NovelToon NovelToon
TIDAK SEMUA LUKA SEMBUH LEBIH CEPAT

TIDAK SEMUA LUKA SEMBUH LEBIH CEPAT

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta / Perjodohan
Popularitas:1k
Nilai: 5
Nama Author: Aynaaa12

Allyssa harus meninggalkan hidup nyamannya di Bandung dan memulai semuanya dari awal di Jakarta. Di sekolah barunya, ia mencoba menjalani kehidupan remaja seperti biasa, meski perlahan ia merasa ada sesuatu yang tidak beres di sekitarnya.

Pertemuan dengan orang-orang baru, termasuk sosok misterius yang sulit dipahami, membuat hidup Allyssa berubah. Kejadian demi kejadian datang tanpa ia duga, seolah membawanya masuk ke dalam rahasia yang lebih besar.

Di tengah semua itu, ia hanya berpegang pada satu hal yang paling berarti—saudara kembarnya. Namun sebuah kejadian di malam yang seharusnya biasa saja, mengubah segalanya.

Sejak saat itu, Allyssa menyadari bahwa tidak semua cerita berjalan sesuai harapan. Ada yang harus berhenti di tengah jalan—dan tak pernah sempat selesai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aynaaa12, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps 31

Ia menoleh ke arah belakang mencoba memastikan sesuatu.

Beberapa detik mata keduanya beradu. Sampai akhirnya Allyssa cepat cepat memutus pandangannnya itu lalu melihat ke depan.

"Oky Lyss. Anggap aja Lo gak kenal!" Lirihnya pelan, sambil memikirkan cara untuk menjauh dari laki-laki itu.

Pelajaran selesai.

Mendengar bel berbunyi, buru-buru Allyssa merapikan bukunya di atas meja. Dengan cepat bergegas hendak keluar kelas. Tapi sayangnya, dirinya langsung dihadang oleh Valeska dan Alluna.

"Buru-buru amat Lyss!" Tutur Valeska sudah berdiri berhadapan dengan Allyysa.

Allyssa berpikir sejenak. "Oh, itu- Gue mau ke toilet!" Ujar Allyssa gelagapan.

"Lo nanti ke kantin gak? Biar kita tungguin!" Tanya Valeska.

"Kalian duluan aja! Gue bawa bekal." Tolak Allyssa memberi alasan.

"Hmm yaudah deh! Lain kali bareng Ya!" Ujar Valeska pasrah.

"Iya! Kalau gitu Gue ke toilet dulu!" Lanjut Allyssa segera beranjak keluar kelas.

Sementara tak jauh dari sana, seseorang memperhatikan interaksi itu menyunggingkan senyum tipis.

Seperti di kejar sesuatu, Allyssa cepat-cepat berjalan menuju Rooftop. 30 menit waktu istirahat cukup baginya untuk menyendiri. Saat sudah tiba di rooftop, ia menghela napas panjang.

"Ckckck! Ini perut emang gak bisa diajak kompromi!" Kelas Allyssa memelas perutnya yang sudah bunyi.

"Tapi, dari pada ketemu tuh orang mending Gue nahan lapar!" Gumamnya pelan.

"Eh tapi, kok bisa sih dia pindah ke sini!"

"Pokoknya Gue harus jauh-jauh dari dia!"

"Semoga dia gak cari masalah lagi sama Gue!"

"Ckckc bikin pusing aja!"

Menolong Allyssa frustasi.

Ia menarik napas dalam. Belum selesai dengan masalah yang lain sudah muncul masalah baru. Setelah mengeluarkan unek-uneknya, ia mulai merasa lega. Semilir angin yang berhembus membuat pikirannya sedikit tenang.

Seandainya dia hidup di sebuah dongeng, rasanya ia akan menghilang begitu saja. Melupakan potongan-potongan masalah yang membuatnya pusing belakangan ini. Atau, dirinya pergi ke masa 10 atau 20 tahun ke depan, pasti masalah ini tidak akan ia ingat lagi.

Allyssa kemudian duduk di salah satu kursi panjang yang beberapa hari yang lalu ia lihat Gabriel membersihkan debu-debu yang ada di sana. Cuaca hari ini tidak mendung dan tidak juga panas, cukup bagus untuk beristirahat. Gabriel, ia teringat dengan Gabriel yang tengah berada di rumah sakit. Pulang nanti dia akan menjenguk laki-laki itu.

Ia mencoba mengistiraharkan tubuhnya dengan berbaring di sana.

"Pantasan Gabriel tiduran di sini. Rasanya emang nyaman ternyata." Lirihnya pelan melihat ke arah langit yang tidak begitu cerah. Sampai akhirnya dia mengeluarkan handphonenya dan memakai headset Bluetoothnya. Ia mereplay lagu yang ia suka lalu memejamkan matanya pelan. Angin sepoi-sepoi dan suara musik itu membuatnya terlelap. Terlelap melupakan sejenak masalah yang dating beberapa kali.

Tak terasa Allyssa terbangun dari tidurnya. Niat hati hanya merebahkan diri , malah terlelap hingga ke alam mimpi. Buru-buru ia melihat jam tangannya. Satu jam tertidur, ia menepuk jidatnya cukup keras.

"Ckckck Bodoh!" Gumamnya pelan.

Allyssa mengetuk pintu kelasnya dan masuk ke dalam.

"Permisi Bu, maaf saya terlambat " Ujar Allyssa penuh penyesalan.

"Kamu ini siswa pindahan, tapi sering sekali terlambat!" Tegas Ibu Susan, guru matematikanya.

"Maaf Bu! Tadi saya..- " Ucapan Allyssa terpotong oleh seorang laki-laki yang juga baru masuk ke dalam kelas itu.

1
EvhaLynn
Wah Semangat Author😉
Aksara Langit
Bagus bangat Thor Alurnya. Tapi kenapa Papa Allyssa meninggal secepat itu😭😭😭
Aynaaa12: Namanya juga takdir🫠
total 1 replies
Aksara Langit
Lanjut Thor😍
Aynaaa12: Lanjut bbesok Ya🤭
total 1 replies
Ainul Ayn
Karyanya bagus bangat Thor. Jangan lupa Up terus ya/Drool/
Aynaaa12: Eh makasi Ya🙏 Jangan kupa Pantengin terus🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!