NovelToon NovelToon
Tentangga 365

Tentangga 365

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Romansa Fantasi / Bad Boy
Popularitas:1.1k
Nilai: 5
Nama Author: @Caramel_Machiato

Febian memiliki tetangga baru seorang wanita, awalnya Febian tidak tertarik sedikitpun kepada wanita itu hingga akhirnya semuanya pun berubah

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @Caramel_Machiato, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 6

Fabian perlahan membuka pintu kamarnya, ia melihat Nadila yang menangis disana.

Ia pun mendekati Nadila, Fabian naik keatas ranjang dan merebahkan tubuhnya disamping Nadila.

" Sini, lo boleh nangis dipelukan gue sepuasnya " Fabian menarik tubuh Nadila

Dan benar saja tangisan Nadila pun semakin menjadi, Fabian membiarkan Nadila puas menangis.

Fabian mengusap kepala Nadila dengan lembut, tak lupa ia juga mengusap dan menepuk punggung Nadila.

" Kalau lo mau cerita, cerita aja ke gue yah. Gue siap buat dengerinnya "

Tangisan Nadila mulai berhenti, namun Fabian bisa mendengar jelas sesak dari nafas Nadila.

" Gue ambilin air dulu ya biar lo lebih baik "

Nadila mengangguk, Fabian pun segera keluar dan mengambil segelas air untuk ia berikan kepada Nadila.

Fabian juga diam diam memesan makanan lewat aplikasi online, walaupun mungkin hal ini tidak menghibur tapi setidaknya membuat Nadila lebih baik.

" Minum dulu "

Nadila pun bangun, ia langsung meneguk segelas air yang Fabian berikan.

" Laper ga ? Gue udah beli makanan kalau lo laper, gue sih ga tau ya lo suka atau engga. Tapi —"

Ucapan Fabian terpotong karena Nadila yang tiba-tiba mengecup bibirnya.

" Lo beli makanan apa ? Ayo kita makan Bian "

Wajah Nadila berubah menjadi ceria kembali, tapi entah kenapa justru Fabian merasakan sakit

Fabian tau jika Nadila hanya menutupi perasaannya saat ini.

" Waah ini lo yang pesen Bian ? " ucap Nadila melihat makanan yang Bian belikan

" Iyah, gue ga tau ya lo suka atau engga. "

" Suka gue suka banget malahan, gue suka banget makanan Korea kayak gini. Makasih banyak Bian "

" Sama sama, yaudah makan gih "

Fabian sendiri mengetahui hal ini dari sosial media milik Nadila, ia melihat salah satu postingan Nadila mengenai makanan kesukaannya.

Gimbab, tteokbokki makanan favorit Nadila itu sendiri.

" Lo makan juga Bian, masa liatin gue doang. Mau gue suapin ? "

" Boleh " Fabian mengangguk

Nadila pun menyuapi sepotong gimbab kedalam mulut Fabian, Nadila pun tersenyum begitu Fabian memakannya.

..

Setelah selesai makan, Nadila dan Bian duduk bersebelahan sambil menatap kearah luar.

Malam ini hujan turun begitu deras, namun entah kenapa kali ini Fabian menyukainya.

" Sorry ya Bian, lo jadi dengerin masalah gue "

" Kalau lo mau cerita ga apa apa, gue siap buat dengerinnya ko "

" Kedua orangtua gue udah cerai dari gue masih SD, hak asuh dimenangkan sama Mamah gue. Ya mungkin karena usia gue yang belum 17 atau mungkin karena alasan papah selingkuh gue ga tau "

" Pasti lo bakal mikir papahgue jahat kan Bian ? Awalnya gue juga mikir kayak gitu "

" Tapi semakin dewasa gue paham dan ngerti kenapa Papah selingkuh, ya walaupun emang selingkuh itu ga di benarkan ya. Tapi Bian lo bayangin, papah udah kerja dari pagi sampai malam. Tapi mamah gue sebagai istri tuh ga melayani dengan baik, bahkan kadang mamah ga ada saat papah pulang kerja karena sibuk pergi dengan temannya. "

" Hingga akhirnya Papah selingkuh sama seseorang yang gue juga ga tau darimana ya, dan ya yaudah mereka akhirnya pisah. Dan semenjak Mamah sama Papah pisah justru Mamah itu semakin parah Bian, sering bawa pacarnya kerumah. Ngelakuin hubungan badan di ruang tamu, gila kan Bian "

" Hingga akhirnya Mamah nikah lagi, tapi gue ga mau ikut sama Mamah. Karena gue mikir SMA itu gue udah bebes, gue bisa sendiri. "

" Sorry Dil gue potong, terus soal mantan Lo itu gimana ? "

" Soal Ernest ? Ya itu keluarga Ernest kan cukup kaya raya, jadi mereka mau gue dan Ernest itu nikah. Karena kalau sampai gue dan Ernest nikah, keluarga Ernest bakal ngasih satu perusahaan buat suami mamah gue. Ya secara ga langsung gue di jual Bian "

" Tapi lo sempat ada perasaan sama Ernest , Dil ? "

" Ya dulu waktu awal awal karena sikap Ernest yang manis ya adalah gue perasaan, tapi semenjak Ernest berubah ya gue makin ga ada perasaan sama dia "

" Gue hampir kasih semuanya buat Ernest, tapi beruntung tuhan masih baik sama gue Bian. Waktu Ernest ketauan selingkuh pertama kali yang bikin gue mikir, pasti Ernest bakal ninggalin gue walaupun gue udah ngasih semuanya "

" Beberapa kali gue pindah tempat tinggal Bian, gue ga punya banyak teman. Di kampus aja gue cuma Deket sama Nia, dan juga gue punya lo temen disini. "

Fabian benar-benar mendengarkan cerita Nadila, Fabian tak mengira jika dibalik Nadila yang ceria tersimpan sebuah kenangan buruk.

" Terus sekarang lo takut punya pacar lagi dong Dil ? "

" Bukan takut sih, cuma lebih hati-hati aja. Gue takut dimainin lagi, gue takut cuma gue yang kecintaan. Gue itu ya Bian kalau udah sayang sama orang tuh kayak apa ya, kayak gue bisa kasih apapun yang gue punya. "

" Hmm gitu yaa "

" Gue beruntung sih Bian kenal sama Lo disaat seperti ini, maksudnya tuh kayak kemarin lo bisa nolongin gue dari si Ernest. Ya walaupun gue tau pasti dia akan Dateng lagi nanti "

" Gue kan nolongin lo juga minta imbalan Dil, bukan bantuan yang seikhlasnya "

" Ya iya sih Bian "

" Mantan lo kira kira kapan ya Dil balik lagi "

" Loh loh ko lo berdoa kayak gitu sih Bian ? "

" Ya kan biar gue bisa minta imbalan lagi ke lo Dil ? "

" Dih nyebelin banget sih jadi manusia "

" Bercanda Nadila, jangan ngambek gitu " Fabian mencubit kedua pipi Nadila

" Bian, sakit tau. Gue bales ya " Nadila membalas dengan menggelitik pinggang Fabian

" Ohh mau mulai perang oke oke " ucap Fabian

Nadila pun segera kabur, sedangkan Fabian ia pun mengejar Nadila. Fabian membalas apa yang Nadila lakukan, keduanya tertawa dengan lepas.

Tanpa disadari kini keduanya sudah berada diatas ranjang, Fabian pun berada diatas tubuh Nadila.

Keduanya masih tertawa sambil mengatur nafas mereka, Fabian dengan lembut mengusap keringat diatas kening Nadila.

Buru buru Fabian turun dari sana, sedangkan Nadila ia pun langsung memposisikan dirinya duduk.

" Yaudah udah malem Dil, tuh udah jam 2. Tidur sana, biar gue tidur di sofa "

" Lo gamau tidur sama gue aja Bian ? Maksudnya daripada di sofa nanti badan lo sakit, mending bareng aja ga sih "

" Iyah yaudah Dil "

Nadila dan Fabian pun akhirnya tidur atas ranjang yang sama, keadaan pun sedikit canggung.

Namun karena Nadila mulai merasa mengantuk, akhirnya Nadila pun tidur lebih dulu.

Fabian memperhatikan Nadila yang sudah lebih dulu tidur, ia memberikan sebuah kecupan singkat dikening Nadila.

1
Rian Moontero
mampiiirrr😍
Mia Camelia
jadi so sweet banget yaa🥰
Mia Camelia
cie...cie...udah mulai nyaman nih🥰
Mia Camelia
jeremy atau ernest sih pacar nya nadila🤔🤔🤔
Mia Camelia
hahaaha jdi panas sendiri yas🤣
Mia Camelia
cerita nya bagus kak, episode pertama aja udh seru begini😄🥰
lanjut ya thor👍😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!