NovelToon NovelToon
SISTEM KEKAISARAN YANG BERUBAH

SISTEM KEKAISARAN YANG BERUBAH

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Cinta Istana/Kuno / Anak Genius
Popularitas:7.8k
Nilai: 5
Nama Author: Hayu Nissa

Dania, seorang gadis yang akhirnya melakukan perjalanan waktu dan pindah ke dalam tubuh seorang putri kekaisaran yang sangat disayang dan dicintai oleh kaisar, permaisuri dan juga saudara-saudaranya.
dia adalah Diana deniela.
kekaisaran deniela dikenal sebagai kekaisaran yang lemah, miskin, dan bahkan rakyatnya serta prajurit-prajuritnya hidup susah.
tetapi walaupun begitu, walau kekaisaran deniela ini adalah kekaisaran yang kecil, tapi kekaisaran kekaisaran besar di luar sana, tak ada yang berani mengincar kekaisaran kecil ini. tak ada yang mau merebut atau menjatuhkan kekaisaran ini, karena alasannya tanah kekaisaran ini semuanya gersang.
bahkan, kalaupun harus mendapatkan wilayah kekaisaran deniela yang tidak seberapa, juga tidak akan bisa membuat kehidupan kekaisaran lainnya menjadi makmur.
tetapi jangan salah, walaupun kekaisaran kecil ini miskin, tetapi para penduduknya sangat setia. mereka dengan senang hati memikul semua beban kekaisaran dan saling berlomba-lomba.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hayu Nissa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

8. utusan dari wilayah utara

sementara di pemukiman, permaisuri dan selir serta beberapa warga perempuan yang ditugaskan untuk membersihkan ikan-ikan itu kembali dengan air bersih, hanya bisa menatap dengan tatapan melongo dan juga perasaan yang penuh dengan kebahagiaan.

terlihat para perempuan-perempuan itu bertubuh kurus dan kehabisan nutrisi. tetapi walaupun begitu, mereka semua tetap kompak dalam mengerjakan segala sesuatunya.

"ikannya banyak sekali..!!" seru mereka dengan ceria.

"betul sekali yang mulia."

"kalau begitu, ayo kita bersihkan. Biar kita masak. Yang lain, tolong nyalakan api, dan siapkan panggangan." ujar permaisuri. untuk sementara, makanan yang paling praktis untuk mengolah ikan itu yaitu dibakar. walaupun, rasanya hambar dan sangat tidak sesuai dengan selera. tetapi bagi mereka yang tinggal di kekaisaran Daniela ini, rasanya sudah sangat nikmat dan bisa membuat mereka kenyang.

"baik permaisuri!!" semua orang pun langsung mengerjakan tugas masing-masing. permaisuri dan selir juga ikut turun tangan membersihkan ikan-ikan itu.

saat mereka sedang sibuk membersihkan ikan, tiba-tiba beberapa utusan datang, dan seperti biasa membawakan bantuan bahan makanan.

"permaisuri.. ada utusan dari keluarga militer dari Utara." mendengar itu, mata permaisuri jenny langsung berbinar-binar.

"ahya!! suruh mereka untuk menunggu sebentar." tutur permaisuri jenny. pengawal yang menyampaikan Hal itu pun mengganggu hormat. kemudian langsung pergi untuk menemui utusan, dan menyampaikan perintah dari permaisuri mereka.

"selir elena. saya tinggal sebentar ya.. ibu-ibu, saya temui tamu sebentar ya.. tolong lanjutkan saja pekerjaan ini.."

"hormat kami yang mulia.. yang mulia lakukan tugas yang mulia saja. pekerjaan ini dan tugas ini memang sudah seharusnya kami yang kerjakan.." permaisuri jenny pun tersenyum hangat.

"pergilah permaisuri.. tidak perlu khawatir.." ucap selir elena.

"baiklah kalau begitu.." permaisuri jenny pun langsung bergegas pergi dan meninggalkan kelompok yang tampak sedang membersihkan ikan.

sementara selir elena dan para ibu-ibu lainnya, langsung melanjutkan pekerjaan mereka sambil mengobrol dan tertawa bersama. walaupun tubuh Mereka terlihat kurus Tak memiliki nutrisi, tetapi kalau sudah sedikit mengganjal perut, itu sudah jauh lebih dari cukup.

sementara permaisuri jenny sendiri, Dia berjalan sedikit tergesa-gesa untuk menemui utusan dari Utara. utusan dari Utara ini tentu saja adalah utusan dari keluarga militer milik keluarganya.

melihat kedatangan sang permaisuri, para utusan itu pun langsung membungkuk hormat. walaupun mereka tidak mengerti, mengapa permaisuri jenny memilih untuk bertahan di kekaisaran yang kering kerontang ini, tetapi para utusan ini tetap menghormati dan menghargai keputusannya seperti Tuan mereka yang menghargai keputusan putrinya.

"salam yang mulia permaisuri..!!" ucap kelima utusan itu dengan serentak. di sana terlihat ada tiga kereta yang mereka kawal. dan pasti semuanya penuh dengan bahan makanan.

"bangunlah.." permaisuri melihat semuanya. seketika keningnya langsung berkerut. walaupun kehidupan keluarga militer dari wilayah utara ini tidaklah kaya, tetapi mereka masih mengupayakan untuk memberikan bantuan.

"apakah ini bantuan bahan pangan lagi ?" tanyanya dengan penuh wibawa.

"betul yang mulia permaisuri.." jawab salah satu dari mereka dengan penuh hormat. permaisuri jenny tampak menghela nafasnya.

"mengapa ayah mengirimkan bahan pangan begitu banyak. bukankah, wilayah utara juga sedang tidak baik-baik saja ?" tanyanya kepada kelima utusan tersebut. salah satu dari mereka kembali membungkuk.

"mohon maaf permaisuri.. kehidupan di wilayah utara sudah sedikit membaik. beberapa wabah yang menyerang tanaman juga sudah bisa diatasi. walaupun belum bisa sepenuhnya, tapi hasil panen kali ini cukup berlimpah." tutur utusan itu lagi.

saat itu, rombongan kaisar yang baru saja kembali dari menangkap ikan pun akhirnya terlihat. mereka semua membawa ikan-ikan yang telah dibersihkan isi perutnya dan juga sisiknya. hanya tinggal membersihkannya dengan menggunakan air tawar saja lagi.

ketika rombongan kaisar melihat rombongan utusan yang sedang berbicara dengan istrinya. kaisar pun dengan cepat berjalan sambil menggandeng tangan putrinya untuk bertemu dengan permaisuri.

"permaisuri!!" panggil sang kaisar. sementara, penasehat ken, dia langsung menginstruksikan para prajurit dan warga setempat untuk membawa ikan-ikan itu ke tempat penampungan air agar dibersihkan.

permaisuri yang mendengar namanya dipanggil itu pun menoleh. seketika senyum manis di wajahnya pun langsung terukir.

"anda sudah kembali yang mulia..?" tutur permaisuri sambil tersenyum dan kemudian sembari memeluk putrinya.

"kamu juga! kamu itu baru sembuh.. mengapa pergi ke sana kemari tak menentu.." tegurnya dengan suara lembut. Dania yang mendengar itu tersenyum.

"hehehe.. maaf Bu.." tuturnya.

"sudahlah!! jangan dimarahi lagi. Nak, pergilah dan bersihkan dirimu. jangan lama-lama takutnya nanti sakit." ujar kaisar dengan lembut. Dania tersenyum kepada ayahnya.

"para utusan ayah mertua lagi..?" tanya kaisar. permaisuri pun langsung menganggukkan kepalanya. sementara Dania yang masih belum hengkang di sana, Langsung kembali mendapatkan ingatan tentang kakeknya di wilayah utara yang selalu siap sedia mengirimkan bantuan bahan pangan ke kekaisaran ini.

"ayah ibu.. kalau para utusan kembali, berikan sebagian ikan juga untuk membalas kebaikan kakek dan nenek yang sudah membantu kita mengirimkan bahan pangan. biarkan mereka juga merasakan bagaimana ikan segar itu.." ucapnya. mendengar hal tersebut, kaisar tersenyum dan mengelus rambut putrinya.

"putriku.. kalau ikan diserahkan begitu saja, takutnya nanti akan busuk di tengah jalan. perjalanan dari utara sampai ke kekaisaran kita ini, ditempuh selama 7 hari dengan menggunakan kereta. jadi kita tidak mungkin memberikan ikan mati itu kepada mereka." Dania yang mendengar itu kembali mengingat hal tersebut.

"oh astaga.. maaf ayahanda.. aku melupakannya. kalau begitu, kita akan olah ikan itu menjadi ikan kering seperti yang dania rencanakan. nanti kalau sudah selesai dan sudah jadi, kita akan kirim utusan beberapa orang untuk mengantarkannya ke wilayah utara." kaisar pun menganggukkan kepalanya.

"baiklah nak! ikut bagaimana maumu saja.. sudah sana, mandi dan gantilah pakaianmu."

"baiklah kalau begitu ayahanda.." akhirnya Dania juga langsung meninggalkan tempat itu dan kembali ke kediaman istana yang disebutkan dan diakui di kekaisaran ini.

"permaisuri.. ajaklah utusan-utusan ini untuk beristirahat dulu. aku ingin mandi dan membersihkan diri dulu. rasanya badanku ini sudah sedikit gatal-gatal karena air laut.." ucap kaisar. sementara para utusan yang mendengar penuturan sang kaisar langsung membuat mereka membulatkan mata karena terkejut.

"yang mulia baru saja pulang dari pantai..? apa yang mulia menangkap ikan-ikan itu dari laut ?" tanya salah satu utusan dengan penuh keingintahuan.

mereka tentu saja paham dan mengerti tentang kondisi kekaisaran ini. tapi sebisa mungkin mereka tak pernah menjudge, mengenai kondisi kekaisaran kecil dan kering ini.

sementara kaisar yang mendengar pertanyaan Mereka pun tersenyum.

"yah!! dan syukurnya kami berhasil mendapatkan ikan. kalau tuan-tuan berkenan, tinggallah beberapa hari. sampai ikan-ikan yang dimaksudkan oleh putri saya itu kering. jadi nanti, tuan-tuan bisa membawanya kembali ke wilayah utara, dan juga tahu bagaimana cara mengolahnya." kelima utusan yang mendengar hal itu pun menganggukkan kepala. mereka memang tidak diburu-buru, apalagi butuh waktu 1 minggu untuk melanjutkan perjalanan.

"baiklah kalau begitu yang mulia.. kami ikut apa yang mulia katakan saja."

1
Sribundanya Gifran
lanjut thor
@Mita🥰
lanjut
Sribundanya Gifran
lanjut thor
aria
jadikan kota Kekaisaranakin maju dan lebih baik lagi
Yunita Widiastuti
sejahtera loh jinawi
@Mita🥰
wah selamat makin makmur kekaisaran nya
gina altira
menarik
Sribundanya Gifran
lanjut thor
@Mita🥰
semangat putri
Wiwin Ma Vinha
ikan bisa diasap atau dipindang thor,kan lumayan awet 2 harian klo dijual di kekaisaran tetangga🤣
@Mita🥰: betul betul
total 1 replies
Sribundanya Gifran
lanjut up lagi thor💪💪💪💪
Yunita Widiastuti
mak nyukkk...
@Mita🥰
lagi Thor dobel ya thor 🥰🥰🥰
@Mita🥰
lagi
Dania
semangat tor
Yunita Widiastuti
ngopiiiii sik...
@Mita🥰
mantap malam" ngopi
@Mita🥰
wah semangat putri diana
@Mita🥰
lanjut thor 🥰
@Mita🥰
manis nya 😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!