NovelToon NovelToon
Calon Duda Itu, Calon Suamiku

Calon Duda Itu, Calon Suamiku

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Romansa
Popularitas:53.1k
Nilai: 5
Nama Author: Ichageul

"Papa tidak setuju!"

Terdengar suara tinggi Dion setelah mendengar keinginan anaknya, yang ingin menikah dengan pria yang berjarak 13 tahun dari sang putri.

"Aku ngga mau nikah, kalau bukan sama Om Alvin!" Sisil bersikeras.

"Tidak bisa!" tegas Dion. "Kamu itu masih muda, cantik, pintar. Jangan rendahkan diri kamu dengan menjadi PELAKOR!!"

***

Ingat, jangan nabung bab!

Follow IG : ichageul9563

Facebook : Khairunnisa (Ichageul)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ichageul, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Istri Tua, Istri Muda

“Mas,” panggil Anyelir seraya mendudukkan diri di samping Alvin. Wanita itu memeluk mesra lengan suaminya seraya melihat pada Sisil.

Sorot matanya seakan mengatakan kalau Alvin adalah miliknya. Jangan coba-coba untuk mengganggunya apalagi mencoba memilikinya

Namun Sisil tidak mempedulikan tatapan tajam Anyelir. Dengan santainya gadis itu merebahkan kepalanya di lengan Alvin.

“Om Alvin nginap di rumah kan?” tanya Sisil dengan nada manja.

“Iya.”

“Besok Sisil ajak jalan-jalan ya?”

“Mau jalan-jalan kemana, Sil?” tanya Anyelir menimbrung pembicaraan.

“Ke Blue Inn. Kan di sana ada wahana permainan. Udah lama aku ngga naik wahana permainan sama Om Alvin,” Sisil masih menunjukkan gaya manjanya dan semakin membuat Anyelir dongkol.

Bukan tanpa alasan Sisil melakukan ini. Beberapa kali dia mencuri dengar pembicaraan antara Mamanya dengan Chelsa tentang rumah tangga Alvin dan Anyelir.

Tentu saja Sisil tidak rela om kesayangannya mendapatkan perlakuan buruk dari istrinya.

Makanya Sisil bertingkah seperti ini. Dia ingin memberi pelajaran pada Anyelir agar bisa lebih menghargai suaminya.

“Jam berapa perginya? Tante ikut dong.”

“Tante ngga usah ikut.”

“Kenapa?” sengit Anyelir. Mana bisa dia membiarkan suaminya pergi berduaan dengan perempuan lain. Apalagi perempuan itu masih muda dan cantik seperti Sisil.

“Pertama, emang Tante ngga mau perawatan kulit dan wajah sama Mama dan Tante Chelsa? Salon baru yang fasilitasnya lengkap pake banget.

Ada vampire facial, diamond and ruby facial sampai sheep placenta facial. Tante ngga mau kelihatan lebih glowing gitu?”

Anyelir terdiam, apa yang dikatakan Sisil cukup menggoda. Tapi dia juga tidak rela harus melepas Alvin dengan Sisil berdua saja.

“Alasan kedua apa?”

“Om Alvin harus adillah.”

“Adil gimana?” tanya Anyelir semakin bingung.

“Lihat posisi duduk Om Alvin sekarang, diapit dua perempuan cantik. Tante istri tuanya, aku istri mudanya,” jawab Sisil dengan wajah tanpa dosa.

Uhuk … Uhuk …

Alvin langsung terbatuk. Tidak menyangka kalau Sisil akan melontarkan kalimat seperti ini. Sontak pria itu melihat pada Sisil.

Pandangan mereka langsung beradu dan saling mengunci. Ada desir aneh dirasakan oleh Alvin ketika melihat senyum manis gadis itu.

Berbeda dengan reaksi Alvin, wajah Anyelir langsung memerah menahan amarah. Wanita itu sudah bersiap mengeluarkan makiannya, namun sebuah suara menghentikannya. “Sisil! Ada Rian tuh!” terdengar teriakan Kirana.

Buru-buru Sisil bangun dari duduknya begitu mendengar sahabatnya datang. sambil berlari kecil, gadis itu bergegas menuju teras, meninggalkan pasangan yang hampir terkena serangan negara api.

“Jadi ini alasan Mas sebenarnya mau ke Bandung, karena Sisil. Iya kan? Ada hubungan apa di antara kalian?” cecar Anyelir begitu Sisil pergi.

“Kamu ngomong apa sih?”

“Ngga usah pura-pura, Mas. Mas dengar sendiri apa yang dibilang tadi. Istri muda? Jadi Mas ada niatan nikahin dia, iya?”

“Sisil itu cuma bercanda. Masa kamu ngga bisa bedain mana yang bercanda, mana yang ngga? Sisil itu kan dari dulu kalau ngomong asal jeplak. Masa kamu cenburu sama dia,” kesal Alvin melihat sikap posesif Anyelir yang kembali muncul.

“Sisil ngga akan seberani itu kalau Mas ngga kasih hati. Pasti Mas yang kasih dia harapan kan?”

Malas menanggapi ucapan istrinya, Alvin memilih bangun kemudian meninggalkan Anyelir begitu saja.

Di saat bersamaan, Dion dan Randika muncul. Keduanya sudah selesai berbicara dengan Pahlevi. Dion mengajak Alvin berbincang di teras.

Sementara di teras, ada Sisil yang sedang menemani Rian. Pemuda itu langsung disuruh makan oleh Kirana begitu datang. Sambil menemani Rian makan, keduanya berbincang.

“Kamu jadi penelitian di rumah sakit?” tanya Sisil pada Rian.

“Ngga. Aku mau penelitian di Blue Mart.”

“Kenapa?"

"Kalau di rumah sakit, ngga ada tantangannya. Kan kemarin pas magang di sana juga. Kamu sendiri mau di mana?"

“Mau di AlMart.”

“AlMart?” kening Rian nampak berkerut.

“AlMart itu mini market punya Om Alvin. Aku mau peneltian di sana aja. Biar beda dari magang kemarin.”

“Lokasinya di mana? Bandung?”

“Ngga, Jakarta.”

“Ya udah, aku penelitian di Blue Mart Jakarta aja.”

“Dih … ikut-ikutan.”

“Ngga apa-apa. Cari suasana baru. Kali aja aku dapat cewek di sana.”

“Cuma cewek ngga normal yang mau sama kamu … aduuh ….”

Sisil mengaduh pelan ketika Rian menoyor kepalanya dari belakang. Sontak Sisil langsung melihat pada sahabatnya sambil melotot, tapi Rian hanya menunjukkan wajah tak berdosanya. Dia tetap menikmati makanan dengan tenang.

Tanpa keduanya sadari, Alvin melihat interaksi mereka. Ada rasa tak suka dalam hati Alvin melihat kedekatan Sisil dan Rian. Entah mengapa Alvin merasa … cemburu.

Sadar kalau ada yang salah dengan dirinya, Alvin langsung mengalihkan perhatian. Dia menyimak pembicaraan antara Dion dan Randika.

“Vin … Anye udah hamil lagi?” tanya Randika.

“Belum.”

“Kalian ngga promil? Memangnya kamu ngga mau punya anak?” Dion ikutan bertanya.

“Ya mau, Bang. Tapi Anye belum siap katanya. Mungkin masih trauma.”

“Sudah tiga tahun loh, masa sih dia masih trauma. Apa jangan-jangan dia yang ngga mau punya anak.”

Dion menyenggol lengan Randika yang bicara ceplas-ceplos. Alvin sendiri nampak termenung. Apa yang dikatakan Randika sempat terbersit dalam pikirannya.

“Vin … rumah tangga kamu tuh udah ngga sehat, kamu sadar ngga?” terdengar suara Dion memecah lamunan Alvin.

Dion memang tahu bagaimana kondisi rumah tangga Alvin. Tentu saja dia tahu dari sang istri. Kirana sendiri tahu dari Chelsa dan Chelsa tahu dari suaminya. Kondisi rumah tangga Alvin sudah seperti pesan berantai saja.

“Aku juga bingung, Bang. Anye itu makin lama makin susah diatur. Kita lebih sering ributnya daripada damainya.”

“Pisah aja ngga sih? Mumpung kamu masih muda. Pasti banyak kok perempuan yang mau sama kamu,” celetuk Randika.

“Aku udah janji sama Nenek.”

“Kamu mau nepati janji tapi ngerusak hidup kamu? Jangan naïf, Vin. Kalau Nenek tahu, pasti nenek juga ngga rela cucu kesayangannya ngga bahagia. Realistis aja, Vin. Kamu tuh layak bahagia.”

“Aku masih mau mencoba memperbaiki dulu, Bang.”

Tidak ada yang bisa dikatakan Randika dan Dion lagi begitu mendengar jawaban Alvin. Randika yakin, janji Alvin pada sang nenek yang membuat pria itu masih belum mau melepas Anyelir.

***

Usai makan malam di kediaman Pahlevi, Alvin dan Anyelir ikut pulang ke kediaman Dion.

Awalnya Anyelir tidak mau, dia ingin menginap di rumah Pahlevi saja. Tapi karena tak enak menolak permintaan Dion, akhirnya wanita itu menerima tawaran menginap di rumah Dion.

Saat Anyelir sedang berganti pakaian, Alvin keluar dari kamar. Pria itu menuruni anak tangga dengan langkah pelan. Tujuannya adalah dapur.

Di dapur, Sisil baru saja mengambil minum. Begitu berbalik, dia terkejut ketika Alvin sudah berada di belakangnya. Gelas yang dibawanya membentur dada Alvin hingga airnya tumpah ke kaos pria itu.

***

Apa yang terjadi selanjutnya?

1
Nurul Handayani
Aku selalu suka sama novel nya kk icha
Terus berkarya ya kak
Tutuk Isnawati
bagus top
Rahma Inayah
sekarang km BS tersenyum dan merasa menang tp mkn TDK lama lgi stlh perselingkh mu terbongkar bahkan utk senyum pun SDH LP yg hanya ada air mata
yumna
alvin cembru sil....eh rian bner"yaaa sakit dy tmn tapi nusuk malah bela anye
Dwi Agustina
🫰
Safitri Agus
dimaklumi thor😊
Safitri Agus
cemburu menguras hati 🤭
Ria alia
Haduh sabar atu vin jngn terang2n bgtu 🤭
C rian tuh bner membelot apa cuma pura2 doang sih 🤔
tehNci
Alvin lucu banget ya kalo cemburu. Sisil harusnya paham doooong, kalo om ganteng kesayangannya cemburu, trus obatin deh tuh yg cemburunya biar ceria dan hangat lagi sama kamu Sil😅
nayla tsaqif
Berharap rian ngikuti permainan anye,, biar gmpang nyari bukti,, diam2 naroh camera di apart sandi,, 🤭
◌ᷟ⑅⃝ͩ●🤎⃟dí́ժαհᄂ⃟ᙚ🥑⃟𝐐⃟❦♬⃝❤️
iya di maafkan Bun 🤗
asyikk 2X tayang
◌ᷟ⑅⃝ͩ●🤎⃟dí́ժαհᄂ⃟ᙚ🥑⃟𝐐⃟❦♬⃝❤️
sabar ....tahan emoziimu Om....ntar tambah tua wqwqwqwq....gmn kalo Sisil nya berpaling dan benar² iyaiin ajakan rian....sapa yg rugi hayoo🤭
waddauwww......mas calon dudaa merajuk terbakar kompor meleduk nya si rian😔😂
kuyyy gasken....tim suksesnya mem paparazi anye gmn udah melapor blom mas Al.....temuannya udah ada hasilnya kah 🤔
mangat mas Al menuju duren /Determined//Determined//Determined//Joyful/
vania larasati
lanjut
◌ᷟ⑅⃝ͩ●🤎⃟dí́ժαհᄂ⃟ᙚ🥑⃟𝐐⃟❦♬⃝❤️
iiiii pasti gondog...alvin don't warro 😂
mampozzzz Nye....alvin udah mati rasa....aduhhh gmn kalo anye tau alvin udah mati rasa padamu ......tambah tambah niii mah 🤭....tp biarin lah syukurin aja ....bomat/Smug/
Teti Usmayanti
eleh anye ulat kadut.. om alvin cemburu itu sisil, km tdk peka 😄🤭
☠ᵏᵋᶜᶟҼɳσᵇᵃˢᵉ¢ᖱ'D⃤ ̐
tapi apa mungkin Rian mau jadi sekutu Anye karena takut Poto Sisil ma Alvin di up ke medsos sama Anye yg akan menghancurkan nama baik Sisil juga, disamping dia punya perasaan juga ma Sisil
☠ᵏᵋᶜᶟҼɳσᵇᵃˢᵉ¢ᖱ'D⃤ ̐
deuh beneran dihapus ya,demi cinta Rian rela jadi sekutu Anye
☠ᵏᵋᶜᶟҼɳσᵇᵃˢᵉ¢ᖱ'D⃤ ̐
deuh si Rian beneran ya mo bersekutu dengan Anye
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
ish ko gitu sih Rian 😒
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
surprise 🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!