NovelToon NovelToon
PEMBALASAN KETURUNAN DEWA ALKEMIS

PEMBALASAN KETURUNAN DEWA ALKEMIS

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Fantasi / Action
Popularitas:551
Nilai: 5
Nama Author: Nur Hali

Di benua Azure, kekuatan adalah segalanya. Namun, ada satu profesi yang paling dihormati dan ditakuti: Alkemis. Mereka yang bisa menciptakan pil roh, obat mujarab, dan racun mematikan.

Raymond adalah cucu dari Alkemis Legendaris yang pernah menyelamatkan dunia, Dewa Alkemis Zhuo Yi. Namun, sejak kakeknya menghilang secara misterius dan klan keluarga mereka dihancurkan oleh aliansi kekuatan jahat, Raymond hidup sebagai orang buangan yang menderita dan dipandang rendah.

Suatu hari, saat hampir dibunuh oleh musuh bebuyutannya, Raymond menemukan sebuah cincin batu giok peninggalan kakeknya. Di dalamnya tersembunyi jiwa sang Dewa Alkemis dan sebuah kitab suci "Formula Penciptaan Semesta".

Dengan warisan ilahi itu, Raymond bangkit dari lumpur. Ia mulai mencium bau bahan-bahan, meramu pil tingkat dewa, dan menumbuhkan kekuatan yang mengguncang langit. Ia berjanji pada dirinya sendiri: Semua yang pernah menginjak-injak martabatnya, semua yang membunuh keluarganya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur Hali, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 17: TANGAN BESI MELAWAN SEKTE PEDANG

"Dasar anak desa kurang ajar! Rasakan ini!"

Dua murid Sekte Pedang Biru mencengkeram bahu Raymond dengan kuat, siap untuk memelintir dan menjatuhkannya. Wajah mereka penuh kesombongan, mengira pemuda di depannya hanyalah orang biasa yang mudah ditindas.

Namun... saat tangan mereka menyentuh bahu Raymond, rasanya seperti menyentuh lempengan besi panas yang keras membatu!

KRAK!

"AAAAAAHHHH!!"

Dua serentak terdengar teriakan kesakitan. Tanpa bergerak dari tempatnya, Raymond hanya memutar bahunya sedikit dengan tenaga yang terkendali.

Tulang lengan kedua murid itu patah seketika! Mereka terpelanting mundur sambil memegang lengan mereka yang bengkok, menjerit kesakitan tak karuhan.

Pemuda tadi yang bernama Lei Hao terbelalak kaget. "Kau berani melawan? Kalian semua serbu! Hancurkan dia!"

Tiga orang lainnya segera menghunus pedang pendek mereka. Cahaya energi biru melingkar di sekitar bilah pedang.

Jurus: Potongan Angin Biru!

Mereka mengayunkan pedang secara bersamaan, mengirimkan tiga tebasan energi tajam yang melesat ke arah Raymond dengan cepat!

Orang-orang di sekitar berteriak ketakutan dan lari menjauh. Serangan ini cukup berat untuk membunuh orang biasa atau bahkan kultivator level rendah!

Tapi Raymond hanya berdiri diam. Wajahnya dingin tanpa ekspresi.

"Terlalu lemah. Gerakannya kaku, energinya tidak murni. Hanya sampah yang diberi sedikit kekuatan," komentar Zhuo Yi meremehkan.

Saat serangan energi itu tinggal satu jengkal dari wajahnya...

TRANG!

Raymond mengangkat tangan kirinya secara acak. Telapak tangannya bersinar merah gelap.

BAM! BAM! BAM!

Tiga serangan energi itu hancur berantakan seketika! Seolah-olah ombak besar menabrak karang keras, tidak menyisakan apa-apa selain angin berhembus.

Lei Hao dan teman-temannya mematung. Mulut mereka terbuka lebar tak bisa berkata-kata.

"Gimana... gimana bisa? Itu jurus andalan kita lho!"

Raymond melangkah maju selangkah. Tekanan aura yang ia tahan-tahan kini dilepaskan sedikit saja.

DUNG!

Gelombang energi berat menekan tubuh kelima murid itu. Mereka langsung merasa sesak napas, lutut mereka gemetar dan hampir berlutut di tanah!

Mereka baru sadar... lawan yang mereka ganggu bukanlah anak desa, tapi seorang raksasa yang sedang berjalan-jalan!

"Kau... kau siapa?!" Lei Hao panik, keringat dingin membasahi punggungnya. "Kami dari Sekte Pedang Biru! Pemimpin kami adalah ahli Alam Asal Level 2! Kalau kau menyakiti kami, kau pasti mati!"

Raymond berhenti tepat di depan Lei Hao. Ia menunduk menatap pemuda yang gemetar itu.

"Sekte Pedang Biru?" Raymond tersenyum miring, senyum yang sangat menakutkan. "Aku tidak peduli kau dari sekte apa atau ayahmu siapa. Di mataku... kalian hanya sekelompok anjing liar yang menggonggong sembarangan."

PLAK!

Raymond menampar wajah Lei Hao dengan santai. Kekuatannya pas, cukup untuk membuat Lei Hao terlempar dan berguling beberapa meter di tanah, giginya copot dua dan mulutnya penuh darah.

"Belajarlah sopan santun sebelum keluar jalan-jalan," ucap Raymond dingin. "Kalau aku melihat kalian mengganggu orang lain lagi... aku tidak akan hanya mematahkan tangan kalian. Aku akan memutus kaki kalian."

Kelima murid itu ketakutan setengah mati. Mereka merangkak mundur, takut sekali.

"Maaf! Maafkan kami Tuan! Kami salah! Kami tidak akan berani lagi!" teriak mereka serentak lalu lari terbirit-birit membawa teman mereka yang terluka.

Raymond menghela napas, lalu merapikan bajunya seolah tidak terjadi apa-apa. Ia berbalik hendak masuk ke penginapan.

Namun, baru saja ia berbalik...

"Bagus sekali! Bagus sekali! Aksi yang sangat rapi dan tegas!"

Suara tepuk tangan terdengar dari arah pojok jalan. Seorang lelaki tua berpakaian putih bersih dengan jenggot panjang tersenyum lebar sambil berjalan mendekat. Di belakangnya ada beberapa murid yang terlihat gagah dan berwibawa.

Aura lelaki tua ini... jauh lebih kuat dan stabil daripada siapa pun yang pernah ditemui Raymond sebelumnya! Bahkan melebihi Jenderal Xiong!

"Hati-hati Nak. Orang ini setidaknya Alam Asal Level 5 atau lebih! Energinya sangat halus, sulit dideteksi," peringatan Zhuo Yi serius.

Raymond tetap tenang. "Siapa Anda?"

Lelaki tua itu tersenyum ramah. "Namaku Elder Qing. Aku dari Akademi Roh Surgawi. Aku sedang mencari calon murid baru yang berbakat. Dan melihat caramu bertarung tadi... teknikmu sangat unik dan kuat. Anak muda, kau berminat bergabung dengan Akademi kami?"

Mata Raymond berbinar. Akademi Roh Surgawi! Itu adalah salah satu tempat pendidikan terbesar dan paling bergengsi di seluruh Kekaisaran! Tempat di mana para jenius berkumpul!

"Tentu saja aku berminat," jawab Raymond tegas. "Tapi aku tidak mau jadi murid biasa. Aku mau jadi yang teratas!"

Elder Qing tertawa lebar. "Hahaha! Sombong tapi percaya diri! Aku suka! Bagus! Ikutlah bersamaku. Ujian masuk sudah dimulai, tapi dengan kemampuanmu... ujian itu hanya formalitas belaka!"

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!