NovelToon NovelToon
Isteri Pemberontak :" Aku Tidak Butuh Cinta."

Isteri Pemberontak :" Aku Tidak Butuh Cinta."

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Nikah Kontrak / Diam-Diam Cinta
Popularitas:4.4k
Nilai: 5
Nama Author: Rosma mossely

Mungkin ada typo di dalamnya,mohon bantu dikoreksi ya Kakak-kaka.🙏😊


Menjalani sebuah pernikahan kontrak??

Jane Alexander sama sekali tidak cemas.Apa itu suami dingin? Keluarga dan Ipar iblis?

Dengan satu kali lambaian tangan,semua menyingkir.

Jane Alexander yang tengah memenangkan pertengkaran, : " Persetan dengan keluarga mu...beri aku uang."

Semua orang, : "...."

Cerita ini menggambarkan cinta dan benci antara Jane Alexander dan Carlos Benjamin.Bagaimana keseruannya...?

Ikuti terus ya.

Like,vote,dan comment.
😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rosma mossely, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

17.Bukan urusan ku.

"Tidak mungkin!" Seru Boni dengan lantang.

Dia tidak akan rela membagi keuntungan yang ada ditangannya kepada orang lain.Bahkan jika orang itu adalah darah dagingnya sendiri.

"Bisa saja! Kalau begitu aku juga tidak akan sopan." Usai menjawab dengan tenang.Jane segera bangkit dari tempat duduknya dan pergi meninggalkan Boni,yang dilanda kebingungan.

"Kemana kau akan pergi.?" Tanyanya dengan bingung.

Jane membalikkan tubuhnya kehadapan Boni yang tengah kebingungan. "Kemana lagi? Tentu saja pergi menemui orang yang bisa memberikan ku keuntungan.Kau tahu kan siapa maksud ku?"

Jane sama sekali tidak peduli bagaimana tanggapan Boni.Setelah berkata demikian,dia tidak lagi memperdulikan Boni.Dia melangkah mendekati pintu dan memutar knop pintu.Didalam hati dia menghitung dari satu hingga sepuluh.

Satu,dua,tiga,...enam,tujuh,del...

"Tunggu!" Boni tiba-tiba berteriak.

Namun Jane masih tidak berniat untuk berhenti.Ingin bermain-main dengannya..?

Hemp.

Melihat Jane sama sekali tidak berniat untuk berhenti.

Boni seketika menjadi panik.

Benar! Panik.

Mengapa demikian..?

Hal itu karena Boni cukup mengetahui betapa dalam lumpur di keluarga Benjamin.Bisa saja mereka akan menjanjikan sedikit keuntungan kepada Jane,asalkan Jane bersedia mengakhiri pernikahan ini dengan segera.Jika hal itu sampai terjadi...lalu keuntungan apalagi yang dia miliki.

Terutama Natalia.Boni tidak akan mengizinkan wanita itu memanipulasi Jane,yang lugu dan bodoh.

Ya!

Dimata Boni,Jane masih terlalu lugu dan polos karena tumbuh dipedesaan.

"Setuju! Baiklah, aku setuju! " Boni kembali berseru dengan keras,bahkan terlalu keras untuk penderita jantung sepertinya.

Akhirnya....setelah mendengar kata-kata yang dia inginkan.Jane memutuskan untuk menghentikan langkahnya.Sebuah senyum kepuasaan tersungging diwajahnya yang cantik.

"Jika kau mengatakannya sejak awal,maka tidak perlu ada drama murahan seperti ini." Kata Jane dengan tenang.Kemudian,dia kembali memutar langkahnya menuju kursi dan duduk disana.

"Laku katakan.Kapan aku bisa mendapatkan bagian ku.Kau harus menghitungnya dengan benar.Luas ladang milik Nenek ku adalah dua puluh ribu meter persegi.Sekarang harga per meternya adalah tiga ribu seratus lima puluh dollar.Oh,ada satu lagi.Rumah seluas dua ratus meter persegi beserta isinya.Kau harus menghitungnya baik-baik,benar..?" Jane menggantung ucapannya.Lalu memandang lekat wajah Boni yang sudah sangat menarik untuk dilihat. "Kau juga harus memberikan sedikit bagian ku dari pernikahan ini,kan....?"

Jane takut Boni tidak akan mengerti tentang seberapa banyak yang harus dia keluarkan.Jadi,Jane bersedia memberitahukan kepadanya dengan sangat jelas,tanpa kurang satu katapun.

Dia adalah anak yang baik,kan..?

Jangan dilihat betapa buruknya ekspresi Boni saat ini.Wajahnya berubah menjadi merah, hijau,ungu,lalu kembali merah lagi.

Keparat!

Anak ini benar-benar keparat! Berani-beraninya dia memuntahkan omong kosong seperti ini?

Dia benar-benar bodoh,karena mengira Jane adalah gadis yang lugu dan naif.Yang dengan mudah dimanfaatkan lalu dibuang.Tetapi ternyata...Boni menatap Jane dengan lekat.

Boni sedikit tersentak ketika dia seperti melihat kilasan masa lalu yang muncul dibelakang Jane.

"Baik,besok aku akan mengirimkan sebuah kartu dan ponsel baru kepada mu." Pada akhirnya Boni hanya bisa berkompromi.

Jane mengangguk dengan puas.Lalu berlalu pergi meninggalkan Boni yang terduduk lemah diatas kursi kebesarannya.

....

Ketika waktu sudah menunjukan waktu makan siang.Jane kembali kekediaman keluarga barunya.Rumah keluarga Benjamin.

Entah ini adalah kemalangan atau musibah,namun begitu Jane melangkah melewati area meja makan,Carlos dan wanita itu sedang duduk disana sembari sesekali bercerita.Jane sama sekali tidak tahu apa yang mereka bicarakan,namun dia bisa melihat jika raut wajah Carlos,suaminya.Tampak sedikit lebih lembut dari sebelumnya.

Yah, mungkin seperti apa yang disampaikan oleh Flowy,bahwa wanita itu adalah pemegang kekuasaan didalam hatinya.

Entahlah ! Jane juga tidak berniat untuk peduli.

Karena dia tidak berniat peduli,maka Jane juga tidak berniat untuk mendekati mereka.Dia lebih memilih untuk naik langsung ke lantai tiga.

Akan tetapi, apa yang kita inginkan tidak selalu seperti kenyataannya.Baru saja Jane hendak memutar tubuhnya,sebuah suara lembut tiba-tiba terdengar dari belakangnya.Yang diikuti dengan langkah kaki yang terburu-buru.

"Nona Alexander! Mohon tunggu sebentar." Suara itu adalah milik dari Camelia,kekasih masa kecil Carlos.

Belum juga Jane membalikkan tubuhnya untuk menghadapi mereka,lengannya telah digenggam oleh sepasang jemari yang kurus dan cantik.Kuku yang dimanikur secara teratur itu tampak mengkilap dibawah biasa cahaya yang lumayan cerah.

Jane menunduk melihat tangan yang sok akrab itu.Entah mengapa? Meskipun Camelia selalu tampak cantik dan lembut.Namun Jane selalu merasa harus waspada terhadapnya.

Ini bukan karena cemburu buta tetapi merupakan naluri yang entah mengapa selalu muncul,ketika melihat wanita ini.Seperti halnya saat ini.Tepat ketika Camelia menyentuh lengannya,naluri pertama yang hendak dia lakukan adalah melepaskan tangan yang mungkin akan patah dengan sekali tekanan darinya itu.

Tetapi untung saja Camelia dengan cepat menyadari bahwa Jane sedang tidak nyaman dengan tingkahnya.Jadi, dia hanya bisa melepaskan pegangannya dengan lembut.

"Maaf,Nona Alexander.Saya terlalu lancang." Katanya kemudian dengan diikuti sebuah senyum malu-malu.

Melihat wanita cantik yang membuatnya sama sekali merasa tidak nyaman ini,Jane tidak berniat untuk berlama-lama.Maka dengan senyum yang sama cantiknya,dia menjawab Camelia.Katanya, "Tidak masalah,Nona Camelia.Hanya saja saya tidak tahu ada urusan apa Anda menghentikan saya."

Senyum malu-malu yang tadinya tersungging diwajah Camelia,segera berubah menjadi sedikit murung.Wajahnya yang cantik dengan rambut keriting berwarna cokelat alami,terayun turun saat wajahnya ikut menunduk.

"Saya hanya...saya hanya ingin meminta maaf kepada Anda,Nona Alexander.Saya sudah mengetahui jika Anda adalah istri sah Carlos saat ini.Tetapi saya masih dengan tidak tahu malunya tinggal bersama kalian disini.Meskipun Anda tidak terlalu mengenal saya,tetapi Carlos dan keluarganya...saya sangat meminta maaf akan hal itu."

Semua kata-kata yang diucapkannya dipilih dengan hati-hati dan menggambarkan kalimat ambigu.

"Nona Alexander,saya harap kedepannya...."

"Maaf Nona Camelia! Mungkin Anda salah paham akan satu hal." Jane langsung memotong ucapan wanita cantik ini. Dia sepertinya memang terkena sial hari ini.Lain kali Jane akan memastikan hari baik sebelum meninggalkan area kamarnya.

Jane sangat enggan terlibat dengan urusan asmara ini.Masih ada terlalu banyak hal yang menuntut waktu dan tenaganya,tetapi bukan hal ini.

Meskipun kata-kata itu terdengar ambigu,tetapi Jane sangat memahami akan satu hal,bahwa meskipun dia telah menjadi isteri dari Carlos.Namun Camelia tetap bisa tinggal disini dengan tidak tahu malunya.Camelia yang tengah menjelaskan betapa dia sangat penting disini.

Adapun alasannya,....Jane sama sekali tidak peduli.

1
Noveni Lawasti Munte
kalo sampe Jane gampang luluh sama Carlos awas ja tak siram muka Jane pake kopi susu😤
Rosma mossely: Serem amet buk.🙏
🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
ren_iren
suka karakter flowy, galak2 tp perhatian...
Herli Yani
masih kurang badas cewe nya thorr
Rosma mossely: Terimakasih kak, atas dukungan dan saran.
Saya akan terus meningkatkan karakter Jane,agar sesuai dengan ekspetasi para pembaca.Tapi...kita buat dia kuat dan bangkit secara bertahap ya.
Dukung dan ikuti terus kelanjutan ceritanya Kak.😁🤭🙏
total 1 replies
Noveni Lawasti Munte
si mawar ditamatin dlu Thor....Jane jngan gampang baper dong telan ja semua mentah2 jgan pake hati
Rosma mossely: Lagi otw say...🤭🙏

Karakter Jane nya secara bertahap tumbuhnya ya.😁
Terimakasih buat semua masukannya.
Dukung terus ya...🙏
total 1 replies
Herli Yani
buat kuat dong thor cewe nya masa lemah bnget gregetan jdi ya aku pengen tak tapol bapak nya
Rosma mossely: Siap boss ku.!!
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!