NovelToon NovelToon
Ketiga Kakak Angkatku Adalah Tokoh Utama

Ketiga Kakak Angkatku Adalah Tokoh Utama

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Romansa Fantasi / CEO / Transmigrasi ke Dalam Novel / Fantasi Wanita / Fantasi Isekai
Popularitas:8.6k
Nilai: 5
Nama Author: MTMH18

Katarina terjebak dalam raga seorang gadis malang yang tinggal di panti asuhan, Karina Putri.

Namun sebuah takdir mempertemukannya dengan seorang wanita kaya raya yang tiba-tiba mengangkat Karina sebagai putri angkatnya.

Tetapi bukan itu masalahnya, melainkan tiga kakak angkat Karina yang ternyata adalah tokoh utama dalam novel yang pernah dibacanya. Lalu takdir ketiga kakak angkatnya tidaklah baik, mereka akan mati ditangan tokoh utama wanita.

Namun, Karina tidak akan membiarkan hal itu terjadi, ia akan mengubah takdir ketiga kakak angkatnya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MTMH18, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 25

Jevan sedang tidur. Pria itu sudah meminum obat yang diberikan Joshua, sehingga membuatnya mengantuk.

Jevan tidur di kamar tamu yang ada di lantai satu, karena pria itu memang tidak boleh banyak bergerak. Dan tentunya, Karina juga ada di dalam kamar tamu untuk menjaga kakak ketiganya.

Gadis itu tengah fokus dengan ponselnya, karena Winar kembali galau. Berita tentang penusukan Jevan sudah menyebar luas, sehingga para penggemar pria itu banyak yang marah dan meminta pelaku penusukan Jevan dihukum seberat-beratnya.

“Andai saja Winar tahu kalau Kak Jevan ada di dekatku dan sedang tidur,” kekeh Karina yang merasa lucu dengan tingkah temannya yang satu itu.

Gadis itu menaikkan pandangannya, menatap Jevan yang masih tertidur dengan posisi yang tetap sama.

“Ternyata adegan di dalam novel masih terus berlanjut, padahal aku mengira alurnya sudah melenceng,” gumam Karina dengan mata terpejam.

Kenapa gadis itu berpikir sampai ke sana?

Jawabannya, karena Jemian sudah mengetahui sifat asli Serana dan berniat mengakhiri hubungannya dengan Serana setelah sembuh nanti. Jemian juga sedang mengumpulkan bukti-bukti kejahatan Serana dan selingkuhannya yang juga ikut andil dalam kecelakaan yang pernah dialaminya.

Kecelakaan waktu itu, bukanlah yang pertama bagi Jemian. Sehingga pria merasa ada yang janggal dan menyuruh orang untuk menyelidikinya.

Ternyata Serana dan selingkuhannya memang sengaja membuat rem mobilnya blong, sehingga Jemian hampir menabrak kendaraan bermuatan besar… kalau tidak langsung banting setir. Dan itu adalah kejadian sekitar satu tahun yang lalu.

Sudah lama Serana berkhianat di belakangnya.

“Kalau aku tidak bisa mengubah alur novelnya, aku harus tegas melarang kakak-kakakku menemui bahaya. Tapi aku tidak yakin mereka akan menuruti keinginanku,” Karina masih ragu, karena dirinya masih baru di keluarga Adhitama.

Namun di sisi lain, ia tidak ingin ketiga kakak angkatnya celaka. Jadi, Karina akan mencobanya… siapa tahu para kakaknya mau mendengarkan dirinya.

“Nomor asing?” Gumam gadis itu saat melihat sebuah pesan masuk dari nomor asing.

Karina membuka pesan tersebut, ternyata dari Candra. Entah dari mana pemuda itu mendapatkan nomor ponselnya, Karina sendiri tidak memberikan nomor pribadinya kepada orang lain… kecuali Bening dan Winar.

“Tapi Candra sudah menyelamatkanku dan kami sudah berteman, jadi tidak masalah kalau dia mempunyai nomorku,” gadis itu tersenyum tipis, sebelum menyimpan nomor Candra.

Niatnya hanya menyimpan nomor Candra dan membalas pesan singkat pemuda itu, tetapi ternyata Candra terus mengirimnya pesan dan mau tidak mau Karina kembali fokus dengan ponselnya. Sebab masih ada Winar yang sangat membutuhkan semangat, karena sedang sedih… idola kesayangannya terluka.

“Apa yang menarik di ponselmu?” Suara Jevan mengejutkannya.

Entah sudah berapa lama Karina bermain ponsel, gadis itu sampai tidak sadar kalau kakak ketiganya sudah sadar dan menatapnya dengan tajam.

“Hanya membalas pesan dari Winar dan Candra. Apa Kak Jevan membutuhkan sesuatu? Atau lukanya masih sakit?” Tanya Karina sambil menaruh ponselnya.

Kini fokus gadis itu tertuju pada Jevan yang masih belum merubah tatapannya, bahkan terlihat semakin menyeramkan… karena pria itu baru saja mendengar nama Candra.

“Kak Jevan?” Suara Karina kembali terdengar.

“Bantu duduk!” Kata pria itu yang ingin duduk, karena tiduran terus membuat punggungnya terasa sakit.

Dengan cekatan gadis itu membantu Jevan untuk duduk, tentunya dengan hati-hati agar luka di perut pria itu tidak terbuka lagi.

Jevan menahan tangan Karina yang hendak menjauh, membuat gadis itu menatapnya dengan bingung.

“Kenapa Kak?” Tanya Karina yang merasa tidak nyaman dengan tatapan sang kakak.

“Jawab dengan jujur! Apa kamu menyukai Candra!”

Jevan tidak menyembunyikan tatapan cemburunya, tetapi gadis itu tidak peka dan mengira sang kakak hanya marah… karena ia sibuk dengan ponsel.

“Tidak, aku hanya bertemu dengannya sekali. Sebelumnya aku juga tidak sadar, waktu diselamatkan olehnya. Jadi, bagaimana aku bisa menyukainya?” Karina sudah menjelaskan dengan jujur.

Dan Jevan tahu kalau gadisnya tidak berbohong, tetapi tetap saja dadanya terasa panas dan ia ingin mengatakan sebuah kalimat yang hanya tersangkut di tenggorokannya.

“Kakak haus?” Tanya Karina yang dibalas anggukan oleh pria itu.

Gadis itu melihat botol dan gelas di atas nakas yang sudah kosong. “Airnya habis, aku ambil dulu di dapur!”

Karina bergegas keluar sambil membawa botol, gadis itu meninggalkan ponselnya di atas nakas… sehingga Jevan bisa mengambil ponsel gadisnya dan langsung menghapus nomor Candra, bahkan memblokirnya juga.

“Tidak akan ku biarkan bocah ingusan itu mendekati gadisku!” Desis Jevan sambil menaruh kembali ponsel Karina di tempat semula.

Tak lama kemudian Karina datang bersama Jemian yang tadi ada di ruang tengah, Jemian berada di kursi roda yang didorong oleh perawat pribadinya.

“Bagaimana keadaanmu?” Tanya Jemian yang masih tidak menyangka kalau Jevan akan mendapatkan musibah juga.

“Masih sakit dan tidak bisa bergerak banyak,” jawab Jevan dengan tatapan malasnya.

“Tenanglah, kamu tidak akan sendirian. Mulai nanti aku akan tidur bersamamu, jadi Karina tidak akan kelelahan merawatmu… sebab perawat ku juga akan membantu merawat lukamu,” jelas Jemian yang tentu saja tidak disetujui oleh adik kembarnya.

“Tidak, terima kasih. Aku hanya membutuhkan Karina, bukan yang lain!”

Jemian menarik sebelah alisnya, karena mendengar jawaban sang adik.

“Besok Karina harus ke sekolah, jadi kamu jangan mengganggunya!” Jemian menegur sang adik.

Karina hanya diam saja, mendengarkan perdebatan kedua saudara itu. Sebenarnya ia juga ingin kembali ke kamarnya untuk bersitirahat, karena besok sudah hari Senin dan gadis itu akan pergi ke sekolah lebih pagi.

“Aku bisa menjaga diriku sendiri,” Jevan menatap ke arah lain.

Jemian tahu kalau adiknya yang nakal ini sedang merajuk, karena kebiasaan dari kecil Jevan tidak pernah berubah.

“Jev, jangan seperti anak kecil! Kakak akan menjagamu bersama perawat, jadi biarkan Karina kembali ke kamarnya!” Tegas Jemian yang membuat sang adik menghembuskan napas dengan kasar.

“Kamu tidak mau merawat Kakak?” Tanya Jevan kepada Karina yang sejak tadi hanya diam saja.

Gadis itu gelagapan, ia takut salah menjawab dan membuat kakak ketiganya semakin marah. Namun ada Jemian yang akan mewakilkan Karina.

“Sudahlah, jangan kekanak-kanakan! Karina, kamu kembali ke kamarmu dan beristirahat!” Jemian menatap adik angkatnya yang terlihat mengangguk patuh.

“Besok setelah pulang sekolah, aku akan menjaga Kak Jevan,” kata gadis itu dengan senyuman manisnya.

Jevan masih marah, tetapi setelah melihat senyuman cantik gadisnya… amarahnya seakan meluap begitu saja.

“Baiklah, tepati janjimu!”

Jemian sedikit terkejut mendengar jawaban adik kembarnya, tidak biasanya Jevan akan menurut… mungkin memang hanya Karina yang bisa mengendalikan emosi Jevan.

“Jev, sepertinya kamu sangat menyukai Karina?” Tanya Jemian.

Bersambung!

1
vew
ini mksdnya gimana thor ,, ada pria lain kah yg di cintai karina ?? 🤔🙏🙏

semangat thor 💪💪
vew: ok thor ,, semangat upnya thor 💪💪
total 2 replies
Wulan
jawab van " OTW "
Wulan
agak agak salting ya van ☺️
Dewiendahsetiowati
Karina pakai gaya batu
Dewiendahsetiowati
hadir thor
Ayy: selamat datang dan semoga suka sama ceritanya 😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!