Di saat Alice selalu merasakan kekecewaan dari keluarga dan hubungan asmaranya, Carlos datang dalam hidup Alice untuk mengantikan rasa kecewanya menjadi kebahagiaan.. Namun di saat Alice sudah percaya dan memberanikan dirinya untuk berharap bisa bahagia di tengah kecewanya terhadap keluarganya, Carlos menghilang.. Carlos pergi tanpa meninggalkan jejak, seketika membuat Alice mempercayai jika di dunia ini tidak ada yang bisa membuatnya bahagia
Bab 8
Kelvin sedang berada di ruang kerjanya yang ada di rumah ayahnya. Kelvin masih tinggal dengan papa Indra tapi sudah tidak tinggal di rumah nenek Hilda.
Kelvin menelepon sahabatnya yang merambat menjadi Asisten utamanya.
“Halo Kel, ada apa?” Tanya Brian.
“Halo.. aku butuh bantuan kamu, Rian.” Jawab Kelvin.
“Apa?” Tanya Brian penasaran karena tidak pernah Kelvin meminta bantuannya di luar jam kerja seperti ini.
“Tolong kamu sebarin rekaman suara yang akan aku kirimkan sekarang dan tolong buatkan berita yang pantas untuk rekaman suara itu ya.” Jawab Kelvin.
“Okay.” Ucap Brian, langsung mematikan handphone lalu mengecheck layar laptop miliknya yang sudah mengeluarkan tanda ada Email baru yang masuk.
Brian langsung memeriksanya, ketika ia mendengar rekaman suara itu. Seketika ia tersulut emosi mendengar apa yang di biccarakan oleh Sillvie dan Natalie.
“Baiklah besok kalian akan menjadi viral, kali ini tidak akan aku biarkan adik kecilku merasakan penderitaan itu lagi. Sudah saatnya kami membalas apa yang sudah kalian perbuat.” Ucap brian dengan tersenyum sinis.
Brian langsung menghubungi story telling yang sedang naik daun, yang tidak segan - segan menyebarkan akun si pelaku jika apa yang mereka perbuat su kelewatan batas. Dan dia juga sudah mengirim rekaman suara itu untuk memperkuat bukti dari ceritanya nyata.
Si story telling langsung membuat video malam itu juga, ia juga tersulut emosi setelah mendengar suara rekaman dan cerita lengkap dari Brian. Ia juga minta akun Silvie dan Natallieuntuk dia follow menggunakan akunnya yang lain.
Dallam video
Halo semua, selamat datang di channel yoyo Aira Story Telllling… semallam aku mendapatkan cerita nyata tentang duo kakak beradik yang sangat tidak tahu diri, jika kalian ingin bersilaturahmi setelllah mendengar ceritanya boleh banget. Nanti seperti biasa akan aku sematkan di deskripsi box ya, ntar jangan lupa di sapa sebelum yang punya pusing karena kallian semua menyapa mereka.
Oke begini ceritanya, duo kakak beradik ini tidak terima kalau Mawar ini sebenarnya pintar dan sering menang lomba. Tapi karena duo kakak beradik ini tidak senang mereka menghasut mama si mawar supaya mama si mawar menjadi tidak suka sama mawar dan maunya mereka mamanya mawar hanya sayang ke mereka berdua. Padahall mereka berdua itu masih punya orang tua lengkap, tapi hanya karena mama si mawar yang suka membela dan membiayaiin uang sekolah mereka dari TK sampai sekarang belum lulus juga kuliahnya yang di manaharusnya sekarang mereka sudah waktunya lulus.
Mereka membuat skenario kalau si Mawar ini bodoh lah, suka menyontek lah suka mengambil hasil karya orang lah. Yang di mana itu semua tidak benar, yang berbuat seperti itu adalah si duo kakak beradik ini. Tapi yang di bilang tu si Mawar. Luar biasa sekali mereka. Nih emak si Mawar memang b*d*h mau aja percaya sama duo kakak beradik itu. Tenang semua ada buktinya kok. Bakal aku kelarkan.
Keluarlah semua rekaman mereka yang tetap menyalahkan Allice tapi waktu di sebut nama Alice langsung di beep oleh pihak Aira.
Setelah video itu selesai, banyak banget komen yang menghujat Silvie dan Natalie
“Ya Tuhan dasar duo ular tidak tahu diri, sudah di bantu malah mengigit kalian.’ Ucap netizen 1
“Di tolak ya di tollak aja, jangan menyalahkan orang yang tidak tahu apa - apa. Pantesan saja itu cowok kagak mau ma elu, wong modellan ular begini siapa yang berani mendekat.” Ucap netizen 2
“Iihh…. Emaknya Mawar kok begitu sih, tidak cocok tu emaknya sebagai ibu.. mudah - mudahan papanya dapat mama baru yang baik dan tulus sayang ke Mawar bersaudara.” Ucap netizen 3
Brian yang melihat video dan komentarnya merasa sangat puas. Ia langsung menelepon Kelvin untuk melaporkan hasil pembuatan berita itu. kelvin merasa puas dengan hujatan yang mereka terima.
‘Ingin membuat adik ku kena hujat, malah kallian kan yang kena hujat.’ Ucap Kelvin dalam hati.
Tiba - tiba handphonenya berdering telepon dari group para sepupu.
Kelvin: hn.. ada apa ni?
Jane: cerita yang di yoyo atas persetujuan abang kan?
Kelvin: hn..
Nathan: wah.. bagus itu bang, mama juga mendukung kok.
Allice: apa tidak masalah bang? Abang kan tahu mama itu gimana.
Kelvin: dia sudah kellihang haknya sebagai mama kita sejak dia mati - matian membela duo ular itu dek. Jadi jangan merasa bersalah yang bisa membuat mereka semakin menekan kamu nantinya.
Mario: Alice ini tante nak, apa yang di katakan abang kamu benar nak. Buang semua rasa itu, mereka semua tidak berhak menerima empati kamu nak. Sudah saatnya mereka menerima hukuman.
Niko: benar yang mama katakan, li.. kita berbuat kayak gini bukan untuk membalas dendam, tapi mengajarkan mereka tentang konsekuensi dari perbuatan mereka.
Nicolle: kak Alice tidak perlu khawatir, apa pun yang terjadi setelah video ini viral. Kebenaran akan selalu menang..
Setelah telepon group selesai, Alice di telepon oleh Natalie di nomor telepon yang ia pakai untuk bekerja.. untungnya telepon itu terhubung ke laptop, sedang telepon group tadi memang hanya sepupunya saja yang tahu dan Alice masih terkonek dengan Kelvin
Alice: bang, ni si ular kedua telepon nih
Kelvin: angkat, jangan lupa loudspeaker dan rekam.
Alice: oke bang.
Alice langsung mengangkat telepon dari Natalie ketika ia sudah menghidupkan rekaman dari ponsel yang nomor nya terhubung ke laptop. Jadi memudahkannya untuk merekam karena ia sengaja tidak memakai headsetnya.
Natalie: apa maksud kamu menceritakan semua itu ke bloger itu hah? Kamu tahu gara-gara kamu cerita ke bloger itu aku kena hujat s***.
Alice: Kamu memang tidak punya sopan santun ya bukannya ucapin halo dulu langsung ngegas orang yang tidak tahu menahu masalah kamu tuh apa.. bloger apa? Rekaman apa? Jangan asal tuduh kamu.. sekarang umur kamu udah legal aku bisa tuntut atas pencemaran nama baik biar kamu kembali ke sel tu lagi.. harusnya cari bukti dulu baru ngerocos lah ni asbun doang taunya.
Natalie: pasti kamu itu yang nyebarin, tidak ada orang lain..
Alice; benarkah, mana buktinya.. keluarkan bukti baru kau ngomong kalau kau cuma beramsumsi kalau aku yang menyebarkan itu jatuhnya fitnah.. bukan aku yang sebarin ke bloger itu.. ingat aku tunggu 1x 4 jam jika tidak bisa kau keluarkan bukti kalau aku yang sebarin ke bloger itu aku akan langsung tuntut kau.. kau tau kan aku tidak pernah main - main dengan ucapanku.
Tanpa menunggu lagi, Alice langsung mematikan teleponnya. Tidak lama Silvie yang menelepon. Ia melakukan hal yang sama ketika mengangkat telepon dari Natalie tadi..
Alice: kalian ini kenapa sih.. apa mau tuduh aku juga yang menyebarkan video rekaman itu iya?! Dengar ya kak, waktu ku sangat berharga, tidak akan pernah aku mau buang waktu ku untuk urusi perempuan tidak tahu diri seperti kamu dan adik kamu itu.. dari dulu kalian selalu membuat aku jelek di mata ibuku sendiri, aku tidak pernah membalas dendam ke kalian.. karena aku percaya karma akan bekerja dengan baik untuk kalian.. please jangan ganggu waktu ku yang berharga untuk kalian, waktu ku lebih berharga untuk ku bekerja keras daripada membalas dendam ke kalian.
Silvie: ini mama nak..
Alice: owh anda tante, kenapa anda mau membela anak anda lagi dan menyalahkan saya lagi begitu?
Silvie: nak ini mama kamu.. kenapa kamu memanggil mama kamu tante.
Alice: karena aku dari TK sudah tidak punya mama.
Deg
Hati Rosaline merasa sakit mendengar apa yang di katakan Alice..
Alice: waktu aku punya mama, mama saya selalu membela keponakannya walaupun keponakannya salah dan sudah ada bukti di depan mata mama saya dia tetap menyalahkan saya yang notabene ANAK KANDUNG.. jadi dari saya tinggal sama papa saya, dari waktu itu juga saya sudah tidak punya mama.
Maaf tante, sebentar lagi saya harus meeting dengan klien saya. Tolong beritahukan ke anak - anak tante untuk memberikan saya bukti kalau benar saya yang menyebarkan rekaman itu ke bloger, saya mau bukti itu dalam waktu 4 jam.. jika dalam 4 jam mereka tidak menyerahkan bukti itu, kita akan bertemu di pengadilan.
Alice langsung mematikan teleponnya.
‘Maafkan Alice ma, tapi apa yang mama torehkan ke hati ini sudah sangat dalam sayatannya.’ Ucap Alice dalam hati sambil menangis
Kelvin yang masih terhubung dengan Alice tersulut emosi sampai mengepalkan tangannya sampai memutih. Tidak lama panggilan group itu benar - benar berakhir.. dan ia berencana akan memberitahukan kepada ayahnya ketika sesampainya di rumah.
...****************...
Maaf ya semua, hari ini cuma bisa up 1 bab dulu, karena semalam aku sibuk banget dan mau metamatkan cerita yang Family’s dulu.. jadi kalau hari ini ada waktu kosong aku akan coba up ya.. kalau tidak mungkin besok sudah bisa up 2 bab kalau cuma 1 bab bearti hari ini kembali sibuk lagi hehehehehe.. maapin ya bener - bener agak rempong..
Maksih sudah mampir dan membaca, semoga kalian suka dengan ceritanya ya.. kalau emosi jangan marahin aku ya, karena aku terinspirasi dari cerita2 yang aku dengar hehehehehehe….
Jaga kesehatan ya guys cuaca lagi tidak bersahabat dan banyak minum air putih ya..
♥️♥️♥️♥️