NovelToon NovelToon
Kembali Dan Memperbaiki Cinta Yang Diabaikan

Kembali Dan Memperbaiki Cinta Yang Diabaikan

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Mengubah Takdir / Romantis
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: Quin

Setelah mengetahui fakta tentang penghianatan orang yang paling di cintai, Florin Eldes memutuskan untuk mengakhiri hidupnya, namun di akhir hayatnya, seseorang yang begitu ia benci dan selalu ia siksa dengan sadis malah menangisi kepergiannya dan berharap ia tidak mati. " Kenapa kamu ingin menolongku? padahal aku sudah menyiksamu selama ini. bukankah kematianku adalah hal yang paling kamu inginkan..." Florin menutup matanya untuk terakhir kali setelah mengucapkan kalimat itu. Tapi di saat ia mengira ia sudah mati, ia Malah kembali ke malam dimana ia bertunangan dengan pria yang ia cintai sekaligus pria yang telah menghancurkan hidupnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Quin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hanya teman

Keberangkatan Wilson ke New York terbilang cepat karena masalah di perusahaan sudah diselesaikan. Saat ini ia akan mengungkap kepada dunia siapa dirinya, namun sebelum itu seseorang yang harus tahu pertama kali adalah Florin. Di tangannya, Wilson memegang sebuah barang penting yang akan menyelamatkan perusahaan Eldes dan juga mendapatkan kepercayaan dari Florin.

" Saham ini akan aku berikan padamu tanpa mengharap imbalan apapun Florin, aku tulus membantumu dan semoga kamu mau menerima kebaikanku ini!." gumam Wilson di dalam pesawat.

Setelah Berjam jam di dalam pesawat, akhirnya ia kembali menginjakkan kaki di new york. Wilson membuka ponselnya dan langsung menghubungi Stefany. Panggilan tersambung, stefany mengatakan bahwa Florin ada di rumahnya. Hari mulai sore, Wilson tak ingin membuang banyak waktu, ia bergegas ke rumah Florin.

Tak butuh waktu lama bagi Wilson untuk sampai, ia kini sudah berada di depan pintu rumah besar berwarna putih dan abu abu itu. Wilson membawa seikat bunga mawar putih yang begitu harum, serta sebuah map berisi kontrak pemberian saham untuk Florin. " Aku datang kucing kecil!." ungkap Wilson tak sabar. Ia kemudian menekan bel dan pintu terbuka tak lama setelah ia menekan bel itu. Seorang pelayan menyambut kedatangannya, kemudian ia mengarahkan Wilson ke ruang tamu.

Dengan senyuman hangat Wilson berjalan ke arah ruang tamu, ia sesekali melirik bunga mawar di tangannya, juga memastikan bahwa dia sedang tidak gugup.

" Tuan Suren, anda sangat bersemangat untuk memilih gaun pernikahan." suara Florin terdengar sedikit tertawa saat bicara dengan seseorang di ruang tamu.

Deg

Seketika senyum Wilson memudar bersamaan dengan ketidakpercayaan nya atas apa yang ia dengar. Gaun pernikahan? siapa yang akan menikah. Nama yang familiar di telinganya, Surender. Dengan langkah cepat ia ingin memastikan pendengarannya.

Di ruang tamu ia melihat Florin sedang tertawa hangat bersama pria bernama Surender. " Besok kita akan melihat baju pernikahan tuan Suren, tenang saja." ucap Florin dengan senyuman manis di bibirnya.

" Ya, saya sudah tidak sabar menantikan hari pernikahan kita nona Florin. Anda pasti akan terlihat sangat cantik dengan gaun pernikahan." Terlihat senyuman licik dari Surender.

Wilson mematung di tempatnya, ia seolah enggan untuk melangkah lebih jauh mendekati kedua manusia yang saat ini sedang tertawa bahagia itu. Rasanya sangat menyakitkan hatinya.

" Siapa yang akan menikah?." Wilson akhirnya buka suara dengan nada bergetar.

Florin dan Surender serentak menatap ke arah suara yang mereka dengar. Terlihat Florin begitu terkejut dengan kedatangan Wilson yang tiba tiba, sementara itu Surender terlihat santai di tempatnya.

" Wilson." gumam Florin dengan pelan.

" Siapa yang menikah?." kini tatapan lembut itu perlahan berubah menjadi dingin. Wilson mendesak penjelasan sekarang.

" Saya dan nona Florin akan menikah, acaranya Minggu depan." Surender berdiri dan menghampiri Wilson untuk menjelaskan semuanya.

" Apa? Kalian akan menikah?." Tanya Wilson sekali lagi karena masih tidak percaya dengan pendengarannya. Kemudian netranya menatap ke arah Florin tanpa berkedip, ia melihat Florin tak membantah dan hanya diam sambil menunduk.

" Ya, mulai sekarang berhenti memberikan bunga tidak berguna ini pada calon istriku. Dan mulai detik ini jauh jauh darinya! Apa kamu mengerti karyawan?." Kini posisi Surender dan Wilson sangat dekat, tatapan tajam keduanya beradu hingga menciptakan api kebencian di balik sana. Surender memandang remeh ke arah Wilson serta menepuk nepuk wajah pria itu. Setelahnya ia mengambil paksa bunga mawar putih di tangan Wilson dan menginjak injak bunga itu.

Florin menyaksikan semuanya, ia ingin sekali menyelamatkan bunga itu dan membantah ucapan Surender, tapi ia tak bisa dan harus menahan diri agar tidak mengacaukan semuanya. Florin tak punya pilihan, ia hanya menunduk tanpa berani membuka suara. Ia tak berani memandang Wilson yang saat ini sedang menatap tajam ke arahnya seolah meminta penjelasan darinya atas apa yang terjadi.

Wilson tak memperdulikan bunga mawar yang kini sedang di injak injak oleh Surender, tapi ia menatap ke arah Florin tanpa berkedip. Wilson bahkan tak memperdulikan perkataan Surender. Wilson mendorong tubuh Surender yang berada di hadapannya dan melangkah mendekati Florin. Ia berlutut di hadapan Florin yang kini sedang duduk sambil menunduk.

" Florin... Apa benar yang dikatakan pria itu? Jawab aku. Jangan buat aku hancur lagi aku mohon!." terlihat Wilson menitikkan air mata tanpa suara.

" Iya Wilson, aku akan menikah dengannya!."

Deg

Seketika tubuh Wilson melemah, jantungnya seolah berhenti berdetak, kata kata Florin benar benar telah membunuhnya. Bagaimana bisa ia hidup tanpa Florin, bagaimana bisa ia menghadapi perasaannya sendiri, selama ini Florin terlihat mulai menerima kehadirannya, Florin tidak pernah lagi menyakitinya, bahkan Wilson dapat melihat cinta di mata Florin untuk dirinya. Tapi kenapa sekarang Florin malah membunuhnya dengan menikahi pria lain. Sementara ia yang sudah bertahun tahun berada di sisinya tak pernah ia anggap.

" Hari ini aku datang untuk membantumu, aku bahkan sudah mengumumkan kepada dunia siapa aku sebenarnya. Hari ini aku datang membawa harapan baru untukmu dan juga perusahaan ayahmu. Tapi nyatanya kau menorehkan luka yang tak terobati di dalam hatiku Florin. Kau tahu? Aku sangat mencintaimu! Kau harus tahu itu! selama lima belas tahun aku berada di sampingmu dan aku menahan perasaan cinta ini, aku menerima semua siksaan yang kau berikan tanpa mengeluh dan membalas, aku tak pernah sedikitpun membenci dirimu. Kau tahu kenapa? Itu semua karena aku sangat mencintaimu Florin. Dan aku sangat bahagia karena beberapa minggu terakhir kamu datang padaku dan meminta maaf, kamu datang dengan membawa harapan baru untukku, kamu memperlakukan aku dengan baik, kau memelukku , membelai pipiku, menyentuh lembut tanganku ini, dan aku bisa melihat ada cinta di matamu. Tapi kenapa setelah aku berharap akan mendapatkan cintamu, kau malah mematahkan hatiku tanpa ampun. Apa kamu sadar apa yang telah kamu lakukan ini Florin?." Wilson mengeluarkan semua isi hatinya di hadapan Florin tanpa memperdulikan apapun.

Deg

" ternyata benar, Wilson mencintai ku!." gumam Florin dalam hati. Ia sudah mengetahui jawabannya, jujur saja hatinya sangat terluka melihat Wilson seperti ini. Ia juga mencintai Wilson bahkan sangat mencintainya. Tapi ia harus mengesampingkan perasaannya demi menjalankan rencana yang telah ia susun dengan rapi. Jauh dari lubuk hatinya ia sangat bahagia karena Wilson ternyata juga mencintainya. Hatinya begitu sakit melihat Wilson terluka seperti ini, rasanya ia ingin langsung memeluk Wilson saat itu juga tapi ia tidak bisa melakukannya. Kalau sampai ia goyah, maka rencananya untuk balas dendam atas kematian ayahnya akan gagal.

" Jawab aku Florin Eldes! kamu mencintaiku kan? tatap mataku!." terlihat Wilson sangat marah sekarang karena Florin hanya diam saja dan tidak berani menatapnya.

" Berhenti bicara dengan calon istriku! pergi dari sini!." Terlihat Surender menarik tubuh Wilson tapi Wilson sama sekali tidak bergeming.

" Aku ingin mendengar langsung dari bibirmu Florin bahwa kamu mencintaiku. Sekarang katakan dengan lantang di hadapan pria itu bahwa kamu mencintaiku!." Desak Wilson sambil menunjuk ke arah Surender namun maniknya tak teralihkan dari Florin.

Florin meremas ujung bajunya dengan kuat, ia memejamkan mata sambil menahan air matanya agar tidak keluar. " Aku... Tidak mencintaimu Wilson!." Ucapnya dengan susah payah.

" Apa?." Wilson tidak berdaya setelah mendengar ucapan Florin.

" Kamu sudah mendengar jawabannya kan? Kamu hanya pria biasa yang tak pantas untuk nona Florin. Sebaiknya kamu pergi dari sini sekarang!." ujar Surender dengan ekspresi puas ke arah Wilson.

" Tidak! Dia berbohong. Aku dapat melihat cinta dimatanya, tapi dia tidak mau menatapku. Tatap aku Florin!." Wilson mengguncang bahu Florin dengan penuh harapan.

" Wilson, aku tidak mencintaimu. Aku hanya menganggap mu sebagai teman. Aku mohon pergilah dari sini!."

Ucapan Florin benar benar menusuk dada Wilson tanpa belas kasih. Hati Wilson hancur berkeping keping. Florin menatap marah ke arahnya tanpa air mata sedikitpun. Bahkan untuk ketiga kalinya Florin kembali mengusir dirinya. Wilson berdiri dengan susah payah " Hanya teman..." Wilson melempar berkas di tangannya pada sofa tepat di samping Florin. " Hanya teman...". Wilson meninggalkan ruang tamu itu dengan tatapan datar tanpa ekspresi.

"Maafkan aku Wilson. Maafkan aku, aku tidak berdaya. Aku janji setelah semua ini selesai aku akan datang padamu dan mengungkapkan rasa cintaku padamu." gumam Florin dalam hati dengan perasaan sedih.

1
partini
setelah selesai,hai florin berapa lama hati bisa berubah dasar PA
partini
ko nikah sama orang lain,,percuma balik dong
partini
dasar florin PA guooooblok,,
partini
good story
partini
semua ke NY
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!