NovelToon NovelToon
Nelayan Miskin Dengan Sistem Pengumpul Emas

Nelayan Miskin Dengan Sistem Pengumpul Emas

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Mengubah Takdir / Epik Petualangan
Popularitas:5.9k
Nilai: 5
Nama Author: Sistem One

“[Ikan Langka! Hadiah 100 Emas!]”

Beni hanyalah nelayan miskin yang hidup penuh penderitaan. Ia dikhianati istrinya, dijebak hingga terlilit hutang, dan hampir kehilangan harapan hidup.

Namun saat berlayar di tengah badai, ia malah tersesat ke lautan misterius yang dipenuhi bahaya. Di sanalah sebuah sistem aneh tiba-tiba muncul di hadapannya.

Dengan bantuan sistem pengumpul emas, bisakah Ye Fan mengubah nasibnya dan menjadi orang terkaya di lautan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sistem One, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 27: Anggap saja ganti rugi

​KRAAAKKKK!

​Sebuah suara hantaman yang memekakkan telinga memecah keheningan malam. Joran Baja Karbon Samudra seharga 75 emas yang baru saja ia banggakan itu akhirnya mencapai batas maksimalnya.

Joran itu patah menjadi dua tepat di bagian tengah gagangnya. Sisa patahan yang tajam hampir saja menyayat wajah Beni jika ia tidak buru-buru memiringkan kepala.

​Tidak berhenti di situ, tekanan balik dari putusnya joran membuat dek perahu retak besar. Lambung kapal bagian depan pecah menghantam karang tak terlihat di dalam kabut.

BYURRR!

Air laut langsung membanjiri seluruh lantai perahu dengan cepat. Perahu kebanggaan Beni hancur dalam sekejap.

​"Brengsek! Hancur semua perlengkapanku!" amarah Beni membubung tinggi ke ubun-ubun. Kerugian ini terlalu besar! Joran mahal dan perahunya hancur lebur!

"Kau pikir cari uang itu mudah hah!"

​Dengan sisa kekuatan dan rasa frustrasinya, Beni melilitkan sisa senar pancing di tangannya yang dilapisi sarung tangan kulit spiritual. Ia tidak peduli lagi apakah tangannya akan putus atau tidak.

Menggunakan seluruh kekuatan miliknya yang tersisa, Beni menyentak senar itu dengan kemarahan murni, berniat menyeret makhluk sialan itu naik ke permukaan apa pun yang terjadi.

​"KELUAR KAU, BAJINGAN LAUTAN!"

​WUUUSH!

​Sosok yang ditarik Beni akhirnya terlontar keluar dari dalam air, mendarat dengan suara berdebum keras di atas dek perahu yang sudah setengah tenggelam.

​Beni segera mengambil pisau berburunya, bersiap untuk menusuk kepala monster apa pun yang berani merugikannya malam ini.

Namun, saat kabut perak sedikit menipis dan pendaran air laut menyinari sosok tersebut, gerakan tangan Beni mendadak terkunci di udara. Matanya melebar karena terkejut.

​Di atas dek yang basah, bukan seekor monster laut berkepala gurita atau hiu raksasa yang terkapar. Melainkan sesosok makhluk legendaris.

​Dari pinggang ke atas, ia memiliki tubuh seorang wanita muda yang sangat cantik, berkulit putih pucat sehalus porselen, dengan rambut panjang berwarna biru samudra yang basah menempel di tubuhnya yang tanpa busana.

Namun, dari pinggang ke bawah, tubuhnya berubah menjadi ekor ikan raksasa dengan sisik pelangi yang berkilauan indah memantulkan cahaya bintang.

​Itu adalah seekor duyung.

​Duyung cantik itu terengah-engah, namun bukannya ketakutan karena ditangkap, ia malah menatap Beni dengan sepasang mata ungu indahnya yang jernih. Sedetik kemudian, sudut bibirnya terangkat, membentuk sebuah senyuman nakal dan penuh kemenangan.

​"Pfft... Hahaha! Wajahmu lucu sekali, manusia fana!" Duyung itu tiba-tiba tertawa, suaranya terdengar sangat merdu seperti alunan kecapi, namun nada bicaranya sangat jahil. "Kau sampai memerah begitu hanya untuk menarikku? Lihatlah kapalmu yang malang ini, hancur lebur karena kau terlalu keras kepala!"

​Beni mematung, lalu pandangannya beralih menatap jorannya yang patah, lalu ke lambung perahunya yang bocor, dan kembali ke wajah duyung yang sedang menertawakannya tanpa rasa bersalah.

​DING!

​[Identifikasi Target: Duyung Jahil (Makhluk Spiritual Khusus). Suka mempermainkan nelayan dengan berpura-pura menjadi beban berat di dasar laut. Tidak memiliki nilai jual emas langsung, tetapi memiliki kecerdasan tinggi.]

​Membaca deskripsi sistem, pembuluh darah di dahi Beni rasanya hampir pecah karena menahan emosi.

Jadi, semua kepanikan, pertarungan epik, joran mahalnya yang patah, dan perahunya yang hancur... itu semua terjadi hanya karena makhluk ini sedang iseng mempermainkannya?

​"Kau... kau sengaja membuatku rugi besar?!" suara Beni bergetar, menahan amarah yang meledak-ledak.

​"Sengaja? Oh, tentu saja tidak~" Duyung itu mengedipkan sebelah matanya dengan genit sambil mengibaskan ekor pelanginya, mencipratkan air laut ke wajah Beni. "Aku cuma bosan di bawah sana. Lagipula, alat pancingmu itu ringkih sekali, baru ditarik begitu saja sudah patah. Payah!"

​"Kau...!"

​Beni tidak peduli lagi apakah makhluk di depannya ini adalah duyung cantik yang dipuja-puja dalam mitologi. Baginya saat ini, duyung ini adalah sebuah kerugian finansial berjalan yang sangat menyebalkan.

​Dengan wajah yang sangat masam dan penuh kekesalan, Beni melangkah maju. Ia mengambil jaring sutra laba-laba yang tersisa, lalu dengan kasar membungkus tubuh duyung itu dari kepala hingga ekornya seperti gulungan lumpia.

​"Hei! Apa yang kau lakukan?! Lepaskan aku, manusia kasar!" teriak duyung itu, mulai panik dan memberontak saat tubuh indahnya diikat erat.

​"Diam kau! Kau sudah menghancurkan aset investasiku!" bentak Beni dingin. Ia mengabaikan protes dan pukulan ekor duyung itu.

​Beni melihat kondisi perahunya yang sudah sekarat. Untungnya, pompa air darurat sistem masih berfungsi untuk menahan agar perahu tidak tenggelam sepenuhnya.

Dengan sisa bahan bakar dan mesin yang batuk-batuk mengeluarkan asap, Beni memutar arah perahu secara manual.

"Tidak bisa di perbaiki di laut lagi."

​Sepanjang perjalanan pulang menuju desa, malam yang seharusnya tenang berubah menjadi sangat bising.

Duyung di dalam jaring itu tidak berhenti mengomel, mengejek, dan mengutuk Beni dengan suara merbunya yang menjengkelkan.

Sementara Beni duduk di kursi kemudi dengan wajah sekeras batu, mengemudikan perahu hancurnya dengan perasaan gondok yang teramat sangat.

Modal restoran yang ia kumpulkan dengan susah payah terpaksa harus dipotong untuk memperbaiki perahu gila ini.

​"Tunggu saja sampai kita sampai di darat," gumam Beni ketus sambil menatap tajam duyung yang masih terus mengoceh itu. "Akan kujadikan kau babu tanpa di bayar hahaha! Aku punya budak korporat!"

1
Jerry K-el
up-nya harus konsisten biar pembaca tambah dan yg sdh baca gak kabur 😅
Manusia Biasa
utamakan mancing
Manusia Biasa
dimas udah punya wife ternyata 🗿
Manusia Biasa
/Scream/
Manusia Biasa
konsepnya menarik bosku. punya potensi naik rangking fiksi pria ini lanjutkan
Manusia Biasa
nice jangan mau balikan. cuma jadi lingkaran setan nanti
Manusia Biasa
mampus
Manusia Biasa
bro memilih rute membuat restoran 🤣
Manusia Biasa
jenius
Manusia Biasa
ada manusia setengah ikan kagak nanti? lawan mc grade s gitu🗿
Manusia Biasa
ada fantasi battle juga kah
Maul: Dikit-dikit
total 1 replies
Manusia Biasa
jir kirain emas batangan asli🗿
Manusia Biasa
gaz solo vs squad
Manusia Biasa
hindari cewek modelan gini aminn🙏
Manusia Biasa
sad ending😭 mana banyak yang demen genre ginian🗿
Manusia Biasa
wih novel sistem pecah telur gacor😘
Agen One
🤣
Agen One
ada apa nih di kejer
Agen One
🤕
Agen One
🤣🤣jadi seratus juta
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!