seorang selir yang tiba-tiba melahirkan di istana dingin,tewas karna akibat di racuni oleh permaisuri yang kejam.
selir itu mati dan melahirkan bayi yang prematur,dan bayi itu terlihat aneh, permaisuri yang merasa senang melihat rupa bayi selir yang baru saja dilahirkan,dia buru-buru melaporkan masalah itu pada kaisar.
dan benar saja,kaisar juga terkejut sekaligus ketakutan saat melihat bayi itu memiliki rambut yang berwarna putih,karna mengira Bayi itu pembawa sial,dia membunuh nya.
tapi saat pedangnya ingin menebas leher bayi tersebut,dia mendengar suara anak kecil yang begitu lucu.
bagaimana kelanjutan ceritanya ? yuk mampir di cerita author.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Marwiyah Ningsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
kedatangan adik kaisar James
Kediaman jenderal'
didalam ruangan nya,dia masih tidak bisa tidur saat bertemu dengan kaisar tadi siang,juga dia memegang titah kaisar yang ada ditangan nya dengan erat.
" sebenarnya apa yang terjadi dengan yang mulia,kenapa tiba-tiba dia menulis titah ini dan memberikan nya padaku,,apa yang disembunyikan oleh yang mulia " gumamnya dalam hati,karna merasa pusing dia memijit pelipisnya dan bersandar di kusir.
" hah...semoga kerajaan ini tidak terjadi sesuatu juga aku berharap yang mulia panjang umur,aku tau dia orang yang egois tapi sebenarnya dia memiliki hati yang mulia, orang-orang hanya melihat sifat nya di luar saja,,tapi yang sebenarnya dia sudah banyak berkorban demi kerajaan ini " ucap jenderal Jordan,dia menghembuskan nafasnya dan geleng-geleng kepala agar mengusir rasa pusing nya.
Brakkkkkkkkkkkkkkkk
jenderal Jordan terkejut,dia menolah kearah pintu dengan tatapan tajam,disana ternyata pengawal pribadinya datang dengan terburu-buru.
" kamu melupakan sopan santun mu lagi ! " tekan jenderal Jordan dengan geram.
" maafkan saya tuan,tapi ini benar-benar gawat,saya baru saja mendengar kabar dari istana,,yang mulia kaisar..dia..dia telah mangkat " beritahu pengawal nya dengan suara bergetar.
jenderal Jordan terkejut,dia berdiri dan langsung menarik kerah baju pengawal nya.
" kamu boleh mengutuk ku,tapi jangan pernah aku mendengar kamu mengutuk yang mulia kaisar ! pergilah dari sini sebelum aku membunuh mu " bentak jenderal Jordan,dia merasa marah pada pengawal nya,karna dia berfikir pengawal ini pasti membohongi nya.
Pengawal itu berlutut,dia menunduk pada jenderal Jordan.
" tuan saya tidak berani mengutuk yang mulia kaisar,,tapi kabar ini sudah tersebar luas, kematian kaisar James membuat istana kacau dan juga ,rakyat banyak yang berfikir kematian yang mulia kaisar berhubungan dengan putri ana,mereka mengatakan putri ana pembawa sial " ucap pengawal itu lagi.
Deggggggggggggggg
jenderal Jordan membeku,kaisar telah mangkat? Dia menggeleng dengan tidak percaya,dengan nafas memburu dia pergi berlari meninggalkan kediamannya menuju istana.
" ini tidak mungkin,, kaisar James tidak mungkin mati,,, aku tidak percaya ini " ucap jenderal Jordan diatas kuda,kuda nya melaju menuju istana tanpa memperdulikan rakyat yang berlarian menuju istana juga.
Sesampainya di istana,dia melihat para pelayan dan pengawal menangis,dan itu membuat jenderal Jordan mempercepat langkahnya,setelah sampai di aula istana,dia mendengar suara tangisan permaisuri, ternyata benar disana dia melihat tubuh kaku kaisar James.
Sedangkan permaisuri yang mendengar kabar kematian suaminya,dia berlari ke aula istana,dia menangis meraung keras melihat kaisar yang sudah tidak bernyawa.
" tidakkkk... hikkkssssssssss,,yang mulia jangan tinggalkan saya,,,jangan tinggalkan saya yang mulia,,,kenapa ? Kenapa kalian semua meninggalkan ku,,kenapa " teriak permaisuri.
" yang mulia mohon tenang lah,jangan menangis seperti itu,kasihan yang mulia kaisar jika melihat anda yang sekarang,,dia pasti akan merasa bersalah " ucap pelayan permaisuri,dia menarik permaisuri dari sisi kaisar tapi tiba-tiba permaisuri malah pingsan.
" pengawal bawa permaisuri kembali ke istana cahaya " perintah jenderal Jordan,dia berjalan mendekati kaisar dan menatap wajah pria paruh baya itu.
tanpa sadar air matanya mengalir,dia memegang tangan kaisar dengan perasaan bersalah.
" kenapa anda tidak meminta tolong pada saya yang mulia,,kenapa anda malah menghadapi masalah ini sendirian ? kenapa..? "gumam jenderal Jordan,dia menghapus airmata nya dan menatap semua para pejabat yang menangis.
hingga tatapannya mengarah pada Kasim yang menangis dalam diam,dan terlihat Kasim itu seperti kehilangan jiwa nya.
" apa ini ada hubungannya dengan Kasim itu,aku harus menyelidiki kematian yang mulia,," batin jenderal Jordan.
Tiba-tiba pengawal nya datang,pengawal itu berbisik di telinga nya,yang membuat jenderal Jordan terkejut,lalu dia menatap pengawal nya dengan tajam.
" apa kamu sudah mencari di seluruh istana ini ? " tanya jenderal Jordan dengan serius.
" sudah yang mulia,bahkan kami tidak menemukan jejak keberadaan putri ana sama sekali, seperti nya ini semua sudah di rencanakan" ucap pengawal itu dengan serius.
Jenderal Jordan terdiam,dia juga merasa ini sudah di rencanakan,apa mungkin kaisar menyembunyikan putri ana ? Dan kaisar sudah tau seseorang ingin mencelakai nya ? Itulah yang ada di dalam fikiran jenderal Jordan.
Sedangkan para pejabat yang berdiri disana, berbisik-bisik dan menatap kearah kaisar sesekali.
" aku dengar-dengar anak yang dilahirkan oleh selir agung sangat aneh,mereka mengatakan anak itu memiliki rambut berwarna putih,baru kali ini aku mendengar ada orang yang memiliki rambut yang berwana putih"
" apa ? Jangan-jangan anak itu anak pembawa sial,dan sejak dia di lahirkan, istana jadi banyak masalah "
" benar,yang pertama putra mahkota mangkat,dan itu terjadi didalam kamar putri ana,dan sekarang yang mulia kaisar juga sudah mangkat,,,tidak salah lagi,anak itu benar-benar pembawa sial "
para pejabat setuju dengan ucapan mereka,bahwa putri ana anak pembawa sial,jenderal Jordan yang mendengar itu merasa tidak senang,tapi di tidak boleh membuat kekacauan disini, apalagi malam ini seluruh rakyat sedang berduka atas kematian kaisar.
disaat acara pemakaman kaisar berjalan,seorang pria dan wanita datang menangis terisak,mereka langsung memeluk peti mati milik kaisar.
mereka semua yang ada disana terkejut melihat pria itu,mereka semua saling memandang dengan wajah tegang nya.
" kakak... hikkkssssssssss,,kakak..kenapa kamu pergi begitu cepat,,,kenapa kamu meninggalkan ku kak ? Kenapa... hikkkssssssssss" Isak wanita itu,dia bernama Vanesa adik kandung Kaisar James yang selama ini di asingkan di perbatasan.
" sudahlah istriku jangan menangis seperti itu,mungkin ini sudah menjadi takdir yang mulia kaisar " ucap pria itu,dia adalah suami Vanesa yang bernama Miko,mereka memiliki 2 anak yang saat ini berusia 2 tahun.
Setelah menangis,Vanesa menatap Kasim istana dengan tatapan sedih,dia juga menatap para pejabat satu-persatu.
" sebenarnya apa yang terjadi pada kakak kaisar ? kenapa dia jadi seperti ini ? " tanya Vanesa sembari menghapus airmata nya.
Kasim itu tersadar,dia menatap peti mati kaisar dengan perasaan menyesal,lalu dia menatap Vanesa dengan tangan mengepal tanpa sepengetahuan siapapun.
" menjawab nyonya Vanesa, tiba-tiba kaisar sakit jantung,hingga dia jatuh sakit. sebenarnya kaisar sudah sakit parah saat kematian putra mahkota,dan tabib juga mengatakan kaisar memiliki fisik yang lemah " beritahu Kasim itu.
Vanesa menutup mulutnya,dia menangis terisak lagi dan memeluk suaminya.
" hikkkssssssssss,,,pantas saja,,pantas saja aku merasa heran,kenapa hari itu kakak kaisar menjemput kami,dia juga memberikan titah pada keluarga kami,,dan ternyata kakak kaisar sudah menyadari Kematian nya,, hikkkssssssssss,,kakak maafkan adik mu ini,karna tidak bisa menemui kakak lebih awal " Isak Vanesa lagi,air matanya berjatuhan dia merasa terpukul atas kepergian kakak nya.
Para pejabat terkejut saat Vanesa mengatakan kaisar memberikan titah ? Tiba-tiba perasaan mereka tidak enak,sama seperti jenderal Jordan,dia maju dan berdiri didepan Vanesa dan Miko.
" maafkan saya jika saya lancang nyonya dan tuan,bisakah saya melihat titah yang di berikan oleh kaisar ? " jenderal Jordan ingin melihat,apa titah yang ada ditangan Vanesa ini sama dengan titah yang diberikan oleh kaisar padanya.
Vanesa menatap suaminya,melihat suaminya mengangguk dia memberikan nya pada jenderal Jordan,dan jenderal Jordan menerima nya dengan jantung berdebar kencang,setelah itu dia dengan hati-hati membaca nya.
Para pejabat menahan nafas,saat jenderal Jordan membaca titah dari kaisar, sedangkan jenderal Jordan dengan tenang dia mengangguk dan mengembalikan titah itu lagi pada Vanesa.
" nyonya, sebaiknya titah ini dibacakan setelah pemakaman kaisar,dan malam ini kita adakan acara pemakaman yang mulia dulu " ujar jenderal Jordan.
Vanesa dan Miko mengangguk,dan mereka akhirnya mengadakan acara pemakaman kaisar,jenderal Jordan? Dia mengepalkan tangannya sambil menutup matanya,sama seperti orang lain menutup mata untuk mengantarkan kepergian kaisar.
" ternyata benar,kaisar James bukan mati karna sakit,tapi ada seseorang yang mengincar tahta nya,dan aku semakin yakin Vanesa adiknya lah pelaku nya,,soal titah yang ada ditangan nya juga,itu adalah titah palsu,,kalian bisa membohongi semua orang tapi tidak dengan ku ! Aku tidak boleh gegabah, sebaiknya aku pura-pura bodoh saat ini,karna ibu suri juga pasti bersekongkol dengan Vanesa,,putri ana aku akan menunggu kedatangan mu,dan aku jenderal Jordan akan membantu mu merebut tahta yang seharusnya menjadi milik mu ! " batin jenderal Jordan,dia adalah orang yang cerdas dan penuh perhitungan,maka dari itu dia selalu berhasil mengalahkan musuhnya di Medan perang.
👍👍👍
Mampu menyelesaikan persoalan kerajaan dengan hasil yang memuaskan dan bertindak adil.
Mencintai rakyatnya, mengabdikan hidup untuk memakmurkan rakyat, menciptakan kedamaian, dan memperhatikan kebutuhan mereka...👸
tangguuung, kapan hari aja bisa UP banyak, apa cuman gebrakan awal aja...😥
Kaisar James
kok kaisar James, bukannya Miko ya ?