NovelToon NovelToon
SUAMI YANG DI BUANG TERNYATA PEWARIS TERKAYA

SUAMI YANG DI BUANG TERNYATA PEWARIS TERKAYA

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / CEO / Mengubah Takdir
Popularitas:7.2k
Nilai: 5
Nama Author: Mochamad Fachri

(Tokoh utama Pria+Wanita)

Raka Pradipta adalah seorang suami yang selama menikah hanya menjadi alat penghasil uang bagi keluarga istrinya, ia di paksa membiayai kehidupan seluruh keluarga istrinya. Tapi karena rasa cinta yang sangat besar Raka menjalani kehidupannya dengan sepenuh hati tanpa mengeluh sedikitpun. Namun, ketika sebuah kenyataan pahit menghantamnya, rasa sayang yang selama ini hanya ia simpan untuk istrinya lenyap seketika ketika istrinya lebih memilih berkhianat dengan seorang pria yang lebih segalanya darinya, Raka pun di paksa menceraikan sang istri lalu ia di usir tanpa hormat oleh keluarga istrinya itu.

Namun, tak ada yang menyangka jika Raka adalah seorang anak dari penguasa jaringan bisnis di negaranya, dan apakah identitas aslinya itu akan di ketahui keluarga mantan istrinya?

ayo simak cerita baru author yang satu ini, semoga para reader suka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mochamad Fachri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

21. Kegaduhan

Doni langsung menoleh cepat, matanya membesar penuh rasa tidak percaya sebelum akhirnya tertawa kecil sambil menggeleng.

“Ah, masa sih, Mas,” ucapnya pelan. “Doni aja naik motor bagus belum tentu bisa.”

Raka tersenyum tipis, satu tangannya tetap berada di setir sementara mobil perlahan kembali melaju membelah jalan sore yang mulai padat.

“Bisa,” jawabnya tenang. “Asal kamu sekolah yang benar, belajar yang rajin, dan jangan pernah menyerah.”

Doni terdiam beberapa detik, jemarinya tanpa sadar mengusap tas sekolah yang kini menyimpan amplop cokelat pemberian Raka. Ada rasa hangat yang perlahan memenuhi dadanya, sesuatu yang sudah lama tidak ia rasakan sejak suasana rumah berubah semakin berat.

“Mas...” panggilnya pelan.

“Hm?”

“Makasih ya...” ucap Doni lirih. “Dari dulu Mas selalu baik sama Doni.”

Kalimat sederhana itu membuat tangan Raka yang memegang setir sedikit mengerat. Sorot matanya berubah samar, tetapi ia tetap mempertahankan ekspresi tenang. Karena di rumah itu, satu-satunya orang yang selalu memperlakukannya seperti keluarga memang hanya Doni.

Anak itu tidak pernah memandang rendah dirinya, tidak pernah ikut menyalahkan, bahkan diam-diam sering menyisihkan makanan untuknya saat pulang larut malam.

Raka menghembuskan napas pelan sebelum mengangkat tangan dan mengusap singkat rambut Doni. “Kamu keluarga Mas,” ucapnya tenang. “Mas nggak mungkin diam aja kalau kamu kesusahan.”

Doni langsung menunduk cepat, jelas berusaha menyembunyikan matanya yang mulai memerah.

Suasana di dalam mobil berubah sedikit hening, hanya suara mesin halus kendaraan yang terdengar samar di antara lampu kota yang mulai menyala satu per satu.

Beberapa menit kemudian, Doni terlihat kembali melirik ke sekitar interior mobil dengan rasa kagum yang sulit disembunyikan.

“Mas...” panggilnya lagi dengan hati-hati.

“Apa?”

“Mas kerja di mana sebenarnya?” tanyanya polos. “Kayaknya keren banget... itu ada mobil ikut di belakang juga.”

Raka melirik kaca spion sekilas ke arah kendaraan Jack yang masih mengikuti mereka.

Ia terkekeh kecil sebelum kembali menatap jalan.

“Tempat kerja Mas agak besar,” jawabnya santai. “Makanya kadang banyak orang yang ikut bantu.”

Doni langsung mengangguk cepat, jelas menerima jawaban itu begitu saja. “Pantes...” gumamnya kagum. “Mas sekarang keren banget.”

Ucapan polos itu membuat Raka terkekeh pelan lagi.

Tak lama, mobil mulai memasuki kawasan rumah Rasti. Namun belum sampai terlalu dekat, Raka memperlambat kendaraan ketika melihat sesuatu di depan rumah.

Beberapa motor parkir berantakan di pinggir jalan. Dua pria tampak berdiri di depan pagar sambil berbicara keras, sementara seorang wanita paruh baya terlihat cemas di teras rumah.

Wajah Doni berubah seketika. “Itu...” suaranya mengecil. “Mereka datang lagi.”

Tatapan Raka langsung berubah dingin, mobil perlahan berhenti beberapa meter dari rumah, sementara di belakang, kendaraan Jack ikut melambat.

Doni terlihat menggenggam erat tali tasnya, ekspresi wajahnya jelas gugup.

“Mas...” ucapnya pelan. “Nggak usah turun ya... nanti malah jadi ribut.”

Namun Raka hanya mematikan mesin mobil dengan tenang, tatapannya tetap lurus ke arah rumah.

“Kamu duduk dulu di sini,” ucapnya datar sambil membuka sabuk pengaman.

Lalu tanpa tergesa, ia membuka pintu mobil dan turun, jas hitamnya bergerak ringan tertiup angin sore. Di belakang, Jack dan dua pengawal langsung keluar hampir bersamaan, udara mendadak terasa jauh lebih berat disana.

Langkah Raka baru beberapa meter meninggalkan mobil ketika pandangannya berhenti pada satu sosok yang berdiri tidak jauh dari pagar rumah.

Farhan.

Pria itu tampak berdiri dengan wajah kusut, kemeja kerjanya sedikit berantakan, satu tangannya memegang ponsel sementara tangannya yang lain sesekali mengusap rambut dengan gelisah. Tidak ada lagi senyum pongah seperti pagi tadi, ekspresinya terlihat kacau, bahkan rahangnya tampak menegang.

Raka menghentikan langkah, tatapannya menyipit tipis, ekspresinya kembali datar tanpa emosi.

Di depan rumah, suasana masih cukup gaduh. Dua pria berbadan besar tampak berbicara keras pada ibu Sari yang terlihat panik, sementara Farhan sesekali mencoba menyela pembicaraan dengan nada tinggi, tetapi jelas tidak terlalu didengar. Dan Rasti hanya diam di belakang Farhan dengan wajah yang sangat panik.

Jack yang berdiri sedikit di belakang ikut mengernyit saat menyadari keberadaan Farhan. “Dia...” gumamnya pelan.

Raka tetap diam beberapa detik, sorot matanya bergeser perlahan dari Farhan ke rumah yang tampak berantakan suasananya.

Kemudian, tanpa perubahan ekspresi sedikit pun, ia memalingkan wajah.

“Jack.”

Jack langsung berdiri tegak. “Tuan muda?”

“Cari tahu apa yang sebenarnya terjadi,” ucap Raka tenang. “Jangan langsung ikut campur.”

Jack sempat terdiam sepersekian detik sebelum mengangguk hormat. “Baik, Tuan muda.”

Raka memasukkan kedua tangan ke saku celana lalu bersandar ringan pada sisi mobil, memilih tetap berdiri di tempat. Tidak ada tanda ingin mendekat ataupun memperlihatkan dirinya lebih dulu.

Di dalam mobil, Doni terlihat sedikit bingung ketika melihat Raka tidak langsung berjalan ke rumah.

“Mas...?” panggil bocah itu pelan melalui kaca yang sedikit terbuka.

Raka menoleh singkat lalu memberi isyarat kecil agar tenang. “Sebentar.”

Doni mengangguk pelan meski wajahnya masih terlihat cemas.

Sementara itu, Jack berjalan mendekat ke arah rumah dengan langkah terukur. Dua pengawal mengikuti beberapa meter di belakang, cukup untuk memberi tekanan tanpa terlihat mencolok.

Begitu tiba di dekat pagar, suara perdebatan mulai terdengar lebih jelas. “Kami hanya menjalankan tugas!” bentak salah satu pria bertubuh besar sambil menunjukkan beberapa lembar dokumen. “Tagihan menunggak berbulan-bulan, motor kredit belum dibayar, pinjaman juga belum lunas!”

Ibu Sari terlihat nyaris menangis. “Kami cuma minta waktu beberapa hari lagi!”

Farhan langsung melangkah maju, wajahnya terlihat tidak sabar. “Sudah saya bilang nanti saya urus!” katanya dengan nada meninggi, meski terdengar jauh lebih panik daripada tegas.

Pria penagih itu mendecak keras. “Urus gimana?” balasnya ketus. “Dari tadi ngomong urus, tapi duitnya mana?”

Wajah Farhan langsung berubah. “Saya kan bilang sabar!” bentaknya mulai kehilangan kesabaran.

“Masalahnya kami nggak dibayar pakai kata sabar,” balas pria itu dingin.

Jack memperhatikan semuanya tanpa ekspresi sebelum akhirnya melirik salah satu warga sekitar yang ikut menonton dari kejauhan.

Dengan nada rendah dan sopan, ia bertanya, “Permisi, apa yang sebenarnya terjadi di sini?”

Pria itu melirik Jack sekilas, sedikit heran melihat penampilannya yang rapi. “Keluarga bu Sari katanya banyak utang,” jawabnya pelan. “Dulu aman-aman aja sebelum si Raka di usir, tapi entah kenapa hari ini para penagih datang semua. Dari listrik, leasing, sampai pinjaman keluarga.”

Tatapan Jack berubah tipis. “Dan pria itu?” tanyanya sambil melirik Farhan.

Warga itu mendecak kecil. “Katanya calon menantu baru,” jawabnya pelan sambil mengangkat bahu. “Tapi dari tadi cuma banyak ngomong.”

Jack mengangguk kecil.

Beberapa detik kemudian ia mundur perlahan, mengeluarkan ponsel, lalu berjalan kembali ke arah mobil tempat Raka menunggu.

“Tuan muda,” ucapnya pelan setelah mendekat.

Raka menoleh singkat. “Situasinya lebih buruk dari perkiraan,” lanjut Jack tenang. “Penagih datang dari berbagai pihak. Dan pria itu...” ia melirik sekilas ke arah Farhan, “ternyata sedang berusaha membantu Rasti dan keluarganya.”

Raka tetap diam, tatapannya kembali mengarah ke rumah. Di sana, Farhan tampak mulai kehilangan kesabaran saat salah satu penagih kembali mendesaknya.

Sementara disana, samar-samar suara Rasti terdengar panik, sorot mata Raka perlahan berubah semakin dingin.

“Maaf, kali ini aku harus memberi kalian pelajaran," batin Raka sambil membalikkan badannya.

Sementara Doni masih terdiam di dalam mobil dengan wajah yang terlihat bingung, ia menatap lurus ke arah rumahnya dengan wajah yang terlihat cemas.

1
Mio Amore
lanjut bca
kite cuhi2 waktu bace
azizan zizan
maknanya Tim it Tim pengawal yang mc punya masih di lvl amatir lah gitu... Kerna bertindak dalam sesuatu kasus perlu makan waktu yang lama... masih lemah lalu gitu mcnya...
moch fachri: tenang, bukan lemah, Mc sebenarnya dah tau siapa yang jadi dalang, cuman dia tidak bertindak sesuka hati harus cukup bukti😄
total 1 replies
azizan zizan
Thor cuma saran aja kalau boleh jangan di ulang-ulang yang sama berterusan maksud saya perkataan di bab lepas jangan di ulang lagi di bab yang baru... jadi bosan baca Thor jika perkataan yang sama di ulang terus..
moch fachri: oke aman, ntar di perbarui di setiap babnya terimakasih kak udah mampir dan memberi masukan🙏😄
total 1 replies
LANY SUSANA
dasar ibu mertua gak tau diri...
masih sj menyalahkan raka
pdhal! sjk nikah raka jd sapi perah di kel rasti, tp msh tetep diam sj
LANY SUSANA
next Thor ceritanya cukup bagus....
azizan zizan
wahh.. ini bener2 mc yang tidak berguna Nih kerana seorang perempuan jalang ia sanggup membiarkan ibunya menderita sakit memang kurang Hajar ni Nih kurang sopan kesantunan Nih orang..
moch fachri: 🤣🙏 jangan emosi kak
total 1 replies
azizan zizan
perjuangan yang sia2.. udah hidup enak malah di buang untuk jadi orang yang tolol...kasihan bodoh amat..
juwita
kenapa g di talak dm si rasti nya. tar klo tau raka holang ky malah g mau diceraikan lg
juwita
sia" perjuangan km hidup miskin raka. ternyata di selingkuhin. udh enak jd holang kaya malah mau jd org miskin. coba lah tukaran posisi sm aq. biar aq ngerasain jd org ky banyak duit🤣🤣🤣
♋Ichageul💞
Jono kan yang nguli bareng Raka, kan? Bukannya dia udah tahu kalau Raka pewaris Pradipta Group?
moch fachri: ceritanya dia ngelag dan belum sadar kalo sahabatnya itu pewaris, jadi otaknya kan masih mencerna itu😄
total 1 replies
♋Ichageul💞
Curiga itu mantannya pak dokter🤣
moch fachri: 🤣tidak seperti itu
total 1 replies
Erchapram
Ulat bulu datang lagi 🤔
moch fachri: biar gereget😄🤣
total 1 replies
Mio Amore
woow kurien
Dinar Keke
Bacanya langsung marathon dulu, tinggal momentary.
Hati hati Doni mending ditabung saja, kalau perlu deposito kan.
moch fachri: makasih kak udah mau mampir😄🙏
total 1 replies
LANY SUSANA
Dion sini nitip aku sj uangmu yg 10 juta ya
hati 2 lo ilang, lagian raka bukannya kasih ATM sj lbh simpel ya, ni dion pergi2 bw uang banyak lo, takutnya di smbil. nenek. lampir
♋Ichageul💞: Jangan, takutnya investasi bodong🤣🏃🏃🏃
total 2 replies
Mio Amore
apakah rasti mulai galau
moch fachri: rasti nanti galaunya pas liat Raka bawa bugatti🤣
total 1 replies
Mio Amore
lanjut
♋Ichageul💞
Iyalah nikah aja sama Selina, aku dukung
LANY SUSANA: aku juga dukung...
jodoh yg tertunda ni selama
sjk dulu di jodohin raka nolak tp selama udah cinta 😍
total 1 replies
LANY SUSANA
semoga lancar proses nya dan uang yg di beri unt dion ga di kasih ortu
siap2 ya farhan km nanggung hutang jel rasti🤣🤣🤣puyeng puyeng deck km
♋Ichageul💞: Doni, kenapa jadi Dion🤣
total 1 replies
Mio Amore
rehat sejenak bca nya nnti ta lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!