NovelToon NovelToon
Batal Jadi Antagonis: Malah Dapat Anak Tiri Lucu Dan Suami Hot

Batal Jadi Antagonis: Malah Dapat Anak Tiri Lucu Dan Suami Hot

Status: sedang berlangsung
Genre:Ibu Tiri / Transmigrasi / Mengubah Takdir
Popularitas:9.6k
Nilai: 5
Nama Author: riri-can

PERINGATAN!! HANYA UNTUK DEWASA.

Mina terbangun dari tidurnya dan mendapati dirinya berbaring di atas ranjang empuk dan lembut, perlahan Mina pun menyadari jika dirinya telah menjalani transmigrasi seutuhnya pada tubuh seorang wanita yang menjadi ibu tiri jahat.

Mina yang memiliki hati selembut Hello Kitty mana berani melakukan kekerasan pada anak kecil, apalagi pada anak lucu yang menjadi anak tirinya, Mina pun mengambil keputusan jika dirinya akan menjadi ibu tiri yang baik untuk mengambil hati anak tirinya, nyatanya bukan hanya anak tirinya yang terpikat. Bahkan suami dari pemilik tubuh ini malah terpikat padanya, Mina yang maniak pria tampan jadi bingung dengan posisinya saat ini.

Apa yang harus Mina lakukan? Tanpa sadar suaminya telah terpikat pada Mina, padahal tujuan Mina hanyalah mengambil hati anak tirinya bukan suaminya itu? Ikuti kisah selanjutnya, selamat membaca.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riri-can, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Selingkuh Depan Mata!

Malam harinya, suasana di dalam penthouse mewah itu terasa begitu berbeda. Mina duduk di sofa panjang ruang santai, bersandar dengan sikap yang teramat cuek akan keberadaan Arsenio. Menjelang malam tadi, si kulkas berjalan itu rupanya sudah pulang dari perjalanannya ke London. Saat ini, Arsenio tengah duduk di atas karpet bulu, bermain robot-robotan dengan Gino.

​"Wah, lobot Papa bisa terbang tinggi! Hebat!" seru Gino dengan tawa cerianya yang lepas. Kalimatnya terdengar sangat lancar tanpa terbata-bata lagi, membuat Arsenio sesekali menyunggingkan senyum tipis yang sarat akan rasa hangat untuk putranya.

​Sementara dua orang itu asyik berinteraksi, Mina justru memilih fokus sepenuhnya pada ponsel di genggamannya. Dia sesekali membaca kolom komentar di akun media sosial miliknya, menyusuri ketikan para penggemar sekaligus para haters-nya.

​Mina berdecih pelan saat matanya membaca beberapa komentar pedas yang menghujatnya.

“Sok cantik banget sih nih selebgram, palingan juga hasil oplas.”

Ada juga yang berkomentar jahat, “Jangan-jangan dia ini simpanan om-om makanya kagak berani nge-spill wajah anak sama suaminya. Takut ketahuan istri sah ya? Wkwk.”

​Mina memutar bola matanya malas, mencoba mengabaikan ketikan tak beretika netizen tersebut. Tetapi, bohong jika dia bilang tidak kepikiran. Bagaimanapun, ingatan tentang konflik dunia maya ini sedikit banyak mengusik ketenangannya.

​Bzzzz... Bzzzz...

​Lamunan Mina terpecah saat ponselnya mendadak berdering kencang, menandakan sebuah panggilan masuk. Mina mengerutkan dahinya saat melihat nama yang tertera di layar. "Mas Kendrick".

​Mina bergumam pelan di dalam hati, “Untuk apa pria tampan itu menelpon jam segini?” Karena dasarnya yang santai dan tidak suka berprasangka buruk, Mina langsung menggeser tombol hijau dan menempelkan ponselnya ke telinga.

​"Halo, Mas Kendrick? Kenapa nih telpon malam-malam?" sapa Mina santai, nadanya terdengar ramah dan akrab.

​"Halo, Mina. Maaf ya mengganggu jam istirahatmu," suara bariton Kendrick yang hangat terdengar diseberang sana, namun belum sempat pria itu melanjutkan kalimatnya, sebuah teriakan melengking yang sangat nyaring langsung memotong pembicaraan mereka.

​"Kakak Minaaa! Ini Lucas! Lucas kangen sama Kakak cantik! Om Kendrick bohong, katanya Kakak udah tidur!" ceriwis Lucas berteriak heboh di dekat ponsel pamannya.

​Mina yang mendengarnya langsung menyemburkan tawa renyah. Jiwa cerianya seketika bangkit.

"Hahaha! Ya ampun Lucas, suara kamu kencang banget sampai sini. Kakak belum tidur kok, ini masih main ponsel," sahut Mina santai sambil tertawa geli, membayangkan bagaimana kewalahannya Kendrick menghadapi keponakannya yang super aktif dan cerewet itu.

​"Tuh, kan, Om! Kakak Mina belum tidur! Lucas mau ngobrol!" sayup-sayup suara Lucas kembali memprotes pamannya, membuat obrolan antara Mina dan Kendrick malam itu mengalir begitu manis disertai tawa-tawa kecil dari keduanya yang menertawakan tingkah ajaib Lucas.

​Namun, tidak jauh dari posisi sofa, atmosfer hangat itu berbanding terbalik dengan apa yang dirasakan Arsenio. Pria dingin itu mendadak menghentikan gerakannya yang sedang menyusun robot. Sepasang mata abu-abunya menatap penuh dan tajam ke arah Mina.

​Dada Arsenio mendadak terasa bergemuruh aneh. Mengapa istrinya itu bisa tersenyum begitu manis dan tertawa serenyah itu saat berbicara dengan orang di seberang telepon? Padahal, sejak dirinya menginjakkan kaki di rumah ini tadi malam, wanita itu selalu bersikap cuek, ketus, dan terlihat seperti seekor kucing galak yang siap mencakar setiap kali didekati olehnya. Perbedaan kontras itu sukses memicu rasa tidak suka yang amat sangat di benak Narendra.

​Arsenio perlahan bangkit berdiri. Langkah kakinya yang tegap dan berat melangkah menghampiri sofa tempat Mina berada. Matanya tertuju lurus pada wajah manis Mina yang masih asyik terkekeh pelan.

​"Iya, Mas Kendrick, besok-besok kalau mau jalan ke alam bebas lagi kabarin aja—"

​Set!

​Belum sempat Mina menyelesaikan kalimatnya, sebuah tangan kekar dengan cepat merebut ponsel dari genggamannya secara paksa. Mina terkejut bukan main, dia langsung mendongak dan mendapati tatapan sedingin es dari Arsenio yang kini tengah memeriksa layar ponselnya. Di sana, nama "Mas Kendrick" tertulis dengan sangat jelas.

​Arsenio mengetatkan rahangnya, memutuskan panggilan tersebut secara sepihak tanpa permisi. Banyak sekali pertanyaan yang mendadak bersarang di dalam otaknya yang cerdas. Siapa Kendrick? Ada hubungan apa Mina dengan pria bernama Kendrick ini? Dan yang paling membuat egonya terluka, mengapa wanita yang berstatus sebagai istrinya ini bisa berucap begitu lemah lembut dan ramah pada pria lain, sementara pada suaminya sendiri selalu memasang wajah penuh permusuhan?.

​"Mas Arsenio! Apa-apaan sih?! Sini balikin ponsel aku! Gak sopan banget main rebut punya orang!" protes Mina kesal, wajah cerianya langsung berubah menjadi rupa kucing galak dalam sekejap.

​Arsenio menurunkan ponsel itu, menatap Mina dengan pandangan yang teramat cuek namun menuntut kejelasan.

"Siapa Kendrick?" tanya Arsenio dengan suara baritonnya yang sedikit formal dan santai, namun sarat akan intimidasi tersembunyi.

​Mina mendengus, bangkit berdiri menantang tatapan suaminya.

"Bukan urusan kamu ya. Lagian itu cuma temen baru aku. Siniin gak ponselnya?!"

​Arsenio tidak bergeming sedikit pun, dia justru memasukkan ponsel Mina ke dalam saku celananya sendiri.

"Di rumah ini, semua hal yang menyangkut kamu adalah urusan saya, Alicia. Terutama jika itu menyangkut pria lain di saat statusmu masih menjadi istri saya," ucap Arsenio dingin, menandakan bahwa badai kecemburuan yang tidak disadari oleh keduanya kini telah resmi dimulai.

Bersambung...

Kayaknya ada yang cemburu nih🤭 Siapa ya kira-kira, ada yang bisa nebak?.

1
Nadira ST
tinggal kabur ngilang ngapain bertengkar nguras tenaga emosi,dengar bertengkar tidak bisa mencari solusi kalau keadaanya memanas
Dewiendahsetiowati
Mina bikin ngakak
Dewiendahsetiowati
hadir thor
It's me Ri🥕: Terimakasih sih sudah mampir dan semoga suka yaa😍
total 1 replies
Dewiendahsetiowati
hadir thor
Nadira ST
lanjut thor💪💪💪💪💪💪💪☕☕☕☕☕☕
Nadira ST
lanjut thor💪💪💪💪💪
Nadira ST
ntar Arsen cemburu Lo min
Potatoes 🥔
Semangat ya kak, suka banget 😍
Potatoes 🥔
Bagus kan
Nadira ST
bertahanlah mina punya suami kaya plus tampan🤣🤣🤣🤣
Nadira ST
udah bagus thor ceritanya gak bertele2💪💪💪💪💪🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Mila
ceritanya bagus,seru
semngat update lagi ya kak
It's me Ri🥕: Aaaa..... Makasih sudah mampir yaa... Senang banget di komen begini
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!