NovelToon NovelToon
Dahaga Sang Tuan

Dahaga Sang Tuan

Status: tamat
Popularitas:718.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: AudioToon Official

Demi melunasi hutang keluarga, Amara (19) nekat merantau ke Jakarta dengan rahasia tubuh yang tak lazim: ia mampu menghasilkan ASI meski masih perawan. Keajaiban itu membawanya menjadi pengasuh bayi milik Arlan, pengusaha dingin yang dikhianati istrinya.

Saat bayi Arlan menolak segala jenis susu formula, hanya "anugerah" dari tubuh Amara yang mampu menenangkannya. Namun, rahasia itu terbongkar. Bukannya marah, Arlan justru terobsesi. Di balik pintu kamar yang tertutup, Arlan menyadari bahwa bukan hanya putranya yang haus akan kehangatan Amara—ia pun menginginkan "jatah" yang sama.

Antara pengabdian dan gairah terlarang, Amara terjebak dalam jerat cinta sang tuan yang posesif. Apakah ini jalan keluar bagi kemiskinannya, atau justru awal dari perbudakan nafsu yang manis?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Audio MangaToon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Balikin baju

Sudah direvisi

"*Kak, rumah nya dimana?"

Send.

"kenapa? Tumben nanya?" diterima.

"Ini baju kakak udah ku cuci, jadi mau diantar gak? Besokan harus pake baju ini" send.

"Oh iya, ketemuan di taman aja."diterima*.

"Huh."

Gadis itu menghela nafas.

"Ayo, ini terakhir kalinya kau berurusan dengan manusia nyebelin itu semangat."

Zahrah mengganti bajunya, tak butuh waktu lama dia sudah selesai.

Awalnya ragu, tapi akhirnya ku save juga tu nomor manusia nyebelin karna TERPAKSA.

"Dek Ara, mau kemana?".Tanya ibu pemilik kosan.

"Ini buk, mau ketaman. Balikin baju temen."

"Oh , hati-hati ya dijalan rame. Pulangnya jangan kesorean."

"Siap buk."

Ara adalah nama panggilan Zahrah dari ibu kos yang sudah menganggapnya anak dan Zahrah menganggapnya ibu sendiri.

Yana adalah nama ibu kos dan merupakan sahabat ibu Zahrah.

Menggunakan celana training abu-abu, baju lengan panjang berwarna abu muda, dan Rambut diikat sembarangab namun tetap terlihat cantik.

Zahrah kini sudah duduk di bangku taman.

Beberapa lama kemudian, Azka tak menampakkan diri.

Membuat Zahrah kesal dan menyesali keputusannya datang ke sini.

Manusia nyebelin

*ini aku udah sampe ditaman. Buruan datang.Send***.

"Udah lama ya?" Tanya cowok itu yang tak lain adalah Azka datang menggunakan motornya.

"Banget malah, nih udah habis eskrim satu. Lama banget sih." Omel Zahrah yang memang sudah lama menunggu.

"Iya maaf, yaudah ku beliin lagi deh," ucap Azka merasa bersalah.

Sontak saja hal itu langsung membuat Zahrah berubah.

Jika tadi dia cemberut dengan alis mata yang saling bertautan, kini dia tersenyum dengan mata berbinar.

"Serius?"Tanya Zahrah memastikan.

"Iya, beli aja apapun yang kamu mau."

"Yeayyy..."

Langsung saja Zahrah berlari ke arah mamang eskrim.

"Emm serius nih?"

"Iya serius, beli aja. Gue ngerasah bersalah bikin lo nunggu cuma buat balikin baju",Jelas Azka.

Dan Zahrah langsung memesan eskrim tak lagi menghiraukan Azka.

Bibirnya langsung dengan lincah mengucapkan eskrim sesuai pilihannya dengan porsi besar.

Yaitu pakai mangkuk dengan 3 rasa beserta toping yang begitu penuh.

"Makasih mang," Ucap Zahrah sambil menerima eskrim.

Azka membayar es krim itu, dan segera menyusul Zahrah yang sudah duduk di bangku taman tadi.

Sekembalinya, eskrim 1 mangkuk besar itu sudah habis setengah.

"Wih, ganas juga lo makan eskrim."

"Apa? kalo mau beli gih, jangan minta. Kan tadi lo yang ngasih."

"Nggak kok, heheh."

Diam sejenak.

Elah ni cewek, kirain bakal berubah baik kalo dikasih eskrim. Susah bener buat dideketin. -Batin Azka sembari melihat Zahrah.

"Ok udah selesai," ucap Zahrah yang selesai memakan eskrimnya.

Tangan azka mendekat ke wajah Zahrah hendak membersihkan bekas eskrim, namun langsung di tahan oleh Zahrah.

"Eittt no modus, gue bisa sendiri," ucap Zahrah sambil membersihkan wajahnya sembaran.

"Udah sore, balik dulu . semoga kita gak ketemu lagi," pamit Zahrah dengan sadisnya.

"Kenapa begitu?" Protes Azka.

Zahrah membalikkan badan dan memutar matanya jengah.

"Iyalah, males tau. Lu orangnya banyak fans, dan tu fans fans lu ngeliatin gue kek mau makan gue hidup- hidup."

"Oh soal itu, tapi kalo gue maunya deket ma elu gimana?"

"Gak bisa, pokoknya itu gak bakal terjadi."

Zahrah langsung berlalu pergi, begitu pun Azka.

Saat sampai di kosnya, Zahrah melihat pintu kosnya terbuka.

Sontak hal itu membuat Zahrah kaget.

Namun Zahrah tidak gegabah, dia tetap jalan mendekat dengan tenang.

Zahrah mengintip dari luar, siapa yang berani-beraninya masuk.

Dan...

Duag, seseorang berbaju serba hitam mengagetkan Zahrah.

"aw", Ringis Zahrah yang mendapat pukulan di lengan atasnya.

Zahrah membalas orang itu.

Namun dia sedikit takut. mengingat orang itu memakai pakaian serba hitam.

"Aku harus menangkapnya."

Dan, baku hantam pun terjadi.

Beberapa saat kemudian....

"Heeheh sini gue buka tu muka".

Perlahan, Zahrah membuka penutup kepala orang itu.

KRINGGGGG

"Ah sialan," umpat Zahrah.

"Iya bun ada apa?"

" ...... "

"Apa? sekarang?".

" ......."

"Iya bun iya nggak kok. heheh".

tut tut tut.

Panggilan berakhir.

Zahrah masih setia menahan orang serba hitam itu.

"kali ini lu beruntung. Lain kali lu gak bakal bisa bebas".

Zahrah melepaskannya dan orang itu pun langsung bangkit.

Belum sempat ia berlari, Zahrah melayangkan bogem dan menendang bokongnya hingga ia terjerembab jatuh ke lantai lagi.

Orang serba hitam itu lari terbirit-birit.

Meninggalkan Zahrah yang masih setia memantau kepergiannya.

Zahrah Pov

"Kau bebas kali ini."

Bagaimana lagi, aku harus melepaskan dia.

karna apa?

orang tuaku akan kesini 3 menit lagi.

Dan jika ayah tau, mungkin ceritanya akan beda lagi nanti.

"Eh 3 menit? astaga...."

"apa itu cukup?"

Kupandangi keadaan tempat ku tinggal sekarang.

1 kata BERANTAKAN.

Langsung saja, aku membersihkan semampu yang kubisa.

Menyapu seadanya paling tidak, debunya gak dilihat emak.

Tapi... untuk dapurr....

Kulihat, disana hasil eksperimen semalam.

Setelah bergelut dengan bakso, lanjut membuat brownis panggang beralas arang.

Mau gimana lagi, kulihat tu kue masih mentah, taunya bawahnya udah gosong.

1 menit lagi...

Aku langsung mengecek kamarku.

Oh iya hampir lupa, aku memasang 1 kamera tersembunyi dikamar.

Aku membuka hp ku dan kulihat, ternyata orang tadi tidak masuk ke kamarku.

Eh bukankah itu aneh?

Lantas, kenapa dia masuk ke kos ku?

Kulihat semuanya masih lengkap, Lemari, meja belajar, buku-buku dan majalah masih tersusun rapi.

Lantas apa yang ia inginkan?

Aku terus berfikir keras dengan hal itu, namun tiba-tiba ketukan pintu membuyarkan semuanya.

Tok tok tok.

"Itu pasti ayah sama bunda."

Aku langsung berlari membuka pintu dan....

krieeetttt....

Sepasang suami istri yang tak lain ayah dan bunda ku tercinta.

Aku langsung memeluk mereka.

"Ayah... Zahrah kangenn."

"Ayo Masuk yah bun."

aku duduk di tengah-tengah mereka.

Dan ayah yang masih setia duduk sambil ku peluk.

Tiba-tiba bunda berdiri.

"Bunda mau kemana?"

"Ke wc bentar."

"Ayah... Zahrah kangen... ayah ma bunda tinggal disini aja ya?" Pinta ku berharap ayah mengabulkannya.

"Mana bisa gitu, ayah kan nyuruh kamu tinggal sendiri biar mandiri," jawab ayah sambil tersenyum.

Senyumnya teduh, membuat ku merasa tenang.

"Zahrahhhh!!!!!" Teriak bunda tiba-tiba membuat suasana panik.

Aku langsung berlari menghampiri bunda.

"Apa ini?" ucap bunda sambil memperlihatkan wadah gosong.

"Err itu... tadi malem."

"Kamu masak apa nak?" Tanya bunda dengan halus.

"Bolu bun, tapi.... tapi ... gosong lagi," jawabku seadanya.

Ku lihat bunda geleng-geleng kepala.

Aku cuma bisa nyengir

"Hayo loh, yang dulu bikin dapur kebakaran," ucap ayah muncul tiba-tiba.

Lagi-lagi aku cuma bisa nyengir.

"Kamu mau makan kue?" Tanya bunda.

"Iya bun, sekalian belajar."

"Nak.... kalo belajar harus ada pendamping, bahaya sayang. Coba bayangin, gimana kalo kebakaran gegara masak bolu."

"Nggak kok, kan Zahrah tungguin depan ovennya."

"Tungguin tapi udah gosong, hadeh dasar ni anak bunda."

"Heheh nanti kalo Zahrah bisa masak, bunda gak perlu lagi capek-capek masak."

"Iya, bunda panggil temen bunda aja biar ajarin kamu masak".

"Ehhhh nggak nggak," cegah ku.

"Kenapa?"

"Nggak usah bun ntar ngerepotin."

"Nggak kok, tenang aja."

"Eh nggak bun, kemarin Zahrah minta bantuan ketemen kok."

Ntah dari mana, kalimat itu muncul tiba-tiba begitu saja.

Dan ternyata....

berhasil.

" Oh gitu ya OK lah, tapi hati-hati ya..awas kalo bikin heboh loh," ucap bunda sambil menyentil hidungku.

"nggak kok."

"Oh iya, bunda sama ayah mau nginap satu malam disini," sela ayah.

"Iyakah?"

"Iya sayang."

"Yah... kok cuma semalam doang."

"Ye ni anak udah gede juga masih nempel mulu".

"Pokoknya malam ini aku mau di peluk sama ayah dan bunda," ucap zahrah membuat ke 2 pasutri itu gemas dengan anak gadis mereka yang manja.

●●●●●

BRO KRITIK DAN SARAN JANGAN LUPA

LIKE NYA JUGA KALO SUKA KALO GA YA GA PAPA:V

TAPI W HARAP DI JEMPOLIN SUSAH NULISNYA.

1
Visitor4486
ini ceritanya hayàlan si admin...🤣
Visitor0542
bagus ceritanya
Visitor7795
gak seruuuu😇
Visitor7835
cerita ini sangat bagus cuma sayang buka kunci harus pakai koin
Visitor7937
editanya kurang bagus
Visitor6666
mau nonton yg gratis dong
gimana caranya ya biar bisa nonton
Visitor7021
suka ceritanya.tp editanya sangat kurang sempurna.
Visitor5102
bagus ceritax tp di kunci episodex😭🥹
Visitor5797
sayat bagus
Visitor5011
kenapa g ada ilustrasi gambar
Visitor5011
gak ada gambarnya kurangbgreng apalagi pakek bahasa alpha n alpa enaen
Visitor4361
itu kenapa tas gendongnya gk filepas dulu
Visitor2028
cerita yang bagus
Visitor6654
bagus, tpi kebanyakan iklan
Visitor4776
emang bisa yah anak gadis ada ASInya tanpa jd seorg ibu dulu? 😩
Tu Lele
ceritanya baik cuma masih mau nonton iklannya sdh selesai
Visitor1872
Bagus ceritanya ....baru 2 episode bikin penasaran....
Kereen......
triana putra
ah GK seru ngomong nya ada bahasa aneh" GK ngerti
triana putra
iya apa sih alpa" gitu
triana putra
Arlan kayanya dia udah mulai goyah dan udah ada rasa sama Amara😀dan saya udah mulai suka dengan ceritanya ....keren😘😘
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!