NovelToon NovelToon
Rivalry In Our Story

Rivalry In Our Story

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintamanis / Enemy to Lovers / Idola sekolah / Tamat
Popularitas:2.1k
Nilai: 5
Nama Author: ALIFA RAHMA LATIFA

Wajib Follow Sebelum Baca.



" 𝘾𝙞𝙣𝙩𝙖 𝙠𝙖𝙢𝙞 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙥𝙚𝙧𝙣𝙖𝙝 𝙨𝙖𝙡𝙖𝙝... 𝙝𝙖𝙣𝙮𝙖 𝙨𝙖𝙟𝙖, 𝙙𝙪𝙣𝙞𝙖 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙥𝙚𝙧𝙣𝙖𝙝 𝙢𝙚𝙣𝙜𝙞𝙯𝙞𝙣𝙠𝙖𝙣 𝙠𝙖𝙢𝙞 𝙗𝙚𝙧𝙨𝙖𝙢𝙖.

Valerie dan Matthew saling mencintai... tapi cinta mareka tidak pernah benar-benar tenang.

Hubungan mareka di uji oleh restu tak kunjung datang, tekanan keluarga, dan tekanan keluarga, dan keadaan yang perlahan menjatuhkan mareka.

Saat mareka masih berjuang untuk bertahan, seseorang datang kembali_membawa sesuatu yang lebih dari sekedar masa lalu.

La menginginkan Matthew.
Bukan hanya untuk di cintai... tapi untuk dimiliki.

Perlahan, tanpa mareka sadari, hubungan yang mareka jaga mulai retak.
Bukan karena mareka berhenti saling mencintai, tapi karena ada seseorang yang siap menghancurkan segala nya.

Kini, cinta mareka bukan tentang bertahan... tapi tentang siapa yang lebih kuat _
cinta... atau obsesi.

( Bismillah semoga rame 🙏)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ALIFA RAHMA LATIFA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

S2 BAB 16 : The Consequences

" Cinta sejati tidak memaksa untuk dimiliki, tapi berlajar merelakan jika itu bukan miliknya.

                 ...

Suasana rumah sakit masih sama.

Tegang.

Sunyi.

Mencengkram.

Lampu ruang operasi masih menyala.

Dan itu artinya_

Valerie masih berjuang.

Matthew duduk di bangku luar, kepala nya tertunduk.

Tangan nya saling mengenggam erat.

Pikiran nya kosong.

Hanya satu nama yang terus berputar_

" Valerie.. "

Langkah kaki cepat terdengar.

Matthew menoleh.

Dan detik itu_

Mata nya langsung mengeras.

Thalassa.

Berdiri di sana.

Wajah nya pucat.

Mata nya sembab.

Namun sebelum ia sempat berbicara_

Matthew sudah berdiri.

Langkah nya cepat.

Dan dalam satu tarikan emosi_

" Lo puas sekarang? "

Suara Matthew menggema di lorong.

Thalassa terkejut.

" Gue_ "

PLAK!!

Kali ini bukan Carlos.

Matthew.

Tangan nya gemeter setelah menampar pipi Thalassa.

Semua orang di sekitar nya langsung terdiam.

" Jangan pernah dekatin dia lagi! " bentak nya penuh amarah.

Air mata Thalassa langsung jatuh. "Gue nggak_"

" Jangan bohong. "

Matthew mendekat, mata nya penuh emosi.

" Gue liat semua nya. "

Deg

Thalassa membeku.

Napas nya tercekat.

" Gue... "

Matthew menatap nya tajam.

" Lo dorong dia. "

Kalimat itu bukan pertanyaan.

Tapi tuduhan.

Dan kebenaran.

Air mata Thalassa jatuh semakin deras.

" Gue.. nggak sengaja.. "

Suara nya bergetar.

Matthew tertawa kecil.

" NGGAK SENGAJA? "

Tangan nya mengepal.

" Dia hampir mati, Thalassa! "

Suara nya pecah.

' Calon istri gue lagi berjuang di dalam sana! "

Ia menunjuk ke ruang operasi.

" Dan lo bilang itu nggak sengaja?! "

" Gue cuma... "

Thalassa mendudukk.

" Gue cuma nggak kamu kehilangan lo.. "

Kalimat itu pelan.

Tapi cukup membuat suasana berubah.

Matthew menatap nya tidak percaya.

" Lo gila... "

Ia mundur satu langkah.

" Lo benar-benar gila. "

" Tapi gue cinta sama lo. " teriak Thalassa.

Air mata nya jatuh tanpa henti.

" Gue udah nunggu lo lima belas tahun! "

" Dan itu bukan alasan buat nyakitin dia! "

Sedangkan langkah cepat kembali terdengar.

Kali ini_

Lebih tegas.

Lebih berat.

" Thalassa. "

Suara itu membuat semua nya terdiam.

Thalassa langsung menoleh.

Wajah nya berubah.

" Ma... "

Di sana berdiri seorang wanita elegan dengan wajah tegas_

Sophie Angeline Valencia Wilson.

Dan di samping nya seorang pria dengan aura dingin.

_

Dexon Erlangga.

Sophie menatap putri nya.

Tatapan yang tidak lagi lembut.

Tapi penuh kekecewaan.

" Apa yang kamu lakukan... " suara nya pelan, tapi bergetar.

Thalassa mundur satu langkah.

" Ma, aku_"

PLAKK!

Tamparan itu keras.

Membuat semua orang terdiam.

" Thalassa... " suara Sophie pecah.

Air mata nya jatuh.

" Apa yang sudah kamu lakukan?! "

Thalassa terdiam.

Pipi nya merah.

Mata nya kosong.

Dexon menatap nya dengan rahang mengeras.

" Kamu sudah kelewatan. "

Suara nya dingin.

" Papa.. "

" Diam! " bentak nya keras.

Thalassa gemeter.

" Kamu akan pulang ke Inggris. "

Kalimat itu seperti keputusan mutlak.

Thalassa langsung menggeleng.

" Enggak... aku nggak mau.. "

" Kamu tidak punya pilihan. "

" Aku nggak akan pulang! "

Tangis nya pecah.

" Aku nggak akan ninggalin Matthew! "

Sophie mendekat, menggenggam bahu nya.

" Acha.. " suara nya melemah.

" Kamu sudah terlalu jauh. "

" Aku cuma cinta dia.. "

" Ini bukan cinta! " Sophie berteriak.

" Ini obsesi! "

Hening.

Thalassa membeku.

Air mata nya jatuh perlahan.

Dexon menatap nya dingin.

" Kita berangkat malam ini. "

Thalassa menggeleng cepat.

" Enggak.. "

Mata nya berubah.

Bukan lagi sedih.

Tapi.. dingin.

Ia menatap Matthew.

Dalam.

Tajam.

Dan penuh luka.

" Kalau gue nggak bisa punya lo.. "

Suaranya pelan.

Namun jelas terdengar.

"... Gue juga nggak akan biarin lo bahagia sama dia. "

Matthew menatapnya tanpa ekspresi.

" Pergi. "

Satu kata.

Dingin.

Mematikan.

Sophie langsung menarik Thalassa.

" Thalassa, cukup! "

Namun Thalassa masih menatap Matthew.

Air matanya jatuh.

Tapi senyumnya..

Berbeda.

" Gue akan kembali.. " bisiknya pelan.

" Hancurin semuanya.. "

Dan malam itu_

Thalassa dibawah pergi.

Di paksa meningalkan Indonesia.

Dipaksa menjauh dari Matthew.

Namun satu hal pasti_

Perasaannya tidak pergi.

Tidak hilang.

Di dalam dirinya...

Obsesi itu justru semakin hidup.

Semakin gelab.

Semakin berbahaya.

Sementara di ruang operasi_

Lampu masih menyala.

Dan nasib Valerie..

Masih belum pasti.

             _TBC_

...----------------...

Happy Reading All!

1
Arif RACHMAN
🥰🥰 aku suka banget sama semua karya mu thor.sukses selalu
Arif RACHMAN
suka banget.sukses selalu
Fluffylfy
❤❤ suka banget
Fluffylfy
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!