NovelToon NovelToon
Antagonis Cantik Tawanan Mafia Kejam

Antagonis Cantik Tawanan Mafia Kejam

Status: tamat
Genre:Transmigrasi ke Dalam Novel / Fantasi Wanita / Mafia / Obsesi / Fantasi Isekai / Reinkarnasi / Tamat
Popularitas:2.6M
Nilai: 5
Nama Author: MTMH18

Lala mengalami kecelakaan yang membuat jiwanya terjebak di dalam raga seorang antagonis di dalam novel dark romance, ia menjadi Clara Shamora yang akan mati di tangan seorang mafia kejam yang mencintai protagonis wanita secara diam-diam.

Untuk menghindari nasib yang sama dengan Clara di dalam novel, Lala bertekad untuk tidak mengganggu sang protagonis wanita. Namun, ternyata ia salah langkah dan membuatnya diincar oleh malaikat mautnya sendiri—Sean Verren Dominic.

“Sekalinya milik Grey, maka hanya Grey yang bisa memilikinya.”

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MTMH18, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian dua puluh tujuh

Aaron sudah mendatangi Mansion Lexander, tetapi Steven tidak ada di sana. Jadi, Aaron mendatangi rumah sakit untuk meminta penjelasan tentang perjanjian diantara mereka.

Gabriel kembali ke kantor, karena pekerjaannya masih banyak. Sedangkan Jessica sedang beristirahat, setelah meminum obat penenang.

“Uncle Steven,” sapa Aaron saat melihat Steven keluar dari kamar rawat Joan.

“Uncle tahu maksud kedatanganmu,” ucap Steven yang kini duduk di sebelah Aaron.

“Uncle akan berusaha untuk membawa Clara kembali, beri Uncle waktu satu bulan untuk membawa Clara. Dan saat Clara kembali, kau bisa langsung menikahinya,” lanjutnya yang membuat Aaron tersenyum senang.

“Baiklah, satu bulan dan tidak boleh lebih! Jika Uncle melewati batas waktu yang sudah kita sepakati, maka semua dana yang diberikan untuk perusahaan Uncle akan aku tarik kembali,” jelas lelaki itu.

Steven memaksakan senyumnya, pria itu akan berusaha lebih keras untuk menyeret Clara pulang ke Mansion Lexander.

“Semoga Kak Joan lekas membaik, sehingga dia bisa melihat pernikahanku dengan Clara,” pesan Aaron, sebelum pamit untuk pergi ke kampus.

Steven menyadarkan punggungnya, semuanya menjadi kacau dan keluarga Lexander tidak utuh lagi. Semua ini gara-gara dirinya yang membawa Bella, karena merasa kasihan.

“Jadi ini balasan dari kebaikanku? Dasar anak tidak tahu diuntung!” Makian tersebut ditujukan kepada Bella yang saat ini sedang kebingungan menjadi tempat tinggal.

Bella tidak memiliki tempat tujuan, Aaron benar-benar mengusirnya dengan cara yang sangat kasar.

“Semua ini gara-gara Clara!” Bella masih terus menyalahkan Clara.

Kaki Bella sudah lelah berjalan tanpa arah, hari sudah mulai malam dan ia belum tahu akan tidur di mana.

“Bella?” Suara berat itu membuatnya menoleh.

Di sana, ada seorang pria paruh baya yang terlihat sedang mabuk. Bela mengenali wajah yang diterangi oleh cahaya temaram lampu jalanan.

“Kau benar Bella?” Pria itu meraih wajah Bella.

“Lepaskan aku!” Pekik Bella yang merasa jijik disentuh oleh pria tersebut.

“Kenapa kau berada di sini?” Pria itu cegukan, karena habis minum-minum bersama teman lamanya.

“Aku diusir, puas kau!” Seru Bella yang membuat pria itu terkejut.

Meskipun sedang dipengaruhi oleh minuman beralkohol, pria itu dapat mendengarnya dengan jelas.

“Kenapa bisa?” Marahnya sambil menarik rambut Bella, membuat gadis itu meringis kesakitan.

“Jika kau diusir dari keluarga Lexander, itu artinya aku tidak akan mendapatkan uang yang banyak! Kau harus kembali kepada mereka, agar aku mendapatkan uang untuk bertaruh dengan teman-temanku!” Pria itu semakin mengencangkan cengkeramannya.

“Aku juga tidak tahu, Papi,” tangis Bella pecah.

Ini yang dilakukan Bella, yaitu bertemu dengan papinya yang pemabuk dan suka bermain j*di dengan teman-temannya. Lalu uangnya berasal dari Bella, hampir setiap hari Bella memberikan sang papi uang atau kalau ia tidak memberikan uang, maka sang papi akan datang ke keluarga Lexander dan mengatakan kalau Bella masih memiliki seorang ayah.

“Bagaimana aku bisa mendapatkan uang kalau kau diusir?” Alex mengabaikan putrinya yang sedang kesakitan.

Bella paling takut saat papinya marah, dari kecil ia selalu dipukuli. Makanya Bella memilih untuk kabur dari rumah dan tidak disangka dirinya malah bertemu dengan Steven yang mengangkatnya sebagai anak. Bella diangkat menjadi anak, karena bisa menjadi teman bermain Clara.

Alex sendiri menjadi kasar, karena terpukul saat kehilangan istrinya. Padahal dulu Alex termasuk orang terpandang dan memiliki jabatan tinggi di sebuah perusahaan ternama, tetapi semuanya berubah saat sang istri kecelakaan dan meninggalkannya bersama sang putri.

“Ini gara-gara Clara, aku diusir karena Clara!”

Alex melepaskan cengkeramannya, membuat Bella memegangi kepalanya yang sangat pusing,

“Seharusnya kau membuat Clara mati, kenapa kau sangat bodoh!” Maki Alex kepada sang putri.

Bella tidak menjawabnya, keadaanya sudah semakin parah dan rasa pusing di kepalanya membuat gadis itu jatuh tidak sadarkan diri.

“Kau ini sangat lemah dan bodoh!” Alex malah menendang tangan putrinya yang tengah pingsan.

Pria itu menatap ke langit gelap yang tidak ada bintang satu pun, “Apa aku culik saja Clara dan meminta tebusan yang sangat banyak?” Seringainya.

...***...

“Bagaimana dengan gaunnya? Apa kau menyukainya?” Pertanyaan itu membuat Clara menatap Sean yang duduk di depannya.

“Bagus, aku sudah memilih gaun yang akan dipakai nanti,” jawabnya dengan senyuman manis.

“Aku tidak sabar menunggu kau memakai gaun yang sangat cantik, apalagi di hari bahagia kita,” pria itu beranjak dari duduknya dan berpindah duduk di sebelah Clara yang terlihat semakin cantik.

“Dan aku akan mengundang banyak orang agar mereka tahu seperti apa gadis yang akan menjadi pendampingku,” Sean mengecup pipi gadis kecilnya yang terlihat sedikit berisi.

“Jadi, Kak Sean tidak ingin menyembunyikan hubungan kita di depan publik?” Clara menatap mata biru itu.

“Benar, aku sudah memikirkan hal ini. Kau tidak perlu takut, karena aku akan menambah orang untuk menjagamu. Tidak akan ada yang berani menyentuhmu, apalagi melukaimu,” Sean menarik tangan gadis kecilnya, lalu mengecup punggung tangan mungil Clara.

“Apa kau merasa keberatan?” Tanyanya yang dibalas gelengan pelan oleh Clara.

“Tidak, justru aku ingin menunjukkan kepada mantan keluargaku dan juga mantan tunanganku… jika aku bisa mendapatkan sosok yang lebih segalanya dari mereka. Aku ingin pamer kepada semua orang, kalau pria tampan seperti Kak Sean akan menjadi suamiku,” jelas gadis itu yang membuat ujung telinga Sean memerah.

“Kau bisa memamerkanku kepada semua orang, katakan kepada semua orang kalau kau adalah calon istri dari Sean Verren Dominic,” bisik pria itu.

Hubungan keduanya tampak semakin lengket, apalagi sebentar lagi mereka akan bertunangan. Clara memilih untuk bertunangan lebih dahulu, karena gadis itu masih belum siap untuk menikah.

“Satu minggu rasanya sangat lama, aku tidak sabar untuk memperkenalkanmu di hadapan banyak orang,” Sean memeluk gadis kecilnya dengan erat.

Pria itu sangat bahagia, akhirnya waktu yang ditunggu-tunggu sebentar lagi akan datang. Sean akan mengikat Clara dan membuat gadis itu tidak bisa pergi dari hidupnya, kecuali kematian.

“Aku mencintaimu, Clara,” bisikan manis itu membuat Clara menahan senyumannya.

Gadis itu tidak bisa berbohong, kalau ia sangat nyaman dengan sikap Sean. Terlebih lagi wajah pria itu sangat tampan, dan Clara tidak munafik kalau dirinya menyukai wajah tampan Sean.

“Aku juga,” ucap gadis itu sangat pelan, seperti bisikan.

“Kau bicara apa? Aku tidak bisa mendengarnya?” Tanya Sean yang berbohong, karena pendengaran pria itu sangat tajam. Jadi, ia dapat mendengarnya dengan jelas.

“Aku juga mencintai Kak Sean,” ulang Clara dengan suara yang lebih keras.

Sean terkekeh pelan, ia menarik dagu gadis kecilnya dan mencium bibir manis yang selalu membuatnya kecanduan.

“Aku lebih mencintaimu, Clara.”

Bersambung.

1
Amiera Syaqilla
hello author🔥
Hariyanti
thanks Thor 🥰🥰🙏 ceritanya penuh warna
Erna Masliana
Elios cinta Clara tapi dia diam tidak obsesi tidak pula ngobrol berlebihan atau so akrab..soal cinta mana bisa diatur hati milih sendiri kok
Erna Masliana
Clara tidak beruntung Clara asli tetap mati...ini jiwa Lavanya jadi hasilnya beda bisa bales dendam
Erna Masliana
satukan dg napi yang guy
Erna Masliana
makanya kudu dibunuh
Erna Masliana
eta paehan heula s Joan..sok dagorkn huluna nepi ka bocor.. minimal hiji biang masalah paeh
Erna Masliana
nya salah s Olivia anj.. pelakor gak tau diri.. sakit jiwa
Erna Masliana
atuh bikin pingsan dulu s Joan nya atau langsung bunuh kalo bisa baru megang pintu
Erna Masliana
bawa mobil tabrak mereka
Erna Masliana
udah ketebak
Erna Masliana
oh gitu... memang keluarga Lexander harus hancur sehancur hancurnya kalo gitu
Erna Masliana
itu pasti salah satu pegawai rumah mu .. tidak mungkin batu terbang dari lingkungan luar..rumahmu berupa Mansion kan pasti dikelilingi halaman
Erna Masliana
heh .. nanti ketemu anak aslimu disana Jes
Erna Masliana
ngeunah ngomong kesempatan kedua..nyeri hate 10th masa iya poho kitu bae.. mana maraneh kan geus ngusir
Erna Masliana
belom 10th.. Clara aja sanggup sampe 10th dihina diabaikan ditampar difitnah kalian..
Erna Masliana
pengkhianat kah
Erna Masliana
memang Grey yang cinta Clara bukan Sean kayaknya.. otaknya Sean isinya Luna 😛
Erna Masliana
betul sangat tidak masuk akal
Erna Masliana
hoax banget... terlalu berlebihan hanya karena Laluna mati semuanya harus mati aneh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!