NovelToon NovelToon
Cinta Di Langit Tajmahal

Cinta Di Langit Tajmahal

Status: tamat
Genre:CEO / Cinta Seiring Waktu / Dunia Masa Depan / Tamat
Popularitas:632
Nilai: 5
Nama Author: Siti Muarofah

❤️ CINTA DI LANGIT TAJ MAHAL 🕌✨

AARYAN, CEO muda yang dingin dan playboy, hidupnya berubah total saat bertemu MAHEERA, gadis suci yang mengajarkannya arti cinta sejati.

Meski ditentang keras oleh Ny. Savitri, ibu Aaryan yang angkuh, cinta mereka tetap bersemi. Bahagia sempat terjalin indah, hingga takdir berkata lain. Maheera harus pergi meninggalkannya lebih dulu.

Bertahun-tahun Aaryan hidup dalam kesepian, menyimpan rindu yang tak pernah mati. Hingga akhirnya, ia pun menyusul kekasih hatinya.

Kisah cinta abadi yang membuktikan, kematian pun tak mampu memisahkan dua jiwa yang saling memiliki. 🥹🕊️🖤

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti Muarofah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 4: RASA YANG TAK BISA DIPUNGKIRI

Sejak malam itu, hubungan Aaryan dan Maheera menjadi semakin dekat. Pria itu benar-benar berusaha berubah. Ia mulai mengurangi jam kerjanya, dan yang paling ajaib, ia jarang lagi terlihat di klub malam.

Wajah dingin dan arogan itu kini sering terlihat menyunggingkan senyum, senyum yang hanya muncul saat ia sedang bersama Maheera.

"Maheera, lihat deh! Aku berhasil nggak minum alkohol selama tiga hari!" seru Aaryan bangga seperti anak kecil saat mereka bertemu di taman biasa mereka.

Maheera tertawa kecil, matanya menyipit indah. "Wah hebat sekali Tuan Aaryan. Tapi jangan sampai kumat lagi ya," godanya lembut.

"Enggak akan! Karena sekarang aku punya alasan buat jaga diri. Aku mau jadi pria yang pantas buat kamu," jawab Aaryan tulus, tangannya berani menggenggam tangan halus gadis itu.

Sentuhan itu membuat keduanya terdiam. Suasana menjadi hening, hanya terdengar suara desiran angin dan detak jantung yang saling berpacu.

Aaryan menunduk, menatap wajah polos itu dengan pandangan yang begitu dalam dan membara.

"Maheera..." panggilnya pelan. "Apa kamu pernah nggak merasa takut sama aku? Aku ini pria yang kotor, banyak dosa, dan masa lalu yang buruk. Sedangkan kamu... kamu sebersih salju di puncak gunung."

Maheera menggeleng pelan. Ia mengangkat tangannya yang lain, perlahan menyentuh pipi kasar pria itu.

"Bagi saya, Tuan Aaryan bukan orang jahat. Tuan cuma belum menemukan orang yang bisa membuat Tuan merasa rumah. Dan saya... saya merasa aman di samping Tuan," jawab Maheera tulus.

Seketika itu juga, dunia Aaryan terasa begitu sempurna. Ia tidak tahan lagi menahan perasaannya. Dengan gerakan cepat, ia menarik tubuh Maheera ke dalam pelukannya. Memeluknya erat-erat, seakan ingin menyatukan kedua jiwa itu menjadi satu.

"Aku sayang kamu, Maheera. Sangat sayang. Lebih dari apapun di dunia ini," bisik Aaryan di telinga gadis itu, suaranya bergetar menahan haru.

Maheera terpaku dalam pelukan hangat itu. Air mata bahagia jatuh membasahi pipinya. Ia pun membalas pelukan itu, memeluk pinggang kekar pria itu dengan sekuat tenaga.

"Saya juga sayang Tuan..." cicitnya pelan.

 

Namun, di balik kebahagiaan itu, sifat asli Aaryan yang posesif dan cemburu mulai terlihat.

Suatu hari, saat mereka sedang makan siang di sebuah restoran mewah, seorang pelayan laki-laki yang cukup tampan tersenyum ramah pada Maheera saat mengantarkan makanan.

"Ini pesanannya, Nona. Silakan dinikmati," ucap pelayan itu ramah, matanya sempat menatap Maheera sedikit lama.

Aaryan yang melihat itu langsung berubah wajah. Tatapannya yang tadi lembut berubah menjadi tajam dan mengerikan. Suasana di meja itu seketika menjadi dingin.

Begitu pelayan itu pergi, Aaryan langsung menatap Maheera dengan wajah cemberut.

"Kenapa dia senyum lebar banget sama kamu? Kenapa kamu balas senyum juga?!" tanya Aaryan ketus, tangannya melipat dada di depan dada.

Maheera terbelalak kaget. "I-itu kan pelayannya, Mas. Wajar dong senyum..."

"Enggak wajar! Dia pasti ada rasa sama kamu! Lihat tuh matanya, godain kamu kan?!" Aaryan semakin kesal. "Dari tadi juga aku lihat banyak cowok yang ngelirik kamu pas jalan ke sini! Awas aja kalau ada yang berani sentuh kamu sedikitpun, aku hancurin hidup mereka!"

Maheera tidak bisa menahan tawa melihat tingkah kekasihnya yang begitu cemburu buta. Pria sekuat dan sekeren Aaryan Singhania ternyata bisa seimut ini kalau lagi cemburu.

"Tuan ini ya... kayak anak kecil aja," goda Maheera sambil mencubit pipi pria itu gemas. "Cemburuan banget."

"Ya jelas dong! Kamu itu milikku! Cuma milikku seorang!" Aaryan menangkap tangan yang mencubit pipinya, lalu mengecup punggung tangan itu lama. "Jangan pernah senyum sama laki-laki lain selain aku. Jangan pernah lihat laki-laki lain. Kamu cuma boleh lihat aku, dengar aku, dan pikirin aku."

"Iya... iya... saya mengerti, Tuan Posesif," jawab Maheera pasrah tapi bahagia.

Di satu sisi, perhatian dan rasa memiliki yang begitu besar dari Aaryan membuat Maheera merasa sangat dicintai dan dilindungi. Tapi di sisi lain, ia tahu, cinta yang sebesar ini juga bisa menjadi pedang bermata dua.

Aaryan Singhania adalah pria yang terbiasa memiliki segalanya. Dan jika ia menginginkan sesuatu, ia akan mendapatkannya dengan cara apapun. Termasuk menjaga Maheera agar tidak pernah pergi darinya.

"Besok aku mau kenalin kamu sama Ayah," ucap Aaryan tiba-tiba dengan serius.

"Ha? Kenalan sama Ayah Tuan?" Maheera langsung panik. "Tapi... tapi Ibu Tuan kan benci sama saya..."

"Biarlah Ibu gimana, yang penting Ayah setuju. Dan aku yakin, Ayah pasti bakal suka sama kamu," kata Aaryan yakin. "Kita harus siap perang, Maheera. Karena aku tahu, Ibu tidak akan tinggal diam melihat kita bahagia."

Mereka berdua saling bertatapan, menyadari bahwa jalan di depan mereka masih panjang dan penuh rintangan. Tapi selama mereka saling memegang tangan dan saling percaya, mereka yakin bisa melewati semuanya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!