NovelToon NovelToon
After Reuni

After Reuni

Status: sedang berlangsung
Genre:Duda / Balas Dendam / Mengubah Takdir
Popularitas:4.5k
Nilai: 5
Nama Author: rachmaraaa

Mita tidak pernah menyangka, satu ajakan sederhana dari suaminya akan mengubah segalanya.
Reuni sekolah yang seharusnya menjadi malam biasa justru membuka luka yang tak pernah ia sadari sebelumnya. Di tengah keramaian, Mita berdiri di samping Rio--namun terasa seperti tidak pernah ada. Terlebih saat Rio kembali bertemu dengan cinta pertamanya... dan memilih tenggelam dalam masa lalu.
Ditinggalkan tanpa penjelasan, Mita justru dipertemukan dengan Adrian-teman lama sekaligus rekan kerja Rio. Sosok yang dulu hanya sekadar kenangan, kini hadir sebagai satu-satunya orang yang benar-benar melihatnya.

Dan Reuni itu mengubah segalanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rachmaraaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 25

Livy sudah tidak tahan diperlakukan seperti ini oleh suaminya, alias Rio. Pertama ia melihat pada status teman-temannya yang datang ke acara undangan Adrian dan Mita yang mewah. Suaminya menghilang tanpa kabar sejak dua hari lalu.

Hal yang disesali Livy saat ini adalah karena ia tidak bekerja. Ia tidak menghasilkan uang. Ia hanya mengandalkan nafkah dari Rio setiap bulan untuk dirinya dan kedua anaknya yang masih sekolah. Mantan suaminya pun kadang masih memberikan nafkah tapi hanya untuk kedua anaknya saja.

Sejak awal bersama Rio, ia terlalu jumawa. Menganggap Rio tidak akan pernah berpaling darinya. Karena pengorbanan Rio yang rela menceraikan istrinya dulu demi kembali bersamanya dan mau menanggung beban nafkah untuk kedua anaknya.

Akan tetapi, ia salah. Rio pasti akan melakukan hal sama padanya seperti yang pernah ia lakukan dengan mantan istrinya dulu. Mungkin saja saat ini Rio sedang bersama wanita lain. Seperti dulu saat bersamanya. Rio rela berbohong dan menghabiskan uang bersama dirinya demi menginap di hotel mewah hanya untuk melakukan gairah fantasi mereka.

Livy menganggap Rio mencintainya dan tidak akan berpaling. Karena selama ini, apapun yang ia inginkan selalu dituruti oleh Rio. Hingga ia lupa untuk menyisihkan uang sebagai investasi dan tabungan masa depannya. Ia rela memakai semua barang branded demi gengsi. Sekarang ia hanya bisa gigit jari.

Pintu kamar terbuka, menampakkan Rio yang segar dengan senyum ceria.

"Dari mana aja? Nggak ingat istri di rumah? Minimal kamu ngabarin ada dimana dan sama siapa, supaya aku nggak naruh curiga sama kamu." Livy sengaja memberikan izin pada kedua anaknya untuk bertemu dengan ayah mereka. Kebetulan Minggu ini adalah jadwal kedua anaknya tinggal bersama ayahnya.

Rio dengan santai membuka jaket, baju dan celana yang bekas ia pakai untuk dimasukkan ke dalam keranjang pakaian kotor.

"Pi... Jawab!" bentak Livy.

Rio masih mencoba sabar dan hanya menghela napas panjang ketika dirinya tersentak mendengar bentakan sang istri.

"Aku touring ke puncak."

"Sama siapa?"

"Sendirian aja lah! Sama siapa lagi?" Rio menoleh kembali melempar pertanyaan pada Livy.

"Nggak mungkin! Kamu pasti bawa perempuan lain, kan?" Livy melangkah mendekat dan menghardik lengan suaminya.

"Kamu ini kenapa sih, Mi? Curigaan terus ke aku. Aku ini jujur aja bosen , jenuh. Tiap pulang kerja selalu ada aja laporan kalau si Reza dan Reva butuh ini dan itu. Padahal ayah mereka kan masih hidup! Aku juga butuh waktu untuk istirahat sejenak dari semua rutinitas yang kamu tuh nggak akan paham. Karena kerjaan kamu itu rebahan sambil main hape di rumah aja. Nggak kayak aku yang dapet tekanan dari bos dan rekan kerja. Paham kamu!" Rio ikut menaikan nada suaranya dan berbalik untuk mandi.

"Apa kamu bilang tadi? Rebahan? Terus Reza dan Reva kamu anggap mereka beban, gitu? Iya?" Livy menarik tangan Rio supaya pria itu menghadap ke arahnya.

Kesal dan jengkel, Rio menatap wajah Livy dengan tajam. "IYA, BEBAN! MEREKA BEBAN UNTUKKU. MEREKA BUKAN ANAKKU!"

Plak!

Satu tamparan dilayangkan Livy ke pipi Rio. Membuat pria itu terkejut dan terdiam.

"Bajingan! Dulu kamu bilang rela melakukan apapun demi aku dan anakku. Tapi, sekarang kamu bilang mereka beban. Nggak malu kamu bilang begitu ke aku, padahal kenyataannya kamu yang mandul!"

Rio mendorong Livy hingga jatuh ke lantai. "Jangan sembarangan kalau ngomong! Namanya laki-laki apapun bisa mereka ucapin demi mendapatkan apa yang diinginkan termasuk ucapan yang nyeleneh kayak gitu. Asal kamu tau, nggak ada lelaki manapun yang murni mau terima perempuan dengan dua anak untuk dijadikan istri."

Mendengar itu, Livy gemeteran, air matanya mengalir deras, hatinya sakit sekali.

"Kalau bukan karena kamu, mungkin dulu aku nggak akan pernah cerai sama Mita!" Rio menunjuk wajah istrinya dengan penuh emosi. "Sekarang dia malah nikah sama Adrian! Dan... Aku nggak suka itu!"

"Jadi, kamu nyalahin aku? Bukannya dulu kamu yang bilang dia mandul dan nggak agresif? Nggak ada inisiatif? Sekarang kamu lihat dia nikah sama pria lain, kamu malah nyalahin aku? Kamu tega!" Livy tidak kuat. Ia akhirnya menangis sejadi jadinya. Ia tidak pernah menyangka jika akhirnya akan seperti ini.

Penyesalan memang selalu datang terlambat ketika yang dilalui tidak memenuhi ekspektasi.

"Kalau aja dulu aku nggak nikah sama kamu, mungkin aku yang sudah nikah sama Adrian."

"Oh... Jadi kamu nyesel dulu nggak berhasil ngerayu Adrian? Iya? Adrian juga akan milih-milih untuk siapa yang akan jadi pasangan hidupnya. Udahlah, capek! Aku mau mandi." Rio langsung meninggalkan Livy yang masih menangis di lantai.

Livy memeluk lututnya dan mengingat kembali dulu ia dekat dengan Adrian. Dekat yang memang Adrian peduli. Pria itu selalu baik dengan dirinya dan teman-temannya. Bahkan, mau membantu saat dirinya sedang kesulitan.

Namun, semua berubah ketika setelah Reuni bubar. Awalnya hubungan dirinya dan Adrian baik-baik saja. Masih ngobrol seperti biasa. Tetapi, ketika Adrian tahu kalau ia dekat dengan Rio, Adrian sempat memperingatinya.

"Dia suami orang, Liv. Gue cuma mau ingetin, hati-hati."

Livy yang saat itu gelap mata. Ia merasa Rio adalah pria yang tepat, karena. Bisa memberikan apapun yang ia inginkan. Hingga ia memaksa Rio untuk cerai dengan istrinya.

"Harusnya dulu aku ngerayu Adrian aja. Bukan Rio sialan! Dasar brengsek!" Livy menjenggut rambutnya sendiri karena kesal. "Aku yakin Adrian sebenarnya suka sama aku. Dia sempat memperingati aku tentang Rio. Mungkin maksudnya dulu itu dia cemburu. Ya Tuhan... Kenapa aku baru sadar setelah semua ini terjadi? Apa masih ada kesempatan?"

Ponsel yang teronggok di nakas, ia sambar. Ia membuka aplikasi Wassap dan melihat pesan yang ia kirim beberapa malam lalu ke Adrian, belum dibls. Jadi ia memutuskan untuk mengirimkan pesan lagi.

[Livy : Dri... Kamu dimana? Ada waktu? Aku mau bicara. Balas ya.]

Ia seperti mendapatkan sebuah harapan baru. Ia tersenyum dan buru-buru menghapus air matanya. Berjalan ke arah ruang tamu, sambil memeluk ponselnya, berharap mendapatkan balasan dari Adrian.

Rasa gelisah menghampiri. Livy merasa apa yang dilakukan Adrian saat ini adalah ingin membuatnya cemburu. Terlebih lagi, sebelum menikah kemarin, Adrian sempat datang ke rumahnya. Ia yakin itu hanya alasan Adrian ingin bertemu Rio. Padahal sebenarnya pria itu ingin menemuinya.

Ponselnya bergetar sekali, menandakan ada pesan masuk.

[Adrian : Sorry Liv, gue nggak ngundang karena menghargai istri. Btw, Lo mau ngomong soal apaan?]

Livy tersenyum lebar, "Bener kan... Dia itu cuma alesan aja.

[Livy : Dri, aku telepon ya? Mau ngomong penting.]

[]

*pengantin baru, ada aja ujiannya.

1
milku
selamat ya Mita dan adrian😍
riza
livy keknya stres dia 🤭
riza
mampus
riza
bukan Turing namanya ih
riza
gacor bgt pasutri ini 🤭🔥
riza
haduuh 🧐
riza
mudah²an nggak terjadi apa-apa sih sama Mita 🥺
riza
kok nyesek ya 🥺
riza
iya betul 🥺 sebelum semua terlambat, mending di obrolin dari skrg 🥰
riza
uhuuuuyy 🤭🤭
Secilia Cindy
bacanya sambil meriang2 ka..🤭
Dila Dilabeladila
hadehhhhhh udah langsung ajak k KUA aja bias bisa nambah dengam bebas🤣🤣
riza
hot ya kak 🔥🤭
riza
si Rio sakit emang
riza
lah dasar si Rio tolil
riza
fitnah jir
riza
eh gila si Rio
riza
lah sama mas ... saya yg baca juga udh GK sabar ini 🤭
riza
mulai deh ngeselinnya
riza
mas Adrian maunya mewah ya 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!