NovelToon NovelToon
Vintage Heartbeats

Vintage Heartbeats

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Berbaikan / Pernikahan Kilat
Popularitas:12.7k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Satu komentar mengubah hidup Dr. Briella Zamora dalam semalam.

Berniat menghancurkan reputasi mantan kekasihnya, Lexington Valerio—Briella justru terjebak dalam skandal yang mengancam Dirinya Sendiri.

"Kau tahu apa yang paling lucu, Lex? Aku menghabiskan waktu untuk memperbaiki wajah orang lain agar terlihat sempurna, hanya agar aku bisa melupakan betapa hancurnya aku karena pria sepertimu."

"Rupanya waktu belum juga merubah kecerobohanmu, Briella Zamora."—Lexington Valerio.

Happy reading 🌷

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#30

Pagi menyingsing di cakrawala kota, menyelinap melalui celah-celah gorden blackout di kamar utama kediaman Valerio.

Cahaya keemasan itu jatuh tepat di atas ranjang yang kini menjadi saksi bisu dari sebuah ketegangan yang berbeda dari biasanya.

Suasana kamar terasa panas, bukan karena pendingin udara yang mati, melainkan karena gejolak gairah yang beradu dengan rasa protektif yang luar biasa.

Suara napas yang memburu terdengar memenuhi ruangan. Briella, dengan rambut pirang yang berantakan di atas bantal sutra, menatap suaminya dengan tatapan yang sarat akan tuntutan.

"Lebih cepat, Lex..." desahnya, suaranya serak dan dalam, jemarinya mencengkeram bahu kokoh Lexington yang berada di atasnya.

Lexington berhenti bergerak sejenak. Peluh membasahi dahinya, namun ia menggelengkan kepalanya dengan tegas. Matanya yang biasanya menatap dunia dengan perhitungan matematis, kini menatap istrinya dengan kelembutan yang sangat berhati-hati.

"Tidak, Sayang. Aku tidak bisa bergerak kasar," bisik Lexington, suaranya rendah namun penuh otoritas. "Ada Baby kita di sana. Aku tidak ingin mengambil risiko sekecil apa pun."

Briella merengut, sebuah ekspresi manja yang selalu menjadi kelemahannya. Hormon kehamilan benar-benar membuatnya menjadi sosok yang jauh lebih impulsif dan menuntut. "Tapi aku ingin lebih, Lex. Ini terlalu lambat, kau seperti sedang melakukan meditasi, bukan... ini!"

Lexington terkekeh rendah, sebuah tawa yang terdengar sangat seksi di telinga Briella. Ia mengecup kening istrinya, lalu turun ke ujung hidungnya. "Ini namanya kehati-hatian tingkat tinggi, Briella. Sebagai seorang ilmuwan, aku harus menjaga integritas objek yang paling berharga dalam hidupku."

"Kalau begitu, biar aku saja yang di atas!" seru Briella dengan semangat, mencoba mendorong bahu Lexington agar pria itu bertukar posisi dengannya. "Aku yang akan memegang kendalinya, jadi kau tidak perlu takut akan menyakitiku."

"Tidak boleh, Sayang," Lexington menahan pinggang Briella dengan tangan besarnya, mengunci posisi istrinya agar tetap tenang di bawahnya.

"Kenapa tidak boleh?!" Briella mulai merasa kesal. "Mommy bilang tidak masalah jika dilakukan dengan benar!"

"Mommy bukan dokter kandungan, dan dia cenderung melakukan hal-hal ekstrem," sahut Lexington tenang. "Dengarkan aku, Honey. Secara biologis, di trimester pertama ini, implantasi sedang terjadi dengan sangat krusial. Aku tidak boleh bergerak dengan cepat atau membiarkanmu melakukan hal yang terlalu melelahkan. Aku sudah membaca setidaknya sepuluh jurnal medis pagi ini sebelum kau terbangun."

Briella memutar bola matanya. "Sepuluh jurnal? Kau benar-benar gila, Lexington Valerio."

"Aku gila karena mencintaimu dan calon bayi kita," Lexington merunduk, membisikkan kata-kata itu tepat di bibir Briella sebelum memagutnya dalam sebuah ciuman yang lambat namun sangat mendalam. Ciuman itu penuh dengan janji dan pengendalian diri yang luar biasa.

Setelah melepaskan tautan bibir mereka, Lexington mengusap pipi Briella yang memerah. "Nanti, kalau kehamilanmu sudah memasuki trimester kedua atau sudah lebih besar dan stabil, aku janji... aku akan melakukannya sampai pagi tanpa jeda. Aku akan menebus semua kelambatan hari ini."

Lexington menatap dalam ke mata istrinya, memberikan tatapan yang membuat jantung Briella berdegup dua kali lebih cepat. "Mau?"

Briella terdiam sejenak, menelan ludah melihat janji yang terpancar dari mata suaminya. Ia tahu bahwa jika Lexington sudah berjanji, pria itu tidak pernah main-main. Skema "sampai pagi" yang dijanjikan Lexington bukanlah sekadar bualan, itu adalah sebuah ancaman manis yang sangat ia nantikan.

"Janji ya?" gumam Briella akhirnya, menyerah pada perlindungan suaminya.

"Janji, Honey. Sekarang, mari kita selesaikan ini dengan cara yang paling aman untuk anak kita," ucap Lexington dengan suara yang sangat lembut, kembali memberikan perhatian yang penuh presisi dan kasih sayang, membuat Briella akhirnya menyadari bahwa perlindungan Lexington adalah bentuk cinta yang paling murni.

Satu jam kemudian, Lexington sudah rapi dengan kemeja putihnya yang disetrika sempurna, sementara Briella masih bergelung di balik selimut, tampak lelah namun berseri-basi.

"Bangun, Honey. Kita punya janji dengan Dokter Julian satu jam lagi," ucap Lexington sambil mengenakan jam tangan peraknya.

Briella menarik selimut menutupi wajahnya. "Bisa tidak dokternya saja yang ke sini? Aku malas bergerak."

"Tidak bisa. Alat nya tidak bisa dibawa di dalam saku jasnya," canda Lexington. Ia menarik selimut istrinya, lalu mengecup perut Briella yang masih tertutup gaun tidur.

"Ayo, jagoan kecil ingin melihat ayahnya di layar monitor, bukan hanya mendengar suara napas ayahnya yang tertahan."

Briella akhirnya tertawa, ia bangun dan duduk di tepi ranjang. "Kau benar-benar tidak akan membiarkan aku ceroboh sedikit pun hari ini, kan?"

"Sama sekali tidak," Lexington berdiri tegak, menatap istrinya dengan senyum kemenangan. "Hadiyan sudah menyiapkan mobil dengan suspensi paling empuk, dan aku sendiri yang akan memegang kemudinya. Hari ini, kau adalah ratu, dan aku adalah pengawal pribadimu, sayang."

Briella tersenyum manja, menyadari bahwa meski kebebasannya sedikit terenggut oleh aturan-aturan sang Suami, ia tidak pernah merasa seaman dan sejauh ini dicintai.

Masa depan mereka yang penuh warna baru saja dimulai dengan langkah pertama menuju rumah sakit, membawa harapan besar bagi dinasti Valerio yang akan datang.

1
Almeera
Latte kami cocoknya ratu lebah 🐝
Almeera
enak yaa kalau hidungnya kek perosotan anak tk, kacamata anteng aja gak melorot😍
Almeera
sama sama gak gau diri artinya latte
azzura faradiva
biasanya tiap hari ngebut up terbaru bisa 3-4x,hari ini tumben enggak up...😔
Ros 🍂: Pengen Rasain dirindukan Reader dulu 🫶🌷🤭
total 1 replies
Almeera
Aku butuh Abang kaya gini, co di keranjang kuning ada gak ya?
Ros 🍂: bentar kak, author siapkan 😭🤭
total 1 replies
Almeera
Pasangan satu frekuensi 😍😍
Ros 🍂: Ma'aciww ya atas Jejak nya kak🫶😘
total 1 replies
Almeera
Kaaaaaa, Demi Tuhan aku kecanduan baca ini 😍😍😍
mana aku bacanya pake nada...
ditambah berada ikut kedalam alurnya
Ros 🍂: Walahhh ma'aciww kak🫶😘
total 1 replies
Almeera
nih coffe latte ginii nih, percaya diri itu perlu tapi Tahu Diri lebih penting
Ros 🍂: coffee latte 😭🤣
total 1 replies
Almeera
Astaga
Almeera
definisi mari bertemu di versi terbaik 🥲🥲🥲
Ros 🍂: Aaakkk😭
total 1 replies
Almeera
jokes orang cerdas selalu tepat 😍😍😍
Ros 🍂: wkwkwk🤭
total 1 replies
Almeera
Diborong semua sih Lex, terus aku harus cari kamu di orang yang mana 🥲🥲
Ros 🍂: semoga bisa dicari di dunia nyata ya kak🤭😘
total 1 replies
Almeera
🌹🌹🌹🌹 mawar terkirim, bentar aku meeting dulu
Ros 🍂: aaa Cemunguttt kak🫶💪🏼
total 1 replies
Almeera
yaa masa nyalahin pak RT
Ros 🍂: pak RT angkat tangan kak 😭
total 1 replies
Almeera
Kaaan kaaann kaaannn apa aku bilang dibahas teros hahahhaa
Ros 🍂: hahah Lexington said : 100 kebaikan tetap kalah dengan 1 perkataan 🤭🤣
total 1 replies
Almeera
Lex ini bisa dibahas sampe akhir hayat lohh 🥲🥲🥲
Ros 🍂: wanita paling suka ngungkit 🤣
total 1 replies
Almeera
Tuhan, yang gini loh maksudnya 😍😍😍
Ros 🍂: Aminin aja dulu kak, siapa tau diijabah neh 🫶🤭
total 1 replies
Almeera
coffe latte yang menurut dia sempurna mana bisa diginiin, gigit jari gih sana dipojokan 😁😁😁😁
Ros 🍂: kak ngakak aku kak🤭🤣
total 1 replies
mini
luar biasa
Ros 🍂: Ma'aciww kak 😘🫶
total 1 replies
Almeera
Kaaaaaa karya kamu bagus banget, bikin aku baper sampe kepikiran dikantor pengen baca lagi dan lagi...
emosinya kaya nyata dapet banget.

sehat selalu yaaa, semoga hari kamu baik terus
Tuhan memberkati 😇😇😇
Ros 🍂: Ma'aciww kak 🫶 Do'a Yang baik untuk kakak Juga, Semoga kakak juga sehat selalu juga yaak, God bless you 😘
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!