NovelToon NovelToon
Hantu Kebun Jagung

Hantu Kebun Jagung

Status: sedang berlangsung
Genre:Iblis / Horor / Hantu
Popularitas:52.6k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

Kebun jagung milik Bu Sarah selalu berbuah lebat setiap saat, dengan luas yang begitu luar biasa sehingga bila tidak tau jalan maka akan tersesat di dalam sana.

Namun kabar yang beredar mengatakan bahwa kebun jagung itu memang meminta tumbal nyawa manusia, kebun milik janda cantik itu memang sudah di jauhi oleh para warga karena Mereka sangat takut.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10. Hujan deras

Jedeeerrr.

Semua orang yang sedang bergerak untuk mencari keberadaan Imron menjadi kaget tidak karuan, pasalnya saat hari tadi yang sangat cerah sekali namun mendadak saja sekarang berubah menjadi akan hujan, sama sekali mereka tidak menyangka bahwa hujan akan turun begitu cepat sehingga membuat para warga kebingungan untuk mencari tempat berteduh.

Dengan keadaan seperti ini membuat Amir menjadi tambah panik saja dan dia tidak tahu harus bagaimana sekarang, Ridwan juga kebingungan karena hujan yang turun semakin deras sehingga mereka tidak mungkin melanjutkan pencarian hari ini juga, tidak enak kepada para warga bila tetap memaksakan diri untuk mencari sepupu mereka yang hilang.

Mau tidak mau mereka harus menyuruh para warga untuk pulang saja dan melanjutkan pencarian saat hujan telah reda, kecuali mereka yang memiliki mobil dan itu juga akan terasa sulit karena pandangan yang terhalang oleh air hujan, ini memang harus keluarga yang dekat saja yang mencari sehingga mereka tidak akan ada rasa menggerutu.

Alan juga menyadari bahwa mereka akan sangat menyulitkan para warga bila tetap memaksakan diri untuk mencari, sebab mau bagaimana juga para warga ini tidak ada yang dibayar oleh mereka, kalau niat membayar tentu saja ada namun jelas mereka akan menolak pemberian uang dari keluarga Amir dan juga Ridwan, sebab mereka menolong dengan ikhlas.

Memang sebagian akan dengan ikhlas menerima ini semua namun sebagian lagi pasti akan ada yang menggerutu, salah satu contoh manusia yang menggerutu dan tidak pernah ikhlas menolong adalah Kopsah, wanita itu selalu ikut apa saja yang sedang warga pandan Arum lakukan namun di balik itu semua Dia selalu menggerutu.

Tentu keluarga Amir menjadi tidak enak dan bila ada yang menggerutu seperti itu timbul rasa beban di dalam hati mereka, bila memang tidak ingin menolong maka lebih baik diam saja di rumah agar tidak ada ungkitan yang keluar dari mulut mereka yang tidak ikhlas membantu tersebut.

"Hujan kok deras sekali ini." keluh Alan sambil mengusap wajah karena tadi dia menggunakan motor.

"Kan sudah aku bilang tadi pakai mobil saja tapi kok ngeyel malah ingin pakai motor." Razi terlihat kesal kepada sang adik.

"Pakai mobil itu agak rumit karena kita tidak bisa melihat dengan teliti, toh Kita juga tidak pergi terlalu jauh kan." Alan masih saja ngeyel.

"Ini mana sudah dekat juga dengan kebun jagung, jujur saja aku agak takut dengan kebun jagung Bu Sarah." Razi berkata jujur.

"Ah Purnama dan Arya sudah membuktikan kalau kebun jagung ini sama sekali tidak ada yang aneh, jangan termakan omongan para warga yang tidak berbobot!" Alan menepis prasangka yang sedang di rasakan oleh Razi.

Razi hanya diam saja dan sesekali melirik ke arah kebun jagung yang mulai tertimpa air hujan itu, pohon jagung saling bergesekan satu sama lain sehingga menimbulkan suara, suasana yang ada di desa cukup seram bila perasaan manusia sedang takut seperti ini.

Jujur saja Razi memang sedang merasakan takut karena dia sudah mendengar gosip tentang kebun jagung itu, sebenarnya bisa dibilang para warga menjadi bingung saat ini, antara mau percaya bahwa kebun jagung itu berhantu tapi ada juga yang tidak percaya karena Purnama dan Arya sudah mengatakan bahwa kebun jagung itu aman.

"Lah apa itu tadi yang bergerak?!" Razi tersentak kaget dan dia agak mundur dari tempat dia berdiri.

"Apa sih, Bang?!" Alan ikut kaget karena tadi dia sedang melihat hujan tapi malah Razi tersentak seperti itu.

"Itu tadi ada yang bergerak dari dalam kebun jagung." tunjuk Razi ke dalam kebun jagung tersebut.

"Buat orang kaget sajalah kamu ini." Alan mengusap dada yang memang berdegup kencang.

Padahal saat ini masih siang hari namun entah kenapa suasana yang ada di sekitar mereka terasa begitu angker, mereka meneduh di bawah pohon akasia karena hanya itu pohon yang cukup besar untuk melindungi mereka dari air hujan, mau mencari rumah juga tidak ada karena ini hamparan luas kebun jagung serta bagian kanan juga banyak hutan.

...****************...

"Bu besok ada pengajian di rumah nya Mbak Kinan." Clara menatap Bu Sarah yang sedang cuci piring.

"Oh apa ibu juga dapat undangan?" Bu Sarah menoleh kepada sang keponakan.

"Ada, coba lihat itu di grup semua diundang kok untuk datang ke rumah dia." Clara berkata pelan sambil memakan gorengan yang ada di atas meja.

"Ya kalau memang begitu maka besok Ibu Ya akan berangkat lah, kamu kalau mau ikut saja dari pada di rumah bosan." ajak Bu Sarah.

"Ah enggak lah, aku sedang dapat ini jadi tidak mungkin ikut pengajian." tolak Clara.

"Em Ya sudah kalau kamu lagi dapat halangan, kalau besok tidak kemana-mana tolong jemur jagung yang sudah di kupas itu ya." pinta Bu Sarah kepada Clara.

Clara mengangguk karena selama ini dia memang tinggal bersama dengan Sarah setelah orang tua dia meninggal, jadi Bu Sarah sudah dianggap sebagai orang tua sendiri dan apa saja pekerjaan yang Bu Sarah suruh maka akan Clara lakukan, terlebih lagi pekerjaan yang diberikan oleh wanita itu tidak pernah pekerjaan berat sehingga Clara tidak mungkin menolak permintaan dia.

"Tapi jangan langsung semua kalau mau menjemur karena takut nanti mendadak hujan seperti ini." ujar Bu Sarah kembali.

"Wah kalau mendadak hujan seperti ini aku pasti kebingungan seorang diri mengangkat." Clara sudah membayangkan tentang hal itu.

"Maka nya besok separuh saja yang dijemur duluan, kalau kira-kira panas sampai sore baru keluar semua." ucap Bu Sarah sambil tersenyum.

Clara juga mengganggu sambil tersenyum karena dia juga tahu trik menjemur jagung ini, Bu Sarah segera pergi masuk ke dalam kamar setelah dia menyelesaikan pekerjaan yang ada di dapur, siang hari begini dan hujan pasti enak bila tidur dan dia membutuhkan waktu untuk istirahat.

"Kasihan juga sama Ibu, kalau dia selalu tersenyum seperti itu namun aku tahu dia menyimpan banyak kesedihan." Clara berkata pelan.

"Orang kampung sini juga kenapa seolah sangat memusuhi Ibu, membuat fitnah dan mengatakan kebun jagung memakan korban." sambung Clara kembali.

Glodaaaak.

"Eh apa itu?!" Clara tersentak kaget karena ada suara berisik dari arah belakang yang tidak lain adalah gudang.

"Jangan jangan ada orang mau mencuri jagung pula itu nanti." Clara segera bangkit berdiri untuk melihat keadaan di gudang sana.

Sebab nanti jagung yang sudah mereka panen dan di kupas itu malah di curi oleh orang, jadi Clara segera bangkit berdiri untuk memeriksa apa memang ada orang yang datang atau tadi hanya suara tikus yang tidak sengaja menjatuhkan barang di dalam gudang ini, bila sampai dicuri orang maka kerugian akan mereka tanggung juga.

Selamat sore besti, jangan lupa like dan komen kalian semua ya buat othor.

1
V3
lanjutkan lah kak nov 🤗
V3
mati dlm kondisi HINA ,,,,, Khusnul khatimah
V3
waaaah .... cari mati nih 2 orang gila ini 🤣🤣🤣
benar-benar lucknut 🤬
Dede Maesaroh
ngehina giliran tar masuk lembah minta ampun dasar iblis lemah😡
V3
kasihan Clara mlh di perkaos sama iblis 🤬😡
dan mobil yg ada di gudang yg di tutupin terpal hitam psti mobil nya si Imron 😱😱
semuanya psti ada hubungannya dg Bu Sarah 😡😡
V3
malam kak nov 🤗
mknya buruan donk Kendal kamu cari pasangan biar gak jomblo trs 🤣🤣
V3
Kiara itu 11 12 seperti mama nya ,, sama-sama angkuh 🤣🤣
apakah itu iblis peliharaan nya Bu Sarah ❓❓
V3
yg di cari-cari dh koit orang nya di tengah kebun jagung 🤣
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
hajarr terus bawa ke purnama biar di abisin 🤣
muslikah likah
yeey... dpt 1 iblis
Apriyanti
lanjut thor 🙏
Nurr Tika
wah maharani keren bsa nangkep iblis kebun jagung
Raffaza Direzky87
hanya sang kakak yg boleh menghina purnama, iblis lain gak boleh🤣
SENJA
jadi iblisnya banyak?😳
Endang Sulis
enak nih malam "makan martabak aku juga mau mas Arya
Endang Sulis
langsung ada dua korban dalam satu malam ,seru nih ceritanya
Endang Sulis
baru mampir aku,baru bab pertama sudah tegabg
Ayu Putri
berarti Bu sarah punya iblis banyak ya Thor,gak cm satu
Apriyanti
lanjut thor 🙏
Al Ayyubics78
lanjut kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!