NovelToon NovelToon
AXELLE

AXELLE

Status: sedang berlangsung
Genre:Ketos / Bad Boy
Popularitas:2.7k
Nilai: 5
Nama Author: Jee Jee

sequel: terpaksa menikah adik tiri × bayi rahasia idola kampus

Axelle Aididev Atharic adalah definisi masalah berjalan di SMA Galaksi. Nakal, keras kepala, dan anti diatur. Hidupnya yang bebas mendadak jungkir balik saat sebuah kecelakaan konyol memaksanya terjebak dalam nikah kilat dengan Rea Zelene Xavandra, cewek paling ambisius dan kaku di sekolah.

Dua kutub utara dan selatan harus tinggal di bawah satu atap yang sama. Bagi Axelle Aididev Atharic, ini adalah penjara. Tapi bagi sang istri, Rea Zelene Xavandra, Axelle adalah rahasia terbesar yang harus ia sembunyikan rapat-rapat demi reputasinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jee Jee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

20

....

  Koridor lantai tiga yang biasanya sepi karena dekat dengan ruang penyimpanan alat musik, sore itu terasa mencekam. Bukan karena hantu sekolah, tapi karena dua pilar utama OSIS dan MPK berdiri berhadapan dengan aura yang sangat tidak bersahabat.

Kenziro Harata menyandarkan punggungnya di dinding, tangannya masuk ke saku jas MPK yang masih rapi. Di depannya, Bagas berdiri dengan napas yang sedikit memburu, memegang berkas laporan yang seharusnya dia berikan ke Rea.

"Gue liat lo makin sering nyari alasan buat berduaan sama Rea, Ziro," buka Bagas, suaranya rendah tapi penuh penekanan.

Ziro bersedekap dada? sebuah gerakan yang terlihat meremehkan. "Gue nggak butuh alasan, Gas. Gue dan Rea punya sejarah yang nggak bakal lo pahami cuma lewat rapat OSIS."

Bagas tertawa sinis, langkahnya maju satu langkah. "Sejarah? Itu masa lalu. Gue yang ada di samping dia setiap hari, Ziro. Gue yang tau kapan dia capek, kapan dia butuh bantuan buat nanganin si berandalan Axelle itu. Lo? Lo cuma dateng bawa oleh-oleh dan gelar Grandmaster yang nggak ada gunanya pas Rea lagi kesulitan."

"Lo pikir dengan lo ada di sampingnya setiap hari, lo punya hak buat milikin dia?" Ziro menatap Bagas tajam. "Lo cuma 'Wakil', Gas. Dan selamanya, lo bakal ada di bawah bayang-bayang dia. Rea butuh pelindung yang selevel, bukan asisten yang cuma bisa bilang 'iya' ke semua perintahnya."

Rahang Bagas mengeras. Dia menarik kerah jas MPK Ziro, membuat kotak kacamata Ziro hampir terjatuh. "Jaga mulut lo! Rea itu bukan bidak catur yang bisa lo atur strateginya! Dia punya perasaan, dan gue nggak bakal biarin lo itu ganggu hidup dia!"

Ziro tidak melawan secara fisik. Dia hanya menatap tangan Bagas di kerahnya dengan pandangan dingin. "Lepasin, Gas. Lo cuma bikin diri lo kelihatan menyedihkan. Lo tau kenapa Rea nggak pernah liat lo lebih dari sekadar rekan kerja? Karena lo terlalu 'aman'. Lo nggak punya keberanian buat ngambil risiko."

"Dan lo punya?" tantang Bagas.

"Gue punya kesabaran," bisik Ziro. "Dan gue tau kelemahan Rea. Sesuatu yang lo nggak akan pernah tau meski lo bareng dia 24 jam."

Bagas melepaskan kerah Ziro dengan kasar, mendorong bahu cowok itu. "Denger ya, Ziro. Gue nggak peduli lo sehebat apa . Di sekolah ini, gue yang bakal pastiin Rea aman. Termasuk aman dari manipulasi lo."

Ziro menyeringai tipis, merapikan jasnya yang sedikit kusut. "Kita liat aja, Gas. Siapa yang bakal Rea cari pas dia bener-bener lelah sama dunianya. Gue, atau si 'Wakil' yang membosankan ini?"

Ziro melangkah pergi, meninggalkan Bagas yang memukul loker besi di sampingnya dengan keras. Suara dentuman itu menggema, mewakili rasa frustrasi Bagas yang merasa usahanya selama ini nggak pernah cukup.

Suara debuman loker yang dipukul Bagas masih terngiang di lorong lantai tiga, tapi di Gedung Olahraga (GOR), suasana justru lebih mencekam dengan cara yang berbeda.

...----------------...

Setelah anak anak lain pergi dengan langkah tenangnya, Axelle melempar sikat WC-nya ke sudut ruangan. Bunyi klang logam beradu keramik itu memecah keheningan antara dia dan Rea. Arsen dan geng yang lain sudah melipir ke area gudang alat, nggak mau kena semprot aura gelap bos mereka.

"Puas lo?" suara Axelle rendah, serak, dan penuh tuntutan.

Rea yang sedang mencatat di papan absen mendongak. "Puas soal apa, Atharic?"

"Puas bikin gue kayak sirkus di depan si Grandmaster itu? Lo nikmatin banget ya liat gue dihina 'sampah sekolah' sementara lo senyum manis ke dia?" Axelle melangkah maju, memojokkan Rea ke dinding dekat wastafel yang masih basah.

Rea menahan napas. "Gue nggak senyum manis, Axel. Gue profesional. Dan lo emang lagi bermasalah! Lo balapan, lo ketangkep polisi—"

"GUE KETANGKEP POLISI KARENA GUE BUTUH PELARIAN, REA!" bentak Axelle. Matanya yang merah menatap tajam ke balik kacamata Rea. "Karena di apartemen ada lo yang kaku kayak robot, dan di rumah ada bayangan Daddy yang lebih peduli sama angka daripada anaknya sendiri!"

Rea tertegun. Kalimat Axelle barusan telak menghujam jantungnya. Dia baru sadar, Axelle nggak lagi marah soal Ziro, dia lagi hancur.

Sementara itu, di Ruang OSIS, Bagas masuk dengan wajah merah padam. Dia kaget melihat Ziro sudah duduk santai di kursi tamu, seolah perdebatan panas mereka di koridor tadi nggak pernah terjadi.

"Ngapain lo di sini lagi?" tanya Bagas ketus.

"Nunggu Rea," jawab Ziro pendek sambil memainkan pion catur perak di tangannya. "Dan gue mau kasih tau lo satu hal, Gas. Jangan sok jadi pahlawan"

"bukan urusan lo!"

Ziro tersenyum sinis "tentu jadi urusan gue.. lo tau kan gas? gue sama rea udah kenal dari kecil, kita bareng udah lama dari SMP.. gak sebanding dengan lo yang baru ketemu di galaksi dan meja OSIS.. jangan seolah olah lo yang paling bener! " ziro kesal karena bagas sok. yang paling baik buat rea

...----------------...

    Rea mematung melihat kepergian axelle, baru saja axelle meledak, rea tau itu bentuk prustasi axelle.

  harus nya rea gak usah menyinggung berita yang ia dapat dari jovanka tadi pagi

 POV REA

Duniaku seolah berhenti berputar. Suara dentingan sikat besi yang dilempar Axelle masih berdenging di telingaku, tapi yang lebih memekakkan adalah bentakannya yang baru saja menghujam jantung.

"GUE KETANGKEP POLISI KARENA GUE BUTUH PELARIAN, REA!"

Kalimat itu terus bergema. Aku menatap manik matanya yang memerah—bukan karena amarah yang biasa kulihat saat dia menjailiku, tapi karena luka yang begitu dalam. Untuk pertama kalinya, aku melihat retakan besar pada topeng "berandalan" yang selama ini dia pakai dengan angkuh.

Aku membeku. Papan absen yang kupeluk terasa begitu berat dan dingin, sedingin sifatku selama ini. Selama ini aku bangga dengan julukan "Robot" karena bagiku, aturan adalah perlindungan. Tapi di depan Axelle yang sedang terengah-engah karena frustrasi, aku merasa menjadi manusia paling jahat.

Dia menyebutku kaku. Dia membandingkanku dengan sosok Daddy-nya yang hanya peduli pada angka. Dadaku sesak. Ternyata, hukuman-hukuman yang kuberikan, tatapan datarku, dan caraku bicara yang selalu formal... justru menjadi belati yang menguliti harga dirinya di saat dia sedang hancur.

Aku melihat memar di rahangnya. Kecil, tapi kini tampak begitu menyakitkan di mataku. Ingin rasanya tanganku bergerak menyentuh luka itu, membisikkan kata maaf karena semalam aku membiarkannya pergi dalam amarah. Tapi lidahku kelu. Aku terjebak di antara peranku sebagai Ketua OSIS dan kenyataan bahwa aku adalah istrinya—satu-satunya orang yang seharusnya menjadi tempatnya pulang, bukan justru menjadi penjara tambahannya.

Axelle memalingkan wajah, dan di detik itu, aku sadar: aku tidak sedang menghadapi musuh bebuyutan. Aku sedang menghadapi seorang laki-laki yang sedang sekarat karena kesepian, dan akulah yang memegang senjatanya.

1
Desy Bengkulu
di sini ceritanya rea yg cemburu , dan rea yang jadi ratu danial wah mantab kk author 🤣🤣
Desy Bengkulu
axelle jd curhat ke rea😁😁udh bingung mau komen apa yg pasti , mereka cocok dan buat gemes ,
Desy Bengkulu
orang iri mah bego bin lolo ,
valery di lawan singa betina nya xander lo 🤣🤣🤣🤣
jhiee: hahah.. badboy galaksi aja bertekuk lutut🤣..
total 1 replies
Desy Bengkulu
gangsinya setinggi menara Eiffel sih
gemes jadi nya🤣🤣🤣🤣
rea keceplosan 🤣🤣🤣
jhiee: salting brutal beb🤣
total 1 replies
Alex
2 hati yg berbeda dg ego masing" disatukan untuk saling menyembuhkan untuk saling membuat warna yg baru dan indah,,,,
semngat thor
jhiee: sip beb🤭👍
total 1 replies
Desy Bengkulu
waah ada apa ini kok kok begini begitu waaahhh🤣🤣🤣🤣

tapi aku suka terimakasih kk author 😘😘
jhiee: hahaha🤣🤣
total 1 replies
Desy Bengkulu
kak buat supaya rea bisa jadi rumah untuk axelle dong , kan aku jadi nangis kalo axelle luka gitu,

ceritanya hampir mirim kyk kisah hidup ku , axelle adalah aku si manusia kesepian yang terabaykan😭😭😭😭

jd curhat kan aku , btw makasih kk author 😘😘😘
Alex
huhuhuhuhu😭
kasian bgt my bad boy
cepet sadar ready
cepet bucin
cepet ada junior kalian
wkwkwkwkww
biar author pusing🥳🥳
jhiee: siap 👍
total 3 replies
Desy Bengkulu
masalah keluarga yang terlalu rumit , tapi kenapa gak axelle di sekolah kan di tempat ortu nya tinggal aka Thor jd kan dia gak akan sendirian ,

tapi percaya sih , semua di bawah kendali kk author, ya ikuti alur nya aja , walau baca nya sambil nangis😭😭
jhiee: ortu nya pindah pindah beb.. 🤭 kadang di London kayak bab 2 , kadang bisnis di Singapura.. kadang Elsa berobat gak cuma di Australia🤣🤣 gitu beb. kan orang sibuk bisnis dimana amana🤣🤣🤣
total 1 replies
Alex
greget Ama duo bocil ini lama"🤣
jhiee: kelakuan🤣🤣🤣
total 1 replies
Desy Bengkulu
tinggal jujur aja , rea gua cemburu,susah amat sih xelle 🤣🤣🤣
jhiee: hahahaha🤣
total 3 replies
Desy Bengkulu
kok gini sih kak , kenapa mereka gak di suruh tinggal terpisah aja , tapi masih di gedung yang sama
jhiee: heheh mau gimana lagi beb.. draft nya udah numpuk banget🤣🙏
total 1 replies
Aprilia Fitriyanj
panasin si tengil ama bagas thor..coba cemburu apa kaga si tengil Axele 😍
jhiee: ada yang lebih Badass dari bagas beb🤣
total 1 replies
Desy Bengkulu
axele gaje , kyk nya mau mastiin rea cemburu apa enggak deh🤣🤣
jhiee: latihan bikin jantung Rea gak aman beb🤣
total 1 replies
Alex
ada yg cembokur😄😄
Alex: semoga eror terus🥳
total 2 replies
Desy Bengkulu
damm ada yang lagi kepanasan nih 🤣🤣🤣
rea pinter ngeles nye yeee🤣🤣
kak up 2 dong kepo sama yg ini😁😁😁
Desy Bengkulu: makasih beb 😘😘
total 2 replies
Desy Bengkulu
ini intraksi nya lebih lues , tapi ada condong ke arah si bucin yang hampir 🤣🤣
Desy Bengkulu
ciieee ehem2🤣🤣
Desy Bengkulu
nah kan tanda2 mau ada kang buncin nih🤣🤣
Desy Bengkulu
widih ada bau bau cemburu nih🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!