NovelToon NovelToon
Pasangan Misterius X & V

Pasangan Misterius X & V

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Pengantin Pengganti / Transmigrasi
Popularitas:5.3k
Nilai: 5
Nama Author: ShinZa_17

Di mata dunia, pernikahan hanyalah sebuah formalitas saja.
Hingga suatu hari, seorang pria misterius yang selalu mengenakan topeng - yang dikenal sebagai asisten biasa - menikahi seorang wanita yang dijadikan alat penebus hutang.
Mereka tidak ada yang mencurigai apapun... hingga segalanya perlahan mulai berubah.

Ketika sang kakak menghilang secara tiba-tiba, sang adik perempuan dipaksa menggantikan posisinya sebagai istri.

Keputusan itu disetujui tanpa ragu oleh keluarga demi menebus hutang mereka.

Tidak ada seorangpun yang peduli dengan perasaannya... atau bahkan menanyakan keadannya.

Namun, mereka tidak pernah menyadari satu hal penting - adik perempuan mereka sebenarnya telah mati sejak berada di dalam gudang yang pengap karena dianggap telah mencoreng nama keluarga.

Kini, di dalam tubuh yang lemah dan penuh luka, telah tergantikan oleh jiwa lain.

Jika penasaran, ayo ikuti kisah mereka hingga akhir.

Selamat membaca...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ShinZa_17, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6 Menuju Mansion Tuan X

Selama di perjalanan, hanya tercipta keheningan semata. Violet sesekali melirik ke arah Tuan X. Ingin bertanya, tapi... pertanyaan itu hanya sampai di tenggorokan saja.

Dengan ragu, Violet pun akhirnya memberanikan diri.

"Ehemmm..." suara batuk Violet memecahkan keheningan itu.

Dengan hati-hati, akhirnya Violet membuka suara untuk bertanya. "Tuan X... boleh saya bertanya?"

Tuan X membuka matanya, lalu melirik sekilas.

Dengan suara yang serak, Tuan X menjawab, "Apa yang ingin kau tanyakan?"

Violet yang mendengar suara itu, langsung bergidik, seolah panggilan itu bisa mencabut nyawanya.

Violet pun menelan salivanya. "Itu... maaf jika pertanyaan saya agak sensitif."

Tuan X mengerutkan dahinya walaupun tidak terlihat karena tertutup topeng. "Ya... apa yang ingin kau tanyakan?"

"Kenapa... anda selalu memakai topeng?" tanyanya sambil menautkan jarinya.

Bukannya menjawab, Tuan X malah bertanya balik. "Jika aku membuka topengku, apa kau akan takut dengan wajah asliku dan langsung pergi begitu saja?"

"Eh..." Violet pun mengayunkan tangannya, seolah ia takut menyinggung. "Tidak tidak... saya hanya bertanya saja, Tuan. Anda tidak perlu menjawab pertanyaan saya."

"Suatu saat kau akan tau kenapa saya selalu mengenakan topeng ini," jawab Tuan X sambil melihat ke arah depan.

Setelah itu, keheningan kembali menyala.

Keheningan tercipta kembali. Namun tiba-tiba saja, gelang yang dipakai Violet bereaksi.

Cahaya hijau memancar dari gelangnya.

Violet langsung menatap tangan kirinya.

"Aerin... apa yang terjadi pada gelang ini?" tanya Violet dalam batinnya.

"Itu reaksi bahwa pasangan gelang itu ada di dekatmu," jawab Aerin.

"Dekat?? Di mana? Di sini ada tiga orang. Yang mana yang menjadi pasanganku, Aerin," balas Violet.

"Kau tidak perlu memikirkan hal itu, Violet. Karena gelang itu yang akan menuntunmu pada pasanganmu," jawab Aerin lagi.

" Hufttt... baiklah. Aku tidak akan mencari tau tentang itu, biarkan itu menjadi urusanmu dan gelang ini," tegas Violet.

Sedangkan Tuan X, ia melirik ke arah Violet yang seperti tengah bergumam. Tapi, Tuan X menghiraukan itu. Ia pun kembali pada posisinya semula, menatap jalanan di depan.

Tak terasa perjalanan mereka pun akhirnya sampai di sebuah mansion besar dan luas untuk ukuran seseorang yang tinggal sendirian.

Setelah gerbang di buka, mobil yang mereka kendarai, akhirnya masuk ke halaman rumah.

Violet tak bisa berhenti kagum ketika melihat mansion yang bagus. Walaupun dulu tinggal di mansion Daddy Axel Dominic yang besar dan luas, namun masih banyak orang yang tinggal di dalam mansion itu.

Ketika masih ternganga melihat keindahan mansion itu, tiba-tiba saja suara Tuan X memecahkan rasa kagumnya.

"Apa yang kau lihat? Turunlah cepat."

Setelah mengatakan itu, Tuan X langsung keluar dari dalam mobil.

Sedangkan Violet, ia kembali ke kesadarannya. Violet pun langsung mengikuti Tuan X.

Mereka pun melangkahkan kakinya menuju mansion itu, seolah-olah tahu, pelayan telah berbaris di sisi kanan dan kirinya.

"Selamat datang, tuan," ucap mereka serempak sambil membungkukkan badannya.

Tuan X hanya menganggukkan kepalanya tanda ia menerima penghormatan itu.

Di depan mereka, terlihat kepala pelayan tengah berdiri tegak.

"Tuan muda," ucap kepala pelayan.

"Siapkan kamar untuknya," ucap Tuan X sambil melirik Violet sekilas.

"Baik, tuan. Tapi jika boleh saya tahu, dia siapa?" tanya kepala pelayan dengan hati-hati.

"Dia Violetta Rosalyn, yang akan menjadi bagian dari rumah ini. Dan dia akan tinggal di sini."

Setelah mengucapkan itu, Tuan X langsung menuju kamarnya tanpa melihat ke sekelilingnya lagi.

Kepala pelayan pun segera mengantarkan Violet ke kamar tamu. Kamar yang berada di lantai bawah.

"Jika nona butuh sesuatu, nona tinggal menekan tombol merah di atas nakas itu. Nanti kami, para pelayan akan datang ke sini," ucap Kepala Pelayan.

Violet pun hanya mengangguk, tanda ia mengerti.

Kepala pelayan segera keluar setelah menjelaskan semua isi yang ada dalam kamar itu.

Violet langsung mendudukkan tubuhnya ke atas ranjang.

"Huft... aku rindu Daddy... sekarang Daddy sedang apa ya?" gumamnya.

Setelah itu, Violet pun mengetikkan sebuah nomor, dan beruntungnya Violet masih mengingat nomor sang Daddy.

Panggilan pertama

📞Tuutttt - panggilan pertama tidak dijawab.

Violet mencoba lagi.

📞 Tuuttt... " Ayolah Daddy, jawablah." Namun hasilnya sama, masih nihil.

Percobaan ketiga, Violet berharap sekali lagi.

📞Tuuttt...

Lama menunggu, akhirnya panggilan itu diangkat.

"Halo," ucap seseorang diseberang sana.

Violet belum menjawab, ia merasakan perasaan hangat ketika mendengar perkataan Daddy nya.

"Jika Anda tidak bicara, saya akan matikan teleponnya," ucap sang Daddy dan itu membuat kesadaran Violet kembali lagi.

" Jangan jangan jangan, Daddy," jawab Violet.

" Daddy? Apa maksudmu?" ucap Axel Dominic di seberang sana.

"Ini aku, Irene. Daddy masih ingatkan?"tanya Violet dengan penuh harap.

"Kamu jangan coba-coba menipu saya. Saya sedang berduka saat ini, dan Anda jangan pernah mencoba untuk menipu saya dengan mengatasnamakan putri saya, Irene," jawab Axel dengan tegas.

"Kalau Daddy tidak percaya, bisakah kita bertemu?" ucap Violet memohon.

Axel Dominic menghela napas, seolah beban yang masih dipikul semakin terasa.

"Baik. Saya harap, besok Anda datang ke restoran yang dekat dengan rumah saya," ucap Axel mutlak.

"Baik, Daddy. Aku akan segera ke sana besok," jawab Violet dengan penuh semangat.

Panggilan pun akhirnya berakhir. Namun, Violet bergumam pelan, "Daddy, kuharap kau masih ingat dengan putrimu."

Setelah itu, Violet pun yang merasa lelah, segera menidurkan dirinya di atas ranjang.

Dalam tidurnya, ia merasakan sesuatu yang hangat.

"Akhirnya, kita bertemu lagi, Irene," ucap seseorang dalam mimpinya.

Dalam alam bawah sadarnya, Irene terkejut melihat seseorang yang selama ini selalu berada dengan dirinya.

"Rose... akhirnya kamu menemukanku," ucap jiwa Irene sambil memeluk jiwa Rose." Kupikir kita tidak akan bertemu lagi."

"Mana bisa begitu... Kita akan selalu bersama sampai kapanpun," ucap Rose.

"Setelah aku bertransmigrasi, jiwa kita terpisah. Lalu, bagaimana kamu menemukanku?" tanya Irene.

"Itu hal yang mudah untukku. Tapi... aku sedikit kecewa kamu tidak melibatkanku pada balapan itu. Dan akhirnya, kamu terjebak di tubuh Violet," jawab Rose.

Sambil tersenyum, Irene menjawab, "Tidak apa-apa , mungkin ini sudah jadi jalanku. Pemilik tubuh yang asli sudah pergi. Dan ia juga sudah menyerahkan tubuh ini padaku."

Rose tersenyum kecil, hingga akhirnya ia terkekeh pelan."Dan sekarang, libatkan aku dalam hal apapun. Apalagi untuk membalas dendam, itu akan menjadi tugas terakhirku."

"Tentu saja. Tapi aku punya satu permintaan padamu?" Pinta Irene.

"Apa itu? Biasanya kamu akan selalu melakukannya sendiri tanpa perlu kau minta."

"Ini lebih penting. Besok aku harus menemui Daddy Axel. Kalau dia tidak percaya, kamu besok lakukan tugasmu. Seperti mengubah warna bola mata kita dari hitam menjadi merah. Dan jika Daddy masih tidak percaya padaku, kau pasti tau kan apa yang harus kau lakukan."

"Tenang saja, aku tahu apa yang mesti ku lakukan."

"Baiklah, sekarang kau istirahatlah dan pulihkan tenagamu," ucap Rose. Setelah itu ia pun pergi.

"Haishhh, kebiasaan dia ini. Datang tak diundang, pulang tak diantar," gumam Irene sambil menepuk jidatnya.

...... To be continued ......

1
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
akang atuh harusnya🤣
≛⃝⃕|ℙ$ Ŋบ𝑟ļịãŊã ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🍃
My Alpha My Luna 🤔 ganti nama pa begimane ini nda mudeng /Facepalm/
≛⃝⃕|ℙ$ Ŋบ𝑟ļịãŊã ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🍃: 🫨 Ooohh
total 4 replies
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Vier jangan buat aku iri dong/Scream/ aku malah pernah kesiram air mendidih sepanci, kamu gak khawatir sama aku gitu/Curse/
🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya яᷢ⃞🐰☕︎⃝❥: pasti kalau kaget teh...

disini juga ada yang kesiram air panas, tapi sampai melepuh, ngeri😬😬
total 11 replies
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Kenapa gak kamu panggil kakanda aja sih🤣🤣
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ: Betul betul betul🤣🤣🤣
total 6 replies
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
uhukkkk my luna😱 Luna Maya kah?
🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya яᷢ⃞🐰☕︎⃝❥: bukan bukan/Scream/ Luna maya punya Maxime /Scream/
total 1 replies
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
Ciaaaa My Alpha
🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya яᷢ⃞🐰☕︎⃝❥
nanti ada bagiannya🤭
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
bestinya si Irene gimana? belum di basmi tuh cacar ular
Dewi Payang
Aman berarti🤭🤭🤭
🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya яᷢ⃞🐰☕︎⃝❥: selamat selamat🤭
total 1 replies
Dewi Payang
Wh, ada Supra X disini🤭 peace kak✌️
Dewi Payang: /Facepalm//Facepalm/
total 2 replies
Dewi Payang
Sang gelang udah bertemu jodohnya😍
Dewi Payang
Kelakuan Aerin🙈🙈🙈🙈
Dewi Payang
Apa.dia Angkasa?
Dewi Payang: Weh mantap😁
total 2 replies
꧁𐌡𐌉𐌙𐌀𐌍𐌀♡♥︎࿐
karna gak penting katanya cuyy 😌
❤️⃟Wᵃf꧄ꦿV⃗a͢n꙰a͢a⃗ꦿᵏⁱᵉˡяᷢ⃞🐰
Se-sayang itu Daddy nya/Proud/
❤️⃟Wᵃf꧄ꦿV⃗a͢n꙰a͢a⃗ꦿᵏⁱᵉˡяᷢ⃞🐰: iya lgi😭
total 2 replies
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
jadi siapa wanita itu?
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩: yang jualan tahu bulat🏃🏃🏃
total 6 replies
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Ayo kembali fokus pada tujuanmu Vio, kasihan mereka jika terlalu lama menunggu hadiah darimu🙃
≛⃝⃕|ℙ$ Ŋบ𝑟ļịãŊã ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🍃
Jadi di dalem tubuh Violet ada berapa jiwa 🤔 masih nda mudeng aku 🤣
≛⃝⃕|ℙ$ Ŋบ𝑟ļịãŊã ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🍃: Emang ada berapa lagi yg belom keluar /Slight/
total 4 replies
≛⃝⃕|ℙ$ Ŋบ𝑟ļịãŊã ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🍃
Nama na sammaaa 🤣🤣/Facepalm/
🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya яᷢ⃞🐰☕︎⃝❥: wahhh, iya 🤭... aku baru ngeh loh teh🤭
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$ Ŋบ𝑟ļịãŊã ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🍃
Mak na saha tah 🤔
🦋⃞⃟𝓬🧸≛⃝⃕|ℙ$Cintya яᷢ⃞🐰☕︎⃝❥: tempeh mahal, tahu aja teh 🤣
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!