NovelToon NovelToon
Alfian&Aluna

Alfian&Aluna

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Perjodohan / CEO
Popularitas:452
Nilai: 5
Nama Author: Queen kaka Agustin

seorang wanita cantik turun dari motor merapikan rambut panjang yang sedikit berantakan tertiup angin,lalu ia melangkah menuju fakultasnya,karna melangkah sambil menunduk melihat handphone kakinya tersandung batu, tubuhnya tersentak ke depan Aluna memejamkan mata karna dia yakin tubuh nya sebentar lagi akan mencium tanah, tapi setelah beberapa saat dia tidak merasakan sakit justru dia merasa tubuh nya ada yang menahan, saat Aluna membuka mata pandangan nya berhenti pada sorot mata tajam nan dingin..

penasaran dengan ceritanya? yuk lanjut baca🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Queen kaka Agustin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26

      Di perusahaan Xander

Darren duduk di kursi nya, tangan nya lincah memainkan keyboard,

Matanya fokus meneliti file kerjasama

Yang baru di kirim sekertaris nya melalui email

selesai memeriksa file, dia menutup laptop

Beralih memeriksa berkas2 di atas meja

lembar demi lembar Darren amati

Lalu beralih ke berkas yang lain

Matanya menyipit saat melihat ada kesalahan di berkas ke 2

Dia lalu memencet tombol telpon yang terhubung ke sekertaris nya

"keruangan ku " ucapnya tegas

tidak lama sekertaris nya mengetuk pintu

"masuk"

Pintu terbuka pelan, seorang gadis muda

Melangkah masuk " ada yang bisa saya bantu pak" ucapnya sopan

Darren menatap tajam, lalu melemparkan

Berkas itu dengan kasar

Sekertaris itu terlonjak kaget

"periksa ulang, jangan ada kesalahan lagi, " ucapnya dingin

Dia mengambil berkas itu dengan tangan gemetar

"baik pak, mohon maaf, saya permisi dulu" katanya lirih lalu melangkah keluar ruangan

Setelah sekertaris nya pergi

Darren menghela nafas panjang

"selalu ceroboh," desis nya

Dia lalu duduk kembali memeriksa berkas2 yang tersisa sebelum jam kerja usai

......................

Sania sekertaris Darren yang baru

dia bekerja baru 2 bulan , tapi sudah lelah dengan sikap dingin Darren

Jika bukan karna dia ingin membuktikan

Kepada ayahnya , sudah dari sebulan yang lalu dia mengundurkan diri.

sebenarnya keluarganya tidak setuju Sania bekerja di perusahaan lain

mereka inginya Sania menerus kan perusahaan Keluarga,

Tapi Sania meminta waktu selama setahun

Untuk mencari pengalaman bekerja di perusahaan lain,

Lalu keluarganya pun setuju dengan syarat hanya satu tahun .

Sania menghela nafas berat " dasar kulkas 2 pintu" ucapnya lirih

Dia duduk dan mulai membuka berkas itu dan memeriksa ulang.

10 menit berlalu

Sani tercengang , padahal hanya salah penulisan saja Darren sampai seperti itu

Menurut nya itu hanya kesalahan kecil

Bisa dibicarakan baik2

kenapa Darren sampai melemparkannya

"huh, aku harus lebih bersabar menghadapi nya" gerutunya.

Setelah mengeprint ulang dan merapikan kembali berkas2

Sania melangkah menuju ruang Darren

Lalu masuk setelah mendapat izin

"ini pak ,sudah saya perbaiki" ucap nya menunduk sopan

"hm" jawab Darren singkat

"kalau begitu saya permisi dulu" ucapnya berbalik melangkah keluar

Darren tidak menjawab sama sekali

Dia langsung memeriksa berkas itu

Dan menandatangani nya .

setelah selesai dia melihat jam di tangan nya

Sudah waktunya pulang

Darren membereskan berkas

Dan memasukan laptop kedalam tas

Mengambil jas lalu melangkah keluar ruangan

Dia melirik meja Sania tapi tempat itu kosong

'kemana dia,' pikirnya, lalu mengedikan bahu acuh

Lanjut melangkah ke arah lif

Saat lif terbuka

Di dalam nya ada Sania

Sekertaris nya itu menunduk hormat lalu keluar lif

Sebelum Darren melangkah masuk

Ia menatap Sania sebentar " segera pulang, " ucapnya

"iya pak" jawab Sania kikuk

Lalu Darren masuk ke dalam lif.

setelah lif Ter tutup Sania berbalik melangkah menuju meja kerjanya bersiap untuk pulang

"akhirnya pulang juga, tapi tumben dia tidak memberiku pekerjaan tambahan" ucapnya bingung

Biasanya Darren akan menyuruhnya lembur

Ya walupun hanya sampai jam 7 malam

Tapi tetap saja itu membuatnya kesal.

"sudahlah , lebih baik sekarang aku bersiap pulang, " ucapnya semangat

lalu melangkah memasuki lif menuju lantai bawah.

......................

Sesampainya di parkiran

Sania menyalakan mesin motornya, mengenakan helem

Lalu melaju keluar meninggalkan area perusahaan .

Darren yang masih berada di parkiran

setelah menerima telpon dari Sera,

Melihat Sania

Dia menatap heran

" bukanya dia anak orang kaya, tapi kenapa menaiki motor" ucapnya lirih

Lalu dia tersenyum tipis"menarik, aku akan cari tau tentang dia" gumam nya

menyalakan mobil lalu keluar meninggalkan parkiran.

......................

mobil Darren memasuki gerbang rumah nya

turun dari mobil,

Melirik mobil Alfian

Lalu melangkah masuk

Di ruang tamu dia berpapasan dengan Alfian

"baru pulang " tanya Fian

"iya, mau kemana" tanyanya balik

"pulang, ada urusan" jawabnya

"oh, tidak ikut makan malam dulu?" tawar nya

"terimakasih,nanti dir umah saja, aku pulang dulu" ucapnya

Darren mengangguk singkat

dan melanjutkan langkah menuju kamar.

......................

Aluna mengerjapkan mata

Perlahan matanya terbuka

Melirik sekeliling ruangan

"kenapa aku ada di kamar, bukanya tadi aku di dalam mobil" gumam nya

Lalu dia mengingat bahwa tadi tertidur di mobil

di menepuk kening pelan

"pasti mas Fian yang gendong aku sampai kamar, duh Aluna malu-maluin" ucap nya lirih

die beranjak bangun menuju kamar mandi

Berendam air hangat seperti nya ide yang bagus.

......................

menjelang magrib Daniel baru sampai rumah

Sera menyambutnya di depan pintu

"assalamualaikum "salamnya

"waalaikumsalam" jawab Sera

Lalu mengambil jas dan tas kerja Daniel

mereka melangkah menuju kamar.

Aluna melihat pemandangan itu tersenyum

Bahagia, 3 bulan lagi dia juga akan melakukan rutinitas yang sama

Seperti yang di lakukan mommy nya.

dia melanjutkan langkah menaiki tangga menuju kamar

Karna sudah masuk waktu solat magrib.

Selesai melaksanakan solat

mereka semua makan malam bersama

Seperti biasa Sera menyiapkan nasi dan lauk di piring Daniel

Aluna dan Darren mengambil nasi dan lauk masing2

Daniel menatap putranya serius

"Darren, mulai besok urusan perusahaan akan Daddy serahkan padamu sepenuhnya, Daddy hanya akan memantau saja" ucap nya

Darren mengangguk mengerti " baik dad, lagi pula sudah saatnya Daddy istirahat dan menghabiskan waktu dengan mommy" godanya

Daniel tersenyum senang " benar juga, putraku memang sangat pengertian" jawabnya

Aluna tersenyum tipis mendengannya

Sera yang malu, dan kesal menggetok kepala putranya dengan sendok

Darren meringis kecil

"aduh mommy, kenapa mukul aku" ucapnya memelas

Sera tidak menanggapi Darren

Dia menatap putrinya " lalu bagaimana dengan kamu sayang, sudah bicara dengan Alfian kapan kalian akan menikah" tanyanya mengalihkan pembicaraan

"sudah mom. Aku dan mas Fian sepakat kita akan menikah 3 bulan lagi" jawabnya

Sera menatap Daniel meminta persetujuan

"menurut mommy itu terlalu lama sayang, bagaimana kalau 2 bulan lagi" tanyanya

"Daddy setuju dengan mommy mu. Mengingat bagaiman keadaan sekarang, Daddy tidak tenang kalau kamu belum menikah" ucap Daniel

Aluna mengangguk " baiklah, tapi bagaimna kalau mommy saja yang bilang ke mama Hera ," tanyanya

"ya, nanti mommy akan bicarakan dengan mama Hera" jawab Sera tersenyum hangat.

"lalu bagaimna rencana liburan kita dad?" tanya Darren

"Daddy hampir lupa, berarti lusa kita berangkat ya" ucapnya

" iya dad" Jawa Darren

"ya sudah nanti Daddy telpon Ammar " ucapnya lagi.

mereka melanjutkan makan sambil sesekali mengobrol.

Setelah selesai makan malam

mereka semua menonton tv bersama

Daniel melangkah sedikit jauh untuk menelpon Ammar

Setelah berbicara dengan Ammar dan memastikan liburan lusa,

Daniel juga menyampaikan akan membahas tentang acara pernikahan anak2 mereka

Dan untuk konsep acara dan sebagainya

mereka akan menyerahkan kepada istri2 mereka .

Daniel mematikan ponsel setelah selesai menelpon Ammar

Dia kembali duduk di samping istrinya

"bagaimana" tanya Sera

"nanti kita bahas saat liburan" jawabnya

Sera mengangguk mengerti

Lalu mereka masuk ke kamar masing2 untuk beristirahat.

1
ana Ackerman
thor ,,.awas aja kalau nggak up.... 😤
udah baca ceritanya malah berhenti di tengah jalan lagi...
awas aja... 😤😤
ana Ackerman: iya kak 😍
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!