NovelToon NovelToon
PERFECT REVENGE

PERFECT REVENGE

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:928
Nilai: 5
Nama Author: SuciptaYasha

Berlatar di Seoul, Seo Yerin adalah wanita karier sempurna yang hidupnya hancur setelah diracuni oleh suaminya sendiri dan dikhianati sahabat dekatnya. Namun setelah kematiannya, ia secara misterius kembali ke masa lalu tepat di hari saat dirinya dilamar.

Apa yang akan dia lakukan selanjutnya? Pertama, dia menghajar orang yang melamarnya tepat di hadapan semua orang dan merencanakan balas dendam kepada sahabat dan semua orang yang membuatnya menderita.

Namun di tengah usahanya mengubah takdir, ia tanpa sadar terlibat dengan seorang pria berbahaya dari dunia bawah tanah—seorang mafia dingin yang juga sedang menyiapkan balas dendamnya sendiri.

Apakah pembalasan dendamnya dapat membawanya menuju kebahagiaan? Atau malah membuatnya semakin terseret ke dalam jurang neraka? Saksikan perjalanan Yerin hanya di novel ini ☺️☺️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SuciptaYasha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

27 Kebohongan, atau asli?

Malam pun tiba.

Di bawah temaram lampu jalanan distrik elit, terdengar halus mesin Bugatti Veyron yang akhirnya mereda dan berhenti tepat di depan gerbang tinggi kediaman keluarga Seo.

Pintu pengemudi terbuka. Yo-han keluar dengan gerakan yang sangat elegan. Ia berdiri tegak, merapikan kerah jas hitamnya sedikit, lalu mendongak menatap kediaman mewah tersebut.

Seketika, kilasan memori masa lalu berputar di kepalanya, memancing perasaan nostalgia yang pahit sekaligus manis.

Tatapannya yang tajam otomatis tertuju pada area taman samping. Disana, sebuah pohon besar masih berdiri kokoh, di salah satu rantingnya terdapat sebuah ayunan kayu mungil.

Yo-han terkekeh rendah. "Tempat ini tidak banyak berubah...." gumamnya pelan.

Baru saja ia hendak melangkah menuju pintu utama mansion, pergerakan tidak biasa dari arah lobi depan menangkap perhatiannya.

Pintu mansion terbuka sedikit, dan dari sana, muncul seorang wanita bergaun krem indah yang berlari kearahnya dengan terburu-buru, bahkan setengah terseok karena gaun panjangnya.

Yo-han mengernyitkan alis. "Apa-apaan itu..." gumamnya heran.

Sebelum Yo-han sempat mencerna situasi, wanita itu—Seo Yerin—sudah sampai di depannya. Tanpa aba-aba, Yerin langsung menyambar lengan Yo-han dan menarik pria itu dengan paksa untuk kembali masuk ke dalam mobilnya.

Sentakan mendadak itu sukses membuat tatanan rambut dan jas Yo-han yang sudah susah payah dirapikan sejak sore kembali berantakan.

Brak!

Di dalam kabin mobil yang sempit, Yerin langsung menutup pintu rapat-rapat. Ia sedikit mengintip ke arah jendela mansion dengan napas terengah-engah.

"Apa yang kau lakukan?" tanya Yo-han kebingungan.

Yerin berbalik cepat, lalu dengan refleks meletakkan jari telunjuknya tepat di bibir Yo-han. "Shhht! Diam dulu... aku lupa mengatakan satu hal penting padamu."

Yo-han menurunkan pandangannya ke arah jari Yerin yang menempel di bibirnya, lalu dengan tenang menyingkirkan jemari itu.

Kesadaran mendadak menghantam Yerin. Ia tersipu, menyadari betapa konyol dan agresif tingkahnya barusan. Dengan canggung, ia memundurkan tubuhnya dan merapikan kembali gaun kremnya yang agak kusut.

"I-itu..." Yerin terbata, mendadak gugup.

"Apa yang ingin kau katakan?" tanya Yo-han langsung tanpa basa-basi.

Yerin menelan ludah, mencoba menata kalimatnya dengan cepat. "Em begini.... akan terasa sangat aneh dan mencurigakan jika kita berdua tiba-tiba masuk dan mengatakan pada Ayahku kalau kita ingin menikah. Karena itu, aku sudah mengatakan pada orang tuaku bahwa pacar yang kusembunyikan selama ini akan datang untuk melamarku malam ini juga."

Yo-han masih tidak mengerti arah pembicaraan ini. "Jadi?"

"Jadi, untuk memperkuat alasan pernikahan kita di depan Ayahku, kita harus menyelaraskan kebohongan kita!" Yerin mendekatkan tubuhnya dengan antusias.

"Satu tahun yang lalu, aku pernah pergi liburan sendirian ke Paris. Kita bisa memanfaatkan momen itu sebagai pertemuan pertama kita. Skenarionya adalah di Paris, kau jatuh cinta pada pandangan pertama dan selalu mengejarku tanpa lelah. Tapi aku terus menolakmu karena aku sudah bertunangan. Tapi karena saking besarnya cintamu padaku, kau terus menggodaku dan memberi perhatian hingga akhirnya hatiku luluh."

Yerin berpikir sejenak sebelum melanjutkan. "Setelah itu, kita bertukar kontak dan berkomunikasi diam-diam sampai detik ini saat kau akhirnya memberanikan diri untuk melamarku langsung di depan orang tuaku."

Yerin menceritakan seluruh kronologi palsu itu dengan mata berbinar-binar, seolah-olah ia sedang merancang sebuah plot novel romansa yang sangat indah.

Yo-han hanya bisa menatapnya dengan tatapan datar yang datar sekali. Cerita itu terdengar sangat absurd di telinganya.

Apa maksudnya bagian dirinya yang mengejar-ngejar Yerin? Padahal kenyataan yang terjadi justru 180 derajat sebaliknya.

Namun, melihat binar antusias di mata Yerin yang tampak berkaca-kaca penuh harap, Yo-han memilih untuk menahan diri dan tidak merusak suasana.

"Tapi ada satu hal yang mengganjal," sela Yo-han. "Ayahmu, dia pasti sudah tahu identitas asliku sebagai salah satu eksekutif Keluarga Geumryeon. Bagaimana bisa dia percaya dengan dongeng romantis seperti itu?"

Yerin tersenyum cerdik, lalu menjentikkan jarinya dengan penuh semangat. "Karena itu, kita perlu menambahkan bumbu ekstra! Kita katakan saja bahwa selama kita menjalin hubungan rahasia, aku sama sekali tidak tahu identitas aslimu yang sebenarnya. Kau merahasiakannya karena takut aku akan menjauhimu. Aku baru tahu kebenarannya saat kau menyelamatkanku di pesta Walikota Cha malam itu. Bukankah itu kombinasi cerita yang sempurna?"

Yo-han menghela nafas panjang, ia sudah mempersiapkan diri untuk pertemuan keluarga ini, tapi tidak menyangka semuanya akan berjalan serumit ini dimana dia harus menyusun kebohongan yang merendahkan dirinya.

Ia ingin memperdebatkan banyak hal absurd dari cerita Yerin, namun begitu melihat antusiasme gadis itu, entah bagaimana membuat Yo-han mendadak kehilangan kata-kata argumennya.

Pada akhirnya, Yo-han mengalihkan pandangannya ke depan dan mengembuskan napas pasrah.

"Baiklah... aku akan mengatakan sesuai yang kau suruh..."

Mata Yerin langsung berbinar riang. "Yes! Kalau begitu, ayo kita keluar sekarang!"

Mereka berdua akhirnya membuka pintu mobil dan melangkah keluar secara bersamaan.

Namun baru beberapa langkah berjalan menuju teras mansion, Yerin tiba-tiba berhenti.

"Tunggu!"

Yo-han menghentikan langkahnya, menatap Yerin bingung. "Ada apa lagi?"

"Bisa kau menunduk sedikit?"

Meski kebingungan, Yo-han akhirnya menuruti permintaan itu dan sedikit menundukkan tubuh tingginya. Detik berikutnya, Yerin melangkah mendekat. Jarak mereka mengikis habis hingga Yo-han bisa mencium aroma harum bunga melati dari tubuh wanita itu.

Dengan tangannya yang lihai dan lembut, Yerin mulai merapikan rambut Yo-han yang sempat berantakan karena ulahnya tadi sebelum akhirnya beralih merapikan jas dan dasi Yo-han yang miring.

"Kau mempersiapkan dirimu dengan sangat baik untuk malam ini... aku benar-benar tidak tahu bagaimana cara untuk berterima kasih padamu, Yo-han-ssi..." gumam Yerin lirih, fokusnya tertuju pada kerah jas Yo-han.

Mendengar bisikan tulus itu, Yo-han terpaku. Perlahan, mata mereka saling bertatapan dalam jarak yang begitu dekat. Seketika itu juga, suasana di sekitar mereka mendadak sunyi.

Yo-han tidak bisa menghentikan matanya untuk terus menatap wajah Yerin. Sesuatu di dalam dadanya berdesir; wajah wanita di depannya ini, entah kenapa, semakin lama dilihat justru terasa semakin cantik dan memikat.

Yerin yang menyadari intensitas tatapan itu mulai merasa salah tingkah. "A-apa ada yang salah dengan wajahku?" tanya Yerin gugup.

Tepat saat itu, embusan angin malam bertiup sedikit kencang, menerpa tubuh mereka dan menerbangkan beberapa helai rambut panjang Yerin hingga menutupi sebagian wajahnya.

Tanpa sadar, tangan Yo-han bergerak naik. Dengan gerakan yang sangat lembut, jemarinya membelai pipi Yerin, menyapu helai rambut itu lalu menyelipkannya di balik daun telinga Yerin.

Sentuhan hangat itu membuat detak jantung Yerin melompat. Wajahnya seketika memerah padam di bawah remang cahaya lampu taman.

"Yo-han..." bisik Yerin, suaranya bergetar halus.

"Apa yang sedang kalian lakukan di sini?"

Sebuah suara wanita tiba-tiba menginterupsi dari arah teras yang sontak membuat kedua insan itu langsung tersentak kaget dan menjauhkan diri dalam satu gerakan kilat.

Yerin yang panik langsung memeluk kedua lengannya sendiri, berpura-pura menggigil hebat. "Brrr... dingin sekali ya di luar!" ucapnya dengan akting yang sangat buruk.

Sementara di sampingnya, Yo-han membuang muka ke arah lain, berdehem pelan sembari membetulkan posisi jam tangannya yang sebenarnya tidak bergeser sedikit pun.

Di depan pintu teras, Han Miraa—kakak ipar Yerin—berdiri menatap mereka dengan dahi berkerut penuh kebingungan. Namun, ia mencoba mengabaikan atmosfer aneh itu.

"Masuklah, semua orang sudah menunggu kalian di dalam," ucapnya.

Yerin langsung mengangguk cepat. "B-baiklah, ayo kita masuk!"

"Benar, ayo kita masuk," sahut Yo-han, mengimbangi langkah Yerin dengan terburu-buru.

Meski begitu, Miraa tersenyum menatap punggung kedua pasangan itu. 'Aku kira mereka hanya berpura-pura, tapi sepertinya mereka benar-benar salah saling mencintai...' pikirnya dalam hati.

1
Kustri
qu diundang gk nih, pengen jd pagar betis, eh pagar ayu☺
Kustri
nyogok pkai vote biar crazy up😊😍
Caveine: makasihhh😍
total 1 replies
Kustri
klu ayah kandung yohan kakek nara, berarti nara ponakan yohan dong
Caveine: iya kak 😍👍👍
total 1 replies
Kustri
setelah yerin yo han tamat, bisa x thor kisah nara diangkat, unik soal'a☺🥺
Kustri
apa situasi ini ada dikehidupan yerin sblm'a
biasa'a akan mengulangkan kejadian" sblm'a
Kustri
lanjuuut
Kustri
qu terkejut, ternyata nara...waow!
keren crita'a
Kustri
nyogok ☕ biar crazy UP
Kustri
yo han anak terbuang... kebetula sekali yg nemu ayah'a

bagus alur'a... jgn smp gk lanjut ya thor
Kustri
lagi" perebutan warisan
oowh... ternyata anak pungut yg menguasai dunia bawah calon'a yerin, gpp yg penting kuat smua
😂🤭
Kustri
mgkin pas yerin dilamar, blm ada tanda" klu sahabat & pacar'a saling suka
betul g yaa🤔
lanjuuut thor💪
Kustri
siapa dia?
aah inilah org yg akan menolong yerin, seorang dr dunia bawah
Kustri
☕u yerin, semangat cpt sadar kembali u balas dendam
Kustri
thor, kembalinya jendral perang koq blm dilanjut... pdhal qu sukaa lho
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!