NovelToon NovelToon
Sistem Restoran Antar Dimensi

Sistem Restoran Antar Dimensi

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Fantasi Isekai / Dikelilingi wanita cantik
Popularitas:10.8k
Nilai: 5
Nama Author: ex

Reza adalah mantan koki yang dipecat karena difitnah, tetapi ia menemukan tujuan hidup baru setelah mendapatkan Sistem Restoran Dunia Lain.

Kini ia mengelola Restoran di mana pintunya terhubung ke dimensi kultivator dan sihir, menyajikan makanan lezat yang menyelesaikan masalah para pelanggan dari berbagai dunia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ex, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14

Dia menyalakan panggangan besi di atas kompor dan membiarkannya sampai sangat panas.

Reza meletakkan iga besar itu ke atas panggangan besi tersebut.

Suara desisan keras langsung terdengar saat daging bersentuhan dengan besi panas.

Asap putih pekat beraroma manis dan gurih mengepul memenuhi area dapur.

Garro yang duduk di meja makan langsung memajukan tubuhnya.

Hidung singanya terus mengendus udara dengan sangat rakus.

"Aroma ini sungguh menyiksa perutku," gumam Garro mengusap perutnya yang berbunyi.

"Bumbu apa yang manusia itu gunakan sampai baunya bisa seharum ini?"

Reza membalik iga sapi itu dengan penjepit besi panjang.

Dia mengoleskan sisa bumbu perendam ke permukaan daging yang mulai berwarna kecokelatan.

Madu dan kecap manis perlahan terkaramelisasi dan membentuk lapisan mengkilap di luar daging.

Setelah daging itu matang sempurna hingga ke bagian dalam, Reza mengangkatnya.

Dia meletakkan dua potong iga raksasa itu ke atas sebuah piring kayu bundar yang lebar.

Sebagai pelengkap, Reza menambahkan potongan kentang goreng tebal di sampingnya.

Reza membawa piring kayu yang sangat berat itu menuju meja Garro.

"Ini adalah pesananmu, iga sapi panggang madu," ucap Reza meletakkan piring itu.

"Hati-hati karena tulangnya masih sangat panas."

Mata Garro berbinar terang melihat tumpukan daging mengkilap di depannya.

Dia langsung meraih satu tulang iga raksasa itu dengan tangan kosong tanpa peduli dengan panasnya.

Garro membuka mulutnya lebar-lebar dan menggigit bongkahan daging itu dengan taringnya yang tajam.

Daging itu langsung terlepas dari tulangnya dengan sangat mudah karena teksturnya yang empuk.

Sari daging yang gurih dan bumbu madu yang manis langsung meledak di dalam mulut Garro.

"Luar biasa," teriak Garro dengan mulut penuh.

"Daging ini sangat lembut dan rasa manisnya benar-benar menyatu dengan sempurna."

Prajurit singa itu mengunyah dengan sangat ganas layaknya hewan buas kelaparan.

Dia bahkan mengunyah tulang rawan iga itu hingga hancur dan menelannya bulat-bulat.

"Pelan-pelan saja Garro, nanti kau bisa tersedak," tegur Reza tersenyum melihat pelanggannya.

Garro tidak memedulikan teguran itu dan terus melahap daging keduanya.

Dalam waktu kurang dari lima menit, dua iga sapi raksasa dan kentang goreng itu habis bersih.

Garro mengisap sisa bumbu di jari-jarinya dan bersandar puas di kursinya.

Dia memejamkan mata dan menghela napas yang panjang.

Tiba-tiba, Garro merasakan hawa panas yang sangat kuat mengalir dari perutnya.

Otot-otot di tubuh besarnya mulai menegang dan urat nadinya bermunculan di balik kulit.

"Energi murni apa ini?" ucap Garro membuka matanya dengan terkejut.

"Rasa panas ini langsung mengalir menuju inti jantung darah keturunanku."

Reza berdiri diam karena dia sudah sangat hafal dengan reaksi rutin pelanggan antar dimensi ini.

Luka-luka kecil bekas gigitan monster di lengan Garro perlahan menutup tanpa bekas.

Tidak hanya itu, bulu singa di kepalanya kini terlihat jauh lebih lebat dan berwarna lebih keemasan.

Garro menatap kedua tangannya yang kini terasa dipenuhi dengan tenaga baru yang meluap-luap.

"Tuan Reza, daging panggangmu baru saja memurnikan darah keturunan singaku," kata Garro takjub.

"Batas kekuatanku yang tidak pernah meningkat selama sepuluh tahun akhirnya berhasil kutembus."

"Saya senang makanan itu bisa membantumu menjadi lebih kuat, Garro," jawab Reza ramah.

"Itu semua berkat kualitas daging segar yang saya gunakan."

Garro segera berdiri dan membungkukkan badannya sangat rendah.

"Suku Singa Merah sangat menghargai kekuatan dan kebaikan budi," ucap Garro dengan suara bergetar karena emosi.

"Tuan Reza, kau kini adalah teman kehormatan bagi seluruh ras suku kami."

Garro merogoh kantong kulit buaya yang terikat di pinggang celananya.

Dia mengeluarkan sebuah batu bundar berwarna merah darah yang memancarkan hawa panas.

"Aku tahu daging suci ini harganya pasti tidak ternilai," kata Garro meletakkan batu itu di meja.

"Ini adalah inti monster kadal beracun tingkat menengah, tolong terimalah sebagai bayaran awalku."

Reza melangkah maju dan menyentuh batu merah yang hangat itu.

Suara Sistem langsung berbunyi di kepalanya seperti biasa.

"Inti monster tingkat menengah terdeteksi," lapor Sistem.

"Nilai tukar total adalah dua ratus Poin Sistem dan uang tunai dua juta rupiah."

"Bayaran ini sudah lebih dari cukup untuk iga panggang tadi, Garro," jawab Reza tersenyum.

"Simpan sisa uangmu untuk kunjunganmu berikutnya."

Garro tersenyum lebar hingga memperlihatkan taring-taringnya yang tajam.

"Aku pasti akan kembali membawa ketua sukuku ke tempat ini," janji Garro.

"Kami akan membawa lebih banyak inti monster berharga untuk ditukarkan dengan masakanmu."

Garro mengambil kapak raksasanya dari lantai dan menyandarkannya di bahu.

Dia berjalan keluar kedai dengan langkah yang sangat ringan dan penuh percaya diri.

Begitu tubuhnya melewati pintu, aura buas singanya langsung meledak keluar menyapu dedaunan di luar.

Garro menoleh sekali lagi ke arah Reza lalu berlari menembus hutan purba dengan kecepatan luar biasa.

Reza menutup setengah pintunya kembali dan tersenyum lega.

Dia mengambil piring kayu yang kotor dan membawanya ke tempat cucian.

'Hari ini berjalan dengan sangat lancar dan menguntungkan,' batin Reza.

'Tapi aku harus segera menyiapkan mental dan fisikku untuk besok.'

Reza menyadari bahwa besok adalah jadwal kedainya kembali ke dunia nyata.

Video Dimas yang viral pasti akan membawa banyak pelanggan manusia biasa ke tempatnya.

Dia harus berbelanja bumbu tambahan dan menyempurnakan menu mi ayamnya agar tidak mengecewakan.

Reza sangat tidak sabar melihat restorannya dipenuhi oleh antrean panjang orang-orang.

1
Yuliana Tunru
💪💪💪👍👍👍
Kasma Wati
lanjut👍👍👍👍
Alia Chans
lanjut✍️👈
Äï
loh kok dia tau?
cynth
Deja vu....
Yui: ehehehe, klo yang dah baca bayu pasti tau/Facepalm/
total 1 replies
Yuliana Tunru
cerita bagus jg santai tanpa tantangan berat reza menikmati posis koki dgn baik .. 👍👍👍up yg byk thorr
Gege
sampe bab 10 sangat ringan dan enak dibaca sebagai hiburan. saran koki akan menyiapkan menu dengan harga yang sudah dipatenkan, terkesan mahal, tapi efeknya warbyasaaah bagi tubuh. pada akhirnya pundi pundi milyaran menjadikan koki menjadi kayah rayah...
Gege
ide ceritanya menarik.. harusnya bisa jadi ratusan episode ini..💪🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!