Dimasa lalu..
Lelaki berbaju kokoh merah maroon itu berusaha menarik tangan perempuan yang baru saja melompat dari gedung lantai dua.tatapan pria itu tajam menatap perempuan yang berusaha melepaskan genggaman tangannya.
Pria itu seharusnya menjaga tatapannya,menjaga diri agar tidak menyentuh wanita yang bukan muhrimnya.tapi ia harus melakukan ini.ini semua darurat.ia tidak bisa begitu saja membiarkan seorang wanita melompat dihadapannya begitu saja.
" Lepaskan saya lebih baik saya mati."
" Sadarlah nona bunuh diri itu perbuatan dosa,anda tidak akan diterima dibumi maupun dilangit.arwah anda akan mengantung diantaranya."
Wanita itu tetap kekeh,ia berusaha melepaskan tangan laki laki itu.keringat menetes didahi pria tampan itu.ia menatap perempuan itu terjatuh dihadapannya.adnan Al Fahri putra dari kiay Husen pemilik pondok pesantren yang sangat dihormati dikota ini.
Untuk pertama kalinya dalam hidupnya ia menatap perempuan dengan begitu dalam.dan untuk pertama kali
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aqilaarumi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab20
Hari ini hari yang sangat dinantikan Ayla,dimana ia dan Kay akan melangsungkan akad pernikahan.setelah kemarin Lucas dan nabella datang melamar Ayla secara resmi.
Para tamu menunggu kehadiran sang mempelai laki laki.ayla sudah tidak sabar.
Penghulung yang akan menikahkan mereka juga sudah hadir menunggu kedatangan kedua mempelai.
Ada beberapa mahasiswa purwacita yang datang keacara pernikahan mereka.devan sendiri memilih untuk tidak menghadiri ijab kabul Ayla dan kay.karna ia harus berusaha ihklas.
Tapi setelah dua jam para tamu terlihat gusar,karna calon mempelai pria yang tidak kunjung datang.termasuk kiay Adnan dan ummi Nadya yang juga datang karna memenuhi undangan hazan yang sering menjadi donatur dipanti asuhan Mereka.
Ayla mulai khawatir.ia meremas ponsel ditangannya dengan perasaan gelisah.
Apa Kay berubah fikiran?
Apa dia belum bisa sepenuhnya lepas dari rasa traumanya?
Dengan tangan yang gemetar Ayla beberapa kali mencoba menghubungi Kay tapi Kay tidak kunjung menjawab telfon dari Ayla.
" Kay kamu dimana.please jangan membuat aku dan papi malu Kay.?"
Kay tidak membaca pesan pesan itu.mebuat Ayla meremas ponselnya dengan erat.
Hazan masuk kedalam ruangan sang mempelai wanita dengan wajah paniknya.
" Ayla.kay dimana ini sudah lewat dua jam dari jam akad kalian."
Ayla menatap hazan dengan mata berkaca kaca , tenggorokannya tercekat.ia bingung tidak tahu harus mengatakan apa.
" Kay belum datang pi,dari tadi Ayla berusaha menghubunginya tapi pria itu tidak menjawab panggilan dari Ayla." Ucap Nadin dengan ekspresi khawatirnya.ia begitu takut Ayla akan mempermalukan mereka berdua.
Hazan mengusap wajahnya kasar.
" Lalu kita harus bagaimana mi.Diluar banyak sekali rekan rekan bisnis papi Tidak mungkin kita membatalkan pernikahan ini karna mempelai pria tidak datang. itu akan sangat memalukan untuk kita.mau ditaruh dimana muka kita."
Satu tetes air mata Ayla menetes,ia juga tidak mau melihat papi dan maminya malu setengah mati karna dirinya.ini semua salahnya coba saja dari awal ia tidak memaksa Kay untuk menikahi dirinya ini semua tidak mungkin terjadi.
Ayla kembali mengetikkan sesuatu diponselnya.
" Kay jika kamu tidak datang.hari ini juga aku akan menjadi milik orang lain."
Ayla berharap kali ini Kay membalas pesannya itu.
Cukup lama Ayla menunggu balasan dari kay.namun sepertinya laki laki itu memang larut dalam rasa traumanya.kini ia benar benar didesak untuk mengambil suatu keputusan.antara memilih menikah dengan laki laki lain atau melihat papi dan mami ya malu karna ulahnya.
" Pi apakah anak pak kiay Adnan masih mau menikah dengan Ayla?"
Papi Adnan dan mami Nadin sontak menoleh kearah Ayla.
" Papi juga dari tadi ingin sekali menyarankan kamu menikah saja dengan Devan saja dari awal papi memang tidak pernah mempercayai laki laki itu.tapi apakah kamu bersedia menikah dengan Devan.?"
Dengan air mata yang mengalir dipipinya Ayla menganguk lemah.ia benar benar kecewa dengan Kay,baginya Kay sangatlah jahat dia tidak hanya mempermalukan mami dan papinya tapi juga permalukan dirinya.
" Tapi apakah Devan akan mau menikahi Ayla setelah Ayla menolak dia Pi."
" Kita coba bicarakan ini dengan kiay Adnan."
"Ini pernikahan jadi atau tidak sih." Celetuk salah satu tamu yang merasa menunggu terlalu lama.
" Ia ia kenapa pengantin prianya belum datang juga."
Ummi Nadya menghelai nafasnya keluarga perempuan yang disukai putranya ini memang penuh dengan drama.
Kiay Adnan yang merasa ada masalah dengan pernikahan Ayla dan kay.berdiri untuk bertemu dengan hazan barang kali dia bisa membantu sesuatu bukankah hazan sering kali membantu anak anak yatim yang yang ada dipantinya.
Namun orang yang ingin ditemui Pak kiay Adnan tiba tiba saja berdiri didepannya.
" Pak kiay bisa kita bicara sebentar.?"
Hazan mengajak kiay Adnan ditempat yang sepi.setelah menjelaskan masalahnya kepada kiay adnan.kiay Adnan mengangguk mengerti.
" Saya serahkan semua keputusannya kepada Devan pak hazan.biarlah Devan yang memutuskan mau atau tidaknya menikah dengan Ayla."
Devan yang sedang membaca Al-Qur'an.menghentikan bacaannya saat melihat panggilan telpon dari Abi adnan.ia lalu menutup Al-Qur'annya dengan lembut.
" Assalamualaikum Abi."
" waalAikum salam nak."
" Ada apa Abi? Ada yang bisa Devan bantu."?
" Ini nak ada masalah dipernikahan nak ayla.tiba tiba saja calon mempelai pria tidak datang.dan pak hazan meminta kamu untuk mengantikan calon mempelai pria."
Deghhhhhh
Jantung Devan berdegub lebih keras, perasaan aneh begitu terasa didalam dadanya.tapi tidak.devan memang ingin menikah dengan Ayla tapi bukan dengan cara memaksa ayla.itu termasuk perbuatan zolim.
"Maafkan Devan abi.devan memang ini menikah dengan Ayla tapi bukan karna paksaan.jika pak hazan ingin Devan menikah dengan Ayla hanya untuk menutupi malunya karna calon mempelai pria tidak datang maaf Abi Devan tidak bisa."
" Nak tapi kali ini bukan pak hazan yang meminta kamu menikah dengan Ayla tapi nak Ayla sendiri yang meminta kamu menjadi mengantikan calon mempelai prianya."
Devan meneguk ludahnya sendiri,apakah doa doa yang setiap malam yang dia ucapkan sepenuh hati kini menjadi kenyataan.
" Kalau boleh tahu apa alasan laki laki itu tidak datang Abi."
" Kata pak hazan laki laki itu traouma dengan pernikahan.ia begitu takut menikah karna punya rasa trouma yang mendalam."
" Baik abi.devan bersedia menikah dengan Ayla."
Jodoh itu bukan tentang seberapa lama kamu bersamanya tapi tentang siapa yang dipilih Allah untuk menemanimu kesurganya.
Apa yang menjadi takdirmu akan mengejarmu dan apa yang bukan takdirmu tidak akan mungkin bisa kamu kejar.