NovelToon NovelToon
Kecewa Yang Tidak Bertepi

Kecewa Yang Tidak Bertepi

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Romansa Fantasi / CEO
Popularitas:463
Nilai: 5
Nama Author:

Di saat Alice selalu merasakan kekecewaan dari keluarga dan hubungan asmaranya, Carlos datang dalam hidup Alice untuk mengantikan rasa kecewanya menjadi kebahagiaan.. Namun di saat Alice sudah percaya dan memberanikan dirinya untuk berharap bisa bahagia di tengah kecewanya terhadap keluarganya, Carlos menghilang.. Carlos pergi tanpa meninggalkan jejak, seketika membuat Alice mempercayai jika di dunia ini tidak ada yang bisa membuatnya bahagia

Bab 6

Setelah drama berpelukan selesai, tante Kiana memberitahukan Alice untuk menelepon mama Rosaline dan memberitahukannya jika Alice sudah lulus meja hijau. Alice tetap menelepon ibunya di saat ayahnya sedang bersamanya, karena biasanya tanggapan ibunya itu selalu biasa saja atau sarkas karena hasutan halus dari keponakannya..

“Halo Alice, kenapa kamu telepon mama?” Tanya Rosaline dengan dingin

Deg

Perasaan Alice menjadi tak enak, untungnya Alice meloudspeaker handphonenya jadi papa Indra, nenek Hilda dan tante Kiana bisa mendengar..

Mendengar nada mantan istrinya seperti itu membuat Indra tersulut emosi, dengan cepat Alice dan tante Kiana menahan papa Indra untuk bersuara.

“Aku baru saja selesai meja hijau…” belum juga Alice selesai ngomong mama Rosaline langsung bersuara

“Yakin kamu lulus? Natalie bilang kamu suruh orang lain membuat skripsinya.. kenapa harus mencari orang untuk membuat skripsi kamu sih?” Tanya Rosaline yang selalu mendengarkan apa yang di katakan keponakannnya

Semua yang mendengar semakin tersulut emosi, tapu dengan cepat Alice melarang semua untuk buka suara..

“Selalu begini ya ma, tidak pernah berubah.. padahal mama tahu Natalie dan kak Silvie selalu memfitnah ku.. yang ada di foto yang Natalie sodorkan ke mama itu adalah asisten dosen yang mengembalikan skripsiku untuk aku revisi.. aku membuat skripsi ku sendiri tanpa membayar orang seperti para kepoanakan anda yang sangat anda sayangi itu.. dan saya lulus dengan nilai 90.. karena anda mama saya, saya masih punya adab untuk memberitahukan anda apa yang terjadi pada hidup saya. Tapi ini yang terakhir.. saya tidak perduli apa yang di katakan para keponakan anda tentang saya, yang penting saya tidak akan lagi berurusan dengan anda.” Ucap Alice sambil menangis

“Mau jadi anak durhaka kamu, hah?” Bentak Rosaline tersulut emosi..

“Kalau anda menganggap saya anak durhaka saya juga tidak masalah.. karena lebih baik saya tidak punya ibu, jika ibunya selalu membela keponakannya yang suka memfitnah anaknya sendiri.” Ucap Alice tanpa menunggu balasan dari ibunya Alice langsung mematikan teleponnya dan memblokir nomor mamanya.

Kelvin dan Jane yang berdiri di depan pintu ruangan papa Indra mendengar semuanya apa yang di ucapkan oleh mamanya ke Alice. Jane langsung membuka pintu, di susul oleh Kelvin..

Alice dan para orang tua terkejut melihat Kelvin dan Jane masuk ke ruangan papa Indra.. Kelvin dan Jane langsung memeluk Alice yang sedang menangis. Melihat ketiga anaknya menangis papa Indra semakin membenci mantan istrinya. ia langsung menelepon mantan istrinya.

“Puas kamu hah? Sudah puas kamu melukai hati anak kamu sendiri?! Dari dulu kamu tidak pernah berubah Ros.. kamu selalu melukai hati anak aku, kamu lebih mempercayai anak orang lain ketimbang anak kamu sendiri, ada untungnya juga dulu aku memperjuangkan hak asuh anak jatuh ke tanganku.. dan sekarang anak - anak sudah dewasa, jika pilihan mereka tidak mau bertemu dengan mu itu hak mereka.” Ucap papa Indra, tanpa menunggu balasan dari mama Rosaline. Papa Indra langsung mematikan teleponnya karena ia tidak ingin mendengar apa pun dari mantan istrinya.

Tante Kiana sangat sedih melihat ketiga anak sahabatnya itu, bahkan ia sudah memberitahukan suaminya untuk meluagkan waktu untuk Alice bertemu dengannya.. agar Alice bisa mengeluarkan seluruh isi hatinya, suami tante Kiana seorang psikiater yang sering Alice datangi atas bujukan oleh sang nenek. Tidak hanya Alice, Jane juga Kelvin pun di bantu oleh psikiater agar tidak terlalu memendam luka di dalam hatinya.

Nenek Hilda menghampiri ketiga cucunya, ia hanya bisa menguatkan dalam hati dan berdoa agar anak dan cucunya bisa menemukan kebahagiaannya di masa mendatang..

“Sudah ya sayang - sayangnya nenek.. masa hari ini harusnya happy malah jadi sedih sih, sayang dong perjuangan Alice buat lulus harus di iringi dengan sedih begini.” Ucap Omanya..

Mendengar neneknya mengatakan lulus, Jane langsung bereaksi dengan cepat ia melepaskan pelukannya.. semua orang sudah tahu pasti akan terjadi kehebohan setelah ini..

“Kak Alice sudah meja hijau?!” Heboh Jane

“Kapan?!!!! Kok kakak enggak kasih tahu aku sih.” Ucap Jane lagi yang heboh mengetahui kakaknya sudah lulus..

Alice menjadi tersenyum, ia melihat kearah abangnya yang masih setia memeluknya.

“Selamat ya adiknya abang, abang bangga banget sama kamu.. akhirnya perjuangan kamu membuahkan hasil yang baik..” ucap Kelvin sambil mencium kening adiknya dan memeluknya semakin erat..

Setelah puas memeluk adiknya, Kelvin langsung memesan kue dan bunga kelulusan untuk adiknya. Jane langsung memberitahukan kepada seluruh sepupunya bahwa kakaknya lulus dengan nilai memuaskan.

Para sepupunya sudah membuat rencana untuk memberikan kejutan ke Alice dan di setujui oleh para orang tua. Sedangkan Alice? Alice tidak tahu akan ada kejutan..

Apa yang dikatakan mama Rosaline di ketahui oleh nenek Rose dan kakek Arman karena mama Rosaline sendiri yang memberitahu.. bukan mendapat dukungan malah mendapat tamparan kakek Arman.

“Kamu tidak pernah bisa berubah, foto ini kamu bilang Alice membayar orang? Baik akan ku telepon orang itu dan kita dengar siapa yang membayarnya, Alice apa Natalie dan Silvie.

Kakek Arman langsung mengambil handphonenya dan menelepon orang tersebut dan kakek Arman dengan sengaja menggunakan mode loudspeaker agar anaknya dapat mendengar.

“Halo selamat sore, saya ingin bertanya apa ada anak yang bernama Alice Wijaya dari universitas X memakai jasa kalian untuk membuat skripsi.” Tanya Kakek Arman

“Tunggu sebentar, saya check dulu ya.” Ucap orang yang menyediakan jasa membuat skripsi..

Tidak lama menunggu, orang tersebut langsung memberitahukan, “halo pak, nama Alice Wijaya dari universitas x tidak ada yang ada Natalie dan Silvie Anggoro yang ada menggunakan jasa kami.. untuk Silvie Anggoro kami sudah menyerah karena sudah 2 tahun ini dia tidak bisa lulus juga.” Ucap orang yang menyediakan jasa untuk membuat skripsi itu..

“Baik terima kasih ya atas infonya.” Ucap Kakek Arman

“Sama pak.” Ucap orang yang menyediakan jasa tersebut dan mematikan teleponnya.

Kakek Arman menatap Rosaline dengan geram, Nenek Rose langsung menelepon Grace agar segera datang bersama kedua anaknya..

Ketika Grace dan kedua anaknya sudah datang, tanpa basa basi nenek Rose langsung menampar Rosaline dan Silvie.

Plak

Plak

“Dasar anak tidak tahu diri kalian, kalian yang membayar orang untuk membuat skripsi. Tapi kalian menuduh cucu ku yang melakukan itu.. cucu ku membuat skripsi nya sendiri, dia berjuang membuatnya hingga akhirnya dia lulus dengan nilai terbaik. Kalian iri dengannya dan mencuci otak anak ku dengan hasutan halus kalian kembali mefitnah anak orang yang selama ini membantu kalian!!!” Bentak nenek Rose

Grace tidak terima, langsung membela anaknya..

“Mama jangan ngomong sembarangan, mana mungkin mereka membayar orang untuk membuat skripsi.” Ucap tante Grace dengan bangga.

Nenek Rose langsung memutar rekaman percakapan suaminya di telepon tadi.. untung saja nenek Rose ingat merekam karena keluarga tante Grace ini suka memutar balikan fakta.

Mendengar rekaman suara yang di putar nenek Rose membuat Natalie dan Silvie langsung terdiam dan tidak berani memandang siapa pun yang ada di sana.

“Apa yang ada di pikiran kalian hah?! Kalian pikir Alice dan Jane mengambil apa yang seharusnya milik kalian? Iya? Kalau apa yang aku pikirkan benar. Yang seharusnya kalian salahkan itu ibu kalian sendiri bukan Alice dan Jane.. karena apa yang di katakan ibu kalian soal paman Indra dulunya mau dengan ibu kalian itu tidak benar!” Bentak nenek Rose

Deg

Rosaline langsung terkejut mendengar apa yang di katakan oleh nenek Rose..

...****************...

Halo semua, semoga kalian suka dengan ceritanya ya.. hari ini sudah kembali semula ya, aku up 2 bab..

terima kasih sudah membaca novel ini ya

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!