NovelToon NovelToon
Tak Ada Maaf Lagi Untukmu

Tak Ada Maaf Lagi Untukmu

Status: tamat
Genre:Penyesalan Suami / Selingkuh / Tamat
Popularitas:492.4k
Nilai: 5
Nama Author: Aliyah Ramahdani

Pernikahan Aulia di uji melalui suami dan keluarganya. Hidup bahagia yang dia bayangkan kini sirna sejak hadirnya orang ketiga. Bahkan anak kandungnya sendiri pun tak pernah mendapat perhatian dan kasih sayang dari ayahnya. Perhatiannya hanya di tu jukan pada ponakan satu-satunya. Tanpa keluarga sang suami tau jika wanita yang seringkali mereka hina dan rendahkan, bukanlah wanita biasa

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aliyah Ramahdani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mengambil isi kulkas

Melihat kedatangan Aulia, Vino sedikit gugup dan cepat menurunkan Alvaro. sedangkan ibu dan kedua iparnya tersenyum, seperti ingin membuat Aulia cemburu

" Terima kasih ya, vino sudah mengajak Alvaro berenang hari ini. pasti dia senang sekali karena pamannya sangat menyayanginya" ucap Vita dengan suara yang sengaja dibesarkan

" Iya loh, mas. makasih juga traktirannya, makanannya enak banget tadi" ucapan melirik Aulia

" Sering-seringlah ngajak ibu dan saudaramu seperti ini Vino, karena kamu bekerja untuk keluargamu juga" ucap Bu ayu sebelum masuk ke dalam mobil Vita dan kembali ke rumahnya

Aulia hanya terdiam di tempatnya, Vino segera menghampirinya dan mengambil barang bawaan sang istri

Tanpa ada kata, Aulia melangkah masuk ke dalam rumah. dia membaringkan Kayla yang sudah tertidur. setelah itu, dia membersihkan rumah yang nampak sangat berantakan dan mencuci semua pakaian kotor

Setelah mengerjakan semuanya, dia merasa sedikit lapar. namun, tak ada yang bisa dia makan saat itu. Aulia membuang nafas untuk meredakan amarahnya. saat ini, dia tak punya tenaga untuk marah

Dia memilih segera memasak nasi di rice cooker dan segera mandi. setelah dia selesai mandi dan nasi pun masak. sekali lagi, dia menghempaskan nafas dan menahan amarah saat melihat isi kulkasnya semua habis. bahkan telur tak tersisa sebutir pun

" Mas, di mana semua isi kulkas ku?" tanyanya menatap kulkas yang sudah kosong itu

" Mbak vita mengambilnya. katanya, semua bahan itu akan rusak jika dibiarkan terlalu lama di dalam kulkas" jawabnya masih sibuk dengan ponselnya

" Dan kamu hanya diam saja?" Ucap Aulia

" Kan emang bener yang dikatakan Mbak Vita" jawab vino lagi

" Balikin sekarang semua isi kulkasku" ucapnya lagi

" Apaan sih, orang sudah diambil kok kamu ambil kembali" jawabnya masa bodoh

" Mas.....!!!!!!" Ucapnya berteriak dengan suara keras Mendengar suara lantang Aulia, Vino sangat terkejut. karena selama ini, dia tak pernah mendengar Aulia bersuara keras

" Ya aku akan ke sana" jawabnya segera berlalu Vino melangkah ke rumah ibunya. begitu sampai, dia pun segera menuju kulkas dan mengambil beberapa telur di sana

" Kamu ngapain, vin?" tanya Bu ayu

" Aku mau mengambil telur, bu. Aulia mencari telur yang ada di kulkas di rumahku" jawabnya

" Jadi kamu mau mengambil semua isi kulkas, ibu?" Tanyanya menghampiri vino

" Gak bu, aku cuma ambil telur aja" jawabnya

" Gak bisa gitu dong, Vin. kamu bawa dua aja" ucap Bu ayu menutup kulkas dan berdiri menahan pintu kulkas

" Sudah, bawa aja telur itu pada Aulia" pinta bu ayu mengusir dan mendorong tubuh Vino keluar dari rumah

Vino hanya menuruti kata ibunya dan kembali pulang. setelah tiba di rumah, Dia pun memberikan dua butir telur itu pada Aulia

" Kenapa hanya ini, mas?" Tanya Aulia menatap dua butir telur di tangannya

" Ya.. karena yang ada hanya itu" jawabnya duduk di kursi

" Jangan bohong, Mas. kalau begitu aku akan ke sana dan mengambilnya sendiri" ucap Aulia segera melangkah Vino ingin segera mencegat Aulia. namun, suara tangisan Kayla menghentikan langkahnya. sementara Aulia terus melangkah dengan perasaan menahan marah

" Assalamualaikum, Bu" ucap Aulia begitu tiba di rumah ibu mertuanya

" Buat apa lagi kamu kemari?" Tanya bu ayu

" Aku mau ngambil semua bahan yang ibu dan mbak Vita ambil dari rumahku" jawabnya melangkah menuju kulkas

" Apa maksud kamu? jangan kurang ajar kamu, Aulia" ucap Bu ayu. namun, Aulia tak peduli dan terus melangkah menuju kulkas

Karena merasa diacuhkan, bu ayu segera memanggil vita yang sedang berada di dalam kamar bersama alvaro

" Apa bu? dia mau ngambil isi kulkas kita? sialan..!!" ucap Vita emosi dan segera keluar. darahnya sedikit mendidih melihat Aulia memasukkan beberapa bahan ke dalam kresek

" Hei, Aulia..!! dasar maling kamu, ya. gak malu apa maling isi kulkas orang? balikin gak" teriak vita dengan kedua tangannya di pinggang

" Maling kok teriak maling. bukannya Mbak yang ngambil semua bahan di kulkasku? Jadi, siapa yang maling sebenarnya di sini?" Ucap Aulia masih mengemas bahan di kulkas

" Maling? hahaha.. itu kan kamu beli pakai duit adikku, jadi gak masalah dong kalau aku ambil. Vino aja gak keberatan tuh" ucap vita lagi

" Ya, kan emang adik mbak itu bodoh" jawab Aulia santai

" Kurang ajar kamu, Aulia. berani kamu ngatain anak saya, bodoh?" Ucap bu ayu tak terima perkataan Aulia

" Mungkin maksudnya, Mas Vino bodoh karena memilih dia Jadi istrinya, Bu" ucapan Valdo ikut bersuara yang baru keluar dari kamar lantaran mendengar suara berisik

" Laki kok mulutnya lemes banget, ngeri deh" ucap Aulia menyindir valdo sembari melangkah keluar, tak peduli pada ketiga orang itu yang sedang menatap kesal padanya

" Sialan, makin lama dia makin berani sama kita, bu. aku takut lama kelamaan Vino lebih dengerin perkataan wanita itu" ucap Vita mengepalkan tangannya

Aulia kembali ke rumahnya dengan menenten sekantong bahan yang dia ambil kembali dari rumah Ibu mertuanya. Melihat itu, Vino sedikit terkejut dan protes

" Kamu mengambil semua bahan di kulkas Ibu? kenapa sih kamu, Aulia? mereka itu keluargaku, ya keluarga kamu juga" ucap vino menatap tajam aulia

" Emang menurut kamu, mereka pernah menganggapku keluarga? kamu gak ingat sikap mereka padaku? jangan pura-pura lupa ingatan, Mas" jawab Aulia menyusun kembali bahan di dalam kulkas

" Tapi kamu terlalu kejam pada mereka Aulia" ucap vino berdiri di belakang aulia

" Kejam? Kejam mana sikap mereka padaku dan Kayla? bahkan, kamu sendiri sebagai ayah kandung Kayla bersikap kejam padanya" ucap aulia berdiri dan kini saling berhadapan dengan vino

" Maksud kamu apa?"

" Ke mana saja kamu hari ini bersama mereka, Mas? berkali-kali aku menghubungimu, tapi kamu tak menjawabnya. Kamu lihat sendiri, gimana lelahnya aku menggendong Kayla dan membawa barang seorang diri. sementara kamu, dengan senyum menggendong anak Mbak Vita" jawab Aulia

" Ya kan dia ponakanku" ucap vino duduk di kursi

" Tapi Kayla anakmu. anak kandungmu, Mas" jawab Aulia

" Pantas aja panggilanku tak dijawab, ternyata kamu sedang bersenang-senang dengan ponakanmu itu. apa kamu tak berpikir bahwa Kayla butuh kamu juga, Mas? aku menghubungimu untuk meminta dijemput saja gak bisa. Kamu tahu kan bahwa Kayla hari ini akan pulang ke rumah? tapi kamu ke mana, Mas?" Tanya Aulia menatap sang suami

" Iya aku tau, tapi kamu kan gak minta dijemput, kamu hanya bilang kalau Kayla akan pulang" jawabnya masa bodoh

" Hahaha,, di mana pikiranmu, Mas? Apa kau tak punya otak untuk berpikir? Apa kau sebagai ayahnya tak punya inisiatif untuk menjemputnya? waktu untuk anak gak ada, tapi untuk ponakan saja ada" sindir Aulia tertawa

" Ayahnya sedang keluar kota, jadi gak ada yang ngajakin dia liburan. makanya, aku membawanya liburan" ucap Vino membela diri

" Ayahnya belum mati, Mas. dia bisa pergi lain kali bersama ayahnya. jadi, gak usah urus dia, lebih baik urus keluargamu. sebelum kamu kehilangan kami" jawab Aulia kemudian masuk ke kamar menyusul Kayla

1
WHATEA SALA
Aulia berlebihan sekali membeli rumah dengan harga fantastis,untuk pamerkah...klu memang membeli untuk Bu Rita carilah rumah yang lain,sombong dan riaknya terlihat
WHATEA SALA
Bodoh klu tetap pergi karna di iming2 uang,gak heran klu Aulia di injak2,karna bodoh
WHATEA SALA
Kuras aja ATM suamimu..beres dan jual juga rumah secara diam2,di hajar aja dengan elegan suami dan keluarga,mau ngasih selingkuhan 40jt lebih di pinjam saudara 7juta lebih,udah miskinkan suamimu jangan lupa surat2 gadaikan🤣🤣🤣
WHATEA SALA
Kenapa musti di uji lagi,kan sudah tau suamimu seperti apa akan sia2nantinya,sekarang pikirkan saja masa depanmu dan anakmu
WHATEA SALA
Aulia..klu punya uang pake aja untukmu dan anakmu,uang dari suami di beri ke ortu nya,klu gak di beri uang ya gak usah di masakinlah,masak aja untuk dirimu dan anakmu..ingat suami klu sudah seperti kelakuan hati hati dan jangan mau di injak2
anton prasetya
Luar Biasa. terima kasih
Arwondo Arni
tambahin ceritanya dikit Thor karena vino sdh jadi baik ditrima bekerja yg lbh baik lagi utk menghidupin anaknya
ririn dina m
👍
Arwondo Arni
aku emang ngak suka dengan keluarga vino,tp kl mengenai anak yg ibu bpknya berpisah sedih,apalagi msh kecil. mudah2an Thor bikin alvaro diambil bpknya kasihan kl hidup dgn keluarga jahat
Arwondo Arni
apa adek felix dibunuh astrid
Lala lala
gak masuk kuliah smpe berbulan2 bertahun mana ada kampus kasi surat..emangnya ini sekolah sd smp sma disurati jika bolos..😄
kulish stop ya stop aja.
dan jika nikahnya vita sm indra nikah siri tak perlu urus surat cerai ke PA, cukup jatuhkan talak 1 2 atau 3 saat itu syah cerai.🙏
Lala lala
masa mau cerai minta tanda tgn di luaran..mana ada cerai islam cara bgtu.
kayak cerai ala dracin atau drama amerika perlu tanda tangan.
coba sblmnya googling dl gugat ala islam..krna dia kawin pake wali hakim jd kesimpulannya penulis membuat alur nikah cara islam..gugat aja di PA setempat nanti dpt panggilan sidang 3 x mediasi, jika tdk mau hadir slh satu malah semakin cepat selesai ketuk palu, gak perlu tuh cari mantan utk dapetin tnd tangan kayak cerai ala barat aja.
Ds Phone
risau sangat anak nya
Ds Phone
macam mana kerja bawa anak
Ds Phone
apa akan ber temu
Ds Phone
tunang kenapa tak kawin terus
Ds Phone
jual kau nak duduk mana
Ds Phone
perasan lah kau itu tak akan terjadi
Ds Phone
dah terlambat untuk sedar
Ds Phone
semua dah jadi kenayatan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!