NovelToon NovelToon
Lari Atau Jadi Mereka

Lari Atau Jadi Mereka

Status: sedang berlangsung
Genre:Zombie / Action / Anak Genius
Popularitas:1.2k
Nilai: 5
Nama Author: ariyanteekk09

Di kota yang kecil damai, sebuah pabrik mochi terkenal meluncurkan produk terbaru mereka yaitu mochi viral yang dalam sekejap menjadi sensasi di media sosial.

namun tidak ada yang tahu ,di balik manis itu tersimpan hal yang mengerikan.

shila menyaksikan sendiri bagaimana teman-teman nya yang makan mochi itu kejang-kejang dan hilang kendali. lalu berubah menjadi sesuatu yang bukan lagi manusia.

kota yang dulunya tenang berubah jadi neraka yang di penuhi oleh mereka.

terjebak di dalam sekolah dengan berapa teman nya yang selamat. shila harus mengambil keputusan :tetap sembunyi atau melarikan diri demi menemukan keluarga nya.

𝐊𝐚𝐦𝐮 𝐡𝐚𝐫𝐮𝐬 𝐭𝐞𝐫𝐮𝐬 𝐛𝐞𝐫𝐥𝐚𝐫𝐢... 𝐚𝐭𝐚𝐮 𝐣𝐚𝐝𝐢 𝐬𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐬𝐚𝐭𝐮 𝐝𝐢 𝐚𝐧𝐭𝐚𝐫𝐚 𝐦𝐞𝐫𝐞𝐤𝐚!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ariyanteekk09, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 5

"Kenapa barang-barang gue ada di sini" tanya mona.

"Lo harus pergi dari rumah gue dan gue tidak mau menampung orang yang tidak tahu diri seperti lo" ucap mona.

"Sayang kenapa kamu diam aja sih, aku tidak mau pergi dari sini sayang".

Gibran tidak mau di sentuh oleh mona.. Dia sangat kecewa dengan kebohongan yang mona perbuat.

"Semua orang sudah tahu kebohongan mu mona.. Demi tinggal di sini kamu rela buat kebohongan kalau orang tuamu di gigit zombie.. Maaf kamu harus pergi dari sini" jelas gibran.

"Kalian tega membiarkan aku di gigit zombie".

" lo aja mau jadikan kami santapan zombie demi lo dan orang tua lo bisa tinggal di sini,, kenapa kami gak bisa juga " jawab shila.

"Sekarang terserah lo deh gib mau apain cewek lo" kata shila lagi.

Dia mengajak tiara dan kenan duduk sambil menikmati cemilan dan nonton tv upin ipin kesukaan kenan.

Gibran menarik mona keluar dari rumah, dia tidak perduli dengan mona yang berontak.

"Tolong gibran jangan seperti ini. Aku tahu aku salah dan maafin aku gib" mohon mona.

Gibran tidak perduli dengan apapun perkataannya mona.. Setelah sampai gerbang gibran mendorong mona keluar dari sana.

"Cepat lo pergi dari sini" gibran melempar tas mona.

Dari kejauhan sudah terlihat zombie menuju arah mona karena mereka mencium darah manusia..

"Gib gue tidak mau jadi zombie, izinkan gue masuk gibran" teriak mona..

"Maaf, gue tidak mungkin mengorbankan pemilik rumah demi lo dan gue sudah kecewa banget sama lo" gibran menutup gerbang.

"Lihat aja gue akan balas kalian semua, tunggu aja" mona berlari untuk menyelamatkan diri tapi percuma saja karena zombie datang dari berbagai arah..

Mona kini pasrah saja,, karena tidak bisa lari lagi akhirnya mona di gigit oleh mereka semua..

Setelah kepergian mona, rumah shila kembali damai seperti kemarin-kemarin. Mereka tidak mau sedih setelah tahu mona jadi zombie.

"Coba kalian ceritakan apa yang terjadi di sekitar kalian.. Kalau gue waktu itu masih berada di sekolah. Jam istirahat para murid berebutan membeli mochi viral itu.. Gue bersyukur karena tidak ikut mengantri.. Tak berselang lama murid-murid yang makan mochi itu langsung jatuh kejang-kejang dan berubah jadi zombie pas di depan mata gue" shila menceritakan apa yang dia lihat.

"Kalau gue lagi di supermarket sama mona, sama seperti lo mau beli mochi.. Gue udah dapet beli 2 biji tapi untung nya gue belum makan.. Tiba-tiba orang-orang langsung ricuh setelah melihat satu orang berubah jadi zombie" cerita gibran.

"Kalau aku sih tidak tahu apa-apa kak karena pas bangun tidur semua orang sudah jadi zombie tidak terkecuali orang tuaku dan kakak-kakak ku" cerita tiara.

"Jujur ya gib, gue sampe sekarang tidak percaya kenapa orang bisa jadi zombie setelah makan mochi viral itu.. Emang apa yang di campur dalam adonan nya" ungkap shila.

"Itu yang harus kita cari tahu shila,, berhubung orang tua kita seorang ilmuwan pasti sedikit-dikit kita tahu lah" ucap gibran.

"Jadi maksudnya lo kita harus meneliti mochi itu".

" betul sekali tapi kita juga harus keluar dari sini untuk cari mochi itu di supermarket ".

" nanti kita keluar setelah tiara dan kenan tidur.. Kebetulan di ruang bawah tanah ada Laboratorium yang di buat orang tua gue meskipun kecil tapi alat-alat nya lengkap " ujar shila.

Shila dan gibran akan cari tahu tentang awal mula wabah zombie ini menimpa manusia.

*******

Shila dan gibran menonton video yang ada di flashdisk milik Ningrum yang di berikan pada gibran. Kedua anak muda itu dengan khusus menonton dan mencerna apa yang orang-orang itu obrolin.

"Itu laki-laki botak yang membunuh mama dan papa gue ternyata orang tua gue dan nyokap lo kenal sama dia" tunjuk shila.

"Di sebelah nya itu bajingan yang membunuhnya Bunda gue dan sebelum dia membunuh Bunda bajingan itu memperkosanya" gibran mengepalkan tangan menahan marah.

"Ternyata orang tua kita di bunuh sama orang-orang yang ada di sekitarnya.. Gue kenal orang yang membunuh tante Ningrum itu".

" lo kenal dari mana??".

"Dia adalah bokap teman gue, namanya om hendro".

" kita harus membalas mereka shila dan pasti mereka punya rencana jahat makanya orang tua lo dan Bunda gue di bunuh" .

"Tebakan gue mungkin orang tua kita tidak mau ikut dalam penelitian yang tidak baik.. Terutama orang tua gue yang memilih berhenti dari awal mereka menikah" shila diam-diam pernah mendengar obrolan orang tuanya.

"Apa jangan-jangan wabah ini juga di buat sama mereka, coba gue cari tahu pemilik pabrik mochi ini" gibran langsung cari di mbah google.

Mereka menerima fakta baru pemilik pabrik itu adalah prof. Teguh jadi fiksi ini ulah mereka.

"gib kita tidak boleh gegabah dalam bertindak pasti orang-orang itu lagi cari keberadaan kita sekarang" ujar shila.

"ya shila. kita tidak boleh mereka tangkap" kedua anak itu pun bikin rencana yang banyak untuk balas dendam.

"tapi teman lo itu pasti di suruh sama bokap nya untuk menghubungi lo supaya dia tahu lo ada di mana"..

"gue gak punya hp gibran, hp gue ikut terbakar dirumah gue".

" syukur lah kalau begitu " gibran lega.

"Dewi coba kamu hubungi shila! Dimana dia tinggal sekarang" suruh hendro.

"Ya di rumah nya lah pah mau dimana lagi" kata dewi. Hendro membawa anak dan istrinya pindah rumah. Mereka tinggal di kompleks yang mewah dan tidak ada zombie yang masuk kesana. Kompleks itu adalah tempat tinggal para ilmuwan yang bekerja di laboratorium prof. Teguh.

"Jadi begini sayang, kemarin papa lewat sana dan melihat rumah mereka terbakar dan tidak ada yang tersisa, takutnya mereka tidak punya tempat tinggal loh, apalagi di keadaan seperti ini" hendro pandai sekali merangkai kata supaya dewi percaya.

Dewi pun menghubungi nomer shila tapi tidak aktif sama sekali, bukan sekali tapi berkali-kali.

"Tidak aktif pah, aku coba sudah berkali-kali".

" astaga!! Apa hp mereka ikut terbakar juga ya".

"Sial satria sudah mempersiapkan semua,, lo sudah mati pun tetep bikin gue kesel.. Dimana lo dan tari menyembunyikan anak kalian sih" umpat hendro dalam hatinya.

satu-satunya harapan hendro adalah dewi yang bisa menghubungi shila tapi soalnya nomer hp anaknya satria itu tidak aktif. hendro harus muter otak untuk cari cari supaya bisa menemukan kedua anaknya satria bukan hanya mereka gibran pun. ketiga anak itu sangat di ingin kan oleh prof. teguh.

1
Nurr Tika
shila ketemu ga ya sama aira
Nurr Tika
shila harus kuat demi adiknya
Nurr Tika
dasar hendro
Ani Jkt
ceritanya bagus tapi banyak tiponya tor
Nurr Tika
ikutan tegang
Nurr Tika
moga ja shila,adik dan temenya selamat
Nurr Tika
selamet ih bikin tegang aja
Nurr Tika
lanjut
Nurr Tika
untung adiknya ga di lempar keluar rumah, lebih baik tiara yg di usir dari pada kalian keluar dari rumah
Nurr Tika
mona mona coba klau kmu ga jahat pasti ga kan di usir
Nurr Tika
mona di kasih zombie ja buat santapan
Nurr Tika
lanjut thor
Nurr Tika
sebenarnya apa yg terjadi ya
Nurr Tika
nyimak thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!