NovelToon NovelToon
Matahari Sang Iblis

Matahari Sang Iblis

Status: sedang berlangsung
Genre:Menjadi bayi / Cinta Seiring Waktu / Mafia
Popularitas:15.3k
Nilai: 5
Nama Author: hofi03

Terlahir kembali sebagai Lyra Clarissa Wijaya, cucu tunggal dari keluarga terkaya di dunia, Lyra tidak tumbuh sebagai gadis manja yang lemah. Di balik kecantikannya yang tenang dan elegan, tersimpan jiwa seorang putri bangsawan Vampir dan kekuatan insting Alpha Serigala yang ia bawa dari kehidupan sebelumnya.

Xavier adalah pria paling berbahaya yang ditakuti dunia. Dia dingin, kejam, dan dikenal tidak punya perasaan, tiba-tiba hidupnya yang gelap mendadak jungkir balik. Pria yang tak pernah tunduk pada siapa pun ini, justru rela menyerahkan segalanya untuk gadis kecil nya.

"Mintalah nyawaku, Lyra. Mintalah seluruh dunia ku, asal jangan pernah palingkan matamu dariku, karena tanpamu, duniaku kembali menjadi gelap," bisik Xavier, berlutut di hadapan gadis itu tanpa memedulikan tatapan ngeri para bodyguard nya.

Lyra hanya tersenyum tipis, sebuah senyuman misterius yang membawa sisa-sisa keagungan masa lalunya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hofi03, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KETENANGAN YANG MEMATIKAN

DOR

DOR

DOR

Tembakan ketiga Lyra tepat mengenai tangki bensin motor yang digunakan salah satu penyerang untuk berlindung.

BOOM

Ledakan hebat itu menciptakan dinding api yang memisahkan area musuh.

Di tengah kobaran api, Lyra tidak mundur, dia justru berlari menembus asap, gerakannya begitu cepat hingga hanya terlihat seperti bayangan hitam yang melintas.

"Sial! Tembak dia!" teriak pemimpin penyerang yang tersisa.

Lima orang pria berbadan besar mengepung Lyra dari berbagai sisi.

Mereka membuang senjata api yang habis peluru dan menggunakan katana, mereka pikir, jarak dekat adalah kelemahan gadis itu. Mereka salah besar.

"Lyra! Mundur!" teriak Tuan Thomas panik dari kejauhan.

"Diam, Thomas, lihat saja, jangan ganggu kesenangannya," ucap Tuan Jerome menahan lengan adiknya.

SRETTT

HAP

Lyra menggeser kaki sedikit ke samping menangkap pergelangan tangan musuh, lalu dengan gerakan memutar yang patah.

"Aku akan membunuhmu gadis sialan!" bentak musuh, hendak menikam Lyra.

KRAKKKK

"AAAAAKKKKKKHHH!"

"Dalam mimpi mu," ucap Lyra mematahkan sendi lengan pria bertubuh besar itu.

Dua musuh menyerang dari sisi kanan dan kiri Lyra.

BHUK

Beruntung nya Lyra memiliki refleks yang bagus, sebelum mereka berhasil melukai nya, Lyra lebih dulu merendahkan tubuhnya, menyapu kaki musuh kedua hingga terjatuh, lalu menggunakan bahu pria itu sebagai pijakan untuk melompat ke udara

BRAKKKKK

Tidak sampai disitu, Lyra juga melepaskan dua tembakan beruntun.

DOR

DOR

"AAAKKKKKKHHHHH!"

Dua peluru tepat bersarang di paha masing-masing musuh, membuat mereka lumpuh seketika.

SRETTTT

JLEP

Salah satu musuh yang tersisa, mencoba menusuk dari belakang saat Lyra baru saja mendarat.

"AAAAAAKKKKKKHHHHH!"

BHUK

Lagi-lagi mereka gagal untuk melukai Lyra, justru dengan gerakan gesit tak terbaca, Lyra membalikkan keadaan, menginjak dada musuh dengan sepatu boots-nya yang kokoh.

"Kalian mengganggu waktu istirahatku," ucap Lyra, dingin.

Xavier yang menyaksikan itu, benar-benar terpukau, melihat kehebatan Lyra, darahnya berdesir hebat, dia melihat Lyra berdiri di tengah kepulan asap, rambutnya sedikit berantakan, namun tatapannya masih setajam silet, menatap pemandangan paling indah di depan nya, dimana Lyra sedang membantai beberapa musuh nya.

Tiba-tiba, seorang musuh yang terluka mencoba meraih pistol di lantai.

DOR

Bukan Lyra yang menembak, melainkan Xavier, pria itu menembak tepat di tangan si musuh sebelum orang itu sempat menyentuh senjatanya.

Xavier melangkah mendekati Lyra, melewati mayat-mayat dan rintihan pria-pria yang dilumpuhkan gadis itu.

Sementara Simon dan anak buah Xavier lainnya hanya bisa berjaga di belakang dengan wajah pucat.

"Kau sangat cantik saat sedang murka, Lyra Wijaya," ucap Xavier dengan nada rendah nya.

"Cih."

Lyra mendengus, menyentak senjatanya kembali.

"Paman Jerome, urus sisanya. Aku mau pulang. Dan Daddy..."

Lyra menoleh ke arah Tuan Thomas yang tampak pucat pasi.

"Jika besok pagi aku tidak mendapatkan jawaban jujur tentang siapa pria gila ini sebenarnya, aku akan menghancurkan sistem keamanan Valerius Corp dan mencari tahu sendiri. Kau tahu aku bisa melakukannya dalam sepuluh menit," ucap Lyra, dingin.

Bukan nya marah, justru Xavier menyunggingkan senyum tipis nya.

"Saran dariku sebagai sesama pria, Xavier Valerius," ucap Tuan Jerome sambil mengambil kembali senjatanya dari tangan Lyra.

"Berhentilah mencari masalah dengan keponakanku jika kamu masih ingin melihat matahari terbit, dia tidak punya hati kalau sudah memegang senjata," lanjut Tuan Jerome.

"Justru karena dia tidak punya hati, aku akan memberikan jantungku padanya," jawab Xavier, tersenyum miring.

Tuan Jerome mendengus, dan menatap tajam pada Xavier, Walaupun dia tidak tahu apa yang sedang terjadi ini sebenarnya, tapi apapun itu kalau menyangkut keponakan nya, dia tidak akan tinggal diam.

"Thomas, perkataan ku tadi serius, tiga hari lagi aku akan menjemput nya," ucap Xavier saat keluarga Wijaya mulai berbalik menuju mobil.

Tuan Thomas menegang, namun dia segera menarik Lyra masuk ke dalam mobil.

Begitu pintu tertutup, Lyra menatap Daddy nya dengan tatapan menuntut.

"Apa maksud pria itu, Dad? Apa yang dia bicarakan?" tanya Lyra dingin.

Tuan Thomas hanya bisa memalingkan wajah, tidak berani menatap mata putrinya yang terlalu pintar itu.

Di luar, mobil sport hitam Xavier melesat pergi meninggalkan dermaga, di ikuti oleh puluhan mobil hitam yang mengawal nya.

Lyra menyandarkan punggungnya di kursi mobil, otaknya berputar cepat menyusun kepingan teka-teki tentang Xavier Valerius, dia tahu, ini bukan akhir, ini adalah awal dari perang yang jauh lebih besar dari sekadar bisnis keluarga.

"Apa yang harus aku lakukan," batin Tuan Thomas, memejamkan mata nya, frustasi.

Di satu sisi dia tidak ingin Lyra menikah dengan Xavier, tapi di sisi lain dia juga tidak ingin Xavier membawa Lyra terlalu jauh dari hidup nya dan juga istrinya.

Iring-iringan mobil hitam mewah keluarga Wijaya melaju membelah jalanan kota yang mulai gelap. Di dalam mobil utama, suasana terasa begitu mencekam. Tuan Thomas duduk kaku, matanya menatap lurus ke luar jendela, menghindari tatapan putrinya.

Lyra duduk diam di samping ayahnya, wajahnya datar, seolah kejadian baku hantam di dermaga tadi hanyalah angin lalu, gadis berjiwa istimewa itu tidak menunjukkan trauma atau rasa takut sedikit pun, justru sebaliknya, auranya terasa sangat menekan, membuat supir di depan beberapa kali melirik spion dengan tegang.

“Ada yang Daddy sembunyikan,” batin Lyra dingin.

Lyra ingat, tadi sempat melihat tangan Daddy nya gemetar, ketakutan yang sebelumnya belum pernah Lyra lihat, dan ucapan-ucapan Xavier Valerius yang terus berputar di kepalanya.

Takdir? Jiwa. Milikku!

Setelah menempuh perjalanan cukup lama, mobil mereka akhirnya berhenti di depan lobi utama kediaman Wijaya. Tuan Thomas segera turun dan membukakan pintu untuk putrinya.

Lyra keluar dari mobil dengan gerakan anggun. Gaun tidur yang dilapisi long outer hitamnya sedikit kotor karena debu, namun ia tidak peduli.

Lyra menatap Daddy-nya sejenak, sebuah tatapan yang sulit diartikan, dingin, tajam, dan penuh selidik. Namun, dia tidak mendebat atau bersikap tidak sopan, gadis cantik itu hanya mengangguk pelan.

"Mom, aku mau ke kamar dulu. Aku butuh mandi," ucap Lyra sopan, lalu berjalan masuk ke dalam rumahnya.

Langkah kaki Lyra terdengar tegas di atas lantai marmer.

Tuan Jerome dan Tuan Steven yang baru turun dari mobil mereka hanya bisa terdiam melihat ketenangan keponakan mereka itu, semua orang tahu, ketenangan Lyra adalah hal yang paling berbahaya.

Tak

Tak

Tak

Lyra menaiki tangga dengan anggun, para pelayan yang berpapasan dengannya langsung menunduk dalam, tidak berani bernapas keras karena merasakan aura dingin yang dipancarkan gadis itu.

Sesampainya di kamar, Lyra segera mengunci pintu kamar nya, berjalan menuju cermin besar, menatap pantulan dirinya sendiri.

Lyra menyentuh pergelangan tangannya yang tadi sempat dipegang oleh Xavier. Ada rasa hangat yang tertinggal, sebuah sensasi yang membakar logikanya. Aroma hutan pinus itu pun masih samar-samar tercium.

"Xavier Valerius... siapa kamu sebenarnya, dan kenapa namamu terasa seperti kunci yang hilang di kepalaku?" batin Lyra sambil menatap pantulan dirinya yang terlihat sangat dingin.

1
Eka Putri Handayani
gmna nasib Leo dan Aurora ya apa mrk memiliki anak lg setelah Lyra pergi🥺
renjani
yahhh up y ko dikit thor🤭

semangat menulis thor💪
sehat selalu👍👍
Atik Kiswati
lnjt.....
Pa Muhsid
di cerita jasmine, LEO-AURORA Xavier sebagai siapa ya😏😏😏 gak ingat
kaylla salsabella
lanjut😍😍😍
kaylla salsabella
titisan mak jasmine dan ratu Wallace
Rumi Yati
Lanjut thor
Tiara Bella
pembaca penasaran sebenarnya Xavier itu siapa.....
Wulan
tunggu 3 hari lagi Lyra maka kamu Mungkin akan menemukan fakta nya😌😌

semangat terus Thor up next nya 🤗🤗
Muft Smoker
Teka teki akan terbuka seiring berjalan ny waktu lyra ,,


lanjuut kak
kaylla salsabella
lanjut thor😍😍😍😍
kaylla salsabella
wah deddy Thomas apakah dalam bahaya
Queen adzilla👑
kakak kenapa setiap jalan ceritanya selalu ada pria yg gila karna wanitanya,tapi aku srlalu suka sama cerita nya kakak,semangat terus kak bikin novel nya😘
kaylla salsabella
masih penasaran
kaylla salsabella
lanjut
Muft Smoker
ceritany bagus kak
Muft Smoker
lanjuuuut kak ,,

makin penasaran ma klanjutan ny ,,
hubungn lyra dn Xavier di masa lalu tu ap yx ,,
Muft Smoker
mungkin di masa lalu lyra dn Xavier ad hubungn yg Blum selesai bahkan mungkin belum di mulai ,,
tp di masa kini lyra adalah anak dr tuan Thomas dn nyonya arin ,,
meski di dlam raga lyra adalah sosok dr masa lalu ,,
tp Xavier km gx boleh lngsung mngklaim gt aj ,,
krn keluarga lyra gx semua mngerti dg ap yg trjaadi di masa lalu antara tuan Thomas , nyonya arin dn sang nenek mysteriuss sehingga lyra lahhir di tngah keluarga wijaya ,,
Ayu Oktaviana
absen kak.. akhirnya louncing juga👍👍
Atik Kiswati
lnjt. ..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!