NovelToon NovelToon
PAHLAWAN ERA KEKACAUAN

PAHLAWAN ERA KEKACAUAN

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Time Travel / Perperangan
Popularitas:624
Nilai: 5
Nama Author: erik riswana

Setelah terlibat menggulingkan kekuatan kaisar Shu , Yan Qin sebagai jenderal harimau kiri mendapatkan penghargaan, berharap penghargaan itu membuat dirinya menjadi seorang panglima perang ibukota yang sudah lama di cita citakannya sejak dahulu, namun saat penganugerahan penghargaan, harapan keinginan itu tidak terkabul ,tatkala kaisar baru memberikan mandat yang sangat menghina dan merendahkan dirinya sebagai seorang jenderal harimau kiri .

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon erik riswana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 21

Yan Qin menatap tajam ke arah pria dewasa berwajah halus itu, ia merasa sedikit tidak percaya dengan apa yang dilihatnya, seorang pria berwajah sarjana begitu memiliki sifat dan sikap yang kejam terhadap manusia yang di mana belum tentu bersalah .

" bisa diam tidak .. !" Hardik Shen Li memukul wajah halus Ji Cao .

Bukk

" ahhh kalian barbar , menganiaya orang biasa ... !"

Yan Qin tidak bisa menahan diri , ia melemparkan belati terbangnya ke arah bagian pipi kanan halus pria dewasa yang terus menerus berteriak itu .

Srett

Goresan pisau belati begitu panjang dan beberapa bagian gigi belakang terlihat bercampur dengan darah , Ji Cao langsung terdiam saat merasakan pipi kanannya perih dan ada rasa darah di mulutnya yang masuk.

" ughhh... !"

Tak lama kemudian, semua rombongan kembali naik ke atas bukit , di mana sudah ada kursi batu dan beberapa tiang kayu yang terlihat baru saja di buat .

Tanpa basa basi , Yan Qin langsung menanyakan asal dan tujuan kelompok empat puluh orang berpakaian hitam menyalib orang orang biasa.

" kami kelompok Mingshan memberantas segala kejahatan yang merugikan negara , lima puluh lebih orang yang di salib itu adalah orang orang yang menentang kehendak negara dan tidak patuh membayar pajak !" Katanya dengan mulut penuh darah .

Yan Qin tidak begitu percaya, ia kemudian bertanya kepada remaja yang telah mereka bawa ,guna untuk di jadikan saksi kedua atau pembuka informasi bilamana orang pertama tidak jujur saat mengatakannya.

Lin Janyu dengan wajah ketakutan ,menjawab terbata bata " tuan ... yang di katakan kakak Cao benar , kami dari kelompok Mingshan memang memiliki tujuan memberantas pengacau negara " kata Lin Janyu dengan jawaban satu kali nafas .

" pengacau negara ? Tapi saya sekilas mendengar bahwa hakim jujur kota jalan Jushan juga ada di antara lima puluh orang yang di salib , apakah hakim jujur juga harus di berantas ?"

Ji Cao dengan semangat langsung menjawab " tuan , walaupun hakim kota jalan Jushan seorang yang jujur , tapi dia merencanakan pemberontakan, terutama dengan marga Yan , harus di musnahkan !" Katanya dengan nada tenang dan jelas , rasa sakit di pipi kanannya sudah tidak di rasakannya , yang ia harapkan adalah ia ingin secepatnya di bebaskan dan memberi tahu kakaknya tentang sekelompok tentara misterius yang sangat kuat berada di dekat kota jalan Jushan.

Yan Qin menyipitkan matanya dengan tajam , sesaat kemudian tertawa terbahak bahak , hingga terdengar ke seluruh penjuru perkemahan.

" hahahaha.... sungguh... hal lucu yang pernah aku dengar .. !"

Ji Cao menjadi lega mendengar reaksi dari pria berbadan besar di hadapannya itu , ia juga ikut tertawa nyaring hingga darah di pipinya membasahi seluruh pakaiannya.

Lin Janyu yang awalnya ketakutan menjadi gembira , ia juga menambahkan beberapa bumbu pedas dengan ucapan yang begitu semangat.

" ya klan Yan harus mati ... dan musnah tak tersisa, sehingga Da Qian tidak akan mendapatkan masalah dari klan kecil yang buruk itu " ucapnya dengan nada yang angkuh .

Yan Qin menatap satu persatu ke arah dua tahanannya , ia hanya sedikit menggelengkan kepala " baiklah, kalau kalian menjawab pertanyaan kedua ini , kalian berdua bisa kembali hidup hidup... !"

Ji Cao yang menyayangi nyawanya begitu gembira saat mendengar hal tersebut, terlebih lagi Lin Janyu yang masih memiliki usia lima belas tahun muda , usia di mana masih harus dalam pengawasan orang tua atau saudaranya.

" tentu tuan .. kami akan menjawab dengan baik dan jujur !" Kata keduanya serempak .

Para perwira bawahan di sekelilingnya hanya bisa tersenyum tipis saat melihat dua idiot yang tampak tidak menyadari bahwa diri mereka tidak akan bisa kembali selamanya.

" tadi kamu anak remaja mengatakan bahwa klan Yan harus di musnahkan , klan Yan yang mana ?"

" tuan biar saya yang menjawabnya,adikku ini baru masuk kelompok belum tahu apapun, klan Yan yang harus di basmi adalah seluruh keturunan klan Yan , baik itu yang asli atau turunan , sebenarnya mereka bukan memiliki marga Yan tapi Qin , dan Yan hanya marga samaran saja, dan juga memiliki keterikatan dengan Dinasti lama , Da Yan dua ratus tahun yang lalu !" Jelasnya dengan mata yang tenang.

" bukan Yan tapi Qin ,apa maksudnya?"

" benar tuan , Yan itu merujuk pada Dinasti lama Yan dan Qin adalah marga asli , seperti Yan Shi Xiong yang telah kami amankan dan salib, memiliki nama asli Qin Shi Xiong , begitu juga dengan tahanan politik di kota Yundian , Yan Lao Mu nama aslinya Qin Mu , seorang tokoh penentang takdir Da Qian Agung kita !"

" baik itu aku mengerti , ternyata seperti itu !"

Yan Qin kemudian mengingat bahwa kedua tahanan memiliki atasan dan ketua , menahan nafas ia bertanya lagi " siapa nama ketua Mingshan kalian, aku ingin tahu apakah dia memiliki kehormatan yang luar biasa dalam pikiranku ?"

Ji Cao tidak menaruh curiga kepada pria besar berbadan kekar di hadapannya, ia dengan jelas memberi tahu bahwa sang ketua adalah kakaknya sendiri.

" kakakku pendiri kelompok Mingshan, Ji Ming , dari klan Ji ibukota Luoyang, memiliki kehormatan sebagai penatua kesembilan dari sepuluh kursi penatua !" Jawabannya dengan nada bangga .

" ohh ternyata klan Ji , pantas saja " gumamnya dalam hati ," apakah penatua Ming ada di kota jalan Jushan?"

" benar sekali , kediamannya dekat dengan rumah tuan kota Nan Xian , dan dekat juga dengan kediaman komandan jenderal jalan Jushan, Qi Fengbai !"

" ouh keluarga Qi juga memiliki seorang Jenderal hebat ?"

" tuan , jenderal Fengbai dipilih oleh Yang Mulia Kaisar Lin beberapa minggu yang lalu , dan baru saja menjabat , beliau memiliki kekuatan 10.000 tentara aktif , sangat hebat bukan !"

Yan Qin terdiam beberapa saat , kepalanya sedikit mengangguk " baiklah, aku tanya yang lain , klan Yan sekarang ada di mana , atau sisa sisanya ?"

" tuan , di Da Qian sudah jarang ada anggota klan Yan , mereka bersembunyi di pegunungan dingin negara Yuan dalam , di luar tembok naga kuning Huang " katanya memberi tahu .

" umhh seperti itu , baiklah terimakasih informasinya , sekarang kalian bisa kembali ... !"

" terimakasih tuan ...!"

Keduanya dengan cepat berlari meninggalkan kegelapan malam yang semakin larut , namun mereka belum menyadari bahwa sudah ada puluhan orang di depannya dengan senjata busur dan panah siap di tembakan .

Sret

Sret

Sret

Jleb

Jleb

" ahhh ... kalian berbohong...!"

" penggal kepalanya... !"

Yan Qin berkata datar , matanya begitu dingin dan ada nafas putih yang keluar dari mulutnya yang kering .

Hufh

" jenderal, setelah mengetahui semua ini , apa rencana selanjutnya ?" Li Pojun yang membawa dua kepala bertanya lebih lanjut.

" sebelum pagi tiba , dua kepala itu lemparkan ke dalam kota jalan Jushan, agar mereka yang memiliki kekerabatan tahu bahwa mereka telah menyinggung seseorang yang sudah marah sampai puncaknya ...!"

" siap ...!"

Yan Qin menatap ke arah sawah yang sudah sunyi , " malam ini juga , kerahkan para budak untuk menggali tanah, kuburkan dengan layak para pahlawan rakyat yang rela berkorban demi keadilan "

" siap ..!"

1
Aisyah Suyuti
good👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!