NovelToon NovelToon
Finding True Love

Finding True Love

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Hamil di luar nikah / Pembantu / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:9.7k
Nilai: 5
Nama Author: Aldiantt

Berawal dari niatan membantu sang kekasih mencari uang tambahan melamar, Alina justru harus kehilangan kehormatannya.

Ya, gadis itu terlalu mencintai kekasihnya. Sampai-sampai ia rela ikut menanggung beban yang harusnya bukan menjadi tanggung jawabnya. Sebuah pengorbanan untuk pria yang salah, yang atas kuasa Tuhan justru membawanya menemukan cinta yang benar.

Apa yang terjadi padanya?
Baca selengkapnya hingga selesai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aldiantt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

20. Minta Maaf

Beberapa saat kemudian, saat jam menunjukkan pukul delapan malam.

Vincent keluar dari kamarnya. Pakaiannya sudah berganti. Celana pendek dan kaos polos. Terlihat santai.

Vincent berjalan menuju dapur. Namun pria itu berhenti sejenak saat melihat Alina yang keluar dari dalam kamar mandi samping dapur dengan wajah pucat dan lemas.

"Kau kenapa?" tanya pria itu seraya mendekati meja makan. Dilihatnya di sana, nasi di piring Alina masih utuh. Belum tersentuh.

Alina mendudukkan tubuhnya di kursi makan. "Nggak apa-apa. Kata Bi Siti ini bawaan bayi," ucapnya.

Vincent tak menjawab. "Aku mau makan!" ucapnya seraya menarik sebuah kursi, duduk di sana dan meletakkan ponselnya di atas meja.

Alina paham maksud laki-laki itu. Ia minta dilayani. Wanita itu bangkit. Meskipun ia bukan lagi pembantu Vincent, namun wanita itu dengan suka rela mengambilkan nasi dan lauk untuk Vincent. Meskipun sekuat tenaga ia menahan mual. Sama seperti yang baru saja terjadi. Ia mengurungkan niatnya makan malam lantaran sudah mual duluan melihat setumpuk nasi.

Alina bergegas untuk keluar dapur, namun...

"Mau kemana?" tanya Vincent tanpa menoleh.

"Emm...mau keluar, Tuan," ucap Alina.

"Apa kau lupa aku terbiasa makan ditunggui?" tanya Vincent.

Alina diam sejenak. Sedangkan perutnya sudah mulai berontak.

"Maaf, katamu aku bukan pembantumu lagi. Aku mual lihat nasi. Hueekk..." Alina lantas berlari menjauh. Tak mau sampai muntah-muntah di hadapan Vincent.

Laki-laki itu menghela nafas kasar. Selera makannya mendadak hilang. Padahal sebelumnya ia sangat lapar.

Alina duduk di ruang tengah. Mengambil minyak angin lalu menyalakan tv. Wanita itu merebahkan tubuhnya di sofa. Badannya terasa sangat lemas.

"Apa kau juga mual dengan makanan lain selain nasi?" tanya Vincent yang sudah berdiri di ujung ruangan.

Alina menoleh, lalu menggelengkan kepalanya tanpa mengubah posisi tubuhnya. Vincent mendekat sambil membawa dua potong roti tawar dengan selai kacang serta secangkir kopi. Laki-laki itu duduk di samping Alina, lalu menyodorkan satu roti untuk gadis itu.

"Makanlah! Calon bayiku butuh makan!" ucapnya. Alina tak menjawab. Ia pun menerima roti itu. Sedangkan Vincent kini mulai mengunyah satu roti miliknya.

"Apa kau tidak meminum obat dan vitamin yang dokter berikan padamu? Bagaimana bisa kau masih mual-mual setiap hari," ucap Vincent seraya merampas remote tv di tangan Alina dan mulai mengganti chanelnya.

"Aku meminumnya. Ya, memang masih mual aja. Kan masih trimester pertama," jawab Alina sambil mengunyah roti pelan.

Suasana hening sejenak. Diam diam Alina menggeser posisi tubuhnya lebih condong ke arah Vincent. Aroma tubuh pria itu seolah menarik kepala Alina untuk mendekat. Untuk menghirup lebih dalam dan dalam lagi. Bukan hanya wangi, tapi juga segar dan menenangkan. Membuat rasa mual itu perlahan-lahan hilang berubah menjadi rasa tenang.

"Kamu nggak pulang? Ini kan sudah malam," ucap Alina yang sontak membuat Vincent menoleh.

"Kau mengusirku?!! Ini apartemenku!" jawab Vincent terdengar kesal. Hal itu membuat Alina dengan cepat menegakkan posisi duduknya karena gugup.

"Bu-bukan begitu maksudnya. Maaf," ucap Alina. "Hanya biasanya kamu nggak pernah kesini malam-malam."

Vincent mendengus kesal. Ia kembali menatap tv.

"Besok pagi aku ada meeting di resto depan. Aku malas pulang. Aku akan bermalam di sini biar besok cepat sampai di resto," ucap Vincent seraya memasukkan potongan terakhir rotinya. Alina sama sekali tak menjawab. Ia asyik dengan rotinya.

Laki-laki itu melirik sekilas.

"Apa kau masih marah padaku?" tanyanya.

Alina menoleh. "Apa?"

"Tentang ucapanku tempo hari."

Alina diam sejenak. "Enggak," jawabnya.

"Aku minta maaf. Suasana hatiku sedang kacau akhir akhir ini," ucapnya.

"Padahal waktu itu aku hanya ingin bilang sama penelpon itu bawa aku menemukan hp mu di jalan. Dan aku akan bilang bahwa aku tidak mengenalmu. Karena kupikir sepertinya penelpon itu sangat ingin mengetahui keberadaanmu," ucap Alina menjelaskan.

Vincent mengulum senyum. Ia menoleh ke arah Alina.

"Ya, aku paham. Maaf, ya. Aku terlalu emosional," ucapnya.

Alina mengulum senyum tipis nan manis, lalu mengangguk. Waktu pun terus berjalan, dan mereka pun menghabiskan santap malam mereka di depan layar tv itu.

1
Don't Call Me Mbak💅
lanjuttt
Don't Call Me Mbak💅
lah🤦🤦
Don't Call Me Mbak💅
🤣🤣🤣
Don't Call Me Mbak💅
najisss🤮
Don't Call Me Mbak💅
kebanyakan makan camilan sih😹
Radya Arynda
sabar Alina💪💪💪💪
Radya Arynda
kok ngak punya pendirian sih kamu cen vincen,,,,kasihan,,,alina ,,,mau di apakan dia,,,kenapa ngak nikah diam2 dulu,,,
Desyi Alawiyah
Cucu???

Wah, tanpa mama Theressa sadari, Vincent udah memberi dia cucu loh.. Di perutnya Alina.. 😜
Desyi Alawiyah
Dan pacarnya Alicia adalah Dion.. sahabatmu sendiri Vincent.. 😭
Desyi Alawiyah
Putramu itu hatinya sedang berbunga-bunga, mama Theresa 🤭
Georgia🤑
bener bener lu ya🙄
Desyi Alawiyah: Bener-bener anak durhakim tuh si Vincent 🤭🤣
total 1 replies
whiteblack✴️
pake kata itu..biar semakin jatuh cinta/Proud/
Don't Call Me Mbak💅
lanjut
Don't Call Me Mbak💅
waduh.aku ketinggalan banyak😱
Georgia🤑
entah kenapa aku terbayang bayang ibu ibu rambut mongkrok yang jualan rumah yang hanya dengam satu milyar saja....ituloh🤣🤣🤣🤣
Georgia🤑
istr jdman😊suport kerjaan suami🤗
Desyi Alawiyah
Tenang Kak, aku nggak akan kabur kok.. 🤣

Semangat yah Kak ngurus toddler nya /Determined/
Desyi Alawiyah
Semoga mamanya Vincent baik yah.. Nggak seperti orang kaya yang kebanyakkan.. 🤭
whiteblack✴️
kalau gitu nikahin lah...sampai kapan di simpan terus..dia itu bukan pajangan😒...
Radya Arynda
ternyata ke banggan vincen tidak lebih seperti pelacur,,,,,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!