NovelToon NovelToon
AKHIR DARI PENYESALAN

AKHIR DARI PENYESALAN

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Rumah Tangga / Selingkuh
Popularitas:3.3k
Nilai: 5
Nama Author: Nuna_Pena

"Tega kamu, Mas." Kanaya menatap suaminya dengan sorot mata yang tenang namun penuh luka. Kecewa luar biasa wanita itu rasakan setelah tau kalau suaminya ternyata sudah menikah dan memiliki istri lain tanpa sepengetahuannya.

"Aku minta maaf, aku tau kamu kecewa. Tapi ini semua udah terlanjur terjadi, aku harap kamu bisa berlapang dada menerima istri baruku." Jawab Andra dengan nada bersalah.

Tapi Kanaya tau, suaminya itu tidak benar-benar menyesal. Sedikit pun.

Siang dan malam ia berdo'a kepada Tuhan, meminta kelimpahan dan kelancaran untuk bisnis juga rezeki suaminya.

Tapi ketika pria itu benar-benar diberi kekayaan, ia malah menduakannya diam-diam.

Kanaya tidak akan diam aja, ia akan membalasnya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nuna_Pena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

TIGA PULUH EMPAT

"Hah? Cari-cari alasan buat mertahanin perempuan meski pun udah tau red flag?

Maksudnya, gimana?" Tanya Kanaya bingung.

"Contohnya ya nih,... Bapak mertua kamu itu tau kalau motif Esmeralda deketin dia adalah uang, tapi dia cari-cari alesan buat mertahanin Esme dengan bilang ke dirinya kalo dia sanggup cari uang tersebut. Kalau Esme marah-marah dan bahkan ngamuk, dia juga pasti bakal cari alesan buat tetep mertahanin Esme dengan bilang ke dirinya kalau mungkin Esme cuma lagi badmood."

Dayu diam sejenak, menatap wajah kedua teman dekatnya.

"Contoh lain, kalo Esme nggak mau masak, bapak mertua kamu itu pasti bakalan cari-cari alesan dengan bilang ke dirinya kalo mungkin Esme lagi nggak mau masak aja karena capek." Jelas Dayu dengan suara pelan.

"Ya pokoknya begitu lah,.... Intinya selama si laki-laki itu masih punya perasaan ke si perempuan, dia bakalan terus ngelakuin hal itu demi mempertahankan si perempuan di sisinya. Cari-cari alesan dan pembenaran meski pun si perempuan udah buruk dan amit-amit kelakuannya. Tapi begitu dia muak dan perasaan dia ke si perempuan hilang.....

Bye! Itu perempuan bertingkah dikit juga udah pasti langsung didepak sama dia."

Pungkasnya lagi.

"Wah, wah, wah. Bikin podcast dong, biar para perempuan di luar sana juga pada bisa denger dan tau. Mantep ini pembahasan. Ayo bikin, aku bakal jadi subscriber pertama deh." Ucap Kanaya sambil bertepuk tangan takjub.

"Nggak ah, ini materi mahal. Kalau mau dengerin ya harus bayar lah, aku kasih gratis ke kalian juga ya kalian berdua temenku."

"Tapi materi kaya begini kamu dapet dari mana, Dayu?" Tanya Leah makin penasaran.

"Jadi madam bertahun-tahun, apalagi keluargaku dulu juga bisnisnya sama, jadi ya mau nggak mau harus paham ini karena kita kan bakal ngadepin banyak laki-laki. Kita harus paham supaya gampang juga manfaatin mereka. Kalau mereka udah kena, gampang pokoknya buat bikin mereka ngeluarin duit,..

" Jujur Dayu berterus terang.

"Tapi jadi Madam begini uangnya banyak nggak, Dayu? Maksudnya bagi hasil kah sama ani-ani di bawah naungan kamu? Kan enak ya

dapat duit dari laki-laki tapi kita nggak berurusan secara langsung sama mereka."

Tanya Leah yang semakin penasaran.

"Kenapa? Kamu tertarik buat bisnis yang sama?" Dayu balik bertanya sambil menyenggol lengan Leah sambil tersenyum menggoda, kedua mata wanita itu memicing.

"Eyy, nggak lah. Cuma penasaran. Apa bisnis begituan tu menguntungkan?" Bantah Leah.

"Ya menguntungkan dong, Leah. Kamu lupa rumah Dayu segede apa? Mobilnya sebanyak apa? Belum lagi asset sama propertinya?" Timpal Kanaya membuat Dayu tertawa renyah.

"Bisnis haram memang menguntungkan, tapi siap nggak kamu nanggung akibatnya? Bisnis ini cuma bisa dilakuin sama orang-orang tertentu, orang yang lebih mementingkan harta dan uang di banding moral. Seperti kata pepatah,... Big money never comes clean."

"Gimana persiapan pernikahannya sama Esmeralda, Ayah? Apa udah rampung?" To the point Kanaya bertanya saat Daris baru saja masuk ke dalam rumahnya.

Pria paruh baya yang berhari-hari kemarin enggan pulang itu pun akhirnya datang untuk menjemput Samira.

"Oh, Naya,... Ya, udah lumayan banyak yang selesai persiapannya. Semoga aja lancar dan nggak ada halangan apa-apa."

Jawab Daris sambil berjalan menuju ruang tengah, ia duduk di atas soffa ruang tengah sambil menyandarkan punggungnya.

Pria itu terlihat lelah namun senang, gurat bahagia tak bisa ia sembunyikan dari wajahnya yang sudah penuh dengan kerutan penuaan dan juga garis halus.

"Oh, syukur deh. Kalau Ayah butuh sesuatu, bisa bilang ke aku. Aku punya banyak kenalan yang suka ngurus dan handle pernikahan secara professional." Pungkas Kanaya membuat senyum di wajah Daris semakin lebar.

1
Nuna_Pena
😁😁
Anonim
😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!