NovelToon NovelToon
Ruby Yang Berduri

Ruby Yang Berduri

Status: tamat
Genre:Konflik etika / Mengubah Takdir / Bullying dan Balas Dendam / Cinta Karena Taruhan / Putri asli/palsu / Saudara palsu / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 5
Nama Author: Diana Putri Aritonang

Hidup dalam keluarga yang tidak bahagia. Ayahnya, ibunya, serta kakak laki-lakinya lebih perhatian dan melimpahkan kasih sayang pada putri tiri mereka, Rachel Carnida.

Ruby merasa tidak dicintai dan tidak dihargai oleh keluarganya sendiri. Dia berusaha untuk membuktikan dirinya dan mendapatkan perhatian keluarga, tetapi setiap upaya yang ia lakukan selalu gagal.

Ruby tidak pernah menyerah. Sampai suatu hari, Ruby dibawa paksa oleh Cakra ke sebuah club dan diserahkan pada teman-temannya sebagai bentuk kakalahan Cakra dari taruhan. Ruby terkejut, perbuatan Cakra semakin menambah deretan luka yang selama ini sudah ia dapatkan.

Ruby pun akhirnya menyerah. Ia tidak lagi berusaha untuk mendapatkan cinta dari keluarganya. Tujuannya kini hanya satu; membalas dendam terhadap mereka yang selama ini telah menyakiti hatinya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Diana Putri Aritonang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

RYB 21. Semuanya Terungkap.

Di luar restoran.

"Itu mereka!" teriak seseorang yang langsung melihat saat Airis dibawa keluar dari sebuah mobil hitam.

Afzal-kekasih Airis yang memang sudah menunggu berdiri di sudut area parkir yang cukup sepi langsung berlari menuju Airis. Afzal bisa melihat wajah Airis yang ketakutan, seketika ia merasa bersalah sekaligus marah. Afzal lekas mengambil alih Airis dan memeluknya erat.

"Kau baik-baik saja?" tanya Afzal penuh kekhawatiran, tapi sebelum Airis dapat menjawab, ponsel salah satu orang yang membawa Airis terdengar lebih dulu berbunyi.

"Ambil kembali gadis itu sekarang juga!!" teriak Rachel di seberang sana.

Orang-orang yang merupakan anak buah bayaran dari Rachel itu langsung bergerak ingin meraih Airis kembali, tapi kali ini Afzal tentu tidak akan membiarkannya.

"Kalian tidak akan bisa menyentuhnya lagi!" berang Afzal dengan membawa lekas Airis ke belakang tubuhnya.

Dan perkelahian pun tak dapat lagi terelakkan. Di luar restoran, Afzal dibantu oleh teman-temannya melawan orang-orang Rachel. Kemarahan pria itu karena kekasihnya yang diculik langsung terlampiaskan dalam setiap serangan fisik yang ia layangkan. Sedangkan Airis, ia terus berada di belakang Afzal untuk berlindung.

Tak jauh berbeda dengan yang terjadi di luar, amarah seseorang juga tengah meledak saat ini di dalam restoran.

Plak!

Sebuah tamparan keras berhasil Emer dapatkan dari sang ayah.

Reagan berdiri dengan tatapan tajam yang tertuju pada putranya itu.

"Kau mempermainkan wanita?" suara Reagan begitu dalam dan menekan. Membuat aura ruangan semakin mencekam.

Bahkan keluarga Sanders yang tadinya ingin bersuara keras pada Ruby karena menilai pengakuan Ruby sudah membuat malu keluarga Sanders terpaksa diurungkan. Mereka tidak berani mengatakan apa-apa lagi, karena mereka tahu bahwa kemarahan Reagan tidak bisa dianggap remeh.

"Semuanya tidak sepenuhnya salah Emer. Emer berhak atasku karena...Kak Cakra telah memberikanku padanya sebagai pembayar kekalahan." Ruby masih membuka suara. Ia menatap Emer yang menunduk dengan tatapan yang sulit diartikan. Ia harus melakukan ini.

Masih terasa getir dan sakitnya di hati Ruby saat ia mengatakan fakta itu. Netranya memerah, tapi ia berusaha untuk tetap kuat. Ia akan mengungkap semua perbuatan keluarga Sanders di hadapan keluarga Rykhad.

"Apa maksudmu?" tanya Reagan pada Ruby. "Kakakmu sendiri memberikanmu pada Emer sebagai pembayar kekalahan? Apa yang terjadi sebenarnya?" tanya Reagan lagi. Begitu terlihat jika pria itu tengah menahan amarahnya yang sudah ingin meluap.

"Dia!" Tunjuk Ruby pada Cakra yang sudah memucat. "Kakak kandungku sendiri yang dengan tega menjadikanku sebagai pembayar atas kekalahannya pada Emer." Ruby mengambil napas dalam-dalam, berusaha menahan emosi yang masih membara di dalam hatinya.

"Ia bahkan mengabaikan teriakan dan tangis memohonku untuk tidak meninggalkaku di club malam itu." Air mata Ruby sudah menetes, tapi sinar matanya tetap menyala saat menatap Cakra dan seluruh keluarga Sanders. Kemarahan dan kekecewaan tergambar jelas di sana, keluarga Rykhad bahkan sampai terkesiap mendengar pengakuan Ruby.

"Ruby, Sayang..." Shinta yang terkejut dengan ucapan Ruby ingin mencela. Namun, segera diputuskan oleh perkataan Ruby selanjutnya.

"Tuan Roger dan Nyonya Shinta mengetahui ini semua, tapi mereka tetap ingin menjodohkan Emer dengan Rachel. Bahkan Rachel menyandera sahabatku dan mengancamku agar segera melepaskan Emer untuknya." Ruby menatap pada Reagan dan akhirnya mengatakan semuanya.

Tak tergambarkan betapa terlukanya hatinya saat mengungkapkan itu semua. Semenderita itu Ruby di dalam keluarganya sendiri. Keluarga yang dari luar terlihat begitu harmonis. Namun, ternyata menyimpan duri-duri tajam yang menancap di hati anaknya sendiri.

"Ruby, apa yang kau katakan, Sayang?" Roger dengan dadanya yang sudah berdetak kencang secepatnya meralat ucapan Ruby. Ia bisa melihat wajah Reagan yang menahan amarah. Bisa habis dirinya dan keluarganya. "Apa yang Ruby katakan itu...tidak benar, Tuan Rykhad. Ini...ini hanya..."

"Berhentilah membuka suaramu, Roger!"

Roger langsung mengatup rapat mulutnya saat amarah Reagan meluap. Netra pria yang memiliki kekuasaan di mana-mana itu menatapnya dengan tajam dan mengancam.

"Kau menerima Ruby sebagai pembayar atas kemenanganmu malam itu, Emerald?" tanya Reagan langsung tanpa melihat ke arah putranya. Ia ingin mendengar langsung dari pengakuan Emer. Pandangannya tertuju lurus pada seluruh anggota keluarga Sanders yang kini sudah terlihat kulit aslinya.

Jika semua yang Ruby katakan adalah benar, berarti keluarga Sanders saat ini tengah berusaha mempermainkan keluarga Rykhad.

Namun, tak ada jawaban yang Reagan dapatkan dari Emer, putranya itu menunduk diam, tidak berani menatap ayahnya yang sedang meledakkan amarah. Emer seakan meng-iyakan bahwa semua ucapan Ruby benar adanya.

Emer bertaruh dengan menggunakan seorang wanita, ia tahu bahwa ia telah membuat kesalahan besar, dan kini Reagan telah mengetahui tingkahnya itu, mau tak mau Emer harus siap menghadapi kemarahan ayahnya sendiri.

"Aku tidak menyangka keluarga Sanders akan berani memainkan permainan kotor seperti ini!" kata Reagan, suaranya rendah, tapi berhasil membuat seluruh keluarga Sanders tercekat.

Rachel yang berada di sisi Shinta juga sama, ia yang sebelumnya melemparkan tatapan benci serta kemarahan luar biasa pada Ruby langsung terhenyak saat Reagan menatapnya dengan tatapan tajam. Baru menatap, ayah Emer itu sudah sangat mengerikan.

"Tuan Rykhad bukan..."

Ucapan Roger kembali terhenti saat Reagan melayangkan tatapan pada kepala keluarga Sanders itu.

"Kalian pikir bisa mempermainkan aku dan keluargaku?!" Suara napas Reagan yang berat terdengar jelas di ruangan yang tiba-tiba menjadi sunyi itu. "Jangan harap, kalian bisa mendapatkan tempat untuk menjadi bagian dari keluarga Rykhad! Apalagi setelah aku mengetahui kalian memainkan permainan kotor seperti ini untuk mendapatkan semua yang kalian inginkan!" marah Reagan pada seluruh keluarga Sanders.

"Tidak akan aku biarkan kalian lolos! Kalian akan membayar semua perbuatan kalian ini!!" Dengan tatapan tajam dan suara yang keras, Reagan menunjukkan kemurkaannya pada keluarga Sanders, membuat mereka semakin takut dan tidak berani mengatakan apa-apa lagi.

"Dan kau." Tunjuknya pada sang putra, Emer. "Kau harus mempertanggungjawabkan perbuatanmu!" Setelahnya Reagan dan istrinya langsung pergi meninggalkan keluarga Sanders yang masih ingin memohon untuk bisa menjelaskan semuanya. Pria itu membawa amarah serta kekecewaan yang teramat besar.

1
Ipeh tiga Putra
lh uncle cakra nya gk krbagian bhgia
Ipeh tiga Putra
msa hutang roger di tgih ma safira sih gelo si wiliam ini
Ipeh tiga Putra
harus nya kn perusahaan ibu ny jtuh ke cakra gk ya
Ipeh tiga Putra
mati bae kw roger enak ny mnta mf stlh tau rachel bkn ank ny
Ipeh tiga Putra
ah emer ngapain ngakuin itu bpk mertua
Ipeh tiga Putra
emak gila🤣🤣
Ipeh tiga Putra
aduh jgn smpe knpa npa ruby nya thor jgn biarin si culas menang bkin pinter dkit ruby dlm brtindak ngadepin si culas
Ipeh tiga Putra
koq aku lbh srek si rex yg tatoan ya kek lbh cool 🤭
Ipeh tiga Putra
ya bilang lh pd keluarga tunangan mu ,,koq msih di lindungi
Ipeh tiga Putra
cba lh minggat yg jauh si ruby knp msih satu kota thor
Ririn Nursisminingsih
sadar diri kau anak pungut 😄😄
Simba Berry
cerita aneh.masak lebih suka jadi anak angkat daripada anak kandung.😄😄😄😄😄
Ririn Nursisminingsih
lagian heran anak sendiri disia2kan anak pungut disayang ada yaa ortu kyak keluarga sanders
Aisyah Suyuti
good
Siun Ajah
emerrr si budak cinta😄
𝄟⃝Ruby࿐
keren sih.. kirain akan lemah dan ngandelin org lain buat balas dendam.
aku lbih suka begni, balas dendam dgn cara sdri.
𝄟⃝Ruby࿐
saingan emer bikn ngakak /Facepalm//Facepalm//Facepalm/
𝄟⃝Ruby࿐
baca si roger sibuk dgn mslh yg di buat aku jg ikutan puyeng sampe2 baca nm othornya jd diana pontang panting 😭 pas baca ulang ternyata mataku yg typo 😂
𝄟⃝Ruby࿐
bodoh
Amiera Syaqilla
aku kasihan banget ama Ruby🥲
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!