Di wilayah Provinsi Langit Hijau, Klan Long adalah salah satu kekuatan terbesar yang menjunjung tinggi bakat di atas segalanya. Long Yue, pemuda berusia lima belas tahun dari keluarga cabang, dianggap tidak memiliki bakat sama sekali dalam tiga jalur kekuatan utama klan—kultivasi, alkimia, maupun pembentukan formasi. Ia hidup dalam keterasingan, penghinaan, dan diasingkan oleh seluruh anggota klan bahkan keluarganya sendiri karena dianggap beban yang tidak berguna. Saat kepala klan mengusulkannya untuk dibuang di pertemuan tahunan, Long Yue dengan berani mengumumkan kepergiannya secara sukarela dan bersumpah akan kembali sebagai sosok terhebat yang pernah ada.
apa yang akan terjadi selanjutnya.?
dan akankah Long Yue berhasil membuktikan kepada klan nya.?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur Hali, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 17: Pergi ke Reruntuhan Kuno(lanjutan)
Dampak kekuatan yang tersisa terus berlanjut. Long Yue menggerakkan tangannya sedikit ke samping, membelokkan sisa serangan itu, lalu dengan sentuhan ringan namun berisi seluruh kekuatan Tingkat 6 miliknya, ia menepuk dada Tuan Hu.
Bummm!
Tuan Hu yang berbadan kekar itu terlempar mundur bagaikan boneka kain, melayang di udara beberapa meter, lalu jatuh keras ke tanah sambil berguling beberapa kali. Mulutnya menyemburkan darah segar, wajahnya pucat pasi, dan ia sama sekali tidak mampu bangkit lagi. Tulang rusuknya patah beberapa bagian, dan energi di dalam tubuhnya menjadi kacau balau, tidak bisa dikendalikan lagi.
Dalam satu gerakan saja, ahli Pembentukan Energi Tingkat 5 dikalahkan sepenuhnya.
Di sisi lain, Jing Xu juga telah menyelesaikan urusannya. Liu Hao dan anak buahnya sudah jatuh berserakan di tanah, mengerang kesakitan. Jing Xu berdiri tegak, napasnya sedikit terengah namun tidak terluka sedikit pun. Ia menoleh dan melihat pemandangan itu: Tuan Hu yang perkasa sudah tergeletak tak berdaya, dan Long Yue berdiri diam di tempatnya dengan tenang seolah tidak melakukan apa-apa.
Liu Hao yang masih bisa bergerak, melihat pemandangan itu dengan mata terbelalak penuh ketakutan. Ia merangkak mundur sambil gemetar hebat. "Ma... maafkan kami... Kak Long... Tuan Long... kami salah... kami tidak tahu kalau Tuan adalah ahli besar..."
Long Yue berjalan perlahan mendekati mereka. Setiap langkahnya membuat tanah sedikit bergetar. Ia berdiri di depan Liu Hao yang sudah basah kuyup oleh keringat dingin.
"Aku sudah pernah bilang," ucap Long Yue dingin. "Jangan cari masalah denganku dan temanku. Tapi kalian tidak mendengar. Kalian memaksaku menunjukkan kekuatan ini."
Liu Hao gemetar hebat, menunduk dalam-dalam. "Kami minta ampun! Kami tidak akan berani lagi! Kami akan pergi jauh dan tidak akan pernah mengganggu Kak Jing lagi!"
Long Yue diam sejenak, lalu mengangguk pelan. Ia tidak berniat membunuh mereka, meski ia bisa saja melakukannya. Membunuh anggota Klan Jing secara sembarangan hanya akan menimbulkan masalah besar yang tidak ia inginkan saat ini.
"Pergi. Bawa teman-temanmu dan orang itu. Ingat baik-baik hari ini. Kalau sampai aku mendengar kalian masih mengganggu Jing Xu atau orang lain dengan cara pengecut, kali ini aku tidak akan memaafkan lagi."
"Terima kasih! Terima kasih banyak!" seru Liu Hao lega setengah mati. Ia dan teman-temannya segera bangkit, menggendong Tuan Hu yang masih pingsan dan terluka, lalu lari terbirit-birit meninggalkan lembah itu secepat mungkin, tidak berani menoleh ke belakang lagi.
Setelah mereka pergi, Jing Xu menghela napas panjang, lalu menoleh ke Long Yue dengan pandangan yang berbeda sekali sekarang. Campuran rasa hormat, kagum, dan rasa tidak percaya.
"Kak Long... kau benar-benar... Pembentukan Energi Tingkat 6? Dan kau baru berusia delapan belas tahun? Bagaimana caranya? Di klan kami saja, anak-anak paling jenius baru mencapai Tingkat 5 di usia dua puluh lima tahun..."
Long Yue tersenyum dan menepuk bahu temannya itu. "Itu urusan panjang ceritanya. Nanti aku akan jelaskan sedikit demi sedikit. Sekarang, mari kita lanjutkan perjalanan. Reruntuhan kuno sudah dekat, kan? Kita sudah membuang banyak waktu di sini."
Jing Xu mengangguk bersemangat, matanya berbinar-binar. Rasa cemas dan ragu yang ada di hatinya hilang lenyap sepenuhnya. Dengan teman seperjalanan yang sekuat ini, bahaya apa pun di depan sana terasa tidak lagi menakutkan.
"Benar! Tinggal sehari perjalanan lagi kita sampai ke lokasi reruntuhan kuno itu! Di sana harta karun, teknik kuno, dan rahasia besar sedang menunggu kita!"
Keduanya kembali melangkah beriringan keluar dari lembah itu, meninggalkan jejak kekalahan kelompok Liu Hao di belakang. Perjalanan mereka menuju reruntuhan kuno semakin dekat, dan dengan kekuatan Long Yue yang sesungguhnya kini terbuka, tantangan-tantangan besar yang ada di depan sana akan segera mereka hadapi dengan penuh percaya diri.