NovelToon NovelToon
Wasiat Tanpa Cinta

Wasiat Tanpa Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Nikah Kontrak
Popularitas:2.5k
Nilai: 5
Nama Author: Ndo' Anha

Demi menyelamatkan hak waris adiknya dari keserakahan sang kakak tiri, seorang CEO wanita yang berhati dingin terpaksa terjebak dalam pernikahan kontrak. Ia harus bersanding dengan pengacara mendiang ayahnya—pria yang memandangnya dengan kebencian, namun memegang kunci kekuatan hukum yang ia butuhkan.

Tempaan hidup yang keras telah membentuknya menjadi sosok yang tegas dan tak kenal lelah. Di bawah atap yang sama, tak ada ruang bagi cinta, hanya ada dendam yang membara di hati sang suami. Demi ambisi masing-masing, keduanya terpaksa memerankan sandiwara rumah tangga yang sempurna di mata dunia.

Akankah benih cinta tumbuh di sela-sela permusuhan mereka, ataukah perpisahan pahit yang menjadi akhir dari kesepakatan ini?

Mau tahu kelanjutan ceritanya? Jangan lupa baca di sini, ya. 🤗

Jangan lupa, like dan komentarnya sebagai penyemangat Author. Terima kasih.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ndo' Anha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

17. WATACI

"Mama tidak perlu tahu alasan di balik pernikahanku. Yang terpenting sekarang aku sudah menikah, dan dia sudah menjadi bagian dari keluarga Admaja. Itu saja."

Nika melambaikan tangannya ke arah seorang pelayan wanita. "Antar aku ke kamar," pintanya sambil mendorong roda kursinya mundur.

Kirana berdiri tegak. Matanya membelalak, merasa tidak dihargai. "Mau sampai kapan kamu bersikap seperti ini pada Mama? Apa kamu tidak bisa memaafkan Mama?"

"Memaafkan Mama? Apa itu akan mengubah segalanya? Lagi pula semua sudah berlalu. Aku bukannya membenci Mama, hanya saja setiap melihat Mama, aku selalu melihat bayangan masa lalu. Jadi, aku akan tetap seperti ini," tegas Nika. Air mata Kirana tumpah saat melihat kursi roda Nika didorong menjauh.

Sesampainya di depan pintu kamar, Nika meminta pelayan itu pergi. Ia meraih kenop pintu dan mendorongnya perlahan.

Tangannya berhenti bergerak saat melihat Adnan baru saja keluar dari kamar mandi. Pria itu bertubuh tinggi atletis dengan perut sixpack. Rambutnya yang biasa tertata rapi kini tampak berantakan dan basah, namun justru terlihat semakin menawan.

Dengan tubuh hanya dibalut handuk, Adnan segera menyilangkan kedua tangan di dada. Namun, Nika tetap terlihat tenang.

"Bisa tidak, kalau masuk ketuk pintu dulu! Aku belum terbiasa, tahu!" sentak Adnan kesal.

Tanpa menjawab, Nika mendorong rodanya menuju ranjang. Ia perlahan berdiri dan duduk di tepi tempat tidur.

"Kau?" Adnan menunjuk ke arah Nika dengan bingung.

"Sudahlah, jangan berlebihan. Lagi pula ini kamarku, terserah aku mau mengetuk dulu atau tidak," sahut Nika acuh.

Adnan segera meraih kaus putih di atas kursi rias dan memakainya. "Ya, setidaknya hargai aku. Sekarang di kamar ini bukan cuma kamu, tapi ada aku juga."

"Kamu ini cerewet juga, ya." Nika menggeleng seakan tak percaya.

Adnan yang kesal mengibaskan tangannya, lalu kembali ke ruang ganti. Setelah selesai berganti pakaian, ia kembali menghampiri Nika. Ia meraih bantal dan selimut, hendak membawanya pergi. Namun, sebelum beranjak, Nika menghentikannya.

"Mau ke mana?"

"Mau tidur," sahut Adnan singkat.

Nika menatapnya intens. "Tidur di mana?"

"Tidur di sofa. Mana mungkin aku tidur satu ranjang denganmu," ucap Adnan.

Nika menghela napas. "Tentu saja tidur di ranjang ini. Memangnya kenapa? Apa kamu takut khilaf?"

Adnan seketika berbalik. "Siapa juga yang takut khilaf. Aku ini pria setia, tidak mungkin sembarangan menyentuh wanita."

"Oh, benarkah? Kalau begitu tidak ada masalah, kan, kalau tidur satu ranjang? Lagi pula aku juga tidak mungkin mendekatimu," celetuk Nika sambil menata bantal, bersiap tidur.

"Aku hanya tidak mau Mama tahu kalau pernikahan kita ini hanya karena bisnis," sambungnya lagi sebelum memejamkan mata.

Adnan terperangah melihat kecuekan Nika. Biasanya di film-film, wanita akan takut jika harus tidur satu ranjang, tapi Nika benar-benar aneh.

Dengan enggan, ia mendekat. Ia sadar tidak akan bisa tidur nyenyak jika di sofa. Adnan pun perlahan naik ke atas ranjang, berbaring, dan menarik selimut untuk segera memejamkan mata.

"Ingat batasanmu. Jangan sampai kamu sendiri yang menyesal," celetuk Nika sebelum benar-benar terlelap. Adnan hanya menoleh sekilas lalu memunggunginya.

Beberapa menit kemudian, mereka berdua terlelap. Saat sedang terbuai mimpi, Nika merasa dadanya sesak seolah tertindih sesuatu. Semakin lama, rasa sesak itu semakin nyata. Ia mencoba mengerjapkan mata dan seketika membelalak saat mendapati sebagian tubuh Adnan sudah berada di atasnya.

"Benar-benar orang ini, ya. Bisa-bisanya dia tidur seperti ini. Dia kira aku guling apa?" gerutu Nika kesal.

Ia mencoba mendorong tubuh Adnan, namun pria itu tak bergeming, malah semakin merapat ke arahnya.

"Awas ... tubuhmu berat, Adnan! Bagaimana kamu akan menjelaskan ini padaku, hah? Katanya setia, tapi bisa-bisanya memelukku seperti ini," cecar Nika sambil berusaha menyingkirkan tangan Adnan dari dadanya.

Bukannya terbangun, Adnan justru semakin lelap. Karena kesal, Nika mencubit pinggang Adnan dengan keras.

Adnan menggeliat. Saat mulai membuka mata, ia merasa tangannya meraba sesuatu yang kenyal dan tak biasa. Karena penasaran, ia meremasnya beberapa kali.

PLAK!

Tamparan keras seketika menyadarkannya sepenuhnya.

"Kamu gila, hah?!" pekik Nika dengan mata menatap tajam.

Adnan bangkit dengan bingung. "Kenapa kamu menamparku?"

"Kamu tanya kenapa? Kamu sadar tidak apa yang baru saja kamu remas, hah?" Nika bangkit dan bersedekap.

Adnan celingukan. Ia merasa baru saja bermimpi dan belum sepenuhnya sadar. Ia menatap Nika heran. "Memangnya aku melakukan apa?"

"Kamu baru saja memainkan ... ini!" Nika menunjuk ke arah dadanya.

"Jangan asal bicara! Mana mungkin aku melakukan itu," sangkal Adnan.

Namun, tiba-tiba ia terdiam. Ia teringat sensasi kenyal yang asing di tangannya tadi, seketika matanya membelalak lebar.

1
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
mampuss luu🤣🤣
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
wahh ada niat terselubung apa lagi si vivian ini
Resa05
novelnya keren thor, semoga makin rame semangat up terus!
༄ℒ⃟ouಡ≛⃝⃕ʸᵢ✧꧂: Aamiin,. makasih kak🙏
total 1 replies
༄ℒ⃟ouಡ≛⃝⃕ʸᵢ✧꧂
aduhh ibuk... 🤭
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
lahh kenapa nggak tidur bareng aja nika🤣🤣
Aldinakbar
bangun Elano jangan hanya berlindung dibalik kakakmu Bangun dan lindungi kakakmu selayaknya pria sejati
Aldinakbar
17 tahun udah bukan anak anak lagi harusnya udah ngerti,kebanyakan dimanja sih
༄ℒ⃟ouಡ≛⃝⃕ʸᵢ✧꧂: Iya kadang karena dia anak laki" perhatiannya dengan anak perempuan berbeda.
total 1 replies
Raine
nika yg badas kenapa jodohnya adnan sih, coba ceo kaya juga biar otaknya setara
༄ℒ⃟ouಡ≛⃝⃕ʸᵢ✧꧂: Jodoh gak ada yg tau ya kak🤭
total 1 replies
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
cieee udah mulai naksir🤣🤣
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐: wkwkwk iya yi🤣🤣
total 2 replies
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
iyalah.. nika istri nya, kmu cuma mantan/Tongue//Tongue//Tongue/
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
syukurin🤣🤣🤣
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
hayo lohh Adnan, kmu pilih siapa?
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐: harus nya istri lahh🤭🤭
total 4 replies
ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©Violin≛⃝⃕|ℙ$☘𝓡𝓳
Astaga belum juga kering makamnya udah sibuk masalah warisan
ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©иαвιℓℓαˢ⍣⃟ₛ☕︎⃝❥
wahhh salut sama Nika wanita yg gak gampang ditindas, tapii ituu yg kenaa vas siapaa yaa?🤔🤭
༄ℒ⃟ouಡ≛⃝⃕ʸᵢ✧꧂
Jawabannya ada di bab selanjutnya ya buk.. sumpah aku bener" keteteran ini buk nulisnya🤣
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
apa Adnan ya yg menyelamatkan nika?
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
kasian nika🥺🥺🥺
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
kasian nika
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
wkwkwkwk kesian adnan🤭🤭
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
jngn bilang gaby kenap2 ya thor🥺🥺
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!