Guanzhi datang.

"Bagaimana? sudah tahu siapa yang menyebarkan rumor itu? apa nyonya yang melakukannya?" tanya Lu Yansheng.

"Tuan jenderal, rumor itu datang dari para penduduk yang tinggal dekat dengan kediaman jenderal. Tidak ada yang berasal dari kediaman Jinxi, atau kediaman jenderal!" jelas Du Guanzhi.

Jenderal Lu diam, dia tadinya berpikir kalau semua ini pasti dirumorkan lelah Mei Huarin. Tapi, ternyata dia salah. Para warga yang ternyata merumorkan hal itu. Jenderal Lu mendengus pelan.

"Kalau begitu kita kembali ke kediaman jenderal!" kata Lu Yansheng.

"Baik tuan jenderal!"

Sementara itu, di kediaman jenderal. Shen Meiren yang merasa sangat bosan tinggal sendirian di kediaman yang sempit itu. Memutuskan untuk keluar dari kediaman jenderal.

Dia yang sudah lama tinggal di perbatasan. Tentu ingin jalan-jalan dan membeli beberapa pakaian sutra yang bagus.

Dia mengajak pelayan pribadinya ke sebuah toko pakaian yang ada di ibukota.

"Selamat datang nyonya, ada yang bisa kami bantu?" tanya seorang pelayan sangat ramah pada Shen Meiren.

Shen Meiren mengangkat dagunya.

"Keluarkan semua kain sutra paling bagus di sini!"

"Baik nyonya, kami akan segera keluarkan semua kain sutra terbaik disini!"

Pelayan itu memerintahkan dua pelayan lain untuk mengeluarkan semua kain sutra terbaik di toko itu.

Shen Meiren yang melihat semua kain indah itu terlihat berbinar senang.

Seorang pelayan menundukkan kepala dengan hormat, lalu menarik selembar kain dari rak paling atas lemari kayu cendana.

Jemarinya membuka kain perlahan di atas meja panjang berlapis lacquer hitam, hingga helaian kain itu jatuh mengalir seperti air yang tertimpa cahaya pagi.

"Nyonya lihat kain ini!" katanya lirih dengan senyum tipis, " kain ini adalah sutra embun bulan dari Yunling, kain paling mahal di seluruh toko Yanzhi ini!"

Pantulan lampu minyak membuat permukaannya berkilau lembut, bukan kilau mencolok seperti kain murahan di pasar selatan, melainkan sinar halus yang hanya tampak ketika disentuh cahaya. Warnanya ungu pucat bercampur perak, seperti langit sesaat sebelum fajar datang.

"Benangnya dipintal dari kepompong ulat sutra putih yang hanya diberi makan daun murbei muda selama tujuh hari pertama musim semi," jelas pelayan itu sambil mengangkat ujung kain itu ke arah Shen Meiren .

"Setelah itu, benangnya direndam dalam air bunga plum selama tiga malam, sehingga seratnya menjadi selembut ini."

Pelayan itu menggesekkan kain itu di punggung tangannya sendiri.

"Lihat, Nyonya. Bahkan kulit saya yang kasar karena bekerja pun hampir tak bisa merasakan beratnya. Kain ini begitu ringan sampai banyak bangsawan mengatakan mereka seperti mengenakan kabut."

Shen Meiren begitu takjub, dia benar-benar terpesona pada kain sutra dengan bahan yang sangat halus dan berkilau itu.

"Namun terus terang saja..." pelayan itu menatap Shen Meiren dengan sopan, "tidak semua wanita pantas mengenakan sutra ini. Warna seperti ini hanya akan hidup pada wanita yang memiliki pembawaan anggun. Jika dikenakan oleh orang lain, kain ini hanya tampak mahal. Tetapi jika dikenakan oleh Nyonya, kain ini akan terlihat seolah memang diciptakan khusus untuk diri Nyonya."

Pelayan itu menyibakkan kain itu sedikit lebih lebar di dekat tubuhnya, membayangkan gaun panjang dari sutra tersebut jatuh mengikuti lekuk tubuhnya.

"Bayangkan saat Nyonya berjalan di pesta musim gugur di kediaman pejabat tinggi," lanjut pelayan itu dengan lembut.

"Setiap orang akan menoleh bukan karena warna kainnya, melainkan karena mereka tak bisa mengalihkan pandangan dari siapa yang memakainya." kata pelayan itu tersenyum kecil.

Wajah Shen Meiren sudah merona. Dia merasa pelayan itu sedang memujinya.

"Mulutmu ini pandai sekali ya! kalau begitu bungkus semua kain ini dan kirimkan ke kediaman jenderal Lu!"

Pelayan yang tadinya tersenyum senang. Langsung terkejut.

"Kediaman siapa, nyonya...?" tanya pelayan itu memastikan.

"Kediaman jenderal Lu! Jenderal tingkat satu kerajaan Jinhuan ini! aku adalah calon nyonya jenderal, Shen Meiren!"

Pelayan yang mendengar itu segera menarik kembali kain yang tadinya disodorkan ke arah Shen Meiren.

Wajahnya yang tadinya terlihat begitu ramah. Juga langsung terlihat seperti orang yang kesal dan tidak senang.

"Heh... kenapa menarik kain dari nyonya...!" pelayan Shen Meiren tersinggung dan berkacak pinggang di depan pelayan itu.

Shen Meiren juga bingung, tapi dia juga ikut kesal.

"Kenapa kamu ambil semua kainnya?"

"Kamu adalah wanita yang dibawa pulang jenderal dari perbatasan kan? cih... kami tak sudi menjual kain pada wanita genit sepertimu!"

"Hehhh, kurang ajar sekali. Kalau nyonya ku mau, toko kalian ini bisa dia beli! cuma toko kecil saja sombong sekali!"

"Mimpi saja, daripada aku menjual toko ini pada nyonya mu yang genit itu, lebih baik aku bakar tokoku!"

"Kurang ajar! aku adalah calon nyonya jenderal! aku akan buat tokomu ini bangkrut!" Shen Meiren marah sekali.

"Bahkan jika aku bangkrut, toko ini bangkrut! kami tidak akan menjual satu kain pun padamu. Pergi sana! penjaga, usir wanita licik perusak rumah tangga orang lain ini!"

"Kurang ajar, berani sekali kalian. Jenderal tidak akan membiarkan kalian!" Shen Meiren masih mengancam.

"Kami tidak perduli dengan jenderal! pergi!" katanya sambil mengusir Shen Meiren dengan pelayannya.

***

Bersambung...

1
💞Aulia Adriani💕
recommended
Noer: terima kasih
total 1 replies
lin sya
mei huarin cerdas dlm segala hal tp soal pasangan tdk beruntung, mertua toxic, suami toxic, ditambah selir yg licik, klo putrinya meneruskan smua hrta psti jdi rebutan ktika ia prgi, putrinya msih labil dan butuh bimbingan💪
Noer: betul, makanya dia sedang mengajari sang putri untuk bisa tegas seperti dirinya.
total 1 replies
Zieya🖤
aisss itu nenek kenapa inda kena strok....
nanti aku pula lama naik tensi🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
Zieya🖤: 😂😂😂🤣🤣🤣
total 2 replies
Sumawita
dasar mertua laknat
Sumawita: org tua tak tau diri kak🤭🤭🤭🤭
total 2 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
nyonya tua gak mau hidup misqueen🤭
kayaknya dia pengen mepet sawah terus🤭
Noer: mepet sawah 🤭
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
coba nyonya tua jelaskan gimana caranya minta maaf tapi maksa🤔
Noer: jadi gini...
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
ck gayamu nyonya tua, sok kaya🤭
Noer: ho'oh
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
nah bagus jangan pernah mau memaafkan pengkhianat itu Mei 🤣
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: jangan pokoknya mah🤣
total 2 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
namanya sudah buntu, bingung mau gimana lagi 🤭
Noer: betul
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
jamu🤔
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: ngeles🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️
total 2 replies
Ria Adek
Mau main paksa katanya.. 🤣🤣🤣
Siapa yang mau di paksa..?
Mei Huarin yg bersujud pada kalian semua..?
Yang benar saja.. 🤭
Meski kalian yg bersujud pada nya, Mei Huarin tak kan luluh dengan air mata buaya.. 😏
Karena Mei Huarin sangat tau, kalian adalah orang² yg bermuka dua..
Jadi, buang jauh² mimpi mu Nyonya Tua.. 😝😏
Noer: emang edyannn dia kak
total 3 replies
awesome moment
bnr2 nyonya tua tanpa akhlak dan adab. siapa kmrn yg menghina Huarin. siapa rn yg mengagungkan tukang ngangkang shen? siapa kmrn yg buang mennatu lama dan cucu lama? pikun? giliran harta...ingat. hrs digaplok mmg nini nini 1 n. colok matanya bn melek klo dia salah
Noer: colok kak, aku dukung 🤭
total 1 replies
Ria Adek
Woyy.. Nyonya Tua, Yansheng.. Kalian kira dengan memanjakan anak sudah pasti nanti anak bakal berbakti padamu..? Belum tentu tauu.. 🤪🤣🤣🤣
Apalagi kalian memanjakan nya dgn manja² gak menentu, gak terdidik adab & akhlak nya.. habislah.. 🤣🤣
Karena apa yg kau tanamkan sejak dini, seperti itulah kelak anak² akan mencontoh perilaku orang tua nya..
Dan kau lu Yansheng, ortu mu itu ada kurang²nya kalau kulihat.. Seperti orang gila harta, makanya anak lelaki mu punya prinsip yang sama dengan nyonya tua.. 🤦🏻‍♀️
Noer: jadilah anak yang tidak berbakti
total 3 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
sepertinya kaisar gak mau ditinggal 🤔
Noer: cieeee
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
kasihan anaknya gak mau bantuin, anaknya cari aman🤣🤣
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: iyalah, anaknya kan udah punya tanggungan sendiri 🤭
total 2 replies
vj'z tri
kok gitu/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Noer: ho'oh
total 1 replies
vj'z tri
doa dulu biar afdol /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Noer: iya kak betul 😅
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
semoga Yan'er sekuat dan sehebat Mei
Noer: Aamiin
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
apakah sudah saatnya mei pergi 😔
Noer: iya kak
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
Shen mau membunuh Mei, mungkin sebelum dibunuh Mei dah pulang kemasa depan 🤭
Noer: betul itu
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!