NovelToon NovelToon
Menikahi Kakak Pacarku

Menikahi Kakak Pacarku

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / CEO / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:5.4k
Nilai: 5
Nama Author: tayanlee

Salam dari author untuk pembaca 😊✨🙏

Putri Adelia yang biasa di panggil adel, usianya kini menginjak 24 tahun. Dia menjalani kisah cinta yang romantis dan begitu membuat iri orang-orang.

Kisah cintanya dengan devan alvano begitu indah dan tampak sempurna di mata siapa pun yang melihatnya.

Devan adalah sosok pria yang hampir tidak memiliki celah—tampan, mapan, dan selalu bersikap lembut pada Adel. Di hadapannya, Devan seperti pria yang hanya hidup untuk mencintai satu wanita.

Tapi tiba-tiba semuanya runtuh ayah adel memutuskan untuk menjodohkan nya dengan kakak Devan, yaitu Lucas yang usianya sudah 36 tahun terpaut jauh dari usia adel.

HEHEH SEMOGA SUKA YA SAMA NOVEL AKU 🙏😁✨

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tayanlee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 28.

senyum Karina perlahan memudar.

" apa maksudmu ' itu saja'" tanya Karina, nada suaranya mulai berubah.

Adel menurunkan tangannya dari dada, lalu mendekat satu langkah sebuh dekat kepada Karina dan kini jarak mereka sangat dekat.

" Hm... aku kira kamu akan mengatakan sesuatu yang sangat penting, apa lagi menyangkut rahasia dan masalalu suamiku " ujar Adel pelan namun menusuk lebih halus.

" ternyata hanya itu "

" apa kamu tidak marah? " tanya Karina, kini wajahnya mulai berubah dan nada suaranya yang ikut berubah juga.

Adel menatap tajam Karina.

Lalu Ia terkekeh kecil.

" marah? "

" untuk apa?..."

" Itu hanya masa lalu, dan kamu hanya tidur satu kali iya kan? " tanya Adel.

Karina menatap tajam Adel, tangannya mengepal menahan amarah yang hampir keluar.

" Tapi... tetap saja aku memberikan mu dua ibu jariku "

" kamu adalah wanita hebat yang bisa membawa Lucas ke tempat tidur, you very-very good " puji Adel, dengan nada halus namun menyindir.

" Tapi... "

" Dia memilih ku menjadi istrinya, istri sah nya, wanita yang jauh dari kata pendiam dan elegan " lanjut Adel.

" Heh... " desis Karina.

" tetap saja aku pernah menikmati tubuh itu, meski hanya sekali "

Dasar burung unta jelek yang sok elegant, dia mau membuatku emosi atau hanya ingin memancingku ( gerutu Adel dalam hatinya ).

Adel menghela nafas pelan.

" He... hanya itu? "

" aku bahkan setiap malam menikmati tubuhnya, bahkan saat bangun tidur aku bisa memandangi wajahnya yang tampan itu " ucap bohong Adel.

i..yuuu....aku merasa mual dengan kata-kata ku sendiri ( gumam Adel di benaknya).

" jadi jangan membandingkan dirimu dan diriku, karena aku adalah wanita yang dia pilih untuk berdiri di sampingnya "

" dan sedangkan kamu.... " Adel sengaja menggantung ucapannya.

" kamu hanya masa lalu " ucap Adel.

Karina terdiam sesaat, Ia menarik nafas dalam berusaha untuk mengontrol emosinya.

" tapi setidaknya aku pernah menjadi masa lalu indah yang Lucas miliki " ucap Karina tak mau kalah.

" Yah... anggap saja begitu "

Adel menutup mulutnya dengan satu tangan, seolah dia akan mengeluarkan isi perutnya.

" Up... sorry "

" tiba-tiba saja aku merasa tidak enak badan....akhir-akhir ini juga aku telat datang bulan " ucap Adel dengan senyum tipis.

kalimat itu jatuh pelan, tapi efeknya seperti ledakan kecil di antara mereka berdua.

Karina membeku seketika, matanya menatap Adel mencoba memastikan, apakah dia tidak salah dengar.

" apa maksudmu? " tanya Karina, Ia mengerutkan kedua alisnya.

Adel tersenyum tipis tangannya masih menutup mulutnya seolah menahan mual.

" aku juga belum yakin " ucap Adel pelan, sengaja terdengar santai.

" tapi... mungkin kami akan segera memilikinya " ucap Adel, Ia menurunkan tangannya, lalu mengelus lembut perutnya yang masih rata.

" kamu bohong " sangkal Karina tak percaya.

Adel menoleh pelan, menatap Karina.

" percaya atau tidak, aku ini istrinya jadi wajar kami akan memiliki bayi dalam waktu dekat " balas Adel.

Adel berjalan melewati Karina, lalu berhenti tepat di samping Karina.

" sorry...aku merasa mual, aku akan pergi ke toilet " bisik Adel.

" Dan satu lagi, simpan saja kenangan itu baik-baik "

" karena hanya itu yang kamu miliki tentangnya, bukan memiliki tapi hanya sekedar masa lalu " bisik Adel dengan senyum seringai tipis.

Karina tidak langsung bergerak, tubuhnya masih kaku, seolah kata-kata Adel barusan terus terngiang di telinganya.

Sementara Adel_

Melangkah menjauh dengan tenang, setiap langkah ringan, seolah dia benar-benar tidak terbebani oleh apa pun.

Sesampainya di toilet, senyumannya memudar Adel berdecak kesal.

Ia berhenti di depan cermin besar, menatap pantulan dirinya.

" .. gila... " gerutu Adel.

" Aku merasa mual dengan kata-kataku sendiri " gumam Adel pelan.

" jika itu terjadi...

"tidak... Adel... tidak aku tidak sanggup membayangkan diriku memiliki bayi bersama manusia robot itu " gumam Adel, Ia merasa kesal pada dirinya sendiri.

" Hah... tiba-tiba aja, apa sih yang aku bayangkan " gerutunya pelan.

Adel menarik nafas pelan lalu mencuci tangannya dan wajahnya sedino untuk menyegarkan suasana hatinya.

Jangan bayangkan hal-hal aneh lagi.

apa lagi dengan si kaku itu.

Adel menepuk pelan pipinya sendiri, seolah menghapus pikiran yang barusan muncul, Adel menatap dirinya sendiri di cermin, matanya yang sempat goyah kini kembali tajam.

Adel keluar dari toilet, dengan ekpresi yang sudah kembali seperti biasa, tenang, santai seolah tidak terjadi apa-apa.

* Kini Adel berdiri di balkon menghirup udara segera, sambil menikmati wine di tangannya, di tinggalkan sendiri dan tidak kenal siapa-siapa di tempat ini, membuat Adel merasa tidak nyaman.

Entah sudah berapa gelas yang Adel minum, Ia mulai merasa mabuk, Adel mendengar suara seseorang dari belakang namun Ia tidak menoleh.

" kamu yakin? " tanya seorang pria.

" iya, pergilah aku ingin di sini sebentar " ucap seorang wanita dengan nada lembut.

" oke, aku akan menjemputmu jika sudah selesai " ucapnya.

Wanita itu tersenyum tipis, lalu dengan cepat mengangguk pelan.

Wanita lalu keluar

" maaf, ternyata ada orang " ucap wanita itu pelan, sedikit terkejut saat melihat Adel berdiri di sana.

Adel tidak langsung menoleh, Ia masih menatap ke arah luar, memainkan gelas wine di tangannya.

" Hm... tidak apa" jawab Adel, suaranya sedikit berat karena pengaruh alkohol.

Wanita itu terdiam sejenak, lalu melangkah lebih dekat dengan Adel, hingga Ia berdiri di samping Adel.

" aku tidak menganggu kan? " tanya wanita itu dengan nada sopan.

Adel melirik sekilas.

" tergantung " jawab Adel pelan.

wanita itu tersenyum kecil tampak sedikit canggung.

" sepertinya kamu sedang tidak ingin di temani " ucapnya.

" Aku bahkan tidak tahu siapa-siapa di sini " jawab Adel, Ia terkekeh kecil.

" Maaf " ucap wanita itu.

" tidak masalah, asalkan jangan mengganggu ku " ucap Adel pelan, Ia meneguk wine itu dengan sekali teguk.

Wanita itu hanya melihat Adel dengan ekpresi yang sulit di artikan.

" Namaku Kaisha " ucapnya memperkenalkan diri.

Adel menoleh, kali ini dia menatap wanita itu lama.

" Adel "

" senang bertemu denganmu " ucap kaisha.

Adel mengangguk pelan.

Ia melihat seorang pelayan laki-laki dengan nampan di tangannya.

" hey... " pangggil Adel, Ia mengangkat tangannya untuk memanggil pelayan itu.

pelayan itu langsung mendekat dengan langkah sopan.

" iya nona " tanyanya ramah.

Adel menunjuk ke arah nampan.

" tambahkan satu lagi " ucap Adel santai.

pelayan itu sedikit ragu, matanya sekilas menatap gelas Adel yang sudah kosong beberapa kali.

" maaf...nona apakah anda.. "

" aku bilang satu kali lagi " potong Adel, kali ini lebih tegas, meski suaranya terdengar ringan.

pelayan itu langsung mengangguk pelan.

" baik nona " jawabnya sopan.

pelayan itu menuangkan wine ke gelas Adel, lalu sedikit menunduk sebelum pegi.

Adel langsung mengambil gelas itu dan meneguk nya tanpa ragu.

Kaisha yang berdiri di sampingnya memerhatikan dalam diam.

" kamu minum cukup banyak " ucap kaisha pelan.

" hm.... " gumam Adel, matanya menatap perus kaisha yang besar.

" berapa bulan? " tanya Adel.

kaisha mengikuti arah pandang Adel, lalu tersenyum tipis namun hangat.

" Lima bulan, ini anak ke tiga ku " jawab kaisha.

Adel mengangguk.

" hebat " puji Adel.

kaisha hanya tersenyum malu.

* Di sisi lain, Lucas, Ia mencari Adel di tempat dia meninggalkannya, namun dia tidak melihat wanita itu di manapun.

Lucas mencoba menghubungi Adel beberapa kali, tapi tidak mendapatkan respon dari Adel.

* di balkon, Adel melihat ponselnya yang terus berdering, Ia hanya menatap tidak ingin menjawabnya, membiarkan ponsel nya terus berdering.

" Kenapa tidak di jawab " tanya kaisha.

" Hah....aku tidak ingin mendengar omelan nya " kawan Adel singkat.

1
KIM TAMIE
Sosor dia Lucas........sosor Adel .
Lu doyan ma perempuan kaga sih 🙄🙄🙄🙄
a elaaaaaaah lu lambat banget jadi cwo.
Readers kecewa nih 😒😒😒
Estella🍂: sabar" baru sebulan main sosor aje😭😭
total 1 replies
Reni Anjarwani
lanjut lanjut makin seru thor
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Sals
lanjutt kak, bikin adel sadar dan suka ke lucas
KIM TAMIE
Lucas : gilaaaaaaaa...jadi begini bentukan bini gue, sexi parah woy 🤩🤩

Reader : elu nyesel khan Cas, yg begitu lu anggurin.
Udeh buruan lu tubruk deh...udah halal juga khan
lov_e: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Reni Anjarwani
lanjut thor semanggat doubel up thor , sepertinya lucas itu suka adel tp demi sebuah sesuatu yg akan dicapai jadi dia ambai pd adel
KIM TAMIE
Lucaskah yg datang ???
Reni Anjarwani
suka bgt sama jln ceritanya
Reni Anjarwani
lanjut thor semanggat doubel up
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Reni Anjarwani
lanjut thor semanggat doubel up thor
Reni Anjarwani
bagus bgt jln ceritanya doubel up trs thor
Reni Anjarwani
lanjut thor semanggat doubel up trs thor
KIM TAMIE
Aelaaaah Lucas..... dedeg gue ma elu 🙄🙄🙄.
Lu gimana sih Lucaaaaaasss, masa iya lu diem aja dibilang laki ga normal.
Harusnya tuh lu tunjukin ke Adel...kasih paham ke Adel, kl lu laki tulen
Estella🍂: 🤣🤣🤣🤣😭
total 1 replies
Reni Anjarwani
doubel up trs thor
Reni Anjarwani
semanggat doubel up
KIM TAMIE
daaaaan apakah yg akan terjadi selanjutnya ?????
Hanya Othorlah pemegang kendali atas segalanya
Estella🍂: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Reni Anjarwani
bagus adel hempaskan pelakor
KIM TAMIE
good Adel 👍🏻👍🏻
Tunjukkan kl kamu ga terpengaruh ocehan Karina, biar Karina tidak memandangmu remeh.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!