NovelToon NovelToon
Putri Mafia Di Negeri Asing. Season 3

Putri Mafia Di Negeri Asing. Season 3

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Roman-Angst Mafia
Popularitas:10.8k
Nilai: 5
Nama Author: linda huang

Colly Shen berangkat ke luar negeri untuk menjalani hidup baru, namun tanpa sengaja terseret ke dalam organisasi kejahatan yang berbahaya. Di negeri asing, ia harus bertahan dan melindungi dirinya sendiri di tengah ancaman dan pertarungan yang terus datang.

Di sisi lain, kehadiran Colly menarik perhatian beberapa pria—Micheal Xie, sosok dari masa lalunya, Wilbert, calon suaminya, dan seorang ketua organisasi misterius yang awalnya menjadi musuh.

Siapa yang mampu mendapatkan cinta dari Colly Shen yang terkenal dengan sifatnya yang tidak pernah mau mengalah?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon linda huang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20

“Nona Shen, tolong jangan lakukan itu…” ujar Rektor dengan wajah tegang. “Mengeluarkan mahasiswa atau memecat dosen harus melalui rapat. Keputusan itu bukan berada di tangan saya seorang diri.”

Colly tersenyum tipis.

“Kalau begitu, sampaikan pada mereka.”

Nada suaranya tenang, tapi penuh tekanan.

“Kalau ada yang menolak… kembalikan dana itu dalam 24 jam.”

Ia berbalik.

“Kalau tidak… siap hadapi konsekuensinya.”

Tanpa menunggu jawaban, Colly melangkah keluar.

Pintu tertutup.

Rektor hanya bisa mengusap keringat di wajahnya.

“Colly Shen… benar-benar sulit dihadapi,” gumamnya. “Bahkan lebih keras dari Amy Long.” Ia menghela napas panjang.

“Kalau sampai Tuan Shen tahu semua ini… posisiku tidak akan aman.”

Sementara itu, Colly berjalan santai menuruni tangga dari lantai atas menuju lantai dua. Langkahnya ringan, seolah tidak terjadi apa-apa.

Namun tiba-tiba...

“Colly Shen!”

Suara tajam menghentikannya.

Seorang gadis berdiri di hadapannya, Amy Long, dengan tatapan penuh kebencian.

“Kau benar-benar tidak tahu malu!” bentaknya. “Berani-beraninya berpura-pura bunuh diri. Mau menipu siapa?”

Colly menghela napas pelan, lalu menatapnya malas.

“Kenapa kau seperti cacing di perut?” jawabnya dingin. “Ke mana pun aku pergi, kau selalu muncul. Tidak ada urusan lain selain menggangguku?”

Wajah Amy memerah.

“Kalau bukan karena kau, Michael tidak akan membatalkan pernikahan kami!” teriaknya.

Colly mengangkat alis, lalu tersenyum sinis.

“Kalau begitu dia sudah berpikir dengan sangat baik. Keputusan yang luar biasa.”

Tatapannya menyapu Amy dari atas ke bawah. “Tunanganmu sangat hebat… tapi kalau menikah denganmu?”

Colly tertawa kecil.

“Bukankah itu sama saja mempermalukan dirinya sendiri?”

“Kau berani menghinaku?!” bentak Amy. “Kau tidak lebih baik dariku!”

Colly menghela napas panjang, wajahnya jelas menunjukkan rasa bosan.

“Kau benar-benar membosankan,” balasnya dingin. “Kenapa hidupku selalu kau ganggu? Aku tidak berutang apa pun padamu.”

Amy tertawa sinis.

“Tidak berutang?” suaranya meninggi. “Kau yang menyebabkan tangan kakakku cacat dan kaki papaku terluka! Apa kau tidak merasa bersalah?!”

Colly memiringkan kepala, seolah berpikir sejenak.

“Perlu aku menjenguk mereka?” tanyanya santai.

“Tentu saja!” jawab Amy cepat. “Kau harus datang, meminta maaf, dan berlutut sampai papa dan kakakku memaafkanmu!”

Hening sejenak.

Lalu...

Colly tersenyum tipis.

“Amy Long,” ucapnya pelan, tapi tajam. “Sepertinya kau terlalu bangga pada dirimu sendiri." Ia melangkah mendekat.

“Keluarga Long mungkin berpengaruh… tapi itu tidak berarti aku harus merendahkan diri di hadapan kalian.”

Tatapannya berubah dingin.

“Aku hanya akan berlutut pada Tuhan dan orang tuaku. Sementara kalian... bukan siapa-siapa.”

Saat Colly hendak melangkah pergi, suara langkah cepat dari belakang membuatnya waspada.

Dalam sekejap...

Amy mengeluarkan sebotol cairan dari tasnya dan mengayunkannya ke arah Colly.

Namun refleks Colly jauh lebih cepat. Ia langsung menghindar.

Cairan itu jatuh ke lantai.

Seketika terdengar bunyi mendesis... dan busa putih mulai muncul.

Mata Colly menyipit.

“Amy Long… kau berani membawa air keras?” suaranya dingin, penuh bahaya.

Amy tersenyum miring.

“Kau pantas mendapatkannya!” bentaknya, lalu kembali mengayunkan botol itu untuk kedua kalinya.

Kali ini, Colly tidak mundur.

Dengan gerakan cepat, ia menendang tangan Amy.

Botol itu terlepas terlempar ke udara.

Waktu seakan melambat.

Amy menatap botol itu dengan mata membesar.

Namun sebelum sempat bereaksi...

Colly melangkah maju dan menendang tubuh Amy.

Tubuh Amy kehilangan keseimbangan.

Dan di saat yang sama.

botol itu jatuh.

Cairan berbahaya itu tumpah... langsung ke arah wajah Amy sendiri.

“AAAAHHH!!”

Jeritan melengking memecah suasana.

“AAAAHHH!!”

Jeritan Amy Long menggema di seluruh lorong.

Mahasiswa yang berada di sekitar langsung menoleh.

Dalam hitungan detik, suasana berubah kacau.

“Ada apa itu?!”

“Ya Tuhan… itu Amy!”

Beberapa orang berlari mendekat, tapi langsung mundur saat melihat wajah Amy yang terkena cairan berbahaya.

“AIR! CEPAT AMBIL AIR!!”

“Tolong panggil ambulans!”

Kepanikan menyebar seperti api.

Sebagian mahasiswa gemetar, sebagian lagi langsung mengeluarkan ponsel merekam kejadian itu.

Di tengah kekacauan itu, Colly berdiri diam.

Tatapannya tetap dingin, tanpa sedikit pun rasa panik.

Seolah semua ini… sudah ia perhitungkan.

Amy terjatuh di lantai, meronta sambil menjerit kesakitan.

“SAKIT!! TOLONG AKU!!”

Beberapa dosen berlari datang.

“Apa yang terjadi?!”

“Itu… itu air keras!”

Salah satu dosen langsung pucat.

Tak lama kemudian, petugas kampus datang membawa air dan kain, mencoba menolong Amy dengan panik.

Di tengah kerumunan...seseorang menunjuk ke arah Colly.

“Itu dia! Dia yang melakukan ini!”

Bisik-bisik mulai terdengar.

“Iya, tadi mereka bertengkar…”

“Pasti dia pelakunya!”

“Colly Shen! Kenapa kau selalu saja menimbulkan masalah?!” bentak salah satu dosen yang baru datang.

Colly menoleh pelan, ekspresinya datar.

“Universitas ini hanya terkenal namanya saja,” ucapnya dingin. “Isinya? Orang-orang bodoh… dan lebih buruk lagi...tidak ada kamera CCTV di tempat penting seperti ini.”

Dosen itu langsung tersulut.

“Apa maksudmu bicara seperti itu?!” suaranya meninggi. “Colly Shen, kau saya keluarkan dari sini!”

Colly tersenyum tipis.

“Bukan Anda yang mengeluarkanku,” balasnya tenang. “Tapi aku yang akan mengeluarkan Anda.”

Ia melangkah mendekat, tatapannya menusuk.

“Kampus tidak butuh dosen yang tidak berkualitas seperti Anda.”

Dosen itu terdiam, wajahnya memerah antara marah dan terkejut.

Sementara itu, Colly dengan tenang mengambil botol yang terjatuh tadi menggunakan tisu, menghindari sentuhan langsung.

Ia mengangkatnya sedikit.

“Ingin tahu ini milik siapa?” katanya santai.

Tatapannya menyapu semua orang di sana.

“Serahkan saja ke polisi… dan minta mereka periksa sidik jari.”

1
Maria Mariati
kaya nyaaaa colly mank jodoh nya Michelle, bukan wilbert, mungkin wilbert harus ngalah demi colly
Tiara Bella
Colly dilawan....
Kinara Widya
hebat kolli
Maria Mariati
kapok sudahlah 👍👍👍
Dame Manalu
mantaf colly
Tiara Bella
hemmm cuma pura-pura ternyata....
Fortu
wkwkwk lucu🤣🤣🤣 pura pura mati ntar almarhum benaran kamu Jason
Fortu
😂😂😂😂😂
Fortu
hahhahaa🤣🤣🤣
Kinara Widya
aduh ternyata pura2 mati...di kabulkan kan sama Colly pak jasson...😂😂😂
Fortu
ah pura pura meninggal s Jason
mau gunakan cara licik
Fortu
Michael telepon sama Little Tiger😃😃
walaupun jauh abangnya pasti tetap pantau siapa lagi kalau bukan Michael yang pantau
Tiara Bella
wah siapa tuh yg tlpnan sm Michael....
Fortu
Diposisi ini saya cuma mau komentar kalau sebenarnya colly agak sombong juga sih.
sudah dibully dapat serangan bertubi-tubi
tapi ga mau kasih info ke keluarganya.
Dia punya kaka yang hebat orang tua juga hebat, tapi soknya kebangetan juga, 🙄🙄seharusnya kasih tau gitu setidaknya ada pengawal bayangan.
punya tunangan juga ga guna cuma bisa melarang doankk, bantuin calon tunangan mu kek, masa berjuang sendiri🙄🙄🙄
Maria Mariati
kaka nya kemana katanya kalo ada apa2 sama colly dia selalu tahu
Tiara Bella
ceritanya bagus...keren pkoknya
Tiara Bella
gk ada yg bantuin Colly apa ya....lehernya udh kegores pisau...
Kustri
☕ngopi sik thor... semangat UP💪
Kustri
yg terakhir, kemeja putih koq ky densu🤭yaa
Tiara Bella
wow visualnya ganteng² semua...😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!