ketika sebuah pernikahan di awali dari sebuah kebohongan
jeon kinan gadis 19 th yang tinggal di panti asuhan tiba-tiba diajak menikah oleh seorang pengusaha sekaligus pemilik yayasan di tempatnya tinggal.
kim victor seorang pengusaha yang memiliki sifat dingin dan sangat susah didekati tanpa angin tanpa hujan mengajak menikah seorang gadis yatim piatu.
apakah pernikahan mereka baik-baik saja setelah kinan mengetahui fakta yang menghancurkan dirinya?
apakah victor bisa mendapatkan maaf dari sang istri setelah luka yang dia torehkan kepada kinan?
bagaimana kelanjutan pernikahan mereka??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nia ayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Menjauh
Disinilah kinan berada di ruang santai dan di depannya sudah ada tuan dan nyonya jeon, sang kakak woonie dsn suaminya mingyu.
Mereka menatap kinan bukan tatapan menghakimi tapi tatapan penuh tanya dan keingintahuan yang besar tentang kehidupan kinan sebelum bertemu dengan mereka.
“Kinan" panggil sehun pelan yang membuat kinan gugup dan terus menundukkan wajahnya.
“Boleh papa bertanya sesuatu?" Tanya sehun pelan takut menyinggung perasaan putri bungsunya, dan kinan pun mengangguk.
“Apa hubungan kamu dengan kim victor sayang?" Tanya sehun.
Kinan mendongak dan menatap papanya, bibirmya kelu sama sekali susah untuk menjawab.
"Dia…dia”
"Dia suami kamu bukan?” Tanya luhan pelan dan kinan pun hanya mengangguk pelan.
"Darimana kalian tahu soal kak victor?” Tanya kinan pelan.
"Papa tahu dari detektif yang papa bayar untuk menyelidiki tentang masa lalu kamu sayang, papa hanya ingin tahu apakah selama ini putri papa hidup dengan baik atau tidak” jelas sehun.
"Lalu sekarang apakah kamu bertengkar dengan suamimu hmm?” Tanya luhan pelan dan kinan kembali diam dengan menundukkan kepalanya sambil meremat ujung bajunya.
Dada kinan kembali sesak jika membahas tentang victor, pria yang sangat dia cintai sekaligus sangat dia benci. Setetes air mata jatuh membasahi punggung tangannya.
Suara percakapan itu terus terngiang di gendang telinga kinan seolah mengejeknya, mempermainkannya seolah dia adalah mainan yang bisa dimainkan seenak mereka tanpa peduli perasaannya.
"Sayang” panggil luhan lalu berjalan mendekat ke arah putri bungsunya lalu mengangkat wajah itu pelan.
"Hei, kenapa menangis? Apa kamu merindukan suamimu hmm?” Tanya luhan, luhan berpikir jika kinan sedang rindu victor suaminya.
Kinan menggeleng pelan
“Kinan membencinya mah, apa.salah kinan padanya hiks…kenapa dia melakukan ini pads kinan” isak kinan dalam pelukan luhan, sedangkan luhan yang tidak paham hanya bisa mengelus punggung putrinya yang bergetar karena tangis putri bungsunya.
"Tenanglah sayang, ada kami disini” ucap luhan pelan sedangkan yang lain hanya diam membiarkan kinan menangis meluapkan apa yang ada di hatinya aaat ini.
Setelah lebih tenang luhan menangkup wajah putrinya dan menghapus jejak air mata di pipi kinan.
"Jadi ingin bercerita hmm?” Tanya luhan, kinan menatap yang lainnya lalu setelahnya dirinya menghela nafas pelan.
Meluncurlah cerita itu dari kinan, dari awal dirinya kenal victor hingga menikah hingga kejadian di perusahaan yang menghancurkan harga diri dan perasaan kinan berkeping keping semuanya kinan katakan dengan air mata yang mengalir deras.
Luhan langsung memeluk tubuh putrinya erat dengan air mata yang ikut mengalir saat mendengar cerita kinan.
"Jangan membunuh bayimu sayang, jika kamu tidak menginginkannya kakak bersedia merawatnya” ucap woonie sambil terisak.
Mingyu langsung berdiri tapi tangannya ditahan oleh sang istri.
“Mau kemana gyu?" Tanya woonie sambil menatap mingyu.
“Aku ingin memberi pelajaran kepada pria bernama victor itu" ucap mingyu penuh emosi.
“Jangan kak, kinan mohon jangan temui dia. Kinan hanya ingin menjauh dari mereka, bawa kinan pergi dari sini saja" isak kinan dalam pelukan luhan.
“Baiklah besok kita semua pindah ke LA, tapi sebelum itu papa akan mengumumkan tentang putri bungsu papa ke semua kolega bisnis papa", ucap sehun.
“Bukankah itu sangat berbahaya hun ah, bagaimana jika keluarga kim tahu keberadaan kinan" ucap luhan pelan.
"Kamu tenang saja sayang, aku hanya mengumumkan ike media jika putri bungsu kita sudah kembali tapi untuk identitasnya akan kita sembunyikan” jelas sehun dan diangguki oleh luhan.
Keesokan harinya media dihebohkan oleh berita tentang ditemukannya putri bungsu keluarga jeon, salah satu pengusaha terpandang selain keluarga kim. Tapi yang membuat penasaran adalah pihak keluarga maupun tangan kanam dari keluarga jeon menyembunyikan sosok yang katanya adalah putri bungsu keluarga jeon. Berita yang tersebar adalah putri bungsu keluarga jeon sudah menikah hanya itu informasi yang bisa didapat media karena sehun maupun mingyu benar-benar menutup akses informasi tentang kinan bahkan panti asuhan yang sempat menjadi tempat tinggal kinan sudah tidak memiliki informasi apapun tentang gadis tersebut.
Malam hari di atas awan kinan menatap kebawah melalui jendela pesawat yang hanya terlihat hamparan lampu kota.
“Selamat tinggal kim victor" ucap kinan lirih sambil memejamkan kedua matanya.
"Kamu baik-baik saja sayang?” Tanya luhan sambil menggenggam tangan putrinya erat dan kinan pun mengangguk.
Malam ini keluarga jeon dalam penerbangan ke negara dimana keluarga kim tidak dapat mengakses keberadaan kinan dan bayinya.
“Istirahatlah, perjalanan masih jauh" ucap luhan lembut dan diangguki oleh kinan.
Sementara itu keadaan sangat kacau di mansion pribadi victor, sejak menghilangnya kinan baekhyun dan chanyeol sengaja pindah ke mansion sang putra untuk menjaga victor yang berubah 180° sejak kepergian cintanya kinan.
Victor berubah menjadi sosok yang dingin dan sangat irit bicara bahkan dengan keluarganya.
Saat diluar kamar victor akan menjadi sosok yang pendiam tapi berbeda jauh saat di dalam kamar dan seorang diri seperti sekarang.
"Kamu dimana kinan? Kakak merindukanmu” ucap victor lirih sambil memeluk baju kinan yang masih tertinggal aroma istrinya itu, victor akan terus menangis hingga terlelap itulah kebiasaannya setiap hari sejak kepergian kinan.
Baekhyun hanya menatap sendu putra bungsunya dari pintu kamar, dirinya benar-benar tidak menyangka jika sebegitu berpengaruhnya seorang kinan di hidup seorang kim victor yang terkenal arogan.
“Yeoli, kerahkan semua anak buahmu untuk menemukan menantuku" ucap baekhyun lirih sambil menatap sang suami yang kebetulan juga melihat kondisi putra bungsunya tersebut.
“Aku sudah mengerahkan semua anak buahku bahkan aku sudah menyuruh seorang hacker untuk mencari data atau informasi tentang kinan tapi semuanya lenyap begitu saja" jelas chanyeol.
“Apa maksudmu dengan data kinan yang lenyap?" Tanya baekhyun tidak paham.
“Ada orang yang menghapus data kinan bahkan data tentang masa lalu kinan juga bersih, justru yang ada adalah data kinan sebagai istri sah kim victor" jelas chanyeol yang membuat tatapan heran dari baekhyun.
Sementara itu di pesawat pribadi keluarga jeon.
“Bagaimana gyu?" Tanya sehun kepads menantunya tersebut.
“Sudah pah, semua data kinan di negara tersebut sudah bersih hanya data jika kinan sudah menikah dan memiliki suami" jelas mingyu dan sehun pun mengangguk puas.
“Pah, kenapa tidak mengajukan gugatan cerai saja kepada pria brengsek itu" tanya mingyu.
"Tidak, akan sangat berbahaya karena bisa saja dia akan mencari keberadaan kinan setelah mendapatkan surat gugatan cerai tersebut. Lagipula papa yakin suatu saat semuanya akan kembali” ucap sehun sambil menatap keluar jendela pesawat.
Keesokan harinya siang hari tampak victor yang memasuki mansion dengan wajah dinginnya bahkan dirinya mengabaikan kehadiran orang lain di ruang tamu tersebut. Dengan langkah lebar victor naik kelantai 2 dimana kamarnya dan kiinan berada, dirinya sudah tidak sabar merebahkan diri sambil menghirup aroma tubuh kinan yang tertinggal di baju istrinya.
Victor menatap heran kamarnya yang terlihat sedikit berbeda lalu netranya terfokus kepada dua pelayan yang sedang membersihkan tempat tidurnya
"Apa yang kalian lakukan disini?” Tanya victor dingin yang membuat kedua pelayan itu menunduk takut.
"Maaf tuan kami hanya ingin membersihkan kamar anda” ucap salah satu pelayan gugup.
"Apa yang kalian bawa?” Tanya victor saat melihat salah satu pelayan membawa keranjang yang berisi pakaian kotor.
"Ah ini baju yang ingin kami cuci tuan” jawab salah satu pelayan.
"Letakkan dan keluar sekarang” ucap victor dingin.
"Tapi tuan, kami harus membawanya untuk kami cuci” jawab sang pelayan.
"KELUUAAARRR!!!!” teriak victor yang membuat kedua pelayan itu tersentak kaget sementara itu orang-orang yang sedang di ruang tamu bergegas naik saat mendengar victor berteriak.
"Apa yang terjadi? Kenapa kamu teriak vi?” Tanya sang mama.
"Beritahu semua pelayan untuk tidak memasuki kamarku tanpa seizinku" ucap victor dingin sambil menyeret kedua pelayan itu kedepan pintu kamarnya.
Sebelum victor menutup pintu kamar victor berbalik dan menatap semuanya.
"Dan satu lagi jangan pernah menyentuh barang-barang yang ada di kamarku” ucapnya lagi lalu menutup pintu kamarnya dan menguncinya.
Semua orang hanya bisa menatap pintu yang tertutup itu dengan pandangan sendu.
"Kamu dimana kinan, lihatlah karena kepergian kamu kami bahkan tidak mengenali sosok victor yang sekarang" gumam jinnie lirih.